cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
Pengarauh Spt Pajak, Partisipasi Penyusunan Anggaran, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo) Bayu Adi
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.952 KB)

Abstract

Sejak bergulirnya otonomi daerah sampai dengan sekarang 2013 Anggaran (RASK) banyak di teliti agar anggaran tersebut menjadi efektif, efisien serta dalam rangka meningkatkan tranparasi dan Akuntabilitas sehingga menjadi dinas yang berwibawa, jujur dan bertanggung jawab. sehingga standar analisis belanja, tolak ukur kinerja serta standar biaya dapat mencapai anggaran kinerja yang riil. Sedangkan dalam hal lain Menurut putranto (1999) untuk keefektifanya pajak bisa dijadikan sebagai pengingat pembiayaan ukuran yang biasanya di pakai sektor swasta bisa juga di gunakan di sektor Pemerintah daerah sebagai ukuran pembelian berdasarkan ukuran dari Faktur/ Spt pajak, sehingga rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dilaksanakan oleh tim anggaran eksekutif bersama-sama unit organisasi perangkat daerah (unit kerja) berjalan dengan baik dan terkontrol. Dari hal yang tersebut di atas penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah daerah dengan Pengisian SPT pajak dan komitmen organisasi sebagai variabel moderating di Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. Dengan tujuan agar mencapai kondisi anggaran yang riil. Hasil analisis dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh terhadap kinerja aparat pemerintah daerah, dengan di perkuat oleh SPT Pajak dan komitmen organisasi sebagai variabel moderating.
Karakteristik Pedagang Kaki Lima (Pkl) Di Sentra Pkl Surabaya Cristina Menuk S Handayani
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.467 KB)

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu sektor informal yang berada di perkotaan, sebagai wujud dari usaha mikro yang menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa kepada masyarakat yang membutuhkannya. PKL tumbuh tidak berencana dengan berbagai macam bentuk dan jenis barang yang diperdagangkan. Pertumbuhan PKL yang demikian pesatnya berdampak pada keindahan dan kenyamanan kota walaupun disisi lain adanya PKL dapat mengurangi pengangguran , dapat melayani kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat golongan menengah kebawah. Keberadaan PKL senantiasa bertambah seperti halnya di Surabaya di sepanjang tahun 2012 terdata 13.015 pedagang yang tersebar di 489 titik. Upaya Wali Kota Surabaya untuk memberikan tempat pada pedagang kaki lima senantiasa dilakukan agar pedagang lebih tertata dan keindahan kota tetap terjaga, maka sejak tahun 2008 Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen melakukan pembangunan sentra – sentra PKL. Untuk mewujudkan program wali kota dalam hal penataan PKL maka perlu mengidentifikasi karakteristik PKL yang berada di sentra – sentra meliputi usia , jenis kelamin, pendidikan , tanggungan keluarga, pengalaman usaha, alokasi waktu kerja, modal usaha, jumlah karyawan, pendapatan, lingkungan tempat usaha, lokasi, keamanan, dan jiwa wirausaha. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan survei ditujukan pada PKL yang berada di Sentra PKL Wilayah Surabaya Selatan meliputi Wiyung, Karah, Taman Bungkul dan Gayungan. Hasil pengumpulan data dengan menggunakan angket diperoleh balikan sejumlah 63 orang PKL yang selanjutnya disebut sebagai sampel, dengan menggunakan analisis deskriptif persentase kemudian di deskripsikan sebagai gambaran karakteristik PKL. Hasil penelitian diperoleh karakteristik PKL mayoritas berada pada usia 31- 45 tahun sebesar 50,8%, PKL berjenis laki-laki sebanyak 57,1% dengan demikian dapat dikatakan bahwa PKL merupakan sumber utama pendapatan keluarga, karena laki-laki merupakan tulang punggung keluarga, pendidikan formal PKL 57,1% adalah SMA/SMK,pedagang mempunyai tanggungan keluarga 3-4 orang menunjukkan angka 41,3% dan mempunyai tanggungan lebih dari 6 orang sebanyak 7,9%, pengalaman usaha yang dimiliki PKL 63,5% berdagang lebih dari 12 tahun yang berarti berada di sentra bukan merupakan pedagang baru, alokasi waktu kerja pedagang terbanyak sehari berjualan 7-9 jam menunjukkan angka 46%, hanya 1,6% yang berjualan kurang dari 4 jam, modal usaha rata-rata berkisar 3-5 juta sebanyak 49,2%, jumlah karyawan yang dimiliki kebanyakan 2-3 orang berada pada 66,7%, pendapatan bersih sebulan terbanyak pada posisi Rp 2.501.000,- - Rp 3.000.000,- , lingkungan tempat usaha 61,9% PKL merasa nyaman, yang menyatakan lokasi sangat strategis sebanyak 54%, pedagang menyatakan sangat aman sebanyak 58,7% dan pedagang mempunyai jiwa wirausaha yang tinggi pada posisi 98,4%. Dengan kondisi diatas maka Perlu kerjasama antara Pemerintah, Pengurus Sentra dan Pedagang Kaki Lima dalam meningkatkan daya tarik sentra terhadap konsumen agar aman,nyaman dan meningkatkan pendapatan pedagang.
Analisis Kelayakan Investasi Aktiva Tetap Mesin (Slitter) Pada Perusahaan Aneka Rupa Tera Sidoarjo i ketut surabagiarta
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.198 KB)

Abstract

Analisis kelayakan investasi perusahaan Aneka Rupa Tera ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan financial penambahan aktiva tetap mesin dan kemampuan investasinya dalam memberikan keuntungan terhadap jumlah modal yang ditanam. Obyek penelitian dalam skripsi ini adalah PT. Aneka Rupa Tera yang merupakan perusahaan percetakan. Untuk perhitungan digunakan lima metode alat analisis kelayakan investasi dengan hasil perhitungan sebagai berikut: Metode Average Rage Of Return menunjukan bahwa tingkat keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar 951,72% dan 769,30%. Metode Profitability Index menunjukan hasil yang diperoleh lebih besar dari 1 yaitu sebesar 74,51% dan 85,30%. Metode Payback Periode menunjukan bahwa waktu yang diperlukan untuk pengembalian modal yaitu 7 tahun dan 6 tahun lebih besar dari waktu yang ditentukan yaitu 10 tahun. Metode Net Present Value didapat nilai yang positif sebesar Rp.45.142.270.449 dan Rp.64.042.572.362. Metode Internal Rate Of Return diperoleh tingkat bunga 31,89% dan 31,94% hasil ini menunjukan bahwa tingkat pengembalian yang diperoleh lebih besar dari tingkat suku bunga yang ditentukan yaitu 6%. Dari perhitungan kelima metode tersebut dapat ditunjukan juga bahwa rencana penambahan aktiva tetap mesin (Slitter) dapat diterima dan layak dilaksanakan. Melalui penelitian ini maka saran yang dapat diajukan Kepada PT. Aneka Rupa Tera adalah Untuk meningkatkan kualitas khususnya pada mesin-mesin yang modern, sebaiknya perusahaan memilih mesin model GZ 522HE karena memiliki output power yang lebih besar dibanding model DD -111G, selain itu Setelah di analisis dengan studi kelayakan investasi model GZ 522 HE pengembalian modalnya lebih cepat yaitu 6 tahun dibanding dengan model DD -111G yaitu 7 tahun dari waktu yang sudah ditetapkan yaitu 10 tahun.
Ekonomi Kreatif Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kampung-Kampung Kota Di Kecamatan Gayungan Surabaya ismurdiyahwati, ika
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.985 KB)

Abstract

Mengingat adanya program pemberdayaan (empowerment), yang dapat mengangkat persoalan yang ada di masyarakat perkampungan kota, dengan upaya pengadaan program ekonomi kreatif, maka kemudian dikembangkan dalam bentuk program-program kampung kreatif. Kampung-kampung kreatif yang digunakan sebagai acuan, adalah kampung-kampung yang berada di lingkungan kecamatan Gayungan Surabaya. Tema yang diusung adalah, Pengadaan Kampung-kampung Kreatif Sebagai Kampung Edukasi, Industri dan Wisata di Kelurahan Menanggal dan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya. Potensi unggulan pada Kelurahan Menanggal adalah keberadaan dari bank sampah non organik yang digunakan untuk membayar listrik dan disetorkan ke bank sampah pusat di daerah Kabupaten Gresik. Potensi unggulan dari kampung-kampung di kelurahan Dukuh Menanggal, adalah adanya usaha perpustakaan umum yang diselenggarakan warga kampung sebagai taman bacaan masyarakat. Tujuan dari program kampung kreatif adalah, untuk membangun kepercayaan diri individu dan masyarakat, beserta lingkungan secara umum, bahwa ada potensi yang dapat diolah sehingga menghasilkan karya, atau produk yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Manfaatnya, adalah dengan adanya masyarakat kreatif yang humanis, yang menghasilkan produk-produk kreatif yang humanis dan sustainable. Metode yang digunakan adalah, metode advokasi (pendampingan), melalui pemetaan masalah: territorial (wilayah), pemerintahan daerah, pemetaan kependudukan, karakter (budaya) warga, ekonomi warga, politik warga, spiritual warga, infrastruktur, tata ruang, dan pendidikan. Sehubungan dengan itu, selain metode pendampingan sebagai metode utama, juga digunakan metode pelatihan, yang disebut ‘eksperimen kreatif’ (workshop eksperimen kreatif). Workshop tersebut, adalah workshop yang mengeksplorasi potensi diri dan lingkungan sekitar di kampung sasaran. Mulai dari mengidentifikasi ide sebagai bahan diskusi, lalu mengeksplorasi ide, mengembangkan desain, memproduksi, mengemas dan memasarkannya. Pada pengemasan, yakni pengemasan produk dan pengemasan dagang, melalui festival, media cetak dan elektronik, televisi, radio, situs web, penitipan barang di toko-toko, dan sejenisnya.
Pemilihan Model Regresi Terbaik Menggunakan R2, Cp Mallow, Dan S Pada Kasus Indeks Harga Saham Bursa Global pra, Wara
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.611 KB)

Abstract

Analisis regresi ganda dapat digunakan untuk mengkaji pola hubungan antara variabel respon dengan beberapa variabel prediktor, dan dapat pula digunakan untuk memprediksi nilai variabel respon apabila nilai variabel prediktor diketahui. Apabila suatu model digunakan untuk kepentingan prediksi, maka diperlukan model terbaik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendapatkan model terbaik adalah metode all possible regression dengan menggunakan tiga kriteria yaitu R2, Cp Mallow, dan S. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh indeks harga saham bursa global secara simultan maupun parsial terhadap Indeks Harga Saham Gabungan BEI dan mendapatkan model terbaik dengan kriteria seperti di atas. Bursa saham global yang dimaksud adalah Dow Jones Industrial Average (DJIA) mewakili bursa saham New York, Indeks FTSE 100 London Inggris, dan Indeks Hang Seng (HSI) Hongkong. Hasil analisis menunjukkan bahwa DJIA dan HSI berpengaruh significant terhadap perubahan IHSG baik secara simultan maupun parsial, sedangkan FTSE 100 secara parsial berpengaruh terhadap perubahan IHSG tetapi tidak pada pengujian secara simultan. Model terbaik yang diperoleh adalah IHSG = 854 + 0,306 DJI - 0,536 FTSE + 0,115 HSI
Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pt. Solo Murni Di Surabaya asjari, fachrudy
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.155 KB)

Abstract

Background. This research intended to asses the individual characteristic, to the motivation which must be performed to the employee at PT. Solo Murni in Surabaya. Method. This research was conducted in Surabaya which covered 52 employees as respondent. This research by utilizing Regression, the technique was processed with SPSS 19.0 to analyze some hypothesis. The intercorrelations models between two variables in this study revealed that the hypothesis have significant correlation. Conclusion. The result of this research were empirical date of the development of the theoretical of human resoureces and practice management.
Analisis Pengendalian Intern Dalam Sistem Penggajian Dan Pengupahan Untuk Menunjang Produktivitas sugijanto, sugijanto
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.91 KB)

Abstract

Penelitian ini dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada responden bagian Akuntansi dan Keuangan serta Kesekretariatan untuk mengetahui penerapan pengendlian internal, dan wawancara untuk sistim akuntansi penggajian dan upah. Dengan menggunakan rumus Champion, yaitu dengan menghitung jumlah jawaban “Ya” hasil kuesioner setiap indikator varibel mengindikasikan bahwa indikator tersebut senantiasa menunjukkan pengaruh sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan sebagai pengendalian intern dalam menunjang produktivitas, dan juga menghitung untuk setiap indikator jumlah responden dengan jawaban “Tidak”. Responden dengan jawaban ini mengindikasikan bahwa indikator tersebut senantiasa tidak menunjukkan pengaruh sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan sebagai pengendalian intern dalam menunjang produktivitas. Secara keseluruhan pengendalian intern atas sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan dalam penelitian ini dapat didiskripsikan bahwa pengendalian intern cukup menunjang atas sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan, sedangkan pengendalian intern atas sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan dilihat dari sistem otorisasi dan prosedur pencatatan yang belum dijalankan dengan baik dan dilihat dari sisi pembagian dari tugas masing-masing fungsi yang terkait belum jelas dan dari sisi tidak adanya pengembangan pendidikan untuk karyawan yang kompeten. Disisi lain dari sisi organisasi / pemisahan fungsi terdiri dari struktur organisasi dan job description dapat dikatakan sangat menunjang atas sistem penggajian dan pengupahan.
EFEKTIVITAS PROMOSI DITINJAU DARI PROFIL MAHASISWA ANGKATAN 2012 UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA Sukamdani, Yuni
Majalah Ekonomi Vol 18 No 1 (2014): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.731 KB)

Abstract

Profil mahasiswa adalah pandangan seseorang atau sosok yang sedang mendalami ilmu pengetahuan di perguruan tinggi. Profil mahasiswa meliputi kehidupan mahasiswa yang ditinjau dari berbagai aspek, jenis kelamin, usia, katagori pekerjaan, sumber dana latar belakang pendidikan mahasiswa sebelum masuk perguruan tinggi, pengenalan UNIPA, asal daerah mahasiswa, serta kesukaan akan media yang dibaca, dilihat atau didengar. Profil mahasiswa dapat digunakan sebagai pertimbangan pelaksanaan promosi kedepan, sebab dari profil tersebut dapat diungkap karakteristik dari mahasiswa UNIPA Surabaya, sehingga para duta promosi lebih efektif dan efisien dalam menuju target. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana profil mahasiswa angkatan 2012, (2) menentukan strategi promosi kedepan yang lebih efektif. Rancangan penelitian diartikan sebagai strategi mengatur latar penelitian agar peneliti memperoleh data yang valid sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. Menurut jenis datanya, penelitian ini termasuk penelitian dengan data kuantitatif. Hasil penelitian diketahui 80,3% mahasiswa angkatan 2012 berjenis kelamin perempuan dan sisanya sebanyak 19,7% berjenis kelamin laki-laki. Mayoritas mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana berusia antara 18-21 sebanyak 91.7%. Mayoritas mahasiswa yang berusia 18-21 sebesar 85,8% tidak dalam posisi bekerja. Mahasiswa angkatan 2012 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memperolah informasi dari keluarga sendiri sebanyak 41%, dan memperoleh informasi dari teman sebanyak 33.7%. Mayoritas mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berasal dari daerah Jawa sebesar 94.6%. Dari tabel silang yang memuat hubungan diantara kedua variabel, mayoritas mahasiswa baru berasal dari asal sekolah SMA sebanyak 65.7%, sedangkan mahasiswa yang berasal dari sekolah SMK sebanyak 26.3%. Mayoritas sumber biaya mahasiswa baru angkatan 2012 berasal dari orang tua sebanyak 88.0%.
Tacit Knowledge: Green Entrepreneur Mahasiswa pwt, teguh
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.127 KB)

Abstract

Pada dasarnya tacit knowledge bersifat personal, dikembangkan melalui pengalaman yang sulit untuk diformulasikan dan dikomunikasikan. Berdasarkan pengertiannya, maka tacit knowledge dikategorikan sebagai personal knowledge atau dengan kata lain pengetahuan yang diperoleh dari individu (perorangan). Entreprenuer hijau dalam bahasa sederhananya adalah Entreprenuer yang dalam kegiatan bisnis semua komoditi dan aktivitasnya rendah karbon, artinya tidak menghasilkan emisi atau polusi lingkungan, hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial. Green Entreprenuer adalah salah satu konsep yang melengkapi pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Ini karena prinsip utama dari pembangunan berkelanjutan adalah “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan”. Sehingga, bisa dikatakan bahwa Enterprenuer hijau adalah penggerak utama pembangunan berkelanjutan. Ketimpangan pendapatan penduduk negara kaya dengan negara miskin, meningkatnya emisi gas rumah kaca, berkurangnya areal hutan dan musnahnya keanekaragaman hayati adalah beberapa dampak dari pola hidup masyarakat modern yang membuat pembangunan sangat eksploitatif. Pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan produksi memang membuahkan perbaikan ekonomi namun gagal di bidang sosial dan lingkungan. Konsep Entrepreneur hijau diharapkan menjadi jalan keluar dari permasalahan-permasalahan ekonomi saat ini. Menjadi jembatan antara pertumbuhan pembangunan, keadilan sosial serta tetap ramah lingkungan dan hemat sumber daya alam. Kuncinya hanya satu, setiap orang mau mengubah perilakunya.
Menyikapi Perbedaan Laba Menurut PSAK dan FISKAL : Perlukah Dibuat Pembukuan Ganda? Istikhoroh, Siti; waryanto, r. bambang dwi
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.441 KB)

Abstract

Sebagai satu entitas, perusahaan/badan usaha wajib menyelenggarakan pembukuan untuk melaporkan kinerja finansial kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Laporan keuangan yang dihasilkan ada dua jenis, yaitu laporan keuangan komersial yang disusun berdasarkan Prinsip Akuntansi Keuangan (PSAK) dan laporan keuangan fiskal yang disusun berdasarkan Peraturan Perpajakan. Jika laporan keuangan komersial ditujukan untuk kepentingan bisnis, maka laporan keuangan fiskal disusun untuk mengetahui jumlah pajak yang harus dibayar. Perbedaan aturan pembukuan menurut PSAK dan Fiskal menyebabkan perbedaan jumlah laba yang dilaporkan dalam dua laporan keuangan tersebut. Tidak selamanya orang yang berkepentingan terhadap laporan keuangan adalah orang yang mengerti akuntansi. Orang akuntansi memahami perbedaan tersebut, namun orang awam tidak. Untuk menjamin bahwa kinerja finansial yang dilaporkan sesuai dengan kenyataan, masyarakat (awam) menuntut pelaporan keuangan yang valid dan reliabel. Perusahaan harus mampu menghasilkan laporan keungan tunggal yang bisa digunakan untuk semua kepentingan. Sebuah langkah strategis yang disebut dengan Rekonsiliasi Fiskal dapat dilakukan perusahaan untuk menghasilkan laporan keuangan tunggal tersebut.

Page 10 of 54 | Total Record : 537