cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Desain Tas Peralatan Kesehatan Co-Assistant (Studi Kasus : RSUD Sidoarjo) Muhammad Riza Hidayatullah; Christin Mardiana
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi co-assistant (doktermuda) peralatan kesehatan merupakan kewajiban yang harus dimiliki. Co- assistant membutuhkan tempat penyimpanan peralatan kesehatan agar dapat dibawa kemana – mana saat memeriksa pasien di setiap kamar rumah sakit. Tujuan perancangan ini adalah penempatan peralatan kesehatan, kebutuhan pribadi yang sesuai dengan kebutuhan co-assistant. Mendesain tempat penyimpanan alat kesehatan yang mudah dijangkau saat menangani pasien agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) yaitu data kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data kebutuhan peralatan kesehatan dari wawancara dan observasi kepada co-assistant. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk mendapatkan data dimensi serta kapasitas peralatan kesehatan. Analisis yang dilakukan adalah analisis desain. Konsep desain yang diterapkan pada produk adalah minimalis. Dari hasil penelitian yang dilakukan, desain yang didapatkan yaitu berupa tas gabungan dari jenis tas jinjing dan tas pinggang. Material yang digunakan adalah kulit, dengan bentuk persegi panjang, berwarna cokelat, serta dengan aksesoris pendukung tasnya menggunakan resleting, leader lock, kancing magnet, karet elastic dan buckle. Desain tas untuk co-assistant yang memiliki tempat untuk stetoskop, tensimeter, hammer reflex, termometer, tongue spatel, penlight, oxymeter dan peralatan pribadi seperti handphone, powerbank, charger. Serta mini gps tracker yang dapat membantu mempermudah Dokter Spesialis pada saat mencari keberadaan co-assistant.
Optimasi Rute Jaringan Mikrotik dengan Algoritme Genetika Gusti Eka Yuliastuti; Citra Nurina Prabiantissa; Siti Agustini
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Router merupakan sebuah perangkat yang menjadi perantara pengiriman data dari satu titik ke titik lainnya pada sebuah jaringan. Dalam pengiriman data tersebut terdapat kendala yang dihadapi yakni permasalahan biaya pemasangan dan perawatan yang tidak murah. Pemilihan router mikrotik itu sendiri untuk menyiasati permasalahan biaya. Disamping permasalahan biaya tersebut, terdapat pula kendala lainnya yakni penentuan rute komunikasi antar titik dalam proses pengiriman data. Pentingnya penentuan rute antar titik ini guna mengoptimalkan jarak dan waktu untuk dicari solusi terpendek saat proses pengiriman data. Pencarian rute pada jaringan merupakan salah satu contoh permasalahan traveling salesman problem (TSP). Penulis akan menerapkan salah satu metode optimasi yaitu Algoritme Genetika. Algoritme Genetika memiliki ruang pencarian solusi yang luas sehingga sangat cocok diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Berdasarkan uji coba penerapan Algoritme Genetika ini dihasilkan solusi optimal yang tidak hanya memperhitungkan rute terpendek dan waktu tersingkat dibandingkan sebelumnya, tetapi juga memperhitungkan penalty yang terjadi pada saat melewati rute tersebut. 
STUDI EXPERIMENTAL KINERJA TURBIN ANGIN DARRIEUS-SAVONIUS (DS) PADA KECEPATAN ANGIN RENDAH Luthfi Hakim; Achmad Rijanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas penggunaan energi angin sangat tergantung pada desain turbin angin yang digunakan. Turbin angin mampu menghasilkan energi dari hembusan angin secara optimal jika desain turbin yang digunakan benar. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikembangkan desain turbin sumbu vertikal tipe Darrieus-Savonius yang optimal dan dianalisis kinerjanya secara eksperimental. Uji eksperimental dilakukan dalam bentuk prototipe turbin 2- Blade Darrieus dan 2-Bucket Savonius yang dicangkokkan ke dalam satu jenis desain turbin baru. Desain turbin memiliki ukuran diameter 160 mm dan tinggi turbin 155 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja desain turbin dari tipe baru. Dengan peningkatan kinerja desain turbin, diharapkan menjadi salah satu pilihan sebagai salah satu sumber energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan.
Rancang Bangun Website UKM Reviora Tanggulangin Sidoarjo Menggunakan Metode Waterfall Sebagai Media Pemasaran Online Shah Khadafi; Agus Salim; Nopendri Nopendri; Rizkianto Prabowo; Choirul Anam
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Reviora adalah salah satu contoh aktivitas kewirausahaan yang terletak di daerah Tanggulangin kota Sidoarjo, yang memproduksi tas, dompet, dan asesoris lainnya dari bahan daur ulang yaitu kantong semen. Terbatasnya jaringan pemasaran seperti media maupun fasilitas pemasaran menyebabkan sulitnya untuk memasarkan produk-produknya, sehingga pelanggannya juga terbatas hanya area kota Sidoarjo dan sekitarnya saja. Pengembangan website sebagai pengenalan sebuah informasi (produk) membutuhkan keterampilan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan website bagi UKM reviora yang dapat digunakan sebagai media informasi atau media pemasaran hasil produk-produknya agar dapat diketahui oleh khalayak luas guna menghadapi era industri 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari beberapa tahapan software development life cycle. Dimulai dari requirement (analisa kebutuhan), design system (rancangan sistem), implementation (penerapan), testing (pengujian perangkat lunak), sampai dengan maintenance (pemeliharaan). Penelitian ini menghasilkan sebuah website yang dapat menginformasikan produk-produk UKM Reviora beserta aktifitasnya bagi pelanggannya yaitu melalui domain www.reviora.id.
Pengaruh Low Salinity Waterflooding dalam Meningkatkan Perolehan Minyak pada Reservoir Batupasir dan Karbonat Muhammad Rizky Nugroho; Cahyadi Julianto; Aldi Priambodo; Hidayat Tulloh
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Salinity Waterflooding (LSW) merupakan salah satu metode Enhanced Oil Recovery (EOR), merupakan pengembangan dari waterflooding konvensional. LSW bertujuan untuk meningkatkan perolehan minyak di reservoir dengan cara menurunkan salinitas pada air injeksi. Pada batuan karbonat, recovery didapat lebih banyak pada penginjeksian air laut. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak seperti batupasir dengan kandungan clay tinggi, air salinitas rendah tidak mampu bekerja dengan baik pada reservoir karbonat karena kandungan clay nya sedikit dan mengandung mineral muatan positif.  Pada batupasir terdapat beberapa mekanisme yang dapat terjadi, yaitu Fine Migration, yang mengakibatkan permeabilitas reservoir lebih seragam karena terjadinya swelling, kemudian Multicomponent Ion Exchange yang akan menyebabkan perubahan wettabilitas batuan, selain itu terjadi juga Ligand Bridging yang hampir sama dengan MIE, dan terakhir adalah Wettability Alteration yang menyebabkan perubahan wettabilitas batuan. Untuk LSW pada batuan karbonat terdapat dua mekanisme yang dapat terjadi, yaitu multi-component ion exchange yang mengakibatkan perubahan wetabilitas batuan, serta penurunan tegangan permukaan (interfacial tension/IFT). Kondisi terjadinya kedua mekanisme tersebut dipengaruhi oleh temperatur dan konsentrasi garam pada air injeksi, dimana multi-component ion exchange terjadi saat temperatur tinggi dan konsentrasi garam pada air injeksi tinggi, adapun penurunan IFT terjadi saat suhu rendah dan konsentrasi garam dalam air injeksi rendah.
ANALISA PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA TRANSPORTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX (Studi Kasus: PT. Distribusi Air Santri) Andre Valiant Wirawan; Suparto Suparto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan. untuk mendapatkan. rute pendistribusian produk yang optimal, mendapatkan penghematan jarak setelah diIakukan perbaikan serta menentukan. penghematan biaya transportasi. permasalahan yang dihadapi PT. Distribusi Air Santri adalah. perusahaan masih beIum optimal dalam melakukan kegiatan pendistribusian. produknya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya. jumIah rute pendistribusian produk, kapasitas armada. yang digunakan belum maksimal, ketidaktahuan pengemudi tentang informasi urutan kegiatan pendistribusian. serta jarak antar peIanggan. Kejadian ini membuat pengemudi kesulitan. dalam menentukan prioritas peIanggan yang akan dilayani terlebih dahulu. Pengemudi tidak memperhitungkan. jarak minimum ditempuh oleh kendaraan. yang berpengaruh terhadap biaya operasional. kegiatan penditribusian. Dalam penelitian ini, menggunakan metode Saving., Matrix, Nearest.. Insert, Nearest.,Neighbour serta Branch. and Bound. Berdasarkan hasil peneIitian, jarak yang ditempuh 101.4 km dengan. penghematan 19.45 %. Waktu tempuh. pendistribusian 135.20 menit. Sedangkan untuk biaya. transportasi adalah Rp. 155.142,- dan menghasiIkan 4 rute usulan, untuk truk. 1 melayani 2 rute dengan masing-masing rute. melayani 4 konsumen dan truk 2 melayani 2 rute dengan masing-masing melayani 4 konsumen.
PEMANFAATAN KANTONG SEMEN SEBAGAI SEPATU KASUAL PRIA Iwan Nur Dian Syah; Junaidi Hidayat; Choirul Anam
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan pembangunan infrastruktur selalu bertambah setiap tahunnya yang menghasilkan sampah dari proses pembangunan berupa kantong semen. Beberapa, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan peneliti mengolah kantong semen menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti tas, dompet dan furnitur. Pada industri sepatu mengalami peningkatan permintaan setiap tahun. Peningkatan permintaan pada industri sepatu  tidak diiringi dengan peningkatan produksi industri kulit dalam negeri, sehingga produsen sepatu mengimpor kulit dari luar negeri. Melihat pengolahan kantong semen yang terbatas produk tertentu, pada penelitian ini kantong semen dimanfaatkan sebagai sepatu kasual pria. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode ini digunakan untuk mengetahui karakteristik kantong semen untuk dibuat sepatu kasual pria. Eksperimen yang dilakukan berupa eksperimen pewarnaan, pengeringan, pembentukan, penganyaman, perekatan, dan pelapis anti air. Sintesis eksperimen berupa pewarnaan menggunakan pewarna kertas, pengeringan dengan sinar matahari, pembentukan dengan dipilin, penganyaman dengan anyaman lilit, perekatan kain blacu dengan lem grafted polychlorophene adhesive dan pelapis anti air menggunakan cat semprot. Hasil dari penelitian ini adalah produk sepatu kasual pria, dengan konsep casual – product recycle, yang berarti desain sederhana berbahan dasar kantong semen.Kata kunci: Eksperimen, Kantong Semen, Sepatu
Analisa Kualitas Fitur Aplikasi Mobile Dengan Menggunakan Pendekatan Sentimen Grey Birdyne Yanuar Melani; Septiyawan Rosetya Wardhana; Dian Puspita Hapsari; Nanang Fakhrur Rozi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial adalah salah satu media untuk berkomunikasi yang banyak diminati oleh para penggunanya.Seiring semakin banyaknya pengguna yang mengunduh aplikasi media sosial berbasis mobile, membuatpara develover rutin meriliskan fitur-fitur terbaru setiap rentan waktu tertentu. Akan tetapi, tidak semua fiturditerima dengan baik oleh para pengguna dalam berselancar di media sosial. Para pengguna mempunyaiperan untuk memberikan penilaian terhadap fitur terbaru yang dirilis pada media sosial yang digunakannya.Semakin banyak suatu fitur media sosial yang mendapatkan komentar positif, maka fitur tersebut berhasilditerima dengan baik oleh para penggunanya. Sebaliknya semakin banyak komentar negatif yang didapat,maka fitur media sosial tersebut kurang dapat diterima oleh para penggunanya. Namun, masih belum adasistem untuk mengulas komentar para pengguna media sosial. Melalui pendekatan Sentimen Greyberdasarkan Grey Sentiment Lexicon dilakukan dalam penelitian ini untuk mendapatkan nilai sentimen dantingkat kepuasan para pengguna terhadap fitur aplikasi media sosial berbasis mobile. Berdasarkan percobaanyang dilakukan terhadap tiga media sosial, didapatkan nilai akurasi, presisi, recall dan f-measure berturutturut sebesar 78.14%, 83.13%, 90.2% dan 86.52%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Sentimen Grey dapatdigunakan sebagai sistem untuk mengklasifikasikan komentar serta mampu memberikan nilai sentimenyang terkandung dalam komentar pengguna.
BUSUR CETAK; DESAIN ALAT DAN METODE MEMPERMUDAH PEMBUATAN POT GERABAH R.Bambang Gatot Soebroto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membuat pot gerabah sedikitnya ada dua cara; teknik putar pada meja putar dan cetak; tekan dan tuang.  Teknik putar, selain memerlukan alat putar juga keterampilan lebih membuat gerabah.  Keterampilan yang dilakukan terus menerus, dapat sebagai andalan mata pencaharian.  Pot gerabah banyak diperlukan dipenjual tanaman dan kembang.  Membuat pot selain diputar juga cetak; cara tekan dan tuang.  Kedua teknik cetak tersebut; tuang dan tekan, memakai cetakan berbahan gibsium.  Yang satu memakai lempung yang dicairkan lalu dituang kedalam cetakan, sedangkan yang satu lagi memakai gumpalan lempung lunak dan plastis dengan cara menekan-nekannya pada bagian dalam cetakan. Pot gerabah mentah dari tanah liat harus memiliki ketebalan yang sama dinding bodinya.  Kelak bila dikeringkan dan dibakar, proses pemuaian karena penguapan  kadar air akan merata keseluruh bodi.  Kelemahan teknik tekan bila bidang cetakannya luas, ketebalan dan permukaannya sering tidak seragam, dibandingkan bila bidang cetak berukuran kecil. Busur cetak adalah alat yang dibuat untuk mempermudah, membuat tebalbodi dan proses pembuatan pot lebih cepat.Bagaimana pembuatan busur cetak, dengan bahan yang mudah, murah dibuat, khususnya untuk para perajin gerabah di desa-desa.Tujuannya agar perajin, atau siapa saja dapat mempraktekan dengan gampang dan cepat.  Sehingga pot-pot gerabah dapat dikeringkan, dibakar lalu dijual dan segera mendapatkan uang.Metodenya, menguji gagasan tersebut (survey google) apakah sudah terfikirkan, terdata  pernah dibuat orang lain atau belum.  Teknik pencet atau gerabah konvensional dikutip dari beberapa buku-buku keramik Luar Negeri. Kemudian praktek membuat alat, busur cetak memakai bahan-bahan sederhana bahkan limbah.  Hasil yang ingin dicapai perajin atau pemula dapat  terbantu dalam mengerjakan membuat gerabah  memakai alat busur cetak dengan berhasil, diharapkan menjadi andalan untuk membuat pot-pot gerabah di desa-desa.
Penerapan Web Base Sebagai Kontroller dan NodeMCU 1.0 (Esp-8266) Sebagai Media Komunikasi Pada Kendali Robot Kiper Sepak Bola Beroda Nasron Nasron; Irma Salamah; Wahyudi Rahman
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Web Base Controller merupakan sebuah basis web yang berfungsi mengontrol sebuah Robot sepak bola dalam melakukan aksi dilapangan dengan menggunakan modul NodeMCU 1.0 (Esp-12E) sebagai media komunikasi data. Web Base tersebut dapat memicu agar robot bisa aktif (on) dan dapat menentukan pergerakan robot yang di inginkan melalui penekanan tombol yang ada pada Web Base Controller. Untuk menghubungkan Web Base ke Robot dibutuhkan sebuah Modul NodeMCU 1.0 (Esp-12E) agar Robot dapat bermanuver sesuai dengan intruksi Web Base. Modul NodeMCU 1.0 (Esp-12E) adalah alat yang dapat menggerakkan robot melalui Web Base Control yang terhubung ke jaringan SSID yang telah tersedia pada acces point. Hasil yang diperoleh, Web Base Controller dapat bekerja layaknya referee box dalam mengendalikan robot soccer dan dapat digunakan sebagai basis kendali jarak jauh pada robot soccer. Maka dari hasil uji coba Web Base Controller dapat bekerja 100%.

Page 91 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue