cover
Contact Name
Danan Satriyo Wibowo
Contact Email
insight@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
insight@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 18584063     EISSN : 25030949     DOI : -
Core Subject : Health,
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Hubungan Iklim Organisasi dan Komitmen Terhadap Organisasi Dengan Mempertimbangkan Lama Kerja (Studi Pada Staf Pengajar dan Pendukung di Universitas Swasta X Jakarta) Sukma Rani; Hendriati Agustiani; Maya Rosmawati Ardiwinata; R. Urip Purwono
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i1.3207

Abstract

This study aim is to find the correlation between organizational climate and organizational commitment with considering the employee’s tenure. The subjects of this study were 94 employees of X private university. This study used purposive sampling. Researcher used organizational climate scale and organizational commitment scale which has been developed by Susanty (2012). The result of this study using Spearman Correlation showed r = 0,694 with p = 0,000 0,05. It shows that there is a signigicant and positive correlation between organizational climate and organizational commitment. The result from considering the employee’s tenure is a significant and positive correlation between organizational climate and organizational commitment from two tenure groups of participants. From these results, it is concluded that the hypothesis stating there is a positive correlation between organizational climate and organizational commitment is acceptable
EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI MEDITASI DALAM MENURUNKAN TINGKAT STRES Nasruliyah Hikmatul Maghfiroh
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i1.307

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui efektifitas terapi relaksasimeditasi untuk menurunkan tingkat stres. Subyek penelitian adalah tiga orangyang sedang mengalami stress di usia dewasa awal. Penelitian ini menggunakanrancangan penelitian pra-eksperimental yaitu desain penelitian yang dilakukandengan memberikan perlakuan pada subyek tanpa adanya kelompok kontrol.Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus tunggal, yakni satukasus yang sejenis dengan subyek yang mengalami stres akan diberikan terapirelaksasi meditasi untuk menurunkan tingkat stresnya. Meditasi secara teraturdapat mengurangi ketegangan otot dengan menurunkan respon stres, danpernafasan yang dalam akan meningkatkan sirkulasi oksigen, sehingga otot-ototcenderung mengendur dan tekanan darah akan lancar. Hasil dari penelitianmembuktikan bahwa terapi relaksasi meditasi efektif dalam menurunkan tingkatstress.
Efektifitas Penerapan Individual Work System untuk Meningkatkan Kemandirian Penyelesaian Tugas Anak dengan Autisme adinda istiqomah; Dewi Retno Suminar
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.2281

Abstract

The deficit in independen can be seen on the teacher often helps or directs children with ASD (Autism Spectrum Disorder) to complete tasks. The aim of this study is to investigate  the effectiveness of Individual Work System for students with autism. The research is being conducted by applying individual work system for children with autism to improve completing the task. This research uses quasi experimental using reversal design A-B design in five subjects diagnosed with mild autism, aged elementary school, had problems in completing the tasks and have ability to simple intruction. The data collection tool uses observations that assess off-task/on-task behavior, teacher prompting, task completion. Data obtained were analyzed using Wilcoxon statistical test. The result showed that the intervention using that idividual work system was effective increase independence of task completion for children with ASD (p=0.04). Observations on all subjects showed increased on-task behavior, increased task completion, and reduced teacher prompting.
BURNOUT DITINJAU DARI HARDINES DAN MOTIVASI BERPRESTASI (Studi Pada Atlet Pelajar di Semarang) Abdan Ghifari Akhyar; Aditya Nanda Priyatama; Rini Setyowati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v13i2.814

Abstract

Partisipasi pelajar dalam bidang olahraga sebagai seorang atlet profesional menimbulkan tantangan dan tuntutan tinggi yang harus dipenuhi, sehingga menyebabkan atlet mengalami burnout. Salah satu tantangan yang menyebabkan burnout adalah menyeimbangkan antara tanggung jawab akademik dan partisipasi di bidang olahraga. Burnout adalah suatu kondisi kelelahan fisik atau emosi, depersonalisasi, dan menurunnya prestasi pribadi dikarenakan adanya tuntutan pekerjaan atau latihan secara terus menerus. Burnout dapat diatasi dengan hardiness dan motivasi berprestasi individu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dan motivasi berprestasi dengan burnout, hubungan hardiness dengan burnout, dan hubungan motivasi berprestasi dengan burnout pada atlet pelajar di Kota Semarang. Sampel pada penelitian ini adalah 91 atlet pelajar di Semarang. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala burnout, skala hardiness, dan skala motivasi berprestasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara hardiness dan motivasi berprestasi dengan burnout (Fhitung=17,930 Ftabel=3,10, p=0,0000,05;r=0,538). Nilai reliabilitas pada penelitian ini adalah 0,861 (skala burnout), 0,823 (skala hardiness), dan 0,894 (skala motivasi berprestasi). Uji parsial pada penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan negatif antara hardiness dengan burnout (r= 0,285 ;p=0,007 0,05). Terdapat hubungan signifikan negatif antara motivasi berprestasi dengan burnout (r= 0,248; p=0,018 0,05). Nilai koefisien determinasi R2= 0,290 artinya hardiness dan motivasi berprestasi secara bersama-sama memberi sumbangan 29% terhadap burnout dengan sumbangan 15,78% dari hardiness dan 13,22% dari motivasi berprestasi.Kata Kunci: burnout, hardiness, motivasi berprestasi
Membedah Mitos Kapuhunan Di Kalimantan Dari Aspek Psikologi Ajeng Anggoro Putri
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i2.2994

Abstract

In Indonesia, there are many myths from various regions. In Kalimantan, there is a myth that called kapuhunan. Kapuhunan is bad luck or disaster that occurs when we reject the food offered or do not have time to eat the food that has been served. Myth gives people something to be trusted and feared; myth also bring hope to humans. If there’s no myth, there’s no value to regulate the activities of human life. The negative perceptions of the kapuhunan made the local people anxious if they did not have time to eat the food that had been served. One process of the occurrence of anxiety is the perception of situation. It is important to know about the process of forming perceptions and anxiety can change negative perceptions into positive perceptions. The myth that we believe can form perceptions and anxiety.
STRATEGI COPING STRES PADA LANJUT USIA BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA JEMBER Saila Dzirwati Rahmah; Erdi Istiaji; Dewi Rokhmah
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v10i2.298

Abstract

Penelitian Dortje pada Lansia yang tinggal di panti menunjukkan bahwa86,7% Lansia merasa terbuang dan 80% Lansia mengalami stres psikososial. Surveipendahuluan menyatakan bahwa Lansia perempuan lebih sering mengalami stresdibandingkan laki-laki. Stres adalah kondisi dimana seseorang dalam kondisi sangattertekan. Coping stres pada Lansia merupakan segala usaha Lansia untuk mengaturtuntutan lingkungan dan konflik yang muncul, mengurangi ketidaksesuaian ataukesenjangan persepsi antara tuntutan situasi yang menekan dengan kemampuanindividu dalam memenuhi tuntutan tersebut.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi coping stres pada lanjut usiaberjenis kelamin perempuan di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Lanjut UsiaJember. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studikasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lansia di UPT PSLU Jember sebagianbesar mengalami stres yang disebabkan oleh lingkungan sosial, lingkungan fisik, danstres karena keluarga. Lingkungan sosial yaitu teman menjadi faktor penyebab stres.Penyebab stres yang berasal dari lingkungan fisik adalah sarana pra sarana yang tidaksesuai dengan kondisi Lansia, serta stres bersumber dari keluarga yang tidak maumenerima keberadaan sebagian besar Lansia. Informan utama lebih dominanmengatasi stres menggunakan strategi coping stres bentuk emotional focused copingdaripada bentuk problem focused coping karena perempuan lebih mengutamakanperasaan daripada logikanya.
Dinamika Psikologis Pelaku Pedofilia di Lapas Klas I Surabaya–Porong Fatayati Citra Islami
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.2097

Abstract

Paedophilia is a disorder in adult individuals with symptoms of having fantasies, urges, or behaviours that involve sexual activity in one or more children. Paedophilia cases are increasingly occurring in Indonesia and hurt children who are victims of paedophilia cases. Prevention of the occurrence of paedophilia can be suppressed through an in-depth understanding of the case description and the dynamics of paedophile perpetrators. The participant in this study was a 35-year-old man, a widower (divorced), having served a sentence of child molestation for one year in prison. This research uses a case study approach. This study found that there are factors that make the participants have the potential to cause pedophilic behaviour, namely parenting that tends to pamper, the sensitive personality of the perpetrator, lack of self-control, great need for affection, having an interest in things related to sex, difficulty in relationships, the absence of support from the environment, as well as the opportunity.
PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN IBU REMAJA MELALUI PENGUATAN KELOMPOK PENDUKUNG/SWA BANTU Istiqomah Istiqomah
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v12i2.335

Abstract

Ibu remaja sejatinya masih berada dalam rentang usia menuntaskanpengembangan kemandirian sebagai seorang remaja. Namun peran baru sebagaiseorang ibu pada akhirnya memaksa mereka untuk menyegerakan proses ini.Tidak jarang proses adaptasi ini mengalami ketidakberhasilan untuk penuhi. Padaakhirnya peran sebagai ibu dialihkan kepada nenek atau keluarga besar. Hal inilahyang menjadi persoalan yang penting untuk dipahami dalam penelitian ini.Berdasarkan gambaran persoalan yang dihadapi ibu remaja terkaitkemandirian, kegiatan ini bertujuan: 1) Membantu ibu remaja mengenali levelkemandiriannya, khususnya dalam merencanakan arah pengembangan diri., 2)Membantu ibu remaja mengenali dampak kemandiriannya dalam prosespengasuhan.Pelaksanaan kelompok swa bantu pada ibu remaja ini dilakukan olehseorang konselor dan 2 (dua) orang ko-konselor. Sasaran kegiatan ini adalah ibuiburemaja di Kecamatan Kalisat yang aktif dalam kegiatan Posyandu di desamereka. Kegiatan Posyandu di Kecamatan Kalisat masih belum menyentuh aspeksosio-emosional masyarakat, mengingat kondisi latar belakang pendidikan,maraknya pernikahan dini, dan kurangnya tenaga terlatih. Kegiatan kelompok swabantu dilakukan di Posyandu Dahlia 28, Dusun Jambuan Desa Plalangan.Posyandu Dahlia 28 dpilih berdasarkan masukan dari Bidan dan kader, karenakader setempat yang masih kurang terampil dalam berkomunikasi, sehingga masihmembutuhkan pendampingan dalam memberikan informasi kepada ibu remaja.Pada akhir kegiatan ibu remaja menyampaikan bahwa mereka menjadimengerti keterkaitan antara kedekatan yang terbangun dengan anak akanmendasari pengembangan kemandirian pada kedua belah pihak, baik ibu remajamaupun anak mereka sejalan dengan tumbuh kembangnya. Sementara dari pihakbidan dan kader menyampaikan kegiatan ini penting dilakukan, mengingatpermasalahan kemandirian memang dirasakan berdampak negatif terhadap prosespenyuluhan maupun pembinaan ibu remaja dalam kegiatan Posyandu.
Hubungan Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Prokrastinasi Akademik Dalam Menyelesaikan Skripsi Arini Safitri
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v14i2.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial orang tua dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan menggunakan purposive sampling dalam teknik pengambilan sampel. Sebelum dilakukan uji korelasi, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji linieritas. Berdasarkan hasil analisis data dengan 50 orang subjek penelitian diketahui hasil koefisien korelasi sebesar r = -0,224. Dari hasil perhitungan tersebut terbukti bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesehatan Jasmani dan Rekreasi Unlam Banjarbaru.
Seberapa Jauh Aku Bisa Bangkit? Sebuah Studi Mengenai Profil Resiliensi Psikologis Remaja Panti Asuhan Bellatrix Dwi Rachmawati; Ratih Arruum Listiyandini; Rina Rahmatika
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i2.1884

Abstract

The purpose of this research is to describe the profile and level of psychological resilience of adolescents living at social shelter.  This research is using quantitative, cross-sectional design, descriptive approach and the population is adolescents who live at social shelter in Jakarta and Bekasi. Due to the explorative nature of this study and lack of the acurate data about total amount the teenagers, the sample of this research is taken by using convenience sampling technique across 12 Social Shelter in Jakarta and Bekasi. The sample of the study is 200 Adolescents. Adapted scale of resilience by Connor – Davidson was used for measure resilience level and descriptive statistic was used for the analysis. The result of this research found that 46.5% of participants have high resilience and 52.5% has moderate level of resilience. Whereas, only 1% who has low level of resiliences. Based on the analysis from each dimension, the highest dimension of resilience is in the domain of “Personal Competence” and the lowest one is on “Tolerance of Negative Affect”. This result implied that to developing resilience program for adolescents at social shelter, it is needed to help them develop their ability to overcome the negative affect.

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi More Issue