cover
Contact Name
Putri Wulandini S
Contact Email
putri.wulandini@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
JKA@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Abdurrab
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25412620     EISSN : 25798723     DOI : -
Core Subject : Health,
JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA 6 BULAN SAMPAI 5 TAHUN DI PUSKESMAS KAMPAR TIMUR 2018 Putri Wulandini; Roni Saputra; Dayana Frilianova
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No. 2 (Januari 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.812 KB) | DOI: 10.36341/jka.v2i2.625

Abstract

Febrile seizures is a disease that is quite common in infants. Half of the occurrence of febrile seizures occur recurrent febrile seizures, this occurs because the child's brain development is still not optimal enough in doing self-defense against the fever, resulting in the rise of febrile seizures. Parents often panic facing the event of febrile seizures. handling fever in children is very dependent on the parents. Level of knowledge of each different mother will lead to the management of fever in different children. This study aims to determine the level of knowledge of the mother about febrile seizures in children aged 6 mounth to 5 years in Puskesmas Kampar East Kampar District in 2018. this research use accidental sampling sampling technique and data collection is done by questioner. The research was conducted on 30 May - 9 June 2018 at Puskesmas Kampar East Kampar District. Sample was 50 respondents with univariate data analysis. The results of this study indicate that the mother's knowledge level is less with the number of 36 people (72%). It is hoped for the Puskesmas to be able to make extantion program about things related to febrile definition dan febrile seizures. And for the mother around Puskesmas Kampar East Kampar District is expected to be more open to new information and more accepting suggestion from nurse and medical officer that exist, especially about information that is important and useful for family health. Key Word : Level knowledge of mother, Febrile seizures
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI MASALAH MENTAL EMOSIONAL REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SWASTA SE KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2018 Ainil Fitri; Meri Neherta; Heppy Sasmita
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No. 2 (Januari 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.024 KB) | DOI: 10.36341/jka.v2i2.626

Abstract

Adolescent's uncontrolled mental and emotional conditions can affect adolescent behavior and cause problems in the teen's mental and emotional health. This study aims to find out what are the factors that influence the mental emotional problems of adolescents. The study was conducted in Private Vocational Schools (SMK) throughout the city of Padang Panjang in 2018. The research design was descriptive. The sample amounted to 124 adolescents, with a total sampling technique after screening. The instruments used in this study were the SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire) questionnaire and questionnaires factors that influenced adolescent mental emotional problems. The results of this study indicate that, parenting factors are one of the factors that influence the mental emotional problems of adolescents. Most of the parenting styles applied by the respondents' parents were authoritarian and permissive parenting ie 58.4%. Both of these parenting styles have an impact on adolescent mental emotional problems, which are on average in the category of risk (risk). Suggestions from this research are expected to soul nurses in the community so that more often establish communication with the school and hold parenting activities in order to create emotional and mental health conditions especially at school.
GAMBARAN STIGMA PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Afi Nur Khamidah; Rani Lisa Indra; Lita Lita
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.597 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.668

Abstract

Stigma pada pasien kanker payudara akan berdampak buruk terhadap psikologis sehingga menyebabkan depresi, penurunan harga diri, kecemasan, penolakan dan dikucilkan di lingkungan sekitarnya. Apabila stigma tidak diatasi dapat memperburuk kesehatan khususnya pada kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stigma pada pasien kanker payudara di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskritif dengan sampel 53 responden menggunakan consecutive sampling. Analisis yang digunakan adalah univariat dengan menggunakan jenis distribusi frekuensi dan tedensi sentral. Hasil penelitian menunjukkan rerata usia responden 41,4 tahun, mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan SMA 25 orang (47,2%), bekerja sebagai IRT 50 orang (94,3%), terdiagnosa stadium II 25 orang (47,2) dan memiliki stigma 28 orang (52,8%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien kanker payudara di rumah sakit Arifin Achmad Provinsi Riau memiliki stigma. Kepada pasien kanker payudara diharapkan untuk merubah pola fikir yang positif agar tidak memiliki stigma.
HUBUNGAN TINDAKAN KERJA DAN KONDISI KERJA DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN TIANG BESI DI PT. X KOTA PADANG TAHUN 2017 Fadillah Ulva
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.345 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.716

Abstract

Tenaga kerja di PT. X pernah mengalami kecelakaan kerja pada tahun 2016 sebanyak 10 orang sewaktu bekerja. Ini dikarenakan kondisi ruang kerja yang tidak aman seperti kabel las yang terbuka, peralatan kerja yang berserakan dan tindakan masih ada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri seperti kaca mata las dan sepatu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tindakan dan kondisi kerja dengan kecelakaan kerja pada Pekerja Bagian Tiang Besi di PT. X Kota Padang tahun 2017. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pekerja dibagian tiang besi PT. X berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilakukan bulan Januari – Agustus 2017. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan tingkat kemaknaan 95% α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 35,1% responden pernah mengalami kecelakaan kerja. 43,2% responden memiliki tindakan tidak aman. Sebanyak 37,8% responden memiliki kondisi tidak aman. Ada hubungan tindakan kerja dengan kecelakaan kerja. Ada hubungan kondisi kerja dengan kecelakaan kerja di PT. X Kota Padang tahun 2017. Faktor tindakan dan kondisi kerja mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja. Diharapkan pimpinan perusahaan dapat mengevaluasi penerapan K3 dengan melakukan safety briefing pada pekerja yang dapat meninjau kembali keadaan kerja pada bagian tiang besi dan menyarankan pada pekerja untuk merapikan alat dan bahan serta perusahaan dapat menyediakan tempat pembuangan sampah bekas kerja. Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kecelakaan kerja, tindakan kerja, kondisi kerja
AKTIVITAS FISIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN NEUROPATI PERIFER : TINJAUAN LITERATUR Rima Novia Putri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.559 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.764

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that could cause damage to foot peripheral nerves, namely peripheral neuropathy. Diabetic peripheral neuropathy is a damage and inability to regenerate nerve cells due to exposure of chronic hyperglycemia which can lead to various symptopms and complications. Therapy is aimed at improving symptoms and delaying development of peripheral neuropathy, one of which is physical activity which is one of the cornerstones of management of diabetes mellitus. An explanation of the benefits of physical activity in diabetes mellitus has been widely discussed, but nore in peripheral neuropathy. This literature review aims to explain the types and benefits of physical activity in peripheral neuropathy. Seven literature reviewed were obtained through electronic database search EBSCOHost, Proquest, and Clinical Key with key words physical activity, exercise intervention, diabetic peripheral neuropathy, and type 2 diabetes mellitus. Peripheral neuropathy patients can carry out various types of physical activity, either weight bearing or non-weight bearing exercise. Patients with ulcers, wounds and severe foot deformity can do non-weight bearing exercise such as static cycling and upper body ergometer. Another can do walking, aerobics, balance exercises, stretching, tai chi, resistance training, and foot ankle exercises. Aerobics is a physical activity that can prevent and delay development of peripheral neuropathy. Balance training can improve sensory and motor neuropathy. In general, physical activity can improve innervation in the cutaneous tissue, regenerate nerve cells, improve the symptoms of neuropathy in the form of pain, balance disorders, risk of falls, and obstacles to physical mobility.
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENYANDANG DIABETES MELITUS TIPE 2: LITERATURE REVIEW Rizka Fadhila
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.966 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.766

Abstract

Abstrak Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik dengan karakteristik adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang diakibatkan karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau dapat juga diakibatkan oleh keduanya. Latihan fisik merupakan salah satu penatalaksanaan diabetes melitus yang dapat memperbaiki dan mempertahankan kontrol glikemik yang optimal sehingga mampu mencegah dan menunda terjadinya komplikasi. Latihan fisik yang direkomendasikan untuk peyandang DM meliputi latihan aerobik, latihan kekuatan, latihan fleksibilitas dan latihan keseimbangan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap kadar glukosa darah penyandang DM tipe 2. Metode penulisan yang digunakan yaitu studi literatur yang ditelaah dari beberapa jurnal yang terkait dengan topik yang diambil. Jurnal ditelurusi melalui Proquest, Ebsco, Science Direct, dan Clinical Key yang kemudian diseleksi sesuai dengan topik yang akan dibahas. Hasil yang didapatkan yaitu adanya penurunan glukosa darah yang signifikan pada penyandang diabetes melitus tipe 2 yang melakukan latihan fisik dengan memperhatikan frekuensi, intensitas, waktu dan jenis latihannya. Kata kunci : Dabetes Melitus tipe 2, Latihan fisik, Kadar glukosa darah
DAMPAK PERILAKU BULLYING TERHADAP HARGA DIRI (SELF ESTEEM) REMAJA DI PEKANBARU Saniya Saniya
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.337 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.767

Abstract

ABSTRAK Harga diri adalah penilaian yang dilakukan oleh seseorang individu untuk dirinya berkaitan dengan individu, dan bullying bisa terjadi di mana saja, di lingkungan sekolah maupun di tempat umum. Perilaku agresif (bullying) yang terjadi mengakibatkan berbagai dampak fisik dan psikis, dampak psikologis seperti trauma psikologis, rasa takut, rasa tidak aman, dendam, menurunnya semangat belajar, daya konsentrasi, kreativitas, hilangnya inisiatif, serta daya tahan (mental) siswa, menurunnya rasa percaya diri, dan adanya tekanan beban fikrian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perilaku bullying terhadap harga diri (self esteem) remaja di SMAN 5 Pekanbaru. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat melalui uji Chi-Square dengan menggunakan tekhnik pengambilan snowball sampling. Terdapat dampak perilaku bullying terhadap harga diri remaja, dengan nilai p value=0.010<0.05. Diharapkan penelitian ini dapat memberi pengetahuan dan wawasan bagi responden yaitu remaja, sehingga dapat menurunkan tingkat perilaku agresif (bullying) sesama remaja. Kata Kunci : self esteem, bullying Daftar bacaan : 50 (2009-2017) THE IMPACT OF BEHAVIOR BULLYING TO SELF ESTEEM (SELF ESTEEM) ADOLESCENT SMAN 5 PEKANBARU ABSTRACT The value of self-worth is the assessment performed by individuals to themselves associated with individuals, and bullying can occur anywhere, in the school environment and in public. The aggressive behavior (bullying) has caused various physical and psychic effects, psychological effects such a psychological trauma, fear, insecurity revenge, erosion, coordination, creativity, loss of intiative, and endurance of students, declining confidence, and the pressure of the dismay. The purpose of this study is to identify the repercussions of bullying for the young self (self esteem) the young man in the new SMAN 5 Pekanbaru. The design of this research is a descriptive clarity with a cross sectional approach. Analysis of what was used was a univariate analysis and bivariat using the chi-square test using the tee-sampling technique. There is an effect of bullying behavior against the youth’s self-esteem, with the value of p value= 0.010<0.05. it is hoped that this study can give knowledge and insight for the people who are a youth, so that it can lower their level of aggressive behavior (bullying). Keywords : self esteem, bullying Reading List: 50 (2009-2017)
TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG CARA PERAWATAN PASIEN FRAKTUR DI RSUD ARIFIN ACHMAD Ade Yelda Hastriati
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.963 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.769

Abstract

Fraktur adalah terputusnya kontinitas tulang yang disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik yang mengakibatkan oedema dan kerusakan pembuluh darah. Pengetahuan keluarga sangat berpengaruh dan berperan penting dalam proses penyembuhan pasien fraktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang cara perawatan pasien Fraktur di rumah di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kuantitatif, dengan desain deskritif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien yang mengalami Fraktur yang dirawat di Ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 36 orang. Dari hasil analisa didapatkan responden mayoritas berusia 20-29 tahun sebanyak 14 orang (38,8%), mayoritas pengetahuan responden tentang pengertian Fraktur cukup sebanyak 17 orang (42,2%), mayoritas pengetahuan responden tentang cara imobilisasi pasien Fraktur baik yaitu sebanyak 14 orang (38,9%), mayoritas pengetahuan responden tentang asupan gizi pada pasien Fraktur kurang yaitu sebanyak 22 orang (61,1%), mayoritas pengetahuan responden tentang pencegahan infeksi cukup yaitu sebanyak 21 orang (58,3%). Dari hasil keseluruhan mayoritas pengetahuan responden tentang gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang cara perawatan pasien fraktur di rumah yaitu cukup sebanyak 17 orang (36,1%). Dan harapkan kepada tenaga kesehatan agar dapat lebih memberikan pendidikan kesehatan khususnya keluarga pasien fraktur yang akan pulang agar dapat merawat pasien fraktur di rumah. Kata Kunci : Keluarga, Fraktur, cara perawatan,
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEIKUTSERTAANSENAM HAMIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPM HJ. DINCE SAFRINA SST Wiwi Sartika; Siti Qomariah
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.724 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.813

Abstract

Pregnancy and childbirth are natural processes for a woman, during pregnancy the body will experience many adaptations of physiology and psychology. Physiological adaptation consists of changes in the reproductive system, changes in the cardiovascular system, changes in the respiratory system, changes in the gastrointestinal system, changes in the renal system, changes in the endocrine system, changes in the abdominal wall and skin, and metabolic changes while psychological changes consist of stressors during pregnancy and changes in pregnancy . The purpose of this study is to determine the analysis of factors that influence the participation of pregnancy exercise in trimester III pregnant women at the BPM Hj. Dince Safrina, SST. The research used was quantitative observational analytic (cross-sectional) with elements of independent and dependent variables. The population in this study were all mothers - third trimester pregnant women (gestational age above 28 weeks) who visited the BPM Hj. Dince Safrina, SST. Samples with a sample of 61 respondents. Sampling is done in Accidental Sampling. Data used are primary data by distributing questionnaires. Data analysis was done by univariate, bivariate with chi-square test and multivariate with multiple logistic regression tests. The results of the multivariate analysis variables that most influenced the participation of pregnant gymnastics were the motivation variable (OR: 6.93; 95% CI: 1.95-24.60). The conclusion in this study is that high motivation from both pregnant women and families 6.93 times affected pregnant women to take part in pregnancy exercises at the nearest health facility.
PRILAKU PEGAWAI TERHADAP FIRST AID DI PUSKESMAS MELUR KEC. SUKA JADI KOTA PEKANBARU 2018 Andalia Roza; Putri Wulandini; Yoga Muchlana
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No. 1 (Juli 2019)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.365 KB) | DOI: 10.36341/jka.v3i1.814

Abstract

Abstract, Behavior in first aid is temporary treatment given to a person who has an accident or sudden illness before definitive help by a doctor can be given / done prevention in order to avoid more severe injuries provided by ordinary people not included in medical action. The purpose of this research is to know the description of knowledge, attitude and action of health center staff about first aid at Melur Health Center at sukajadi pekanbaru year 2018. This research is quantitative, with descriptive method. This research was conducted at PuskesmasMelurSukajadi District Pekanbaru on 13-14 May 2018. The population of this research is all employees of Melur District SukajadiPekanbaru in 2018 as many as 31 people. A sample of 31 people was taken with Total Sampling technique. The data used in this study is primary data obtained by way of causing the questionnaire directly on the respondents processed with steps Editing, Coding, Processing, Cleaning, and Tabulation, then dianalisiaUnivariat. The result of the research shows that the employee's knowledge about First aid at Melur Health Center SukajadiPekanbaru sub-district in 2018 is good as much as 22 people (70,9%), employee attitude about first aid in Clinicmelur sub district sukajadipekanbaru majority agree as many as 13 people (SS) (Agreement) of 13 people (S), and 5 persons (STS) and employees are very disagree about first aid at ClinicmelursukajadiPekanbarusubdistrict majority of good actions as many as 23 people (74.1%). And it is expected that Puskesmas employees will increase their insight about first aid in order to save victims who need immediate relief. Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Employee, First Aid Reading List: 18 (2008-2017) Abstrak, Prilaku dalam Fist aidyaitu perlakuan sementara yang diberikan pada seseorang yang mengalami kecelakaan atau sakit mendadak sebelum pertolongan definitif oleh dokter dapat diberikan / dilakukan pencegahan agar tidak terjadi cedera yang lebih parah yang diberikan oleh orang awam bukan dimasukkan dalam tindakan medik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan pegawai puskesmas tentang first aid di Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi Pekanbaru tahun 2018. Penelitian ini bersigat kuantitatif, dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi Pekanbaru pada tanggal 13-14 Mei 2018. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi Pekanbaru tahun 2018 sebanyak 31 orang. Sampel sebanyak 31 orang diambil dengan teknik Total Sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan cara menyebakan kuesioner langsung pada responden diolah dengan langkah-langkah Editing, Coding, Processing, Cleaning, dan Tabulasi, selanjutnya dianalisia secara Univariat. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan pegawai tentang First aid di Puskesmas Melur Kecamatan Sukajadi Pekanbaru tahun 2018 adalah baik sebanyak 22 orang (70,9%), Sikap pegawai tentang first aid di puskesmas melur kecamatan sukajadi pekanbaru mayoritas sangat setuju sebanyak sebanyak 13 orang (SS), pegawai yang Setuju sebanyak 13 orang (S), dan pegawai yang sangat tidak setuju sebanyak 5 orang (STS) dan Tindakan pegawai tentang first aid di puskesmas melur kecamatan sukajadi pekanbaru mayoritas tindakan baik sebanyak 23 orang (74,1%). Dan diharapkan kepada pegawai Puskesmas meningkatkan wawasannya tentang first aid agar dapat menyelamatkan korban yang butuh pertolongan segera. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pegawai, First Aid Daftar Bacaan : 18 (2008-2017)

Page 10 of 21 | Total Record : 201