cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI KELURAHAN NALU KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI Dillah, Ubai; Budiman, Budiman; Andri, Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.18 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.837

Abstract

Penyakit diare masih menjadi masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara terutama di negara berkembang, dan juga sebagai salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Secara umum diperkirakan lebih dari 10 juta anak berusia kurang  dari 5 tahun meninggal setiap tahunnya di dunia dimana sekitar 20% meninggal karena infeksi diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare di Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten  Tolitoli.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif. Kuantitatif merupakan penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya (Sugiyono 2017).  Desain yang digunakan pada penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan cross sectional, yaitu dalam pengukuran dan pengamatan dilakukan padasaat bersamaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Kepemilikan jamban dengan kejadian diare di Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli dengan hasil uji Chi-square nilai p: 0,018 (p value< 0,05). hasil uji Chi-square nilai p: 0,05 (p value< 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada Hubungan Kepemilikan SPAL dengan kejadian diare di Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli dan hasil uji Chi-square nilai p: 0,021 (p value< 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada Hubungan Kepemilikan tempat sampah dengan kejadian diare di Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli.Melalui penelitian ini diharapkan kepada instansi terkait dalam hal ini di Kelurahan Nalu dan dinas kesehatan kabupaten Tolitoli dapat meningkatkan penanggulangan penyakit diare. Kata Kunci : Kondisi Air Bersih, Kepemilik Jamban, Kepemilikan SPAL, Kepemilikan Tempat Sampah dan Kejadian Diare 
PENERAPAN SANKSI DISIPLIN BAGI PELAKU PENGEDAR NARKOTIKA PADA RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIA PALU Deka, Fredyanto Malik; Lestiawati, Ida Malik; Bram, Abd Malik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.846 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.703

Abstract

Skripsi Ini Bertujuan (1) untuk ingin mengetahui penegakan sanksi disiplin bagi pengerdar narkotika pada rumah tahanan kelas IIA Palu (2) untuk mengetahui Kendala yang dihadapi dalam dalam penegakan hukum pelaku peredaran narkotika melalui sanksi disiplin di Rumah Tahanan kelas IIA Palu. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah normatif-empiris yang mana bertujuan menganalisa penanganan peredaran narkotika dilingkungan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palu berdasarkan hukum yang berlaku dikaitkan dengan fenomena yang terjadi serta Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Hasil Penelitian adalah (1) Penegakan sanksi disiplin pada Rumah Tahanan Kelas IIA Palu dilakukan secara ketat, konsisten dan  diberlakukan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan. Daengan tujuan hukuman disiplin sebagai bentuk sanksi disiplin untuk memperbaiki dan mendidik Warga Binaan Pemasyarakatan yang melakukan pelanggaran disiplin. (2) Upaya Dan Penanggulangan Aparat Rumah Tahanan Kelas IIA Palu Dalam Mencegah Penyelundupan Narkotika Di Dalam Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palu dilakukan dengan dua tahapan yang berupa tahapan Preventif dan Tahapan Represif. Saran penelitian ini (1) Bahwa kiranya penegakan sanksi disiplin kepada pelanggar pada Rumah Tahanan Kelas IIA Palu tetap dipertahankan. Serta Sebaiknya jumlah sipir pada Rumah tahanan Kelas IIA Palu ditambah dari sesuai dengan kuota tahanan serta narapidana yang ada pada saat ini. (2) Bahwa kiranya Regu yang pada saat ini 10 orang menjadi 20 orang serta jumlah sel yang pada awalnya berjumlah 18 menjadi 30 yang dikarenakan jumlah warga binaan semakin bertambah. Serta sebaiknya upaya penanggulangan yang selama ini dilakukan berupa penegakan melalui sinar X sebagai upaya Preventif tetap di pertahankan dan upaya Represif berupa tidak diberikannya hak untuk mendapatkan pengurusan pembebasan bersyarat dan remisi tetap dipertahankan.Kata Kunci : Penerapan Hukum, Sanksi Disiplin, Peredaran Narkotika.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERBICARA SISWA SEMESTER EMPAT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALU Muamar, Muamar; Hente, Muh. Asri; Arid, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.965 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.641

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara siswa semester empat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Palu. Penelitian ini mempertimbangkan kebutuhan pengembangan kemahiran berbahasa Inggris siswa, mengatasi masa-masa yang sangat menuntut setiap individu untuk dapat berbicara bahasa Inggris agar dapat bersaing dengan orang asing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang membantu kemampuan siswa berbahasa Inggris. Dalam penelitian ini, sembilan siswa terdiri dari tujuh perempuan dan dua laki-laki yang telah dianalisis. Cara deskriptif kualitatif digunakan untuk menguraikan hasil analisis data yang berasal dari respons siswa terhadap pertanyaan wawancara dan tes lisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi motivasi, kepercayaan diri, dan minat, sedangkan faktor eksternal melibatkan lingkungan dan menggunakan bahasa ibu.Kata kunci: Kemampuan Bahasa Inggris, Faktor yang Mempengaruhi.
PENERAPAN METODE INQUIRY DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH WANAGADING KECAMATAN BOLANO LAMBUNU Kristiani, Dwi; Normawati, Normawati; Masdul, Muh. Rizal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.376 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.933

Abstract

Studi Skripsi ini mengenai penerapan metode penyelidikan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran siswa pada subyek perilaku agama di Madrasah Aliyah (MA) Wanagading di distrik Bolano Lambunu, terkait dengan masalah utama dalam Skripsi ini yang menyatakan bagaimana metode penyidikan untuk meningkatkan perilaku pembelajaran siswa pada subjek iman di Madrasah Aliyah (MA) Wanagading? Dan bagaimana dampak dari penerapan metode penyelidikan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran siswa pada subjek iman perilaku di MA Wanagading?Keywords: metode permintaan, kegiatan belajar, behaviroura; iman.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK PADA PEGAWAI DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL-FAHMI PALU Firmansyah, Firmansyah; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.271 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.987

Abstract

ABSTRAKKebiasaan merokok sudah menjadi budaya pada bangsa kita. Remaja, dewasa bahkan anak-anak sudah tidak asing lagi dengan benda mematikan tersebut. Pelarangan  untuk merokok memang tidak bersifat baku, hanya saja yang ditekankan adalah tidak merokok di tempat umum.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) pada pegawai di lingkungan Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Fahmi Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif yaitu merupakan metode penelitian yang dilakukan membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan, dimana penggambaran atas datanya dengan menggunakan kata dan baris kalimat, dengan 9 informan, dimana informan kunci ,merupakan Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Fahmi Palu, penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 02 April 2019 di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Fahmi Palu. Dari hasil penelitian tentang Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dapat disimpulkan bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Fahmi Palu, belum efektif dan banyak kendala dalam implementasinya yang masih harus diperbaiki  seperti belum maksimalnya sosialisasi yang dilakukan sehingga baik aparat pelaksana maupun masyarakat belum  mengetahui tugas, fungsi dan perannya masing-masing. Di sarankan kepada pelaksana untuk menegakan aturan yang berlaku  karena bagaimanapun aturan berupa Peraturan Daerah sebagai suatu produk hukum  daerah yang telah ditetapkan harus dijunjung tinggi dalam pencapaian  tujuan yang telah ditetapkan.Kata Kunci    : Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Sekolah
PERILAKU IBU HAMIL TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA TRADISIONAL PADA PERSALINAN DI DESA BOSAGON KECAMATAN ONGKA MALINO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Imbran, Nur Afni; Munir, Munir; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.777

Abstract

kesehatan yang memadai sesuai kebutuhan masyarakat agar dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak dalam proses persalinan. Namun pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak ditemukan di masyarakat pemanfaatan tenaga penolong persalinan non medis, tentu dengan bermacam-macam alasan yang ada di masyarakat. Salah satu alsannya adalah penggunaan media-media tradisional pada proses persalinan yang dipercaya turun temurun dapat mempermudah proses persalinan. Olehnya mayoritas masyarakat Desa Bosagon lebih memanfaatkan tenaga penolong persalinan tradisional dibanding tenaga kesehatan medis. Desain dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan wawancara mendalam dan pengamatan, dengan jumlah informan sebanyak 5 orang terdiri dari 4 orang ibu yang memanfaatkan tenaga penolong persalinan tradisional dan 1 orang dukun bayi di Desa Bosagon.Tahun 2018-2019 sebanyak 7 ibu melahirkan dan 10 ibu hamil. 5 dari 7 ibu melahirkan masih memanfaatkan tenaga penolong persalinan dan menggunakan media tradisional dalam persalinan disebabkan oleh pengetahuan yang lebih banyak diterima dari dukun bayi dibanding tenaga kesehatan, kemudian sikap yang menerima penggunaan media tradisional dalam persalinan berdasarkan pengetahuan yang diterima dari hasil pengindraan terhadap lingkungannya. Dan faktor kepercayaan yang telah terpelihara ditengah masyarakat yang juga mempengaruhi perilaku ibu terhadap penggunaan media tradisional pada proses persalinan. Saran penelitian ini adalah diharapkan bagi tenaga kesehatan setempat untuk lebih mensosialisasikan terkait pertolongan persalinan yang tepat sesuai aturan kesehatan kepada masyarakat sehingga masyarakat mampu memperoleh informasi yang lebih luas tentang pertolongan persalinan yang seharusnya mereka dapatkan dari tenaga kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kepercayaan, Perilaku Ibu Hamil.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI KELURAHAN TALISE VALANGGUNI Nelisma, Nelisma; Afni, Nur; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.311 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.828

Abstract

Minat masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan sebagian besar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor pengetahuan, faktor sosialisasi dan faktor pembiayaan kesehatan. Sosialisasi merupakan tahap utama masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan mengenai informasi tentang BPJS Kesehatan, adanya sosialisasi yang maksimal akan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan sehingga dengan sendirinya masyarakat akan memiliki minat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling yang berjumlah 99 responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan (ρ= 0.000<0.05), ada hubungan sosialisasi dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dengan nilai (ρ= 0.000<0.05), ada hubungan pembiayaan kesehatan dengan minat masyarakat dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dengan nilai (ρ= 0.000<0.05).Peneliti menyarankan kepada instansi agar  mensosialisasikan BPJS Kesehatan lebih maksimal lagi dan mendata lebih detail lagi masyarakat yang mampu dengan yang tidak mampu dalam hal pembiayaan kesehatan sehingga bisa diketahui yang bisa dan layak atau tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah. Kata Kunci:  Pengetahuan, Sosialisasi, Pembiayaan Kesehatan dan BPJS  Kesehatan
KEWENANGAN PANITIA PENGAWAS PEMILU KECAMATAN DALAM PENERTIBAN ALAT PERAGA KAMPANYE DALAM PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALI KOTA (StudiKasus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Donggala 2018) Zilal, Moh. S.; Matompo, Osgar S.; Muliadi, Muliadi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.271 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.694

Abstract

Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan pendekatanPenelitian secara yuridis empiris Penelitian ini bertujuan :(1)Untuk mengetahui fungsi – fungsi Pengawasan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan dalam mengawasi alat peraga kampanye pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Donggala Periode 2018-2023 (2) Untuk mengetahui hambatan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan dalam pelaksanaan pengawasan alat peraga kampanye pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Donggala Periode 2018-2023 Hasil Penelitian ini adalah (1)Wewenang Panwaslu ialah menentukan APK mana yang dianggap melanggar dan harus diturunkan berdasarkan temuan merekaa tau laporan masyarakat yang telah dikaji sebelumnya (2)pelanggaran terhadap pemasangan alat peraga kampanye terjadinya karena adanya beberapa factor yaitu factor sarana dan prasarana, factor masyarakat dan budaya taat hukum, Masih minimnya penguasaan materi parapengawas pemilu mengenai pedoman dan peraturan dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya. Saran dalam Penelitian ini adalah (1).Sebaiknya Komisi Pemilihan Umum harus tegas memberikan sanksi kepada pasangan calon Bupati danWakil Bupati yang melakukan pelanggaran terhadap pemasangan Alat Peraga Kampanye(2) Sebaiknya pemerintah dalam hal ini KPU melakukan usaha sungguh-sungguh dan sistematis dengan jalan meningkatkan kesadaran politik masyarakat, dan meningkatkan sosialisasi pelaksanan kampanye dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Donggala. Kata  Kunci : Alat Peraga Kampanye. Kewenangan. Pilkada
ANALISIS PEMASARAN HASIL PRODUKSI MARMER PADA PT. TOPAZ UTAMA KORAL Lalundo, Melky; Sirajudin, Sirajudin; Salmiati, Salmiati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.16 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.924

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tentang strategi yang digunakan oleh PT.Topaz Utama Koral sebagai industri marmer di dalam meningkatkan penjualannya, hal ini mendorong penulis dalam meneliti, mengkaji dan menganalisa sampai sejauh mana penerapannya serta sesuai tidaknya strategi yang digunakan, dan mengetahui pangsa pasarnya, sehingga dapat ditentukan arah serta strategi dan hasilnya. Strategi pemasaran yang digunakan PT Topaz Utama Koral yaitu mengacu kepada Marketing Mix, yaitu produk, distribusi, promosi, harga, people, proses, lingkungan fisik. Penerapan strategi pemasaran sudah sesuai dengan konsep pemasaran Marketing Mix yang terlihat dari jumlah penjualan hasil produksi yang meningkat setiap tahunnya. Kata kunci : Marketing Mix, Mamer, Produksi 
URGENSI MENJADI ANGGOTA REMAJA ISLAM MASJID (RISMA) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BERAGAMA DI SMKN 2 PALU Wahyuningsih, Hani Rizal; Surya, Andi Mega; Masdul, Muh. Rizal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.26 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.729

Abstract

Permasalahan dalam Skripsi ini diformulasikan ke dalam dua sub, yaitu : 1. Bagaimana urgensi menjadi anggota RISMA dalam meningkatkan kualitas beragama di SMK 2 Palu, dan  2. Bagaimana  implikasi menjadi anggota RISMA dalam meningkatkan kualitas beragama di SMK 2 Palu.Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui urgensi menjadi anggota RISMA dalam meningkatkan kualitas beragama di SMK 2 Palu, dan 2. Untuk mengetahui implikasi menjadi anggota RISMA dalam meningkatkan kualitas beragama di SMK 2 Palu.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif. Yang terdiri dari : Observasi, Dokumentasi, pedoman wawancara, Pendekatan Penelitian, Jadwal Penelitian, Lokasi Penelitian, Kehadiran Peneliti, Sumber Data, Prosedur Pengumpulan Data, Analisis Data, dan pengecekan keabsahan Data.Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa : 1. Adapun urgensi menjadi remaja Islam mesjid (RISMA) dalam meningkatkan kualitas beragama di SMKN 2 Palu adalah Pertama, dengan menjadi remaja islam mesjid (RISMA) melaksanakan program kegiatan kerja harian dan tahunan, Kedua urgensi remaja membentuk karakter dan kepribadian dalam meningkatkan kualitas beragama, Ketiga remaja berprestasi secara optimal,bertanggung jawab,dan toleransi dalam keseharian dalam meningkatkan kualitas beragama,dan 2.Adapun implikasi menjadi Remaja Islam Mesjid (RISMA) dalam meningkatkan kualitas beragama adalah Pertama,Remaja menjadi penghalang pemikiran radikalisme dan terorisme yang sedang menyerang generasi remaja sehingga meningkatkan pemahaman dan pembelajaran tentang islam sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist sebagai pedoman hidup umat islam.Kedua,Remaja dapat mengetahui mana perbuatan yang terpuji seperti menjauhi Narkoba. Ketiga, sesuai dengan tujuan organisasi yakni menjadi wadah pembelajaran dan membentuk remaja-remaja yang melaksanakan nilai-nilai keagamaan yakni amanah, bertanggung jawab, toleransi, disiplin, menegakan prinsip keadilan dan berjiwa kepemimpinan. Kata Kunci : Urgensi, Remaja Islam Masjid, Kualitas Beragama, SMKN 2 PaluÂ