cover
Contact Name
Dian Majid
Contact Email
majid@unipasby.ac.id
Phone
+6281234746664
Journal Mail Official
majid@unipasby.ac.id
Editorial Address
Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
ISSN : 14121867     EISSN : 27154947     DOI : https://doi.org/10.36456/waktu
WAKTU published twice a year in January (no.1) and July (no.2), WAKTU is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various engineering disciplines. The articles published in WAKTU includes original scientific research results (top priority), new (not priority) scientific review articles, or comments or criticisms of scientific papers published by WAKTU. This journal receives manuscripts or articles in engineering from various academics and researchers both nationally and internationally. Articles published in WAKTU are articles that have been reviewed by Peer-Reviewers. The decision on the acceptance of a scientific article in this journal shall be the right of the Board of Editors based on recommendations from Peer-Reviewers.
Articles 453 Documents
STUDI PENATAAN SARANA PRASARANA TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) JUANDA BERBASIS CLUSTER Dhini Nadia; Suning Suning
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.863

Abstract

Coastal and marine areas is one of the natural resources that have the nature of a complex, dynamic, and unique because of the influence of the two ecosystems, the oceans andterrestrial ecosystems. Sidoarjo has great potential in the development of the fisheries sector, onein the District Sedati, Gisik Cemandi village. Cemandi Gisik village has the potential local-scalefish auction place. The purpose of the study is to identify the Fish Auction Infrastructures Juanda,and create a concept of structuring infrastructure cluster-based TPI. The method used isdescriptive qualitative method and arrangement of the design concept. Analytical techniques usedwere interviews and observation techniques in the study area. The analysis showed that thearrangement of the TPI-based cluster, can be carried out if the following Regulation of MaritimeFisheries and Affairs 10 / MEN / 2004, relating to facilities and infrastructure. Existing facilities andinfrastructure in the corresponding Regulation of the Minister of Marine Fisheries and Affairs ofIndonesia No. 10 / MEN / 2004 include boat docks, fishing boats, places of worship and toilet,while the infrastructure is not in accordance with the regulation of the Minister of Marine Affairsand Fisheries 10 / MEN / 2004 include building TPI, TPI management office, and fishing gear.Thus, TPI infrastructure that is in conformity with the Regulation of the Minister of Marine Fisheriesand Affairs of Indonesia No. 10 / MEN / 2004 keep being maintained and adjusted in accordancewith the design concept of the arrangement of this research.
DAMPAK LUMPUR LAPINDO TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PESISIR SIDOARJO DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Suning Suning
WAKTU Vol 10 No 2 (2012): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v10i2.865

Abstract

Kabupaten Sidoarjo memiliki pantai di wilayah timur sepanjang sekitar 27 km yang melintasi Kecamatan Sedati, Buduran, Sidoarjo, Porong dan Jabon. Bencana lumpur Sidoarjo yang terjadi pada tahun 2006 telah berdampak luas bagi kehidupan masyarakat di pantai wilayah timur tersebut, baik dari segi sosial ekonomi masyarakat, kondisi lingkungan pesisir, kegiata n usaha maupun kegiatan transportasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa bagaimana kondisi kualitas lingkungan yang ada di pesisir Sidoarjo akibat adanya lumpur lapindo. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan surve data sekunder dan data primer kepada masyarakat pesisir yang menjadi responden terpilih. Analisis yang digunakan adalah analisa deskriptif dan analisa uji kualitas air dan tanah yang berdampak pada potensi hasil perikanan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap kondisi sosial secara psikologis dan kondisi ekonomi secara umum. Secara sosial dan ekonomi, saat ini pemerintah dan pihak perusahaan sudah memberikan solusi dalam hal ini adalah ganti rugi. Namun kebijakan tersebut masih bersifat sepihak artinya antar korban masih terjadi ketimpangan atas biaya ganti rugi yang diberikan oleh pemerintah dan pihak perusahaan, sehingga masih sering terjadi demonstrasi diantara korban atas ketimpangan tersebut. Sedangkan ha sil analisa kualitas lingkungan dengan uji laboratorium kualitas air dan tanah menunjukkan bahwa adanya bencana lumpur lapindo tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kegiatan perikanan tambak, hal ini ditunjukkan dengan hasil produksi perikanan tambak dari tahun 2006 sampai 2010 mengalami kenaikan.
MENANGGULANGI GENANGAN AIR HUJAN YANG TERJADI DI JALAN RAYA WIYUNG PADA DRAINASE PERKOTAAN GUNUNGSARI SURABAYA BARAT Kusnan Kusnan
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.866

Abstract

Peran dan fungsi Kota Surabaya telah berkembang dengan pesatnya terutama dalamindustri, perdagangan, maritim dan pendidikan, sehingga menarik bagi penduduk daerah kota lainuntuk mengadu nasibnya di Kota Surabaya. Hal ini menyebabkan pesatnya arus urbanisasi,akibatnya jumlah penduduk meningkat sampai mendekati kurang lebih 3,5 juta jiwa. Pertambahanpenduduk dengan segala aktivitasnya menuntut tambahan penyediaan sarana dan prasarana fisikseperti Perumahan, Perkantoran, Hotel, Fasilitas-fasilitas Perdagangan, Pendidikan danPeribadatan serta fasilitas umum lainnya termasuk Jalan-jalan penghubungnya, sehingga denganpenambahan yang sangat pesat itu, mengakibatkan lahan untuk penyediaan jalan-jalan sangatmenyempit, termasuk untuk kepentingan lahan Drainase (Saluran). Maka pada musim hujan akantimbul genangan-genangn air yang menggangu sirkulasi perekonomian, untuk mengatasi haltersebut di Jalan Raya Wiyung dibuat Box Culvert 2 (dua) buah dengan ukuran tinggi 3 m, tebal25 cm dan lebar 3,5 m dari konstruksi beton (beton pracetak) diletakan dibawah Jalan aspal RayaWiyung, sehingga air genangan yang terjadi akan segera habis (kering). Sehubungan hal iniapakah dimensi box culvert dapat mengatasi genangan air yang terjadi pada musim hujan,ternyata Box Culvert yang terbangun telah terpenuhi mengatasi Genangan air, dengan luaspenampang aliran basah tampungan 21 m² > luas aliran basah tampungan dari hasil penelitiandi lapangan yaitu 2,40m², berarti mempunyai kemampuan mengatasi genangan ± 8,75 kali darihasil penelitian dan untuk kecepatan aliran air genangan ke Sungai Gunungsari/Bozem dibantuadanya pemasangan pompa.
PENURUNAN KADAR BOD DAN COD AIR LIMBAH UPT PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG DENGAN METODE CONTRUCTED WETLAND Endro Sasono; Pungut Asmara
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.869

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan dan efisiensi tanaman air, yaitu melati air ( Echinodorus palaefolius ) dan bambu air ( Equisetum hymale ) dalam menurunkan kandungan BOD dan COD pada air limbah puskesmas. Untuk mengetahuikemampuan tanaman air dalam mendegradasi polutan digunakan sistem sunsurface contructed wetland yang terdiri atas 2 ( dua ) reaktor. Reaktor I berisi media tanam dan tanaman air yaitu melati air ( Echinodorus palaefolius ) , reaktor II berisi media tanam dantanaman air yaitu bambu air ( Equisetum hymale ). Air limbah puskesmas yang akan diuji dialirkan secara tidak kontinyu. Sampel air limbah diambil dari outlet masing-masing reaktor setiap 2 (dua) hari sebanyak 3 (tiga) kali dan dianalisa kandungan BOD dan CODnya.Hasil penelitian menunjukkan melati air lebih efektif dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada air limbah puskesmas. Tanaman melati air memiliki efisiensi penurunan kadar BOD rata-rata 92% dan COD rata-rata 92%. Tanaman bambu air memiliki efisiensi penurunan kadar BOD rata-rata 86% dan COD rata-rata 84%. Kesimpulannya bahwa melati air lebih efisien dalam menurunkan kadar BOD dan COD dibanding bambu air
PENURUNAN KADAR TIMBAL (PB) PADA KERANG DARAH DENGAN MENGGUNAKAN ASAM Christine Abadiana; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.871

Abstract

Peningkatan kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut akan diikuti dengan peningkatankadar logam berat pada biota laut. Dengan melalui rantai makanan logam Pb akan masuk kedalam tubuh manusia. Mengkonsumsi kerang yang tercemar Pb secara terus-menerus makaakan terjadi akumulasi Pb dalam tubuh manusia. Logam timbal ini pada dasarnya toksik padaorgan-organ tubuh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar Pb pada cangkang dan dagingkerang darah, mengkaji pengaruh jenis asam (asetat atau sitrat 25 %), serta lamaperendaman (1 dan 3 jam)terhadap penurunan kadar Pb pada kerang darah. Penelitianini juga bertujuan untuk memberikan gambaran konsentrasi pencemaran Pb oleh limbah daricangkang kerang darah dan penggunaan media larutan asam ke lingkungan. Kerang darah yangdigunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kerang darah dengan ukuran cangkangantara 3 – 4 cm, yang diambil dari Pantai Kenjeran Surabaya Jawa Timur. Dari penelitian inidapat disimpulkan kadar Pb mula – mula pada cangkang kerang darah, yakni 0.502 ppmsedangkan pada daging kerang sebesar 0.217 ppm. Setelah dilakukan perendamanmenggunakan asam asetat atau asam sitrat 25% kadar Pb mengalami penurunan. Perendamandengan asam asetat dapat menurunkan kadar Pb yang lebih besar pada perendaman cangkangkerang. Semakin lama waktu perendaman semakin berkurang kadar Pb pada cangkang dandaging kerang. Cangkang kerang dan air limbah perendaman berpotensi mencemarkanlingkungan.
ANALISA EROSI DAN USAHA KONSERVASI PADA SUB DAS KONTO HULU BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Prima Hadi Wicaksono; Rispiningtati Rispiningtati; Ade Andrian
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.872

Abstract

Sub DAS Konto Hulu mempunyai sungai utama yaitu Sungai Konto yang merupakanDaerah Aliran Sungai dari Waduk Selorejo yang merupakan salah satu waduk yang berada diwilayah kabupaten Malang tepatnya di kecamatan Ngantang yang berfungsi sebagai penyedia airuntuk irigasi, perikanan, PLTA dan juga sebagai pengendali banjir. Waduk ini mendapatkan suplaiair dari tiga sungai, salah satu diantaranya dan merupakan yang terbesar adalah sungai Konto.Kondisi DAS Konto bagian hulu yang didominasi oleh bahan-bahan vulkan berdebu dan berpasirdengan jenis tanah andosol ditengarai sangat rawan terhadap erosi terutama pada lahan yangmemiliki kemiringan relatif curam sehingga menimbulkan terjadinya sedimentasi di wadukSelorejo.Untuk metode perhitungan laju erosi digunakan metode USLE dan MUSLE. Untukpemilihan metode yang akan digunakan selanjutnya di lakukan proses kalibrasi data sedimenhasil simulasi dan data sedimen hasil pengukuran di lapangan. Selanjutnya dilakukan analisatingkat bahaya erosi dan tingkat kekritisan lahan, kemampuan penggunaan lahan dan arahanfungsi kawasan. Dari kemampuan penggunaan lahan dan arahan fungsi kawasan maka dapatdirekomendasikan penggunaan lahan yang baru.Berdasarkan analisa laju erosi, laju sedimentasi dan kalibrasi perhitungan dengansedimentasi hasil pengukuran di lapangan didapatkan hasil bahwa laju sedimentasi di lapanganadalah sebesar 329.800,068 ton/thn, laju erosi dengan metode USLE adalah sebesar 34.117,983ton/ha/thn dengan laju sedimentasi sebesar 150.956,179 ton/thn atau sama dengan kehilangantanah sebesar 2,78 mm/thn dan nilai volume error 54,23 % sedangkan dengan metode MUSLEadalah sebesar 17.749,837 ton/ha/thn dengan laju sedimentasi sebesar 343.954,487 ton/thn atausama dengan kehilangan tanah sebesar 1,5 mm/thn dan nilai volume error 4,29 % sehinggadiputuskan bahwa analisa selanjutnya menggunakan metode MUSLE. Selain itu juga didapatkanhasil bahwa lahan dengan tingkat bahaya erosi sangat ringan seluas 5502.552 ha, ringan6673.096 ha, sedang 1563.084 ha, berat 558.148 ha dan sangat berat 27.310 ha. Berdasarkanhasil analisa kemampuan penggunaan lahan diketahui bahwa lahan masuk dalam kelas IIIeseluas 65.009 ha, IIIg 162.541 ha, IVe 321.082 ha, IVg 996.738 ha, Vg 9778.819 ha, VIe1036.921 ha, VIs 187.187 ha, VIIe 538.344 ha dan VIIg 1237.549 ha. Berdasarkan arahan fungsikawasan diketahui bahwa 6193.028 ha lahan sebaiknya difungsikan sebagai kawasan lindung,7903.612 ha dapat difungsikan sebagai kawasan penyangga dan 227,550 dapat difungsikansebagai kawasan budidaya baik itu budidaya tanaman tahunan atau semusim. Berdasarkan halhaltersebut maka dapat direkomendasikan penggunaan lahan baru. Berdasarkan simulasiterhadap penggunaan lahan baru dan usaha konservasi diperoleh hasil bahwa terjadi penurunanlaju erosi dari semula 17.749,837 ton/ha/thn menjadi 7.969,858 ton/ha/thn dan penurunan lajusedimentasi dari semula 343.954,488 ton/thn menjadi 134.623,457 ton/thn atau sama dengankehilangan tanah sebesar 0,59 mm/thn.
STUDI POTENSI BEBAN PENCEMARAN KUALITAS AIR DI DAS BENGAWAN SOLO Rhenny Ratnawati
WAKTU Vol 10 No 2 (2012): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v10i2.873

Abstract

Sumber air pada DAS Bengawan Solo ini berpotensi bagi usaha-usaha pengelolaan dan pengembangan sumber daya air antara lain digunakan untuk kebutuhan domestik, air baku air minum dan industri, irigasi dan lain-lain. Di sisi lain, DAS Bengawan Solo menerima pencemaran air dari point sources dan non point sources. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mengkaji potensi beban pencemaran kualitas air yang masuk ke DAS Bengawan Solo (yang melewati 9 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Timur); 2) Penentuan status mutu DAS Bengawan Solo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BOD tidak memenuhi baku mutu kelas II (3 mg/L). Bila dibandingkan dengan baku mutu kelas III (6 mg/L) rata-rata nilai BOD juga tidak memenuhi baku mutu tersebut . Sedangkan parameter COD dan DO menunjukkan dapat memenuhi baku mutu kelas II (25 mg/L dan 4 mg/L). Sementara itu, dari 10 (sepuluh) titik sampling terdapat 8 (delapan) titik dalam kategori Cemar Ringan, 1 (satu) titik dalam kategori Cemar Sedang, dan 1 (satu) titik dalam kategori Cemar Berat. Nilai Indeks Pencemaran Air (IPA) berkisar antara 2,9285 sampai dengan 11,7185. Nilai Indeks Pencemaran Air (IPA) dari hulu ke hilir menunjukkan hasil semakin meningkat yang berarti mutu air semakin menurun.
PERANCANGAN PENGUKURAN KINERJA PADA PERGURUAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITATS) I.G.A Sri Deviyanti
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.875

Abstract

Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya yang telah terakreditasiberdasarkan sumber daya yang ada diproyeksikan menjadi Jurusan andalan pada masa yangakan datang. Untuk mencapai keberhasilan yang kompetitif terhadap jurusan lain maupun jurusansejenis pada universitas lain, maka diperlukan Sistem Pengukuran Kinerja yang dapatmenterjemahkan dan melaksanakan strategi organisasi dan memperbaiki kinerja organisasisecara terus menerus. Proses perancangan system pengukuran kinerja dengan metode BalancedScorecard didasarkan pada visi, misi dan strategi organisasi serta penetapan tujuan strategis darimasing – masing perspektif (outcome, konsumen, proses bisnis internal, pembelajaran &pertumbuhan), penentuan KPI serta penetapan target (inisiatif). Dari hasil analisa diperoleh kinerjaJurusan Teknik Informatika ITATS untuk masing – masing perspektif adalah sebagai berikut :Perspektif Outcome 0,192, Perspektif Konsumen sebesar 4,071, Perspektif Proses Bisnis Internalsebesar 0,5, Perspektif Pembelajaran & Pertumbuhan sebesar 0,683. Dengan demikian secarakeseluruhan kinerja Jurusan Teknik Informatika ITATS adalah cukup baik dengan nilai kinerja5,446
FORMULASI PERSAMAAN GARIS ALIRAN FILTRASI (GAF) DI TUBUH BENDUNGAN TIPE URUGAN HOMOGEN DENGAN LAPIS INTI KEDAP BENTUK PERSEGI PANJANG. Ninik Wahju Hidajati
WAKTU Vol 8 No 2 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i2.876

Abstract

Transportasi merupakan bidang yang penting dalam mendukung aktivitas masyarakat.Lancarnya arus lalu lintas sangat diperlukan dan dibutuhkan bagi semua orang. Arus lalu lintasterbentuk dari pergerakan individu pengendara dari kendaraan yang melakukan interaksi antarayang satu dengan yang lainnya pada suatu ruas jalan dan lingkungannya. Arus lalu lintas padasuatu ruas jalan karakteristiknya akan bervariasi baik berdasarkan lokasi maupun waktunya.Volume lalu lintas didefinisikan sebagai jumlah kendaraan yang lewat pada suatu titik di ruas jalan,atau pada suatu lajur selama interval waktu tertentu.Metode Eselon Baris tereduksi adalah merupakan suatu Metode Matriks denganmenggunakan prinsip sistem persamaan linier. Metode ini dapat digunakan untuk memprediksivolume lalu lintas pada setiap perempatan dari dua kelompok jalan satu-arah yang salingberpotongan pada suatu waktu tertentu
ANCANGAN PEMBUATAN MESIN PENGAYAK PASIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA OPERATOR Ary Perdana; Rusdiyantoro Rusdiyantoro
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.877

Abstract

Dalam proses pembuatan rumah atau gedung sudah tentu membutuhkan material ataubahan bangunan. Salah satu material yang digunakan dalam proses pembuatan tersebut adalahpasir. Pasir merupakan material yang tidak bisa dipisahkan dari dunia industry perumahan ataubangunan. Pasir ini dicampur dengan semen untuk proses pembuatan cor tiang maupun dindingtembok. Pasir yang dimaksud disini adalah pasir yang siap dipakai, pasir yang diambil langsungmasirh tercampur dengan kerikil dan bebatuan. Dalam hal ini penelitian ini difokuskan padapengayakan pasir dari pengayakan konvensional ke pengayakan dengan menggunakan mesin.rancangan pembuatan mesin pengayak pasir untuk meningkatkan produktifitas kerja operator.Seberapa besar penggunaan mesin ini untuk meningkatkan produktifitas kerja operator mesinpengayak pasir. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa produktifitas kerja opertaor mesinpenyayak pasir mengalami peningkatan dibandingkan dengan menggunakan cara konvensional.Adapun uji ini lakukan dengan menggunakan penghitungan waktu tahap pertama pasir 10 kgwaktu yang dibutuhkan 8 menit: 4 menit dengan opertor 2:1 orang dari analisa tersebutbahawa terdapat peningkatan produktifitas denga nilai penghematan ½ dibandingkan denganpengayakan konvensioanal dan ini dapat mengurangi biaya tenaga kerja kerena menggunakan 1opertor.