cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Penggunaan Jaringan Fungsi Basis Radial Termodifikasi untuk Analisis Sefalometri Luky Agus H; Farida Farida; Rinci Kembang H; Tutuk Indriyani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan orthodontic merupakan pilihan untuk dapat memanipulasi jaringan tulang keras sehingga didapat bentuk rahang seperti yang diinginkan dan dimungkinkan. Seorang pasien yang melakukan perawatan orthodontic, terlebih dahulu harus menjalani analisis sefalometri. Karena dengan adanya analisa akan didapatkan informasi tentang kondisi pasien yang bisa disimpan dalam bentuk computer database dan digital videography yang dapat digunakan dokter gigi untuk strategi perawatan orthodontic.Jaringan fungsi basis radial yang dimodifikasi, yaitu jaringan fungsi basis radial yang proses pembelajarannya menggunakan algoritma new EM-based training. Dengan algoritma new EM-based training diharapkan proses mendapatkan pembobot dalam pembelajaran menjadi lebih cepat. Penelitian ini mengusulkan tentang analisis sefalometri dengan menggunakan jaringan fungsi basis radial yang dimodifikasi. Adapun analisa akan dilakukan pada foto sefalometri. Dari analisa tersebut maka akan didapatkan informasi untuk strategi perawatan orthodontic.
PENERAPAN METODE HUFFMAN DALAM KOMPRESI DATA Moch. Lazuardi Imani; Rani Rotul Muhima; Siti Agustini
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompresi data adalah ilmu yang menyajikan informasi dalam bentuk yang lebih ringkas. Tujuan dari kompresi adalah untuk mengurangi jumlah bit yang digunakan untuk menyimpan dan mengirim data. Pada penelitian ini Algoritma Huffman diterapkan dalam kompresi dengan tujuan akan menghasilkan lebih banyak ruang dalam penyimpanan dan metode Huffman sangat unggul dalam pengompresian data teks. Data yang digunakan adalah data teks yang berukuran kurang atau sama dengan 1MB sampai 10 MB, 11MB sampai 20 MB, dan 21MB sampai 30MB. Hasil pengujian kompresi dengan menggunakan metode Huffman menunjukkan file yang berhasil dimampatkan lebih dari 45% ukuran sebelum dikompresi. Ratio pengujian memiliki range antara 46,53% untuk nilai terendah dan 47,08% untuk nilai tertinggi. 
PERANCANGAN DAN UJI PERFORMANSI SEPEDA KARGO HYBRID “E-CARGO BIKE” Bambang Setyono; Siggih Ardianto; Ardi Noerpamoengkas
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda kargo hybrid merupakan sepeda roda dua yang dilengkapi kargo dibagian tengah dengan sistem dua penggerak yaitu penggerak manual dengan pedal serta penggerak motor listrik. Penelitian ini bertujuan merancang sepeda kargo hibrid serta melakukan berbagai pengujian untuk mengetahui performasinya. Motor listrik tipe in-wheel dipasang diroda belakang, kapasitas volume kargo direncanakan 250 liter dengan berat maksimal 40 kg, berat pengendara maksimal 90 kg, dan kecepatan maksimal 20 km/jam. Kemudi dibagian tengah yang terhubung dengan batang pengubung ke roda depan. Dari hasil perancangan, perhitungan dan ujicoba diperoleh data-data sebagai berikut : daya motor listrik yang dibutuhkan 160,2 watt ; radius belok minimum secara manual 3,445 m ; radius belok minimum secara elektrik 4,412 m ;  dari uji akselerasi daya listrik tanpa beban dengan jarak 20 m ditempuh dalam waktu  = 6,03 detik dari saat diam, jarak 30 m = 8,32 detik, jarak 40 m = 9,57 detik, dan untuk mengetahui uji akselerasi daya listrik dengan beban 40 kg adalah jarak 20 m ditempuh dalam waktu = 7,40 detik, jarak 30 m = 9,00 detik, jarak 40 m = 10,94 detik. Hasil uji coba dijalan raya dengan penggerak motor listrik untuk jarak 9,7 km ditempuh dalam waktu 20 menit, sehingga kecepatan rata-rata sepeda 30 km/jam
FIRE FIGHTER BOAT : TINJAUAN ASPEK PENGGERAK, STABILITAS DAN OLAH GERAK Arga Bimantara; Pramudya Imawan Santosa; I Putu Andhi Indira Kusuma
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pemukiman bantaran sungai di daerah perkotaan adalah padat penduduknya dengan akses jalan yang sempit, sehingga ketika terjadi bencana kebakaran akan kesulitan untuk menangulanginya karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Sebagai solusi diperlukan sebuah fire fighter boat (Kapal pemadam kebakaran). Fire fighter boat ini direncanakan menggunakan pompa. Untuk itu, dalam perancangan kapal ini masalah hambatan (Resistance), penggerak (Powering), stabilitas (Stability) dan olah gerak (Seakeeping) merupakan hal yang penting. Untuk menyelesaikan perhitungan Powering menggunakan Metode Holtrop dengan menggunakan software Maxsurf Resistance, sedangkan perhitungan stabilitas dan olah gerak menggunakan software Maxsurf (Stability dan Motion). Hasil yang didapat dari perhitungan Powering sebesar 6.2 HP dengan gaya Dorong Pompa (Thrust Pump) sebesar 30.6 N. Selanjutnya hasil dari perhitungan stabilitas menunjukkan bahwa boat dengan kondisi pemuatan bahan bakar penuh (FOT 100%) didapat maksimum GZ = 0.601 m dengan sudut kemiringan (Heel Angle) 17.3°, sedangkan untuk kondisi pemuatan bahan bakar kosong (FOT 0%) didapat maksimum GZ = 0.611 m dengan sudut kemiringan (Heel Angle) 16.4°. Kedua kondisi pemuatan tersebut telah sesuai dengan standar kriteria IMO A.749 (18) Code On Instact Stability. Hasil analisa olah gerak (Seakeeping) menggunakan software Maxsurf Motion Advanced diperoleh : Gerakan Roll, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.68 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.48 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.2 dan Wave Encounter sekitar 1.3 rad/s. Gerakan Pitch, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.15 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.13 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.08 dan Wave Encounter sekitar 0.8 rad/s. Gerakan Heave, pada sudut gelombang datang 90° (Beam Seas) RAO 0.0061 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s. Pada sudut gelombang oblique 135° (Quarter Head Seas) RAO 0.0045 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s. Pada sudut gelombang datang 180° (Head Seas) RAO 0.0041 dan Wave Encounter sekitar 0.5 rad/s.
Penambahan Stressing Bar Pada Perencanaan Struktur Baja Gedung Parkir di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Jaka Propika; Dita Kamarul Fitriyah; Yanisfa Septiarsilia
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pada gedung parkir terpusat di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya dengan acuan data survey SRP volume puncak kendaraan oleh made dkk (2017) jumlah kendaraan yang parkir 1299 motor, angka ini akan meningkat pada kondisi tertentu hingga mencapai 2000 kendaraan. Gedung parkir terpusat direncanakan dengan menggunakan metode strukrur baja konvensional, dalam perencanaan ini dilakukan peninjauan salah satu girder-nya yang direncanakan dengan penambahan stressing bar (baja pratengang) pada sayap bawah girder. Berdasarkan hasil perbandingan dalam perencanaan dengan menggunakan metode strukrur baja konvensional profil girder menggunakan WF350x175x7x11 dengan ratio momen 0.8, metode ini mendapatkan profil yang lebih besar dibandingkan dengan cara penambahan stressing bar (baja pratengan) yang menggunakan profil girder WF300x150x6.5x7 didapatkan ratio momen 0.87 dengan strand mutu G270 diameter 9.5 mm dan tarikan sebesar 9272.81 kg. Dalam penggunaan profil WF300x150x6.5x9 dengan penambahan stressing bar dapat mengefisiensi berat tiap balok utamanya hingga ±25%. Tetapi dengan penambahan stressing bar pada balok utama akan menambah waktu dalam pelaksanaannya di lapangan.
Analisis Motivasi Kerja Terhadap Turnover Intention Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Karyawan (Studi Kasus : PT. Berkah Adi Maulana-Kediri) Alifia Ramadhani; Yoniv Erdhianto; Suparto Suparto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Berkah Adi Maulana-Kediri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan industri berbahan dasar tepung yang dijadikan roti dengan permasalahan yang terjadi adalah pengelolaan sumber daya manusia yang kurang dari segi motivasi kerja, kepuasan kerja yang berdampak terhadap turnover intention. Sering terjadinya ketidaksesuaian kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan menjadi pemicu permasalahan tersebut. Hal ini dikarenakan perusahaan kurang memperhatikan yang menjadi keinginan dari karyawan. Dari permasalahan tersebut tujuan dari penelitian ini adalah guna mengetahui pengaruh dari variabel motivasi kerja terhadap turnover intention melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dan menemukan usulan rekomendasi perbaikan bagi perusahaan untuk menurunkan tingkat permasalahan yang ada diperusahaan. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). Teknik pengambilan sampel data menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yaitu 59 orang. Hasil dari penelitian didapatkan adanya hubungan yang signifikan motivasi kerja terhadap turnover intention melalui kepuasan kerja. Serta beberapa rekomendasi untuk menurunkan turnover intention seperti peningkatan pemahaman terhadap pekerjaan, pemberian apresiasi terhadap karyawan, peningkatan kenyamanan dilingkungan kerja, perbaikan sistem kerja, peningkatan jaminan sosial dan memberikan hiburan
PEMETAAN GEOLOGI DAN ZONASI SEBARAN TRASS KECAMATAN NGEBEL, KABUPATEN PONOROGO, PROVINSI JAWA TIMUR Arthur Alexandro; Handoko Teguh Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memilik banyak gunung api. Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Propinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia yang dipengaruhi oleh aktivitas gunung api. Salah satu potensi di daerah ini adalah trass. Trass yang terbentuk di daerah ini berasal dari material piroklastik hasil letusan gunung api yaitu Tuff yang kemudian tertransportasi oleh angin, terendapkan dicekungan dan mengalami pelapukan. Kondisi morfometri agak miring hingga curam, dengan kelas lereng 2 – 30 %, serta litologi yang didominasi oleh material piroklastik hasil letusan gunung api, menyebabkan daerah ini sangat kaya akan kandungan Trass. Hal ini yang melatar belakangi peneliti melakukan pemetaan geologi dan zonasi sebaran Trass pada Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.Dalam menentukan zonasi sebaran Trass, penulis melakukan pemetaan geologi untuk mengetahui lokasi – lokasi terdapatnya Trass, melakukan perhitungan ketebalan rata – rata dari lokasi – lokasi tersebut, dan kemudian menghitung luas, volume, serta tonase potensi Trass dengan menggunakan metode Cross Section atau dapat disebut penampang melintang.Potensi batuan trass yang ada di daerah pemetaan, berada pada Desa Kemiri, Desa Suluk, Desa Ngelayang, Desa Ngrogung, Desa Wates, Desa Kesugihan, Desa Pomahan, Desa Plunturan, Desa Sahang, Desa Wagir Lor, Desa Gondowido, Desa Talun, dan Desa Wayang. Secara kualitatif, batuan trass pada daerah pemetaan cukup baik. Terbukti dengan kandungan Mineral Plagioklas sebesar 65% dan Mineral Lempung sebesar 15%. Secara kuantitatif, potensi batuan trass pada derah pemetaan, mencapai luas kurang lebih 27,55 km2, ketebalan rata – rata 14 m, berat jenis 0,0024 t/m3, dan tonase 925.881,6 MT.
Analisis Persepsi dan Partisipasi Masyarakat dalam Menyikapi Pencemaran Logam Berat (Cd) di Telaga Ngipik Kebomas Gresik Ummu Aliyah; Mohammad Hariyadi; Prihadi Prihadi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadmium (Cd) merupakan salah satu jenis logam berat yang berbahaya karena elemen ini beresiko tinggi terhadap pembuluh darah, Kadmium berpengaruh terhadap manusia dalam jangka waktu panjang dan dapat terakumulasi pada tubuh khususnya hati dan ginjal, beberapa peneliti telah membuktikan akan adanya pencemaran logam berat yang terjadi di telaga ngipik ini, sehingga yang dikhawatirkan adalah terpapar nya tubuh manusia terhadap pencemaran lingkungan yang diakibatkan mengkonsumsi ikan dari telaga ini. Telaga Ngipik, awalnya adalah bekas lahan tambang tanah liat milik PT. Semen Gresik. Tanah seluas 2.250 M2 yang telah dieksploitasi pertambangan bahan kapur untuk bahan baku semen itu dikeruk dan menyisakan kubangan atau lubang yang berubah menjadi danau. Melalui Program Bina Lingkungan PT. Semen Gresik, danau ini telah berubah menjadi tempat wisata bagi warga sekitar, selain juga dipakai sebagai tempat pemancingan  ikan, area permainan anak-anak, tempat ski air, serta bahan baku air minum. Perda No.10 Tahun 2010 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau telah mengatur Telaga Ngipik termasuk jalur hijau sempadan telaga. Kemudian dikuatkan lagi dalam P2KH (Program Pengembangan Kota Hijau) untuk menata ruang terbuka hijau yang dimulai sejak tahun 2012 di mana pengelolaan ruang terbuka hijau ini melibatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam RAKH (Rencana Aksi Kota Hijau).
Pengolahan Air Sumur Di Daerah Simolawang Menggunakan Metode Koagulasi Dengan Koagulan Aloevera Aprilia Maharani; Arif Rakhmad Prambudi; Kartika Udyani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sumur merupakan sumber alternatif yang dapat digunakan masyarakat uutuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sumber air di daerah Simolawang Surabaya tergolong sulit dikarenakan tempatnya jauh dari mata air pegunungan fasilitas PDAM yang belum menjangkau daerah tersebut sehingga para warga menggantungkan kebutuhan airnya kepada air resapan yaitu air sumur, namun kualitas dari air sumur tersebut kurang layak dikarenakan warnanya keruh dan memiliki kandungan logam Fe yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis koagulan terhadap persen removal kekeruhan dan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pengadukkan terhadap persen removal kekeruhan. Pengolahan air sumur di daerah Simolawang dengan metode koagulasi dengan menggunakan aloevera sebagai koagulan dengan dosis (v/v) yaitu 0,40 %, 0,80 %, 1,20 %, 1,60 % dan 2,00 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen removal kekeruhan tertinggi dihasilkan oleh koagulan dengan dosis 1,6 % dengan persen removal sebesar 74,56 %. Persen removal logam Fe tertinggi dihasilkan oleh koagulan dengan dosis 1,6 % dengan persen removal sebesar 74,00 %, sedangkan lama waktu pengadukkan terbaik untuk menghasilkan persen removal kekeruhan tertinggi yaitu dengan pengadukan lambat 30 menit dengan penambahan koagulan dosis 1,6 % yang menghasilkan removal kekeruhan 74,56 % dan removal logam Fe dengan hasil 74,00 %.
MENINGKATKAN KAPASITAS OUTPUT DAYA LISTRIK MIKROHIDRO SERTA PENGENALAN PEMBANGKIT LISTRIK PIKOHIDRO SEBAGAI UPAYA ELEKTRIFIKASI DI DAERAH TERPENCIL Ali Khomsah; Feri Harianto; Efrita Arfa Zuliari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan energy yang terbarukan, karena keberadaannya berupa siklus yang berulang, yaitu terkait dengan penguapan air laut dan terjadinya hujan di pegunungan. Pemanfaatan air sebagai energy pembangkit listrik perlu digalakkan dan ditingkatkan, mengingat biayanya murah dan ramah lingkungan. Usaha yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat melalui skim Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah untuk meningkatkan kapasitas output mikrohidro dan kegiatan pengenalan pembangkit listrik pikohidro, kedua kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengenalkan dan mengembangkan teknologi serta diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah terpencil, tertinggal atau terbelakang. Identifikasi yang telah dilakukan dalam meningkatkan output daya mikrohidro adalah dengan jalan menambah ketinggian jatuh air dengan menambah panjang pipa pesat, sedangkan dalam upaya meningkatkn pemanfaatan air skala kecil dilakukan pengenalan dan pelatihan mengidentifikasi sumber air yang bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit pikohidro. Dari hasil survey dan pemetaan lapangan telah disiapkan pipa pesat 12” sepanjang 2x28 meter dari kebutuhan total sepanjang 2x60 meter, dengan penambahan tersebut dapat meningkatkan daya listrik dan diperkirakan akan menambah sebanyak sekitar 125 KK baru yang akan dialiri listrik. Sedangkan dari pengenalan dan pelatihan pikohidro, telah teridentifikasi sumber air yang bisa dimanfaatkan bagi keperluan implementasi pikohidro skala 200 watt.

Page 92 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue