cover
Contact Name
Putri Wulandini S
Contact Email
putri.wulandini@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
JKA@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Abdurrab
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25412620     EISSN : 25798723     DOI : -
Core Subject : Health,
JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
PENGETAHUAN SISWA/I TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN SAAT BEROLAHRAGA DI SMA OLAHRAGA RUMBAI PEKANBARU PROVINSI RIAU 2019 Ainil Fitri; Putri Wulandini; Taty Komala Sari
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.825 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.815

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil pengindraan manusia, atau hasil tahu Seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga, dan sebagainya. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan adalah upaya pertolongan dan perawatan secara sementara pada korban kecelakaan sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Berdasarkan data kementrian pemuda dan olahraga (Kemenpora) mengenai kajian penatalaksanaan cedera olahragawan tahun 2015 dari 133 responden terdapat sebagian besar 92% kejadian cedera olahraga pada atlet terjadi pada saat latihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan siswa/i tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan saat Berolahraga di SMA Olahraga Rumbai Pekanbaru Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/i kelas XI di SMA Olahraga Rumbai Pekanbaru yang berjumlah 80 siswa/i. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah tolal sampling yaitu mengambil semua anggota populasi untuk dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian ini menyatakan sebanyak 69 orang (86.25%), sebanyak 10 orang (12.5%) yang memiliki pengetahuan cukup, sedangkan yang memiliki pengetahuan kurang hanya 1 orang (1.25%). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai saranan informasi serta dapat dilanjutkan bagi peneliti selanjutnya dengan menggunkan teknik metodologi yang berbeda dan wilayah yang berbeda dengan judul penelitian yang sama.
PENERAPAN TELENURSING DALAM PELAYANAN KESEHATAN : Literature Review Rizka Fadhila; Tuti Afriani
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.841 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.837

Abstract

Abstract The development of information and communication technology has a big effect on the field of health, especially the field of nursing. Nurses are required to take advantage of technological developments one of them through telenursing service (telenursing). Telenursing is a component telehealth that occurs when nurses meet the health needs of clients using information communication technologies and web-based systems. Technologies that can be used in telenursing vary widely, including: telephones, personal digital assistants, smartphones, facsimile machines, tablets, computers, internet, video and audio conferencing, teleradiology dan computer information systems. The purpose of this paper is to find out the application of telenursing in health services.Writing method used is literature study which analyzed from several journals related to the topic taken. Journals are investigated through Proquest, Ebsco, Science Direct, and Clinical Key which are then selected according to the topics to be discussed. The results of the analysis indicate that the application of telenursing has a positive impact on public health. Telenursing allows to be applied in Indonesia in an effort to improve the quality of health service. Key word : information technology, telenursing, nurse Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpengaruh besar terhadap bidang kesehatan khususnya bidang keperawatan. Perawat dituntut untuk memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya melalui pelayanan keperawatan jarak jauh (telenursing). Telenursing adalah komponen telehealth yang terjadi ketika perawat memenuhi kebutuhan dasar klien dengan menggunakan teknologi informasi komunikasi dan sistem berbasis web. Teknologi yang dapat digunakan dalam telenursing sangat bervariasi, meliputi: telepon, personal digital assistants, smartphone, mesin faksimili, tablet, computer, internet, video dan audio conferencing, teleradiologi dan system informasi komputer. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan telenursing dalam pelayanan kesehatan. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur yang dianalisis dari beberapa jurnal. yang terkait dengan topik yang diambil. Jurnal ditelurusi melalui Proquest, Ebsco, Science Direct, dan Clinical Key yang kemudian diseleksi sesuai dengan topik yang akan dibahas.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan telenursing mempunyai dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Telenursing memungkinkan untuk diterapkan di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kata kunci : teknologi informasi, telenursing, perawat
FAKTOR RESIKO NEUROPATI PERIFER DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 : TINJAUAN LITERATUR Rima Novia Putri; Agung Waluyo
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.856 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.839

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is one of the chronic diseases that has increased globally and is a cause of various organ dysfunction such as diabetic peripheral neuropathy. Early detection of diabetic peripheral neuropathy and identification of risk factors can reduce the morbidity of diabetic peripheral neuropathy. This literature review was written to present the risk factors of diabetic peripheral neuropathy in type 2 diabetes mellitus patients. Literature search was conducted to obtain appropriate articles through the electronic database Medline, Cinahl, Proquest, and Clinical Key with keywords: prevalence of diabetic peripheral neuropathy, risk factors and type 2 diabetes mellitus. The results obtained 16 articles according to the topic and through a review, it is known that risk factors of diabetic peripheral neuropathy in type 2 diabetes mellitus patients are old age, male sex, duration of diabetes mellitus, poor glycemic control, retinopathy, nephropathy, and risk factors of cardiovascular diseases such as: obesity, overweight, hypertension,and dyslipidemia.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI RADIOLOGI SENTRAL RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU TAHUN 2015 Jihan Natassa
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.478 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1013

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit sangat dipengaruhi oleh kualitas sarana fisik, jenis tenaga yang tersedia, obat dan alat kesehatan, serta proses pemberian pelayanan. Survey awal penelitian dengan menggunakan kuisioner kepada 30 pasien, dari 30 responden persentase merasa tidak puas sebanyak 57,38% sedangkan yang puas hanya 42,62%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Radiologi Sentral RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Pekanbaru Tahun 2015. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional Observasional. Waktu penelitian bulan Mei – Juni 2015. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang melakukan pemeriksaan Thorax Foto di Instalasi Radiologi Sentral RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang diambil secara accidental sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat, pengolahan data dilakukan dengan menggunakan komputerisasi. Dari hasil pengumpulan data diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kehandalan dengan kepuasan pasien p value = 0,764. (p >alpha 0,05), terdapat hubungan yang bermakna antara ketanggapan dengan kepuasan pasienp value = 0,020 (p <alpha 0,05), jaminan dengan kepuasan pasien p value = 0,006 (p <alpha 0,05), perhatian dengan kepuasan pasien p value = 0,000 (p <alpha 0,05), bukti fisik dengan kepuasan pasien p value = 0,001 (p <alpha 0,05). Dapat disimpulkankan bahwa dari 5 variabel hanya 1 variabel yang tidak berhubungan antara mutu pelayanan di Instalasi Radiologi Sentral RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Oleh karena itu diharapkan kepada pihak rumah sakit agar dapat melakukan perbaikan, peningkatan dan pengembangan mutu pelayanan kehandalan, ketanggapan, perhatian, jaminan, dan bukti fisik di Instalasi Radiologi Sentral. DaftarPustaka : 23 (2005-2015) Kata Kunci : Mutu Pelayanan, Kepuasan, Pasien Rawat Jalan
GAMBARAN PSIKOSOSIAL ANAK JALANAN USIA REMAJA Erna Marni
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.551 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1066

Abstract

Adolescence is a period of self-actualization which includes physical, emotional, intellectual and social changes that will affect the development process of an individual . At this time individuals especially street children are at risk of experiencing behavioral disorders, delinquency and occurrence of violence, both as victims or as perpetrators of violence . This condition tends to make street children behave negatively and not obey with the rules. In addition, street children are also very vulnerable to crime and violence and even sexual exploitation such as a sexual harassment, abuse, becoming victims of human trafficking and even objects for pornography . In this situation will certainly cause psychosocial problems that will affect the relations with the environment in their life. This research aims to see the psychosocial description of street children, especially at adolescents. The type of this research is a simple description with 38 street children's in Pekanbaru City as a respondents. The results showed that most street children (55.3%) have a positive psychosocial, It is expected that Social Service Unit in Pekanbaru will provide skills training to street children as to increase the positive psychosocial aspects of street children.
GAMBARAN PERILAKU SUAMI DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS Fitri Verona; Yulia Irvani Dewi; Raja Fitrina Lestari
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.266 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1079

Abstract

ABSTRAK HIV/AIDS menduduki peringkat ke-4 penyebab kematian pada orang dewasa diseluruh dunia.Secara umum jalur transmisi penularan HIV yang paling sering terjadi ialah melalui kontak seksual dengan suami, penularan melalui jarum suntik yang terkontaminasi dan melalui ibu ke janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku suami dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan design deskriptif sederhana. Jumlah sampel sebanyak 73 responden yang diambil secara purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner yang telah diuji validitas dan realibilitas. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan suami dalam upaya pencegahan HIV/AIDS adalah cukup sebanyak 37 orang (50,7%), sikap suami positif sebanyak 43 orang (58,9%) dan praktik atau tindakan suami adalah baik sebanyak 40 orang (54,8%). Diharapkan para suami untuk dapat berperan aktif dalam melakukan upaya pencegahan HIV/AIDS dengan menambah wawasan dan informasi dengan mengikuti penyuluhan dan melakukan upaya pencegahan sesuai dengan program yang sudah ditentukan.
GAMBARAN BURNOUT PADA PERAWAT KESEHATAN JIWA Triyana Harlia Putri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.549 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1104

Abstract

ABSTRAK Perawat kesehatan jiwa menghadapi tantangan dalam merawat klien gangguan jiwa. Tantangan tersebut dapat menyebabkan stres selama bekerja dan menguras perawat secara emosional dan fisik atau burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran burnout pada perawat kesehatan jiwa. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta dengan jumlah sampel 130 perawat kesehatan jiwa secara total sampling. Instrumen digunakan adalah Maslach Burnout Inventory- Human Service Survey. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian didapatkan hampir dari seluruh perawat 113 (86,9%) mengungkapkan burnout level sedang. Jika dilihat dari masing- masing ketiga domain burnout, hampir seluruh perawat 100 (76,9%) merasakan kelelahan emosional, sebagian besar perawat 92 (70,8%) merasakan depersonalisasi dan sebagian besar perawat 98 (75,4%) merasakan penurunan pencapaian pribadi. Burnout yang dirasakan perawat kesehatan jiwa berada pada level sedang dan untuk semuan domain burnout yaitu kelelahan emosional, depersonalisasi, dan prestasi pribadi. Level tinggi terutama lebih banyak dirasakan oleh perawat kesehatan jiwa pada dimensi kelelahan emosional.
PENGETAHUAN TENTANG MEROKOK TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA SISWA DI SMKN 6 KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Muliana Lestari; Nadia Rukmana; Yogi Ersandy
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.995 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1111

Abstract

Background: The World Health Organization (WHO) states that smoking causes fatal health problems which cause about 8 million deaths per year worldwide. The risk of death from active smokers is higher than passive smokers, which is about more than 7 million deaths occur in active smokers and 1.2 million deaths occur in passive smokers. The results of the 2018 Basic Health Research report (Riskesdas) showed that the prevalence of smoking among adolescents of school age or aged 10-18 years (both inside and outside school) had increased according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas) which was recorded at 9.1 %, up from Riskesdas 2013 which was 7.2%. Lack of knowledge about smoking will cause teens to be easily influenced by peers. Good knowledge illustrates a broader experience regarding smoking so that it will also affect one's smoking behavior Objectives: To determine the correlation of knowledge about smoking with smoking behavior of students at SMKN 6 Pekanbaru City. Methods: This study used an observational study with a cross-sectional study design. The sampling technique in this study was simple random sampling, where the number of respondents in this research was 149 students. Results: Knowledge about smoking is correlated to smoking behavior of students with a p-value of 0.048 (p-value <0.05) and a weak correlation power with a negative direction (r = -0,162). Conclusion: Knowledge about smoking is correlated to smoking behavior of students at SMKN 6 Pekanbaru City. The lower the students' knowledge about smoking, the worse their smoking behavior will be.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PHUBBING AKIBAT KECANDUAN GADGET PADA GENERASI Z DI SMA NEGERI 9 KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU Ainil Fitri; Yulia Febrianita; Bayu Abdurrahman
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.231 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1120

Abstract

Menurut laporan Wearesocial terdapat beberapa fakta mencengangkan. Diantaranya adalah tentang jumlah pengguna internet dunia yang telah mencapai 4,021 miliar orang. Ini artinya sudah lebih dari separuh manusia di bumi telah menggunakan internet. Survey tahun 2014 yang di lakukan oleh Asosiasi Penyelengara Jasa Internet Indonesia menunjukkan bahwa pengguna internet di Provinsi riau berjumlah 1,8 juta jiwa. Tujuan penelitian ini di lakukan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Tentang Phubbing Akibat Kecanduan Gadget Pada Generasi Z di SMA Negeri 9 Kota Pekanbaru Provinsi Riau Tahun 2019. Jenis peneltian ini adalah deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah Generasi Z di SMA Negeri 9 Kota Pekanbaru Riau Yang berjumlah 100 orang siswa/i. Pengukuran penelitian ini menggunakan skala Guttman.Menurut Sugiono (2012). Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yaitu sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang dia ketahui (Arikuno, 2009) Hasil penelitian ini menyatakan sebanyak 25 orang (25%) dalam katagori baik, sebanyak 53 orang (53%) dalam katagori cukup sedangkan 22 orang (22%) dalam katagori kurang. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai saran informasi serta dapat dilanjutkan bagi peneliti selanjutnya dengan menggunakn teknik metodologi yang berbeda dan wilayah berbeda dengan judul penelitian yang sama.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI TERTAWA TERHADAP TINGKAT STRES PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK AUTIS DI KOTA PEKANBARU Saniya Saniya
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 2 (2020): Vol 3 No. 2 (Januari 2020)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.299 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i2.1122

Abstract

ABSTRAK Terapi tertawa merupakan salah satu terapi yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap tingkat stress pada ibu yang memiliki anak autis di SLB Pembina Pekanbaru. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan rancangan One Group Pre Test Posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 15 responden. Instrumen penelitian ini terdiri dari kuisoner yang berisi kusioner tentang tingkat stress dengan menggunakan skala DASS, yaitu separangkat skala subjektif yang dibentuk untuk mengukur status emosional negative dari tingkat stress. Analisis yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat. Uji t-dependen digunakan untuk melihat tingkat stress terhadap ibu/responden sebelum dan sesudah diberikan terapi tertawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sebelum mendapatkan terapi tertawa adalah 71,27 dengan standar deviasi 5,788 dan sesudah mendapatkan terapi tertawa adalah 32,80. Untuk nilai p=0,000 lebih kecil dari 0,05. Dari nilai tersebut disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima berarti terdapat pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap tingkat stress pada ibu yang memiliki anak autis SLB Pembina Pekanbaru. Implikasi terapi tertawa pada penelitian ini adalah sebagai salah satu terapi alternatif untuk menurunkan tingkat stres pada ibu yang memiliki anak autis. Kata Kunci : Stres, Terapi Tertawa, Autis

Page 11 of 21 | Total Record : 201