cover
Contact Name
Aryo Wibowo
Contact Email
aryo@unipasby.ac.id
Phone
+6287851923396
Journal Mail Official
wahana@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
ISSN : 08534403     EISSN : 26544954     DOI : https://doi.org/10.36456/wahana.v77i2
Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is a research journal with an open access peer-review process that has eISSN: 2654-4954 | pISSN: 0853-4403, Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi received research papers and literature review studies on multidisciplinary sciences consisting of: applied science, social sciences and humanities, education, psychology, law, engineering, health and pharmacy, technology, management , economy, accounting and business. Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is managed by the Institute for Research and Community Service, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 577 Documents
EFFECT OF CHERRY LEAF (Muntinga calabora) BIOINSECTICIDES EXTRACT TOWARDS MORTALITY OF WORM SOIL (Agrotis ipsilon) AND ARMYWORM (Spodoptera exiqua) ON PLANT LEEK (Allium fistolum) Diah Karunia Binawati; Susie Amilah
WAHANA Vol 61 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.034 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v61i2.1267

Abstract

Leek plant (Allium fistulosum) that grown at Village Treceh Sajen Mojokerto District Pacetoften suffer from some loss that caused by the attacks from pests such as worm soil (Agrotisipsilon) and armyworm (Spodoptera exiqua). The use of synthetic insecticides is very dangerous,because the residue will affect the health of consumers. Cherry plant (Muntinga calabura) containsactive substances such as tannins, saponins and flavonoids that can be used as bioinsecticides.This study aims to determine whether there is an effect of cherry leaf bioinsecticidesextract towards mortality of worm soil and armyworm in a in vitro manner, and to observe thegrowth of leek plant at harvest scallion age 2 months. The study design used is a CompleteRandomized Design, with 4 treatments using cherry leaf extract (0%, 2.5%, 5% and 7.5%), andgiven 6 replications. Samples of worm soil and armyworm caterpillars each are 120 which itsmortality will be observed for 24 hours. Leek plant sample are 60 plants. The results of dataanalysis showed a 24-hour LC50 value for worm soil is 4.240% and the 24-hour LC50 values forarmyworm is 3,434%. These results indicate that the cherry leaf extract is more effective toannihilate armyworm than it is to annihilate worm soil.To observe the effect of cherry leaf bioinsecticides treatment extract towards the growth ofleek plant leaves were harvested 2 months of age. Results of test F (0.024) indicates that there is asignificant effect of cherry leaf extract towards the growth of leek plants. The results of the LSDanalysis of these data showed that the P3 treatment with a concentration of 7.5% is the one thatproduces the best growth of the plant.
PENGEMBANGAN TURBIN ANGIN SKALA LABORATORIUM MENJADI SKALA RUMAH TANGGA Widodo Widodo; Admiasri Admiasri
WAHANA Vol 59 No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.513 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v59i2.1268

Abstract

Dewasa ini energi alternatif sangat dibutuhkan.Indonesia pada umumnya dan di Surabaya pada khususnya (daerah pantai) bertiup angin darat dan angin laut secara kontinyu. Energi ini sangat sayang jika tidak dimanfaatkan. Pada riset ini akan dibuat alat untuk menangkap energi angin yang tersedia dengan bebas menjadi energi listrik yang tersimpan di dalam aid. Penelitian ini digunakan untuk meningkatkan kapasitas dari skala laboratorium menjadi skala ruraah tangga (40 watt). Dari hasil ini diharapkan terjadi hasil positif yaitu penyimpanan energi listrik pengganti energi BBM. Ke depan penelitian bisa dilanjutkan untuk skala yang lebih bear (industri).
PENERIMAAN KONSUMEN PADA IKAN BANDENG SEGAR YANG DIAWETKAN DENGAN MENGGUNAKAN ASAP CAIR DART LINIBAH BATOK KELAPA SEBAGAI PENGGANTI FORMALIN Yunus Karyanto; SRI WIDYASTUTI
WAHANA Vol 59 No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.222 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v59i2.1273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan konsumen pada ikan bandeng segar yang diawetkan dengan menggunalcan asap caix yang berasal dari litnbah batok kelapa. Uji dilakukan dengan menggunakan Skala tingkat kesukaan terhadap warna, bau dan tekstur. Sebagai perlakuan ditambahkan lima volume asap cair yang berbeda terhadap 0,5 kilogram daging ikan bandeng segar. Yaitu pada penambahan 0 ml, 50 ml, 75 ml, 100 ml, 125 ml dan 150 ml dalam 1 liter air. Peubah yang diukur sebagai parameter penerimaan konsumen adalah tingkat kesukaan, yaitu pada nilai sangat suka (5), suka (4), agak suka ( 3), biasa (2), dan tidak sub (1). Hasil penelitian dari lima perlakuan menunjukkan, bahwa tingkat kesukaan terhadap wama, bau dan tekstur ikan bandeng segar yang diawetkan dengan asap cair berada pada rerata 4,00 yang berarti suka. Pendekatan statistik dengan uji Kruskall Wallis dan Rancangan Acak Lengkap terhadap tingkat kesukaan pada umumnya menunjukkan tidak berbeda nyata.
POSTCOLONIALISM IN ORHAN PHAMUIC'S SNOW : A LITERARY ANALYSIS Siyaswati Siyaswati
WAHANA Vol 59 No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.886 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v59i2.1284

Abstract

The purpose of this paper is to reveal the postcolonialism approach a literary study in Novel Snow by Orhan Phamuk. Post colonialism is inspired by Orientalism and produced due to social injustice in colonized countries. "Snow" is a novel which takes place in the border city of Kars and explores the conflict between Islamism, Westernism, poverty and headscarf ban in modem Turkey. It also explored vast trajectories of history, art, culture, the persistence of memory and tradition in their everyday lives and the poignancy and beauty of the human experience.
PENGGUNAAN KAFEIN DALAM DUNIA OLAHRAGA DAN EFEKNYA SEBAGAI ERGOGENIK Hayati Hayati
WAHANA Vol 58 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.458 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v58i1.1296

Abstract

Kafein sering digunakan sebagai stimulan selama melakukan aktivitas berat karena banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kafein dapat meningkatkan Jaya tab= bila dikonsumsi sebelum olahraga jangka panjang. Kafein secara cepat diabsorpsi oleh tubuh dan mencapai puncalmya dal= 1-2 jam. Penelitian oleh Fakultas Kesehatan Olahraga di Amerika (AGSM) menunjukkan bahwa mengkonsumsi kafein 3 — 9 mg/kg berat badan (setara dengan 2 — 6 gelas kopi) 1 jam sebelum latihan akan meningkatkan kemampuan bersepeda dan berlari jarak jauh. Kafein didapat dari biji kopi, dam teh dan coklat serta banyak ditambabkan pada beberapa minuman, makanan dan obat-obatan. Kafein cepat diabsorpsi di dalam darah dan mencapai nilai maksimal di dalam 15 — 120 menit setelah dikonsumsi. Melalui darah kafein disebarkan ke jaringan tubuh termasuk otak. Enzim di hati memecah kafein dan menyisakannya sedikit untuk dikeluarkan di urine. Kafein memiliki efek sentral dan perifer di tubuh, di susunan saraf pusat kafein mempengaruhi bagian dari otak dan sumsum tulang belakang sementara di tepi kafein mempenganthi organ dan jaringan. Pada dosis rendah (2- 10 mg/kg ) kafein meningkatkan kewaspadaan, tidak mullah lelah, menurunkan kecepatan reaksi, meningkatkan ventilasi dan mengurangi penampilan pada beberapa keahlian motorik yang halus. Pada dosis tinggi ( > 15 mg/kg ) kafein dapat menyebabkan insomnia, cemas, sakit kepala dan tidak stabil. Kafein juga memiliki efek yang tidak konsisten pada system cardiovascular. Kafein dikenal sebagai zat ergogenik karena 3 hal yaitu 1. mobilisasi kalsium intraseluler dari renlculum sarkoplasma otot rangka dengan menunmkan nilai ambang eksitabilitas dan membuat kontraksi otot lebih lama dengan menghambat pengambilan kembali kalsium oleh retikulnra sarkoplasma, 2. meningkatkan Cyclic 3'S' Adenosine Monophosphate ( C AMP) dengan menghambat phosphodiesterase di otot dan sel lemak, menghambat aktivitas cyclic nucleotide phosphodiesterase yaitu enzim yang membantu pemecahan C-AMP. Hal ini menyebabkan peningkatan lipolisis dengan meningkatkan kadar C-AMP sehingga terjadi peningkatan asam lemak selama latihan dan menyebabkan efek penghematan glikogen pada latihan endurance jangka panjang, 3. Persaingan antagonis dengan receptor Adenosine type I terutama di Sum= Saraf Pusat yang bextugas menghambat lipolisis.
PROGRAM PEMETAAN SUMBER DAYA MANUSIA BERDASARKAN DIMENSI KUALITAS, KUANTITAS SUBSEKTOR RESTORAN DI KOTA SURABAYA Yunia Nurcahyanie
WAHANA Vol 58 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2316.023 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v58i1.1309

Abstract

Kebutuhan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) selalu terjadi gap antara kualifikasi SDM yang dibutuhkan industri dengan kualitas SDM yang diproduksi oleh pendidikan baik pendidikan menengah (SMK/SMA) maupun oleh perguruan tinggi. Tujuan dan penelitian ini adalah untuk memetakan kebutuhan industri dengan ketersediaan SDM. Dengan menggunakan sampling 17 restoran dengan kualifikasi 5 restoran waralaba, 3 restoran unratecl 4 restoran selaka, 4 restoran kencana dan 1 restoran gangsa dengan total jumlah pekerja 1474 pekerja. Hasil dari penelitian ini temyata, proporsi dari sub sektor ini didominasi oleh lulusan SMA dan SMK, dan banyak posisi yang seharusnya diisi oleh Si atau minimal D3 pun diisi oleh SMA atau SMK. Jumlah tenaga yang disertifikasi masih kurang dari 30%, hal ini jauh dari harapan tahun 2015 Indonesia hams usai mensertifikasi seluruh SDM di bidang perhotelan, restoran dan jasa wisata melalui BNSP, jika tidak terkena imbas dari aturan keanggotaan MRA Asean tentang kualifikasi standar SDM bidang pariwisata dan perhotelan.
IDENTIFIKASI KECERDASAN MAJEMUK (MULTIPLE INTELLIGENCIES) PADA SISWA SEKOLAH DASAR Erlin Ladyawati; Oktavia Tri Sanggala Dewi
WAHANA Vol 62 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.995 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v62i1.1312

Abstract

Dilihat dati perkembangan psikologinya, siswa keIas awal yaitu keIas 1, 2 dan 3 merupakan perkembangan lanjutan dari siswa taman kanak-kanak yang masih bersifat holistik artinya anak memandang segala sesuatu sebagai satu keutuhan. Pengajaran yang hanya dibatasi satu atau dua bidang jenis kecerdasan akan membuat jenis kecerdasan yang lain menjadi tidak berkembang. Setiap orang paling tidak memiliki sembilan jenis kecerdasan yang dapat ditumbuhkembangkan sejak usia dini yaitu, kecerdasan linguistic, kecerdasan logika matematika, kecerdasan visual spasial, k.ecerdasan kinestetik, kecerdasan musikal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan eksistensial. Tujuan dati penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui pemetaan k.ecerdasan majemuk. (Multiple Intelligences) pada siswa Sekolah Dasar. Kecerdasan majemuk. (Multiple Intelligences) yang diharapkan muncul adalah perpaduan antara kecerdasan linguistik dengan kecerdasan logika matematika, kecerdasan linguistik dengan kecerdasan visual spasial, dan kecerdasan logika matematika dengan kecerdasan visual spasial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi data, yaitu metode dokumentasi, metode observasi dan metode wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecerdasan banyak siswa yang memiliki kecerdasan linguistik dan kecerdasan visual spasial sebesar 35%, untuk siswa yang memiliki kecerdasan logika matematika dan kecerdasan visual spasial sebcsar 24%. Sedangkan siswa yang memiliki kecerdasan linguistik dan kecerdasan logikamatematika sebesar41 %.
KOMPARASI PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN PERMUKIMAN KOTA SURABAYA Linda Dwi Rohmadiani
WAHANA Vol 62 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.041 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v62i1.1316

Abstract

Peningkatan produksi sampah rumah tangga tidak sebanding dengan peningkatan jumlah sarana kebersihan. Salah satu cara mengatasi peningkatan produksi sampah rumah tangga adalah pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasi peran serta masyarakat di kawasan permukiman dalam sistem. pengelolaan sampah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Peran serta masyarakat dalam sistem. pengelolaan sampah di wilayah penelitian masih terbatas pada pembiayaan atau restribusi sampah yang dipergunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana kebersihan dan gaji petugas kebersihan serta pengadaban bak atau tempat sampah.
PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENYEIMBANGKAN KERJA OTAK KANAN DAN OTAK KIRI ErlinLadyawati ErlinLadyawati; Prayogo Prayogo
WAHANA Vol 61 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3565.368 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v61i2.1317

Abstract

Thematic study is an activity of an intregrated learning. Activity by intregrating various kinds of a learning materials in one theme so that it can give valueble experience to the students. The activities in this thesis describes the way of right brain and left brain work. This theses is done in the third classes of Elementary School with the "Kesehatan (Health)" theme. The subthemes which are developed are "Cleanline", "Healthy life", "Healthy food", and "Healthy Body". The target that will be reached through this theses is to describe the right and brain work at the time of thematic learning process. The population of this theses is the third class students of Goverment Elementary School Kalisari II Surabaya, while the samples are ony the student of 3B class. This study (research) is descriptive qualitative research. The model of developing lesson plan use the model that is developed by kemp which has nine components : deciding the theme, students characteristics analyse, learning goals, deciding the materials, deciding the pre activities of learning (pre activities), teaching activities, aditional tools, evaluationn, and revision. The techuqe of collecting data in this theses is none test and lest. None test is used to classyfy (to group) the students into, two groups these are the groups of student who are night brain dominant and the group of student who are dominant on the left brain by using questionairs, and to ralidate the learning validation tools, tools on the other hand test technique is use to know the result of the study. The result of learning test is used to know the mastery work on the right and left brai. From the result of thestudy it is know that 86% ofthe number of the student learning are all done. So it can be concluded that thematic learning can balance the work of right brains and left brains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAKEM DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL SERTA KREATIFITAS SISWA TERHADAP BASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN TROPODO 2 WARU SIDOARJO DAN SDN WADUNGASRI KEC. WARU SIDOARJO Nur Fatonah Nur Fatonah
WAHANA Vol 58 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.755 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v58i1.1320

Abstract

Dengan mempergunakan rancangan penelitian eksperimen yang menggunakan kelompok eksperimen dan kontrol dari siswa kelas V SDN Tropodo 2 dan SDN Wadungasri Kee. Warn Sidoarjo, penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan: (1) apakah ada pengaruh pelaksanaan pembelajaran Pakem dan pembelajaran konvensional terhadap basil belajar Matematika. (2) apakah ada pengaruh kreativitas belajar siswa terhadap basil belajar Matematika siswa kelas V, dan (3) apakah ada interaksi pelaksanaan Pakem, pembelajaran konvensional, dan kreativitas belajar terhadap basil belajar siswa kelas V. Untuk menjawab permasalahan tersebut diperlukan data tentang basil belajar siswa setelah dilakukan eksperimen, dan data tentang tingkat kreativitas berprestasi siswa. Kedua jenis data ini dikumpulkan dengan instrument tes basil belajar dan tes kreativitas. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis varians (anava) dua jalur memanfookan SPSS versi 15.00 for windows. Hasil penghitungan Anava dua jalur secara berturut-tunit untuk uji hipotesis pertama, kedua dan ketiga diperoleh nilai Futun= 34,02, Fbimns= 90,25, dan Fbinng= 4,394. Nilai tersebut jika dikonfirmasikan dengan tabel nilai kritis F dengan df 1 dan 72 pada taraf signifikansi- 0,05 maka diperoleh nilai F1 = 3,98. Oleh karena ketiga nilai Fhining tersebut lebih besar dari Fes, maka hipotesis keija yang diajukan diterima pada taraf singnifikansi 0,05. Dengan demikian kesimpulan penelitian ini adalah (1) ada pengaruh pelaksanaan pembelajaran Pakem dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar Matematika. (2) ada pengaruh kreativitas belajar siswa terhadap basil belajar Matematika siswa kelas V, dan (3) ada interaksi pelaksanaan Pakem, pembelajaran konvensional, dan kreativitas belajar terhadap basil belajar siswa kelas V.Berdasarkan kesimpulan tersebut diharapkan guru dapat memanfaatkan pembelajaran Pakem untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam mate pelajaran Matematika.

Page 10 of 58 | Total Record : 577