cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
PENERAPAN MODEL STAD BERBANTUAN MEDIA DATA INFORMASI DARI INTERNET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA Pramujiono, Agung; F, Fadhilah
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.939 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII-K SMPN 22 Surabaya melalui penerapan model STAD berbantuan media data informasi dari internet. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-K yang berjumlah 38 orang. Lokasi penelitian di SMPN 22 Surabaya. Dalam PTK ini digunakan dua siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi-evaluasi, dan releksi. Dalam pengumpulan data digunakan teknik observasi dan tes, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil observasi dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan PTK guru sudah melakukan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rencana perbaikan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif dapat diketahui rerata skor kemampuan menulis teks berita peserta didik menunjukkan adanya peningkatan. Pada kondisi awal rerata skor kemampuan menulis teks berita sebesar 77,33 dengan pencapaian KKM 68,42%; siklus I rerata skor sebesar 84,98 pencapaian KKM sebesar 78,95%; siklus II rerata skor sebesar 87,76% pencapaian KKM 100. Dengan demikian dapat disimpulkan penerapan model STAD berbantuan media data informasi dari internet dapat meningkatkan kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII-K SMPN 22 Surabaya.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN MENGGUNAKAN MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NARASI SISWA SD Mirnawati, Lilik Binti
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.86 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1868

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan mind mapping dalam pembelajaran menulis narasi siswa kelas IISD. Keefektifan pembelajaran dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran, sedangkan peningkatan keterampilan menulis karangan narasi siswa dapat dilihat dari hasil tes pada uji coba terbatas dan uji coba luas.Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa keefektifan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan mind mapping dalam pembelajaran menulis narasi siswa kelas II SD sangat baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan rekapitulasi hasil observasi aktivitas  siswa pada uji coba terbatas dan uji coba luas berada pada presentasi 81%-100% yang berarti sangat baik. Selanjutnya, berdasarkan hasil rekapitulasi peningkatan keterampilan menulis narasi siswa kelas II SD menunjukkan hasil bahwa siswa dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa. Hasil rekapitulasi peningkatan keterampilan menulis narasi siswa kelas II SD pada uji coba terbatas sebesar 21,97%, dan pada uji coba luas sebesar 19,68%. 
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN METODE TAKE AND GIVE DENGAN PEMANFAATAN STRATEGI 3W2H Mijianti, Yerry; Puspitosari, Endah Puji
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.319 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1873

Abstract

Masalah dalam penelitian inibagaimanakah proses belajar menulis teks eksposisi dan hasil belajar menulis teks eksposisi melalui metode take and give dengan pemanfaatan strategi 3W2H pada Kelas X IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses belajar menulis teks eksposisi dan hasil belajar menulis teks eksposisi melalui metode take and give dengan pemanfaatan strategi 3W2H pada Kelas X IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian Tindkan Kelas ini meggunakan desain penelitian menurut Arikunto dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 yang berjumlah 21 siswa. Lokasi penelitian di SMA Muhammadiyah Jember.  Prosedur penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Penelitian tindakan kelas sukses atau berhasil apabila nilai siswa lebih besar atau sama dengan nilai 87, dan secara klaksikal jumlah siswa yang mendapat nilai sesuai kritreria ketuntasan mencapai 19-21 siswa. Instrumen penelitian meliputi instrument tes, lembar observasi, dan angket siswa. Proses belajar siswa semakin meningkat dari pretes (2,375), siklus 1 (3,408), dan siklus 2 (4,618). Hasil belajar siswa semakin meningkat dari prasiklus (83,19), siklus 1 (99,19), dan siklus 2 (104,57). 
PEMEROLEHAN KOSAKATA SISWA PAUD AL-ISTIQLAL DENGAN STRATEGI PENGGUNAAN BENTUK NONVERBAL D, Dzarna
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.815 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1864

Abstract

Pemerolehan bahasa tentunya dimulai sejak dini, dapat berbahasa ada prosedur yang harus dilakukan. Prosedur yang pertama harus belajar kosa kata. kosa kata yang dimiliki anak Paud Al Istiqlal terbilang masih sedikit, guru kelasnya yang mengatakan. Banyak atau sedikitnya kosakata anak dipengaruhi oleh faktor keluarga dan lingkungannya. Salah satu cara agar anak mendapatkan kosa kata dengan cara memberikan gambar dan mengenalkan nama gambar. Tujuannya adalah mengetahui pemerolehan kosakata siswa dengan penggunaan bentuk nonverbal (gambar). Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah hasil gambar yang telah dijawab oleh siswa yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dengan penugasan. Teknik penganalisisan data dengan pereduksian data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan ketekunan pengamat. Berdasarkan hasil penelitian yaitu dari tema bandara, bulan, jalan, kapal bajak laut, pertanian dan laut siswa dapat menjawab atau memperoleh kosa kata yang sering mereka jumpai di lingkungan sekitar. Mereka dapat menyebutkan nama gambar dikarenakan mereka pernah tahu gambar itu sekilas entah di buku, di jalan, atau dimanapun. Berbeda dengan anak yang tidak dapat menjawab, mereka mengatakan tidak tahu gambar tersebut dan tidak pernah melihat sebelumnya sehingga tidak dapat menyebutkan. Jadi, pemerolehan bahasa setiap anak berbeda-beda, hal ini dikarenakan bedanya status sosial, keluarga, dan lingkungan.  
KONSTRUKSI AGRILITERACY MELALUI DONGENG “DEWI SRI” Wahyuni, Lilik
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.833 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1869

Abstract

Pendidikan merupakan proses internalisasi nilai-nilai menjadi jati diri pembelajaragar melahirkan kesadaran kritis terhadap budaya lokal, salah satunya dunia agraris (agriliteracy). Agar menyenangkan, internalisasi nilai di Fakultas Pertanian dilakukan melalui matakuliah Bahasa Indonesia dengan media dongeng.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi kualitatif.Sumber data penelitian ini adalah dongeng “Dewi Sri” dengan menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan studi pustaka sebagai pengumpul data.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan eksplanasi tentang (1) pesan dan (2) peran dongeng “Dewi Sri” sebagai pembangkit imajinasi agriliterasi mahasiswa. Hasil penelitian ini adalah (1) pesan dongeng “Dewi Sri” adalah Dewi Sri merepresentasikan tanah merupakan ibu yang “melahirkan” tanam-tanaman yang dibutuhkan oleh manusia. Mahasiswa sebagai anggota masyarakat agraris harus menghargai tanah sesuai dengan budaya agrarisnya agar terbentuk integritas dan rasa syukur dan (2) peran dongeng “Dewi Sri”adalah sebagai media yang ramah dan menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan literasi ekologisebagai perekat keharmonisan hidup manusia dengan sesama dan alam yang menjadi tempat hidup dan kehidupan. 
BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI TEKS BERMUATAN PENDIDIKAN EKOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL OSING Muti’ah, Arju; Andianto, Mujiman Rus; P, Parto; Husniah, Furoidatul; Taufiq, Akhmad; Widayati, Endang Sri; Pornomo, Bambang Edi; F, Siswanto; Murti, Fitri Nura; Widjajanti, Anita; Syukron, Ahmad; Rijadi, Arief
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.074 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1882

Abstract

didik untuk belajar bahasa Indonesia sekaligus mengembangkan sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungan. Melalui metode dokumentasi, tulisan ini disajikan dengan tujuan memaparkan kompetensi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks di SMP dan mendeskripsikan teks dengan muatan pendidikan lingkungan berbasis kearifan lokal Osing serta penggunaannya dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat teks bermuatan pendidikan ekologi yang dapat digunakan sebagai sumber materi pembelajaran beragam teks, seperti teks prosedur dan teks fabel. Dari teks-teks tersebut peserta didik, khususnya yang berlatar budaya Osing, dapat dibimbing dalam rangka menguasai kompetensi bahasa serta menumbuhkembangkan sikap dan perilaku peduli terhadap lingkungannya.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH BERBASIS FILM Nugrahani, Farida; Widayati, Mukti; A.M, Ali Imron
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.506 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1865

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pendidikan karakter melalui gerakan literasi sekolah (GLS) berbasis film. Model itu  dikembangkan melalui empat tahap mengikuti Plomp (1997), meliputi (1) pengkajian awal, (2) perancangan, (3) realisasi (konstruksi), (4) validasi dan revisi. Penelitian dimulai dengan pengamatan kondisi faktual di lapangan, dan pengkajian teori berkaitan dengan pendidikan karakter, literasi, dan film. Selanjutnya dilakukan perencanaan model dan realisasinya melalui penetapan komponen sintaks, sistem sosial, sistem pendukung, dampak instruksional dan pengiringnya. Setelah itu dilakukan validasi dan revisi model dengan meminta pertimbangan ahli dan praktisi pendidikan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat diwujudkan dalam bentuk buku Panduan pendidikan karakter melalui GLS berbasis film yang bersifat valid, praktis dan efektif untuk diterapkan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Karakter di sekolah. Panduan itu memuat (1) latar belakang, pengertian, tujuan, ruang lingkup, sasaran, dan target; (2) tahapan pendidikan karakter melalui GLS di Sekolah Dasar; (3) pelaksanaannya  pada tahap pembiasaan; (4) pelaksanaannya pada tahap pengembangan; (5) pelaksanaannya pada tahap pembelajaran; dan (6) Penutup. Buku panduan yang dikembangkan ini telah di uji cobakan di Sekolah Dasar Negeri Pengkol 1 Kabupaten Sukoharjo dan diterbitkan dengan ber ISBN.   
PRINSIP KESANTUNAN DALAM FUNGSI TINDAK TUTUR ILOKUSI FILM EIN FREUND VON MIR DAN KOKOWÄÄH M, Mirfat
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.135 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1870

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tindak tutur yang ada pada dialog antartokoh dalam film “Ein Freund von mir dan Kokowääh” yang meliputi (1) jenis tindak tutur ilokusi, (2) fungsi tindak tutur ilokusi, (3) prinsip kesantunan, dan (4) skala kesantunan.Penelitian kualitatif ini, menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data. Melalui metode agih, jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dapat ditentukan. Untuk meneliti prinsip kesantunan dan skala kesantunan menggunakan metode padan pragmatis. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa:(1) pada film Kokowääh jenis tindak tutur yang ditemukan adalah asertif/representatif, ekspresif, direktif, komisif, dan deklarasi, sedangkan pada film Ein Freund von mir yang ditemukan adalah jenis tindak tutur asertif/representatif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi. (2) fungsi tindak tutur ilokusi yang didapat mempunyai jumlah berbeda-beda bergantung pada jenis tindak tutur ilokusinya baik pada film Kokowääh maupun pada film ein Freund von mir. (3) prinsip kesantunan yang paling banyak digunakan dalam film “Kokowääh”yaitu maksim kearifan, pujian, kedermawanan, kerendahan hati, dan kesimpatisan, sedangkan dalam film“Ein Freund von mir” adalah maksim pujian, kedermawanan, kearifan, kerendahan hati, dan kesimpatisan. (4) skala kesantunan yang digunakan adalah skala kemanasukaan dengan hasil didominasi oleh skala kemanasukaan tinggi.Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa tuturan-tuturan dalam kedua film tersebut banyak berupa pernyataan yang mempunyai fungsi yang berbeda-beda tergantung dengan konteks di mana tuturan tersebut terjadi. Dari tuturan-tuturan tersebut diketahui bahwa maksim kesepakatanlah yang banyak digunakan dalam bersopan santun dengan skala kesantunan kemanasukaan tinggi, di mana lawan tutur dapat dengan bebas menentukan tindakan berikutnya.
RELEVANSI MODEL KURIKULUM BOBBIT DALAM KKNI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Ulfa, Mariam; Yulianto, Bambang
Belajar Bahasa Vol 4, No 2 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.903 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i2.2554

Abstract

Kurikulum mengalami reorientasi dari masa ke masa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Kurikulum diupayakan dapat mengimbangi era yang semakin mendigital. Kurikulum pendidikan tinggi menggunakan basis KKNI yang diklasifikasikan dalam jenjang-jenjang sesuai denga tingkat pendidikan. Pendidikan tinggi khususnya pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berupaya untuk melakukan orientasi konsep pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan KKNI. Model kurikulum Franklin Bobbit yang mengusung konsep sederhana bermakna bahwa kurikulum adalah untuk kehidupan manusia dapat menjadi alternatif reorientasi pengembangan kurikulum. Lulusan bahasa dan sastra Indonesia yang dianggap hanya bisa menjadi guru, dengan menggunakan pengembangan Bobbit akan mampu bersaing di bidang pekerjaan lain seperti penulis, editor, wartawan, pewara, penyunting, linguis, dan budayawan.  Bobbit mengusung lima konsep pengembangan kurikulum antara lain, analisis pengembangan manusia, analisis pekerjaan, menurunkan tujuan, merumuskan tujuan, dan perencanaan secara terperinci. Langkah implementasi model Bobbit jika diimplementasikan dalam pembelajaran terdiri dari empat langkah antara lain, menentuksn tujuan, membagi tujuan ke dalam aktivotas dan ide, menganalisis waktu, dan evaluasi. Konsep dan langkah Bobbit relevan dengan konsep KKNI yang mengutamakan learning outocome  melalui analisis sumber daya manusia, pekerjaan, dan tujuan yang tercapai.
MODALITAS BAHASA INDONESIA DALAM TALK SHOW MATA NAJWA Aisyah, Siti Nur
Belajar Bahasa Vol 4, No 2 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.162 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i2.2561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk modalitas dan sikap yang diungkapkan penutur pada tuturan Talk Show Mata Najwa. Pembuktian dari pernyataan yang digunakan oleh penutur dilihat dari reaksi bahasa yang diucapkannya. Ragam modalitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu modalitas intensional, modalitas epistemik, modalitas deontik dan modalitas dinamik. Penelitian ini mengambil sumber data dari talk show Mata Najwa episode satu atau dua (debat tim sukses calon presiden nomor satu dan dua). Data penelitian ini berupa tuturan dan sikap penutur dari talk show Mata Najwa. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk modalitas tuturan dan sikap yang diungkapkan oleh tim debat dan diskusi di talk show Mata Najwa. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa teknik simak bebas libat cakap dan catat. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti. Tabel analisis data dan transkrip data digunakan untuk membantu peneliti untuk menganalisis data. Tabel transkrip data digunakan untuk mengklasifikasikan ragam modalitas yang diungkapkan. Tabel analisis data digunakan untuk mendeskripsikan maksud tuturan dengan ragam modalitas bahasa Indonesia. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan berupa ketekunan pengamatan. Teknik ketekunan pengamatan dilakukan untuk mengetahui data yang dihasilkan dapat dipercaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan modalitas epistemik sering digunakan pada proses debat dan diskusi. Penggunaan modalitas epistemik banyak digunakan dengan alasan bahwa masalah diskusi mengandung kesalahan yang buruk dan cenderung tidak dapat diperbaiki. Penggunaan ungkapan modalitas epistemik berisi penegasan yang mengandung informasi. Informasi tersebut mengandung unsur kemungkinan tentang ?pengetahuan? dan ?keyakinan? antara penutur dan lawan tutur. Penggunaan unsur kemungkinan tentang ?pengetahuan? memiliki tujuan bahwa penutur tidak lebih baik pengetahuannya dari pada lawan tutur. Penggunaan unsur kemungkinan tentang ?keyakinan? berperan sebagai pendukung dari unsur kemungkinan tentang ?pengetahuan?. Ungkapan penegasan sering dinyatakan dengan kata ?harus? yang berfungsi sebagai sarana orasi. Tujuan orasi tersebut untuk menunjukkan keunggulan dan kesalahan dari lawan diskusi. 

Page 8 of 26 | Total Record : 252