cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Analisis Potensi Bahaya dan Pengendalian Risiko di Area Penambangan Kaolin di PT. Djawani Gunung Abadi di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur Titirloloby, Aloysius; Putri, Fairus Atika Redanto; Fanani, Yazid
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Djawani Gunung Abadi merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pertambangan di Jawa Timur, tepatnya berada di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur, dengan komoditas yaitu batu kaolin yang memiliki risiko dan bahaya yang bisa saja terjadi, dengan penyebab kecelakaan kerja yang disebabkan oleh tindakan tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition), maka perlu adanya tindakan yang diambil dari perusahaan untuk penerapan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja pada masing-masing tahapan pekerjaan akan bahayadan risiko yang dihadapi. Penelitian ini mengunakan metode hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) serta parameter likelihood (kemungkinan), severity (konsekuensi), dan exposure (paparan), untuk mendapatkan nilai dari masing-masing tahapan pekerjaan. Pengambilan data dilapangan dengan melakukan observasi langsung dilapangan. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 12 potensi bahaya dengan 22 risiko yang mungkin terjadi. Tingkat risiko tertinggi pada pada tahap pekerjaan pengumpulan material pada top loading menggunakan excavator yaitu kerusakan pada belt conveyor akibat benturan (1,800), memar pada kaki/ganguan pendengaran/sindrom akibat getaran (270), crusher yaitu tangan terjepit mengakibatkan patah (1,500), menara pantau crusher yaitu tersengat listrik/luka akibat sengatan Listrik (450) dapat tertumpah/mencemari area menara/tidak stabil saat dinaiki (750), front yaitu tabrakan mengakibatkan kerusakan akibat benturan (3,000), hauling road yaitu debu/pandangan terbatas (900) tertumpah material (2,500), hauling road dalam pit yaitu padangan terbatas /iritasi pada mata (900). Pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hirarki pengendalian (hierarchy on control) yakni, eliminasi, subtitusi, rekayasa teknik, administrasi, alat pelindung diri (APD).
Perencanaan dan Perancangan Pusat Oleh - Oleh dan Edukasi Di Kota Kediri Jawa Timur Kuspitsari, Rossy Shinta; Pratama, Randy; Widjajanti, Wiwik Widyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan sarana pusat oleh-oleh dan edukasi di Kota Kediri yang memfokuskan pada perkembangan fasilitas kota untuk menunjang perekonomian dan sarana edukasi yang memadai sangat diperlukan, hal ini mendasari karena kurangnya tempat pusat oleh-oleh dan edukasi yang dapat digunakan secara efisien serta dilengkapi fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai dan layak digunakan. Upaya yang dapat dilakukan agar dapat memfasilitasi hal tersebut yaitu dengan memberikan area pusat edukasi untuk menyalurkan ilmu tentang proses pembuatan oleh-oleh khas Kota Kediri. Melihat kondisi tersebut bahwa untuk mengembangkan rancangan ini prioritas utama dalam menjawab kebutuhan yaitu dengan memaksimalkan adanya fasilitas dan prasarana yang disediakan oleh tenaga yang sudah berpengalaman agar dapat memberikan kenyamaan saat melakukan pemaparan. Oleh sebab itu, pendekatan Arsitektur Industrial dibutuhkan dengan tujuan dapat memberikan tempat yang layak dari sisi kenyamanan maupun arsitektural. Arsitektur Industrial sendiri yaitu pada hakikatnya desain yang mengekspos elemen-elemen struktural dan mekanikal bangunan. Jika dilihat dari sudut pandang arsitektural, bangunan-bangunan tersebut memiliki karakter visual dengan menggunakan bahan dan metode konstruksi yang berwarna monokromatik serta cenderung bertekstur kasar seperti menggunakan logam dan baja yang sengaja diekspos agar material yang ditonjolkan memberikan kesan berkarakter. Hasil dari perancangan ini menekankan pada prinsip-prinsip arsitektur industrial dengan menggunakan 3 aspek yaitu aspek tata lahan, bentuk, dan tata ruang. Prinsip yang diterapkan berusaha untuk menekankan pada style bangunan untuk memberikan bangunan yang dapat menaungi fasilitas kota kepada pengunjung dengan fasad arsitektural sebagai sebuah ruang agar dapat mendapatkan ilmu dan pengalaman baru ketika berkunjung pada kota tersebut.
Pengaplikasian Arsitektur Tradisional Jawa Pada Desain Tatanan Lahan Komplek Pelestarian Pencak Silat di Nganjuk Kholik, Abdul; Azizah, Siti; Ramadhani, Suci
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencak silat adalah salah satu seni budaya khas Indonesia yang sedang berkembang pesat dan dipelajari secara turun temurun. Manfaat mempelajari Pencak Silat yaitu meningkatkan kemampuan organ tubuh, ilmu perlindungan diri, dan turut serta dalam upaya pelestarian budaya. Namun, minimnya fasilitas yang mewadahi menjadi salah satu alasan terbatasnya minat dan pemahaman masyarakat terhadap Pencak Silat. Nganjuk merupakan salah satu wilayah dengan jumlah peminat Pencak Silat yang cukup banyak. Oleh sebab itu, diperlukan adanya suatu bangunan yang mengfasilitasi dan melestarikan Pencak Silat di Nganjuk. Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui pengumpulan data yang menghasilkan gambaran dari hasil analisa. Konsep rancangan Arsitektur Tradisional Jawa dipilih karena sejarah dan lokasi memiliki kaitan erat dengan Budaya Jawa. Konsep Arsitektur Tradisional Jawa tersebut diaplikasikan melalui tipologi susunan sarana prasara fasilitas dan orientasi bangunan, kemudian disesuaikan dengan kondisi lahan yang berada di jalan perempatan agar mendapatkan potensi view secara maksimal sehingga visualisasi bangunan dapat tersampaikan pada masyarakat yang melintas.
Analisis Uji Performa Crane Elektrik Model Lipat Untuk Pemindah Pasien Disabilitas Dari Kursi Roda Menuju Kasur Setyono, Bambang; Sayekti Poesoko, Ayu Setyaning; Dirgantara, Satria Putra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis performa crane elektrik model lipat yang dirancang untuk memindahkan pasien disabilitas dari kursi roda menuju kasur. Crane elektrik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam proses pemindahan pasien, serta mengurangi beban fisik pada tenaga medis. Uji performa dilakukan dengan mengukur beberapa parameter kunci, termasuk kecepatan operasi, stabilitas selama pemindahan, kemampuan beban, dan kemudahan penggunaan. Hasil uji menunjukkan bahwa crane elektrik mampu beroperasi dengan kecepatan yang aman dan stabil, serta mampu menahan beban sesuai dengan kapasitas yang dirancang. Selain itu, desain model lipat mempermudah penyimpanan dan mobilitas alat ini di ruang terbatas. Namun, terdapat beberapa area yang memerlukan peningkatan, seperti penyempurnaan mekanisme penguncian dan peningkatan daya tahan material pada bagian tertentu. Pengujian ini menggunakan alat linier actuator yang dikenakan beban pasien yang bervariasi yaitu 40kg, 60kg, dan 80kg. Dari hasil pengujian beban pasien yang bervariasi ini, beban 40kg menghasilkan daya 30,2 Watt, namun pada beban pasien 80kg menghasilkan daya 46,1 Watt. Ini sangat mempengaruhi biaya listrik yang digunakan. Pada beban 40kg biaya listrik yang di hasilkan Rp.0,641 namun pada beban 80kg biaya listik yang di hasilkan Rp.5.625. Secara keseluruhan, crane elektrik ini memenuhi standar keamanan dan fungsionalitas untuk digunakan dalam pemindahan pasien disabilitas, dengan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.  
Evektivitas Briket Bioarang Dari Limbah Kulit Pisang Raja (Musa acuminata) dan Limbah Kulit Nangka (Artocarpus heterophyllus) Kholifah, Cici; Aprilia, Naura Nur; Ni'am, Achmad Chusnun
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Utilization of banana peel waste and jackfruit peel waste as biobriquettes so that it can reduce environmental pollution and be used as a renewable resource. The purpose of the research is to tackle environmental pollution by making biobriquettes as a renewable alternative energy. In this study, two variations of adhesives were used, namely tapioca starch and wheat flour adhesives with a concentration of 5% and 10% respectively. The test parameters studied included moisture content, ash content, volatile matter, fixed carbon, calorific value, and combustion rate. The results showed that the quality of the biobriquettes produced from the four parameters were moisture content 0.35%-0.71%, ash content 0.48%-0.99%, volatile matter 2.31%-3.40%, fixed carbon 95.48%-96.80%, calorific value 3524.85kcal/g-5198.66kcal/g, drop test 0.01%-0.06%, flame time 133.50 minutes 162.50 minutes, and burning rate 28.62 g/sec-36.54 g/sec. The heating value test parameter is the main parameter to determine the quality of briquettes. Biobriquettes with a composition of 25% plantain peel waste + 65% jackfruit peel waste + 10% tapioca flour adhesive have the best quality with an average of 5439.67 cal/g.
Minimasi Bullwhip Effect Melalui Metode CPFR Untuk Mendukung Rantai Pasok Pada UD. Nusantara Bangunan hofifah, Hofifah; Lukmandono, Lukmandono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD. Nusantara Bangunan merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang supplier bahan bangunan. Saat ini belum pernah menerapkan metode pengelolaan permintaan konsumen, sehingga menyebabkan terjadinya peristiwa bullwhip effect. Hal ini menyebabkan kerugian besar karena stok penyimpanan yang tinggi dan biaya yang dikeluarkan juga semakin besar. Untuk mengurangi fluktuasi yang terjadi pada UD. Nusantara Bangunan maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengurangi bullwhip effect dan mendapatkan nilai forecasting yang tepat untuk UD. Nusantara bangunan dengan metode CPFR. Metode yang dilakukan adalah kolaborasi perencanaan pada tiap rantai pasokan serta peramalan persediaan produk bahan bangunan dan memberikan usulan SOP untuk dapat mengurangi bullwhip effect. Hasil menunjukkan setalah menerapkan metode CPFR nilai BE berkurang sebesar 78,39%
Perancangan Buen Art Center di Penajam Paser Utara dengan Pendekatan Ikonik Pada Bentuk Bangunan Nurzakiyah, Nurzakiyah; Ramadhani, Suci; Ratniarsih, Ika
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Penajam area is a district located in Penajam Paser Utara, East Kalimantan with 110,240 inhabitants and a total area of 3,333.06 km² in 2002. As long as North Penajam Paser was established, there was not a single Art Center building, and many festivals were often held in Penajam such as the Nondoi Festival, Belian traditional festival, Serambi Nusantara. So this design aims to create an Arts Center that will accommodate artistic activities in North Penajam Paser. The Buen Art Center was planned using an architectural approach that designs a building using data and social habits of a place, and something that is associated with an "icon" or "Vocal Point" in the form of a building. This art center building is located on Coastal Road Km.9 Nipah-Nipah, Penajam District, North Penajam Paser Regency, East Kalimantan Province. In applying the shape of this building, the concept of shape is used by applying a shape that resembles a ship when seen from the front view and the building will look like sea waves when seen from the right side view and also the left side view. From the results of this design, it is hoped that the results of the Buen Art Center design can become a place that can accommodate art activities and all activities connected to art, art activities and all art activities as well as preserving and introducing people inside and outside the region about North Penajam Paser art. 
Pendekatan Konsep Arsitektur Kontemporer Pada Bentuk Fasad Bangunan Perpustakaan di Kota Surabaya, Jawa Timur setyawan, sigit; Rachim, Amir Mukmin; Azizah, Siti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan salah satu kota yang terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu pusat perkembangan politik, ekonomi, pendidikan, budaya dan industri. Pada tahun 2012, Surabaya menyumbangkan 3 dari 20 besar peringkat Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia, hal ini tidak lepas dari pentingnya literasi yang dimiliki dan salah satu faktor sarana penunjangnya adalah perpustakaan atau tempat literasi lainnya. Terinspirasi dengan pusat pendidikan yang berada di Surabaya, terciptalah ide untuk membuat perpustakaan yang berbasis digital di lokasi Surabaya Barat. Mengangkat tema Arsitektur Kontemporer di era sekarang dirasa masih cukup bisa bersaing dikarenakan hakikatnya Arsitektur Kontemporer mengedepankan ekspresi subyektif serta kontras dengan lingkungan sekitar. Tidak lupa juga dengan bentuknya yang tidak banyak corak serta dipadukan dengan teknologi digital membuat konsep ini dapat diterima khususnya masyarakat milenial yang lebih mengedepankan teknologi. Oleh karena itu perancangan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa minat baca dan kemudahan akses yang diberikan khususnya untuk warga Surabaya Barat sehingga lebih terjangkau dan informasi tidak perlu terlalu jauh untuk memenuhi kebutuhan.
Analisa Pengaruh Ketidakseimbangan Tegangan Terhadap Motor Induksi Penggerak Hoisting Pada Portal Crane 30 Ton Rosyidi, Moch Dzulfikar; Sasongko, Sukendro Broto; Prabowo, Yuliyanto Agung
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena portal crane 30 ton di dock irian PT PAL (Persero) yang mengalami kendala pada motor induksi penggerak hoisting crane yang mengalami ketidakseimbangan tegangan. Oleh karena itu sangat memerlukan analisa melihat tegangan pada motor induksi ketidakseimbangan yang dapat berpengaruh terhadap torsi, pengaruh arus, harmonisa arus dan efisiensi pada motor induksi. Pada penelitian ini menggunakan metode dari NEMA (National Equipment Manufakturer’s Association) besar penyimpangan tegangan dinyatakan dalam faktor ketidakseimbangan tegangan VUF (Voltage Unbalance Faktor). Berdasarkan hasil torsi kecil torsi motor yang dihasilkan maka semakin besar daya kerja yang dibutuhkan untuk motor bekerja. Berdasarkan hasil harmonisa pada THD arus semakin besar rating daya motor induksi maka terdapat kecenderungan meningkatnya arus pada tiap fasanya. Berdasarkan dari hasil efisiensi menunjukan bahwa dapat dilihat semakin besar efisiensi motor dipengaruhi oleh besarnya daya kerja motor crane. Hal ini akan mengganggu kinerja motor induksi. Pengaruh harmonisa arus yang tinggi akan membuat motor induksi jauh lebih panas dan mengurangi performa pada motor dibanding saat motor dalam keadaan baik. Pada sisi nilai efisiensi motor induksi 3 fasa saat keadaan ketidakseimbangan tegangan 2% nilai efisiensi yang dihasilkan yaitu sebesar 73,23% dengan daya yang dihasilkan 36616,47 watt 2 Sehingga dengan nilai efisiensi 73,23% saat ketidakseimbangan tegangan motor induksi sangat tidak disarankan untuk beroperasi dan perlu dilakukan preventive maintenance pada crane tersebut.Kata Kunci : Karakteristik Torsi, Pengaruh Arus Harmonisa, dan Efisiensi Pada Motor Induksi.
Kajian Kebutuhan Pompa dan Waktu Pengeringan di Sump Pit Mandala Andayani, Leni; Widara, Maharani Rindu
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan air di sump dan kebutuhan pompa dengan faktor debit air yang masuk ke sump hanya berupa debit limpasan curah hujan dengan luas area pit mandala sekitar 257 (Ha). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan, analisis debit air masuk ke sump, hasilnya penelitian menunjukan bahwa pemilihan kapasitas pompa yang tepat sangat berpengaruh terhadap efisiensi waktu pengeringan. Pada penelitian diawali dengan perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode gumbell nilai-nya sebesar 108,04 mm/hari dalam periode ulang hujan 2 tahun, sedangkan perhitungan intensitas hujan menggunakan data cura hujan dengan tidak memperhitungkan durasi hujan namun diasumsikan 1 jam maka nilainya sebesar 62,76 mm/jam, dan untuk penentuan catchment area menggunakan software Minescape 5.7 sebesar 177 (Ha) atau 1,77 km2, dan berdasarkan perhitungan kebutuhan pompa menggunakan metode water balance, hasil perhitungan debit air limpasan menggunakan metode rasional sebesar 2.401.427 m3/hari, dan perhitunngan debit pemompaan dengan nilai head total pompa sebesar 30,07 m menggunakan metode discharge maka nilainya sebesar 14.311 m3/hari, pompa DND 200-5HX saat ini yang berada di pit mandala waktu pengeringan pemompaan-nya selama 24 hari, kesimpulannya untuk mencapai plan target waktu pengeringan pemompaan selama 14 hari di PT.Jhonlin Baratama maka memerlukan penambahan 1 unit pompa.Kata kunci : Debit Air Limpasan, Debit Pompa, Kebutuhan Pompa

Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan More Issue