cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 4,515 Documents
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION BAGI PELAKU USAHA MIKRO SAYUR ORGANIK TERDAMPAK PANDEMI Hariyanto, Didik; Dharma, Ferry Adhi; Yani, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.780-788

Abstract

Pandemi Covid 19 berdampak pada penurunan penghasilan pelaku usaha mikro sayur organik di kecamatan Gempol, Pasuruan hingga 50%. Penurunan itu terjadi akibat konsumen yang beralih pada sayur konvensional, dan tidak adanya inovasi pemasaran dari produsen. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah untuk mengenalkan inovasi technopreneurship pada pelaku usaha sayur organik terdampak pandemi Covid 19 berupa integrated marketing communication. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif dari mitra, masyarakat sekitar, dan pemuda desa. Mitra sebagai pelaku usaha bersinergi dengan masyarakat sekitar yang memiliki usaha pembibitan lele dan budidaya ikan cupang untuk membuat rumah produksi bersama, yang di dalamnya terdapat proses packaging dan digital marketing dengan bantuan pemuda desa. Tim pengabdi mengambil peran sebagai inisiator dan konseptor yang merancang bentuk rumah produksi, bentuk pengemasan, dan strategi pemasaran memanfaatkan media online instagram dan youtube serta pemasaran offline melalui wisata eko edukasi. Hasil yang didapat dari pengabdian ini adalah terciptanya rumah produksi, green packaging dan media pemasaran yang saling terintegrasi. Dalam rumah produksi terdapat mini green house yang terhubung dengan akuaponik lele dan pameran ikan cupang sebagai rintisan wisata eko edukasi. Penggabungan usaha warga ini terbukti dapat menarik simpati anak-anak dan pemuda untuk berkunjung ke lokasi mitra untuk membeli sayur organik. Hal ini tentu dapat menjadi konten pemasaran di akun youtube dan instagram mitra, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menjual hasil panen secara pre order.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGERING DAN PEMANGGANG BERBASIS HYBRID DALAM MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI OLAHAN KELOR DAN JAHE MERAH PADA KELOMPOK USAHA KUSIBUK DI DESA KAMPUNG DURIAN ACEH TAMIANG Al Fajar, Beni; Nadya, Yusri; Arif Adlie, Taufan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3589-3594

Abstract

Industri rumah tangga banyak dijalankan oleh masyarakat khususnya kelompok ibu –ibu karena dapat dilakukan dengan modal relatif kecil. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah industri rumah tangga dengan nama kelompok KUSIBUK (Kelompok Usaha Kreasi Ibu-Ibu Kreatif) yang berdomisili di Desa Kampung Durian, Kecamatan Rantau, kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Mitra khusus mengolah produk berbahan dasar daun Kelor (Moringa oleifera) dan Jahe Merah (Zingiber Officinale). Bentuk kendala yang dihadapi mitra saat ini adalah penggunaan teknik pengeringan dan alat pemanggangan yang masih bersifat konvensional Serangkaian kendala tersebut tentunya berdampak buruk pada jumlah produksi. Oleh karena itu program pengabdian kepada  Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk mengganti dengan alat pengering hybrid dan oven pemanggang hybrid guna meningkatkan hasil produksi. Tahapan yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahapan persiapan dan praktik lapangan. Berdasarkan hasil sosialisasi dan diskusi yang telah dilakukan dengan mitra, menunjukkan bahwa kelompok tertarik mengenai teknologi pengeringan daun kelor dan pemanggang dengan system hybrid. Dalam kegiatan pelatihan, mitra dilibatkan langsung secara penuh agar setelah pendampingan mitra dapat menggunakan alat secara mandiri. dengan adanya program PKM pada mitra di harapkan dapat membantu mempercepat proses pengolahan dan produksi sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.   
PENGEMBANGAN JAJANAN TRADISIONAL RAMBUT NENEK MELALUI PENDEKATAN ONE VILLAGE ONE PRODUCT DI DESA KESAMBI KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN Badriyah, Nurul; Khotimah, Uul ST. Chusnul; Tahjudin, M.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v2i2.124-129

Abstract

Kondisi lingkungan di Desa Kesambi ini termasuk Desa yang terpencil yang jauh dari pusat Kabupaten Lamongan. Mitra satu dalam Program Pemberdayan Masyarakat adalah Kelompok Tani. Masyarakat di Desa Kesambi pada umumnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani. Penghasilan menjadi pemilik lahan pertanian atau buruh tani dapat dimanfaatkan pada saat panen yang hanya dalam beberapa kurun waktu tertentu saja, maka beberapa masyarakat di Desa Kesambi membuat produksi olahan gula menjadi produk makanan yang melestarikan jajanan tradisional dan lokal yaitu arum manis rambut nenek sebagai produsen dan Mitra kedua.Solusi permasalahan dapat dilakukan melalui Pendekatan One Village One Product (OVOP) dengan tahapan : a) penetapan dan pengenalam wilayah kerja, dalam hal ini tim pengusul membangun dan menyadarkan masyarakat atas potensi Home Industry Arum Manis Rambut Nenek  dapat dijadikan sebagai ikon desa khususnya dan ikon Kabupaten Lamongan pada umumnya; b) Sosialisasi kegiatan, dalam hal ini Tim pengusul melakukan kegiatan pelatihan tentang peningkatan Mutu dan Pemasaran Home Industry Arum Manis Rambut Nenek; c) Penyadaran masyarakat, dalam hal ini memberikan motivasi kepada masyarakat agar dapat mengembangkan industri yang dijalankan; d) Pengorganisasian Masyarakat, dalam hal ini tim pengusul membuat sebuah paguyupan bagi Produsen Arum Manis Rambut Nenek dengan maksud untuk membuat struktur organisasi misalnya pimpinan dan koordinator; e) Pelaksanaan kegiatan, dalam hal ini tim pengusul memberikan pelatihan untuk menambah dan memperbaiki pengetahuan teknis, keterampilan manajerial serta berbagai pengembangan kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan; f) advokasi kebijakan, dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat memerlukan dukungan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Dan g) Politisasi, dalam hal ini tim pengusul melakukan pendapingan dalam hal memelihara dan meningkatkan posisi tawar melalui kegiatan politik praktis.
INVENTARIS BERAGAM TANAMAN BERKHASIAT OBAT DI DESA MEKAR JAYA Andriani, Medi; Safitri Nada, Lia; Al Fadhilah, Shafira; Permata Sari, Vira; Azhari Putri, Nabila; Aulia Fatihah, Anya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1978-1984

Abstract

Herbal plants have been used by the people of Indonesia since their ancestors passed down from generation to generation to maintain health and treat disease. One of the plants used is the leaves of senduduk and bay leaves. content of secondary metabolites in the leaves of senduduk is flavonoids which are known to reduce cholesterol levels. In bay leaves, chemical compounds in the form of flavonoids and quercetin can lower blood pressure and lower cholesterol levels. The method used is by distributing leaflets, presentation of materials, questions and answers, and the use of herbal plants. From the results of the pre-test and post-test questionnaires from the counseling, it can be concluded that there was an increase in public understanding after the socialization was carried out.
MENTORING MANAJEMEN MEDIA SOSIAL UNTUK BRANDING YAYASAN BHUMIKSARA Dini Gilang Prathivi, Maria; Juniarto, Antonius; Sihombing, Ririsma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3107-3114

Abstract

Kurangnya pengetahuan akan manajemen sosial media untuk branding organisasi nirlaba ini dan ketidaktersediaan sumber pendanaan untuk menghire trainer atau konsultan sosial media, membuat PKM ini menjadi terlaksana. Kegiatan dilaksanakan dengan mengadakan kerjasama antara Bhumiksara dengan pemberi jasa PKM di Universitas Matana. Dengan hal ini terkait dengan bidang ke ilmuan dalam media sosial. Hal ini terjalin kerjasama dikarenakan adanya keterbatasan biaya dari Lembaga dengan konsultan media. Ketika melakukan kerjasama yang diharapkan mendapatkan promosi melalui media sosial dengan baik dan menarik agar nantinya dapat diminati serta memberikan tampilan yang baik dan bagus. Dengan memantau dan juga memonitor ini serta memberikan jasa diharapkan dapat memberi dampak lebih serta kemampuan dikemudian hari untuk terus memajukan Yayasan Bhumiksara menjadi maju. Kegiatan PKM ini dapat terus berlangsung dan juga berjalan, serta dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak untuk jangka waktu yang lama.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 1 RANTAU ALAI MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN APLIKASI GOOGLE Misdalina, Misdalina; Rohana, Rohana; Syahbana, Ali; Septiati, Ety; Isroqmi, Asnurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.1006-1016

Abstract

 Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi Google beserta produk-produknya agar dapat digunakan pendidik dalam melaksanakan tugas mengajarnya. Metode yang digunakan yaitu penyampaian materi secara tatap muka langsung di ruang kelas real dan peserta duduk di mejanya masing-masing sambil memperhatikan dan mempraktekkan materi yang diberikan. Secara keseluruhan kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 6 minggu, dalam rentang Maret-April. Kegiatan intinya dilaksanakan pada Hari Senin, 12 April 2021. Tempat pelaksanaan di SMK Negeri 1 Rantau Alai, Jalan SMB II Desa Sukananti Baru, Kec. Rantau Alai, Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan. Waktu pelaksanaan dimulai pukul 08.30WIB sampai selesai. Hasil kegiatan berupa telah terlaksananya pelatihan pengenalan dan pemanfaatan aplikasi Google beserta produknya. Para peserta pelatihan sangat antusias dan aktif mengikuti kegiatan sampai berakhir. Berdasarkan hasil angket persepsi peserta terhadap kegiatan, pengetahuan peserta terkait aplikasi Google bertambah dan ada motivasi untuk menerapkannya dalam proses pembelajaran.
OPTIMALISASI POTENSI UMKM PANGAN LOKAL MELALUI SERTIFIKASI HALAL BERBASIS PENDEKATAN ABCD: STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK DI DESA LIPRAK KULON Zainnurrofiq, Muhammad; Febri Nur Rochman, Muhammad; Muzaki, M Dafa Fardana; Zahrotu Fizzah, Elly; Kholifahtin, Afifah; Khusnu Milad, Mohammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4547-4556

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan potensi UMKM pangan lokal di Desa Liprak Kulon melalui pendampingan sertifikasi halal berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Sertifikasi halal dinilai penting sebagai bentuk legalitas usaha sekaligus strategi peningkatan daya saing produk. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pemetaan aset komunitas, pelatihan, sosialisasi, dan survei produk. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas usaha dan kehalalan produk, yang tercermin dari bertambahnya jumlah pelaku UMKM yang mengajukan sertifikasi halal. Pendampingan ini tidak hanya membantu secara teknis dan administratif, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan ekosistem UMKM yang mandiri, legal, dan kompetitif. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa
SOSIALISASI BAHAYA STUNTING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DI DESA MERANTI, KABUPATEN ASAHAN Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih, Muhammad; Syifa Nirwana Hasibuan, Rafika; Aulia Prameswari, Sekar; Naldo, Jufri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2889-2895

Abstract

Stunting terjadi dimana keadaan ketidakmampuan tumbuh kembang pada balita (bayi di bawah 5 tahun) karena kelaparan terus-menerus sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. berat dan levelnya tidak sesuai dengan usia (sub optimal) dan masih diungkit oleh staf klinis..Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.  Berdasarkan penjelasan diatas maka penulis ingin meneliti bagaimana upaya memunculkan sikap waspada dan kepedulian terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak- anak di desa Meranti.Jenis Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Meranti,Kecamatan Meranti,Kabupaten Asahan, dengan subjek penelitian 10 orang warga yang merupakan ibu rumahtangga yang memiliki anak balita.Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Masyarakat yang dijadikan subjek dipilih secara objektif yang ditentukan dengan yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah ditemukannya pusat permasalahan stunting dan gizi buruk dan menimbulkan rasa kepedulian dan waspada terhadap resiko dan pencegahannya.Upaya pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan rutin dilakukan, merupakan bagian dari rangkaian upaya preventif. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peran Puskesmas dan petugas kesehatan setempat sangat diperlukan disini mengingat masih minimnya informasi dan pengetahuan akan stunting dan gizi buruk ini. Namun,mengatasi permasalahan ini tidak semudah yang di bayangkan tapi akan berdampak baik jika dilaksanakan dengan rutin dan berkesinambungan.
PENGEMBANGAN TAMAN SENI BUDAYA DESA MLESE SEBAGAI KAWASAN TERPADU PENGEMBANGAN KEBUDAYAAN MELALUI WISATA EDUKASI BUDAYA Raharti, Rini; Ridwan, Ridwan; Sarnowo, Henry; Nur Indah Anggraini, Meyssyn
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.876-881

Abstract

Tujuan dari program pemberdayaan masayarakat di Desa Mlese adalah untuk membantu serta mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada di taman seni budaya Desa Mlese agar taman seni budaya Desa Mlese layak dijuluki taman seni edukasi budaya, dan terjalinnya kerjasama dengan UMKM-UMKM di Desa Mlese maupun dengan lembaga-lembaga lainnya sebagai bentuk multiplier effect dalam meningkatkan pendapatan warga desa dan keberlanjutan pasar. Hasil program adalah sebagai berikut: (1) Pemanfaatan dan pengembangan kawasan Taman Seni Budaya Desa Mlese sebagai kawasan kuliner berkonsep edukasi budaya dengan platform kafe budaya; (2) Pembuatan wahana bermain anak baik tradisional maupun modern; (3) Pembuatan spot edukasi budaya dan spot swa foto; (4) Pelatihan manajemen organisasi dan pengembangan kuliner tradisional dengan nara sumber pakar kuliner dan ahli pengembangan destinasi wisata; (5) Pelatihan pengelolaan media sosial dan website Taman Seni Budaya Desa Mlese guna mempermudah divisi marketing; (6) Pembuatan media cetak/brosur tentang edukasi budaya yang dipajang di sekitar Taman Seni Budaya Desa Mlese untuk bahan bacaan/sumber informasi dan edukasi  pengunjung; (7) Pembuatan ornamen-ornamen sederhana yang mengandung unsur budaya Jawa untuk menghiasi Taman Seni Budaya Desa Mlese; (8) Pengadaan meja kursi kafe minimalis sebagai pendukung spot edukasi budaya dan kafe budaya. Program pemberdayaan masyarakat secara umum memperkenalkan kepada masyarakat luas akan pentingnya seni budaya yang merupakan peninggalan nenek moyang dan juga mempromosikan UMKM-UMKM Desa Mlese dan wisata edukasi budaya.
PRAKTEK MEMBUAT JAJANAN DARI DAUN KELOR DENGAN MEMANFAATKAN AMPAS TAHU PADA PENGRAJIN TEMPE TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH BARU KOTA MATARAM Luthfiyah, Fifi; Sofiyatin, Reni; Abdi, Lalu Khairul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3808-3815

Abstract

Ampas tahu adalah limbah kedelai yang sedikit sekali orang menggunakannya untuk dikonsumsi, padahal nilai gizinya masih cukup baik, terutama protein. Praktek membuat jajanan dari daun kelor yang dikenal tanaman superfood,  dapat divariasikan dengan ampas tahu. Kelurahan Abian Tubuh Baru Kota Mataram,NTB merupakan pusat produsen tahu tempe yang belum pernah dilakukan pendampingan praktek membuat jajanan dengan inovasi tersebut. Metode yang dilakukan berupa penyebaran informasi dan praktek pembuatan produk. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang. Sedangkan produk yang dipraktekkan adalah Sempol Kelor Ampas Tahu dan Puding Kelor Sari Kedelai. Terdapat komposisi nilai gizi produk yang semula rendah zat gizi menjadi lebih tinggi Sempol Ampas Tahu setiap 100 gram mengandung Protein= 7.9 gram, dan Puding  Kelor Sari Kedelai mengandung Protein = 12, 6 gram.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue