cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
ANALISIS PRAGMATIS PADA BERITA ACARA PEMERIKSAAN (BAP) KASUS PEMBUNUHAN DI SURABAYA Ardhianti, Mimas
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.947 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pragmatis pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan di Surabaya. Kajian pragmatik ini mengacu pada tindak tutur dan implikatur pada BAP kasus pembunuhan di Surabaya. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif.Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan sebagai proses penelisikan dan eksplorasi permasalahan sosial.Data dalam penelitian ini berupa kata-kata kata-kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang ditemukan dalam BAP. Sumber data dalam penelitian ini adalah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan tahun 2015 di Polrestabes Surabaya. Hasil analisis diketahui data yangmengandung tindak tutur dan implikatur ditemukan di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan. Jenis tindak tutur pada berita acara pemeriksaan dalam kasus pembunuhanditemukan tindak tutur lokusi, ilokusi, perlukosi, dan implikatur. Rincian tindak tutur dalam Berita Acara Pemeriksaan dalam kasus pembunuhan ditemukan dua puluh tuturan diantaranya, tiga tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi fungsi representatif tiga tuturan, fungsi direktif dua tuturan, fungsi deklarasi tiga tuturan, tindak tutur perlokusi tiga tuturan sedangkan tindak tutur ilokusi fungsi ekspresif tidak ditemukan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam kasus pembunuhan karena dalam tuturannya tersebut tidak ada yang mengandung suatu bentuk evaluasi tentang hal yang diujarkannya. Sedangkan implikatur percakapan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam kasus pembunuhan ditemukan enam tuturan diantaranya, tiga tuturan implikaturcancellability dan tiga tuturan implikatur nondetachability.Kata Kunci: Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kasus pembunuhan, pragmatis
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TIPE TANDUR Syahruzzaki, Muhammad
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.359 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1591

Abstract

Masalah penelitian ini yaitu bagaimanakah model pembelajaran quantum teaching tipe TANDUR dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran kelas VII MTS Miftahul Ulum Curah Takir. Tujuan penelitian ini yaitumendeskripsikan bagaimana model pembelajaran quantum teaching tipe TANDUR dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran kelas VII MTS Miftahul Ulum Curah Takir. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 1 siklus. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes menulis puisi bagi siswa, dan non-tes berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis puisi dengan model pembelajaran quantum teaching tipe TANDUR. Hasil rata-rata nilai dari pre-test yaitu 63,7, dan hasil rata-rata nilai dari post-test siswa yaitu 86,0 atau meningkat sebesar 35,01%. Dari keseluruhan siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 87,5%. Peningkatan kenterampilan menulis puisi siswa juga diikuti dengan perubahan perilaku, yaitu dengan lebih berpartisipasi aktif dalam mengikuti pembelajaran.Kata Kunci: menulis, puisi, Quantum teaching, TANDUR 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN “JITUNDI” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR Suprapti, Muara
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.577 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1587

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi perlunya meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam penguasaan materi pembelajaran bahasa Indonesia, terlebih pada kelas gemuk dan heterogen. Tujuan penelitian ini menerapkan model pembelajaran “Jitundi” (Jigsaw dengan variasi Tutor Sebaya Undi)” untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pembelajaran ini diawali dengan model pembelajaran Jigsaw kemudian dipadukan dengan tutor sebaya dengan teknik pengundian, baik pengundian siswa yang harus menjadi tutor maupun pengundian materi yang harus dijelaskan di depan kelas. Penggunaan metode pembelajaran ini peneliti lakukan karena peneliti kurang puas dengan metode diskusi yang pernah peneliti terapkan. Pada pembelajaran  ini yang peneliti lakukan adalah sebagai berikut. (1) Penerapan model Jigsaw pada siklus I, di mana siswa dibagi ke dalam kelompok beranggotakan 5 anak kemudian diberi materi yang berbeda-beda. Setelah mempelajari materi masing-masing, siswa berpindah kelompok dengan siswa lain yang membahas materi yang sama (ini disebut tim/kelompok ahli). Setelah berdiskusi dengan tim ahli, siswa kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan materinya kepada teman satu kelompok. (2) Penerapan model pembelajaran Jigsaw yang divariasi dengan tutor sebaya undi pada siklus II (model pembelajaran Jitundi), yaitu mirip dengan siklus I, diawali dengan model pembelajaran Jigsaw, tetapi setelah itu dilanjutkan dengan variasi pengundian siapa  yang harus menjadi tutor maupun materi apa yang harus dijelaskan. Dengan dua siklus, terdapat peningkatan hasil belajar kognitif antara penerapan metode pembelajaran Jigsaw dan Jigsaw dengan variasi tutor sebaya sistem pengundian (Jitundi) pada pembelajaran Teks Prosedur siswa kelas XI MMD 2 tahun pelajaran  2016/2017 di SMK Negeri 5 Jember.Kata Kunci: hasil belajar, model pembelajaran ”Jitundi”, teks prosedur
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING Hera Wahdah Humaira, Wulida Nurul Fauziah, Deden Ahmad Supendi,
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.866 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1592

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya eksistensi bahasa Indonesia di kancah dunia, oleh karena itu saat ini banyak lembaga formal baik di luar negeri maupun di Indonesia yang memfasilitasi masyarakat dari berbagai negara untuk mempelajari bahasa Indonesia. Dalampembelajaranbahasa Indonesia bagi pembelajar asing tidaklah mudah sehingga diperlukannya strategi atau metode yang sesuai. Kurangnya informasi mengenai penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia bagi pembelajar asing menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing di salah satu lembaga formal luar negeri yaitu Nirandonwitya School Thailand bagian selatan.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Peneliti hadir sebagai pengamat sekaligus berpartisipasi terlibat aktif dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia siswa Mathayom Nirandonwitya School untuk menganalisis penggunaan metode dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan delapan metode dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang digunakan di berbagai kelas dengan materi yang berbeda. Kedelapan metode tersebut yaitu metode baca tirukan, mambaca berantai, demonstrasi, ceramah, deskripsi gambar, menyanyikan lagu, scramble dan teka-teki silang. Kedelapan metode tersebut digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa pembelajar yaitu keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Analisis kesesuaian penggunaan metode yang digunakan guru dilakukan dengan mengacuke pada teori yang ada, sehingga ditemukan kelebihan dan kelemahan dalam setiap metode.Kata Kunci: BIPA, metode, Nirandonwitya, pembelajaran
PRINSIP KERJA SAMA DAN IMPLIKATUR PADA TUTURAN ALIH KODE DALAM FILM-FILM JERMAN Yulianti, Adha Ahyana
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.389 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji realisasi prinsip kerja sama dan mencari makna implikatur yang terdapat pada tuturan alih kode dalam film-film Jerman. Penelitian ini menggunakan teori Grice  tentang prinsip kerja sama dan implikatur, serta teori Chaer dan Agustina tentang faktor penyebab alih kode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tujuh film Jerman yang mengandung tuturan alih kode. Data penelitian ini adalah transkrip tuturan yang mengandung alih kode.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi prinsip kerja sama pada tuturan alih kode dalam film-film Jerman terbagi menjadi dua jenis, yaitu penaatan dan pelanggaran maksim-maksim percakapan. Pada penaatan dan pelanggaran prinsip kerja sama terdapat empat maksim yang ditaati, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara.Implikatur yang terdapat dalam penelitian ini dibedakan berdasarkan jenisnya, yaitu implikatur percakapan umum dan implikatur percakapan khusus. Pada implikatur percakapan umum terdapat 4 faktor yang mempengaruhi makna implikatur, yaitu faktor penutur, lawan tutur, situasi formal/informal, dan perubahan topik pembicaraan. Pada implikatur percakapan khusus terdapat 5 faktor yang mempengaruhi makna implikatur, yaitu faktor penutur, lawan tutur, kehadiran orang ketiga, situasi formal/informal, dan perubahan topik pembicaraan.Kata Kunci: implikatur, prinsip kerja sama, tuturan alih kode
HASRAT KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MEMBURU MATAHARI KARYA NADJIB KARTAPATI Z Muhsyanur, Muhsyanur
Belajar Bahasa Vol 3, No 2 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.298 KB) | DOI: 10.32528/bb.v3i2.1588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan jenis hasrat kepribadian tokoh utama yang terdapat dalam novel Memburu Matahari karya Nadjib Kartapati Z. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori skizoanalisis Deleuze dan Guattari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualiatatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Adapun pendekatan yang digunakan, yaitu pendekatan kepustakaan. Data penelitian ini diperoleh dari novel berupa kata, frasa, kalimat, atau penyataan yang berkaitan dengan fokus penelitian, yaitu tentang jenis hasrat kepribadian dari tokoh utama dalam cerita tersebut. Dari data yang diperoleh, kemudian dideskripsikan menurut jenis-jenis hasrat kepribadian yang ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasrat kepribadian tokoh utama dalam novel Memburu Matahari karya Nadjib Kartapati Z adalah bahwa tokoh utama tersebut adalah seorang yang paranoid dan skizofrenik. Hasrat paranoid terbentuk dari status, tradisi, kepercayaan, keyakinan, nilai, dan ikatan darah (filiasi). Hasrat skizofrenik ditemukan ada dua yaitu tingkat individu dan makro. Penelitian menunjukkan bahwa kedua hasrat tersebut merupakan bagian dari skizoanalisis.Kata-kata Kunci: hasrat kepribadian, paranoid, skizofrenik, skizo analisis
KUALITAS BAHAN AJAR KETERBACAAN BERORIENTASI DIRECT INSTRUCTION Fatin, Idhoofiyatul; Yunianti, Sofi
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.772 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1866

Abstract

Bahan ajar keterbacaan berorientasi direct instruction adalah bahan ajar yang dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan Fenrich. Orientasi direct instruction dalam bahan ajar didominasi dengan penggunaan tahapan DI yang dikembangkan oleh Eggen dan Kauchak. Tahapan tersebut terdiri atas introduksi, presentasi, latihan terbimbing, dan latihan mandiri. Selanjutnya, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas bahan ajar yang terdiri atas kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Untuk mengetahui kualitasnya, bahan ajar diuji cobakan pada mahasiswa PBSI FKIP UMSurabaya dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sejalan dengan metode, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar memiliki rata-rata persentase sebesar 80%. Presentase tersebut diintepretasikan menjadi valid atau layak. Untuk kepraktisan, bahan ajar dinilai 83% atau sangat baik oleh mahasiswa. Selanjutnya, ketuntasan hasil belajar siswa juga mnunjukkan tuntas atau semua mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dengan baik.   
EFEKTIVITAS PEMODELAN DAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Pujiastuti, Rahayu; Kulup, Luluk Isani
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.48 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1871

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan (1) penerapan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek pada mata kuliah Perencanaan PBSI untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menyusun RPP, (2) peningkatan hasil belajar mahasiswa untuk menyusun RPP setelah menggunakan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek, dan                     (3) respon mahasiswa setelah menggunakan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menyusun RPP. Subjek penelitian ini adalah dosen pada mata kuliah pada mata kuliah Perencanaan PBSI dan mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes, dan angket. Untuk analisis data digunakan persentase dan deskripsi. Hasil penelitian memberi informasi tiga hal, yaitu (1) terjadi peningkatan penerapan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek pada mata kuliah Perencanaan PBSI untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menyusun RPP; tampak pada aktivitas dosen dan aktitas mahasiswa dari kriteria ‘baik’ pada menjadi ‘sangat baik’; (2) terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa untuk menyusun RPP setelah menggunakan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek dari kriteria ‘cukup’ menjadi ‘baik’; (3) terjadi peningkatan respon mahasiswa setelah menggunakan pemodelan dan pembelajaran berbasis projek untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa menyusun RPP dari kriteria ‘cukup’ menjadi ‘baik’. 
METAFORA TUMBUHAN DALAM PERIBAHASA INDONESIA (KAJIAN SEMANTIK KOGNITIF) Kinanti, Kingkin Puput; Rachman, Anita Kurnia
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.606 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1867

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang peribahasa Indonesia yang berkaitan dengan penggunaan metafora tumbuhan. Penelitian bertujuan untuk menemukan beberapa hal, yaitu 1) penggunaan nama-nama tumbuhan dalam peribahasa Indonesia, 2) menemukan intepretasi metafora tumbuhan dalam peribahasa Indonesia. Data berupa data tertulis yang diambil dari kamus peribahasa Indonesia karya JS. Badudu dan buku kumpulan peribahasa karya Mohammad Kusnadi Wasri. Keseluruhan peribahasa dalam buku kumpulan peribahasa tersebut disimak, dikumpulkan, dan diseleksi sesuai topik permasalahan, yaitu peribahasa yang menggunakan nama-nama tumbuhan. Selanjutnya data diklasifikasikan berdasarkan jenis-jenis tumbuhan dan hal-hal yang diacu. Data dikumpulkan dengan metode simak diikuti dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC). Analisis data menggunakan metode intepretatif dan wawancara kepada ahli bahasa dengan pisau bedah teori semantik kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nama-nama tumbuhan yang digunakan dalam peribahasa, yaitu 1) bagian-bagian tumbuhan meliputi biji, akar, batang, dahan, daun, dan bunga; 2) klasifikasi tumbuhan berdasarkan bijinya, yaitu tumbuhan dikotil  dan tumbuhan monokotil. Tumbuhan dikotil meliputi delima, kacang, kopi, nangka, ubi, cabai, cempedak, durian, limau, dan lada; sedangkan tumbuhan monokotil yaitu bambu, mentimun, padi, rumput, tebu, mawar, pisang, jagung, kelapa, kunyit, dan sirih.  Intepretasi makna metaforis peribahasa menggunakan nama tumbuhan yaitu, peribahasa yang menggambarkan tumbuhan sebagai kekuatan dan kelemahan, menggambarkan tumbuhan sebagai tanda sifat terpuji, tumbuhan sebagai tanda rejeki, tumbuhan sebagai tanda hidup sederhana, dan tumbuhan sebagai tanda keburukan. 
PENDIDIKAN KARAKTER NASIONALIS-RELIGIUS BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS JEMBER STUDI KASUS S, Sukatman; Husniah, Furoidatul; Taufiq, Akhmad; Widayati, Endang Sri; Widjajanti, Anita; S, Siswanto; Murti, Fitri Nura
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.907 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1872

Abstract

Penguatan ketahanan nasional dapat dilakukan dengan pembinaan    mental-ideologi kebangsaan.  Kegiatan tersebut mendesak untuk dilakukan karena di Indonesia marak semangat mikro-etnis nasionlisme   dan ideologi fundamentalis anti Pancasila yang berpoteni memecah belah negara. Salah satu upaya penguatan ketahan nasional itu adalah pendidikan karakter nasionalis-religius. Pendidikan tersebut menjadi tanggung jawab lembaga-lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Kajian ini memaparkan upaya pendidikan karakter nasionalis-religius pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia.   Penelitian dilaksanakan dengan rancangan kualitatif dengan menggunakan pendekatan multidisipliner yakni pendidikan, kebudayaan, ketahanan nasioanal. Sasaran penelitian berupa pendidikan karakter nasionali-religius pada program studi pendidikan bahasa Indonesia di Universitas Jember. Data dialisis dengan menggunakan metode kualitatif-multidipliner. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan  karakter  nasionalis-religius  untuk  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa Indonesia di Universitas Jember terdapat pada (1) rencana pembelajaran yaitu pada (a) standard pembelajaran karakter, (b) “learning outcome” program studi, dan (c) silabus matakuliah, (2) materi ajar, dan (3) proses pembelajaran. Sementara, evaluasi pembelajaran masih kurang menekankan pendidikan karakter nasionalis-religius. Masih terdapat mahasiswa    yang cenderung “coba-coba atheis” 0,025% dan cenderung    religius-radikal  1%.  Untuk  mengatasi hal negatif tersebut  mahasiswa, program studi, dan universitas perlu bekerjasama secara terpadu.

Page 7 of 26 | Total Record : 252