cover
Contact Name
Danan Satriyo Wibowo
Contact Email
insight@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
insight@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 18584063     EISSN : 25030949     DOI : -
Core Subject : Health,
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Sebuah Studi Psikologis Terhadap Proses Idolisasi Remaja Terhadap Idola K-Pop (Korean Pop) Hanno Avila Pradata
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i2.2995

Abstract

This research based on K-pop music phenomenon which a trend among Indonesian’s teenagers. The beginning process, what idol meant to fans and their impact on fans’ life are the focuses on this research. This research uses qualitative methods and interpretive phenomenological analysis as design. Research shows that there was a stimulation to began the musical interest from the family and this stimulation grows as reinforcement, given especially by mother’s side. There's also obstacles that came from father’s side which reacted by participants by crying and lying. Participants said that emotional and instrumental support given by family or friends, reinforced ther idolization behaviour but they also received bullying from their school’s mate because their K-pop idols looked so feminine. Participant’s fanatism to idols was reinforced and led to a condition called internalization. This internalization condition led them to have sexual fantasies towards the idol and beliefs that idols are their boyfriends.
PEMETAAN PROBLEM-PROBLEM PSIKOLOGIS NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIA JEMBER Panca Kursistin Handayani; Mirna Fitri
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v10i2.299

Abstract

Narapidana adalah manusia bermasalah yang dipisahkan dari masyarakatuntuk mendapat pembinaan agar dapat bermasyarakat dengan lebih baik.Kenyataannya tidak semua program penanganan tersebut mampu menjawabkebutuhan dan permasalahan yang dialami narapidana. Insidensi kerusuhan yangsedang marak terjadi di beberapa daerah di Nusantara menggambarkan bahwa sistemkoreksional perlu dibenahi. Setiap penanganan terhadap permasalahan, mestinyadidasari pada pemahaman yang tepat terhadap sumber penyebab dan situasi yangmelatarbelakangi, karena suatu intervensi apapun bentuknya tidak akan menjadisolusi bila tidak menjawab permasalahan. Untuk itu, perlu kiranya dibuat sebuahpemetaan problem atau problem profiling untuk mengetahui akar dari masalahperilaku narapidana.Tujuan penelitian ini adalah menemukan profil problem psikologis di LapasKelas IIA Jember dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Tiga skalapsikologis digunakan dalam pengumpulan data. Skala-skala ini hasil modifikasi dariskala Kecenderungan Depresi (BDI), Skala Kecemasan (TMAS), dan SkalaKecenderungan Bunuh Diri (SIBD). Jumlah subjek penelitian yang dilibatkan adalah80 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat Kecemasan pada Narapidanaberada pada kategori sedang (46 orang = 57,5%), sementara sisanya berimbang antarakategori tinggi dan rendah; 2) Kecenderungan Depresi Narapidana berada padakategori sedang (39 orang = 48,75%), sementara sisanya berimbang antara kategoritinggi dan rendah; 3) Kecenderungan Bunuh Diri Narapidana berada pada tingkatsedang (55 orang = 68,75%), sementara sisanya berimbang antara kategori tinggi danrendah.Hasil ini diharapkan menjadi rujukan bagi Lapas dan pihak-pihak terkaituntuk menyusun program intervensi berbasis problem, terutama yang berkaitandengan program preventif dan kuratif dalam menangani ketiga problem psikologistersebut.
Studi Kasus Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Ditinjau dari Protection Motivation Theory Ariestya Magdalena Njotomulio; Andrian Pramadi
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.2131

Abstract

A healthy lifestyle, including health behavior, illness behavior, as well as sick role behaviorplay a key role in managing type 2 diabetes mellitus (T2DM) as well as limiting its complications. This qualitative descriptive with case study research design utilized a type 2 diabetes mellitus patient who had good Self-Management Diabetes aims to describe the formation of health behavior in patients with type 2 diabetes mellitus reviewed by using Protection Motivation Theory (PMT). PMT consists of five components, namely the Severity, Vulnerability, Response Effectiveness, Self Efficacy, and Fear. Results suggest that the five components in PMT can be used to predict behavioral intentions that are highly related to one’s behavior, and the information either from the environment or intrapersonal plays a role in giving results in the formation of behavioral intentions to make changes in lifestyle, which leads to the emergence of health behaviors.
LAYANAN KESEHATAN MENTAL DI PUSKESMAS : APAKAH DIBUTUHKAN? Marty Mawarpury; Kartika Sari; Lely Safrina
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v13i1.578

Abstract

Pada masa berlakunya konflik di Aceh, terutama masyarakat yang langsung bersentuhan dengan konflik mengalami kekerasan dalam berbagai bentuk. Konflik selama lebih dari tiga dekade telah menunjukkan adanya ekses terhadap gangguan mental penyintas konflik. Salah satu rekomendasi dari hasil temuan pada penelitian asesmen kebutuhan psikosisal masyarakat Aceh tahun 2007 adalah kebutuhan investasi berkelanjutan dalam pengembangan jangka panjang sistem kesehatan dan kesehatan mental di Aceh. Kesehatan psikologis menjadi kebutuhan masyarakat, mengingat kesehatan fisik dan psikis menentukan kualitas hidup dan produktivitas individu. Kebutuhan ini telah dianalisis  dan dilaksanakan oleh beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Yogyakarta dengan menempatkan layanan psikologi pada pusat layanan kesehatan dasar (Puskesmas), sehingga jangkauan pelayanan kesehatan mental semakin luas serta sistem rujukan dan diagnosis pasien dapat sesuai dengan tahapan seperti pada pelayanan kesehatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk  mengidentifikasi masalah dalam pelayanan kesehatan mental masyarakat di Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini berlokasi di Aceh Utara. Pengambilan data dilakukan dengan interview petugas kesehatan di puskesmas dan diskusi kelompok pada masyarakat.  Analisis data menghasilkan gambaran layanan kesehatan mental di Puskesmas.Kata kunci: Pelayanan kesehatan mental, Puskesmas, Aceh Utara
Peran Religiusitas Terhadap Altruisme Relawan Walhi Sumsel Julia Dwi Putri; Sayang Ajeng Mardhiyah
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v14i2.1392

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran religiusitas terhadap altruisme pada relawan Walhi Sumsel. Hipotesis penelitian yaitu religuisitas memiliki peran terhadap altruisme.Populasi penelitian adalah 80 orang relawan Walhi Sumsel. Penelitian menggunakan nonprobability sampling dengan bentuk sampling jenuh. Skala religiusitas mengacu pada dimensi-dimensi religiusitas dari Glock dan Stark (Subandi, 2016). Sedangkan skala altruisme mengacu pada ciri-ciri altruisme oleh Cohen (Nashori, 2011). Analisis data menggunakan regresi sederhana.Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R=0,529; F=30,373 dan p=0,000 (p0,05). Ini menunjukkan bahwa religiusitas memiliki peran yang signifikan terhadap altruisme. Sumbangan R square = 0,280, yang berarti besarnya peranan religiusitas dalam mempengaruhi altruisme adalah 28%. Dengan demikian hipotesis pada penelitian ini diterima, yaitu ada peranan religiusitas terhadap altruisme relawan Walhi Sumsel.
Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Insight, Redaksi
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i1.1956

Abstract

Redaksional Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
HUBUNGAN ANTARA TIPE KEPRIBADIAN EKSTROVERTINTROVERT DENGAN KECENDERUNGAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU PASCA MELAHIRKAN SECARA CESAR Nira Catur Maharani; Panca Kursistin Handayani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v10i1.290

Abstract

Pencapaian peran perempuan dewasa dalam penyesuaian untuk memulaipola hidup baru, dari seorang remaja menjadi dewasa dan kemudian berubahmenjadi seorang istri dan akhirnya menjadi seorang ibu dengan kehamilan,melahirkan, pasca persalinan akan menentukan bagi kebahagiaan mereka. Namun,jika ibu tidak merasa bahagia di kehamilan dan persalinan, dapat menyebabkankegagalan proses penyesuaian yang dapat beralih ke postpartum blues. Postpartumblues dapat pula dipengaruhi oleh karakteristik kepribadian ibu ataufaktor-faktor sosial maupun biologis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tipekepribadian dan kecenderungan postpartum blues pada ibu pasca melahirkan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan mempergunakan teknikinsidental sampling. Subjek penelitian ini adalah 35 ibu pada rentang pascamelahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Srikandi, Jember.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi tipekepribadian dan kecenderungan post-partum blues berada pada tingkatsignifikansi 0,344 dan 5% dari 0,334. Nilai koefisien korelasi lebih besar daritingkat signifikansi 5% sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yangsignifikan antara dua variabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Aspek-Aspek Psikologis pada Prosesi Rambu Solo’ (Tinjauan Teori Religiusitas) Reyvences Asgrenil Lusi; Listyo Yuwanto
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i2.2057

Abstract

This literature review aims to review the psychological aspects, especially the religiosity aspects contained in the implementation of the Rambu Solo’ procession in the Toraja tribes. Rambu Solo’ is the procession of delivering or burying the dead by their families to the spiritual realm or puya (heaven). In its implementation, there are adjustments as well as shifts in the implementation of the Rambu Solo’ procession "which was carried out in the past compared to the implementation of the Rambu Solo’ today. Rambu Solo' is a concept of religiosity that exists today, especially in the Toraja tribes because this procession is carried out not only based on ancestral beliefs but also based on religious values that have entered and developed in the Toraja region.
KONTRIBUSI STRATEGI REGULASI EMOSI TERHADAP KECENDERUNGAN MISCONDUCT DAN IDE BUNUH DIRI PADA NARAPIDANA LAPAS II A JEMBER Panca Kursistin Handayani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v12i1.326

Abstract

Penanganan permasalahan di lapas mestinya tidak hanya berjalan pada satusisi, karena sebenarnya penanganan atau intervensi apapun yang diberikanhanyalah merupakan stimulasi bagi perubahan perilaku. Perubahan perilakupositif seperti yang diharapkan akan terjadi bila ada dukungan dari faktor internalindividu sendiri. Tampaknya perlu dilakukan upaya pemberdayaan denganmemanfaatkan potensi atau karakter positif dari narapidana sendiri dalammenghadapi segala tekanan hidup yang ada di lapas setiap harinya. Hal ini bisadibentuk dan dilatihkan, namun dibutuhkan asesmen yang tepat mengenaikarakter positif apa yang dapat mempengaruhi pembentukan perilaku.Penelitian ini berupaya untuk mengeksplorasi sejauhmana peran strategiregulasi emosi yang dilakukan individu terhadap kecenderungan misconduct danmunculnya ide bunuh diri selama mereka menjalani hukuman di lapas Kelas IIAJember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek yangdilibatkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 80 orang dengan ciri yang sudahditentukan.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara strategi regulasi emosidengan ide bunuh diri dengan nilai p 0.000 0.05, dengan r square 0.218menunjukkan bahwa strategi regulasi emosi memberikan kontribusi sebesar 0.218pada munculnya ide bunuh diri narapidana Lapas II A Jember. Selain itu jugaditemukan bahwa tidak ada hubungan antara strategi regulasi emosi dengankecenderungan misconduct pada narapidana di Lapas II A Jember dengan nilai p0.895 0.05.Kecenderungan misconduct lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternaldari individu seperti kondisi lingkungan, hubungan dengan orang lain sertadukungan sosial. Sedangkan ide bunuh diri sangat ditentukan oleh keterampilanindividu dalam melakukan coping pada permasalahan yang sedang merekahadapi. Coping ditentukan oleh kemampuan individu dalam meregulasikanemosinya sehingga dapat memodifikasi emosi negatif dalam bentuk ekspresi yangadaptif dan adekuat.
Aspek-Aspek Psikologis dalam Budaya Carok Barokatul Asiyah; Darmawan Muttaqin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i2.2059

Abstract

The Madurese community has a very unique and distinctive culture, one of which is Carok. Carok culture is an attempt to kill men against men as a result of lowered self-esteem. So far, carok has always been synonymous with things that are considered rude and cruel. It also creates a bad stigma against the Madurese community. Non-Maduran people only look globally without understanding more deeply the meanings contained in carok. The purpose of this article is to provide a study of carok culture from a psychological perspective. This study is expected to help understand and explain the carok culture not only as a culture, but also the psychological side of the Madurese community in doing carok. In addition, it is also hoped that it can explain to readers and the wider community that what is contained in carok culture is not only something related to negative behaviour. Carok is one way to solve problems that are full of meaning. In carok there is high collective self-esteem, social prestige, and consensus. Referring to the results of research and literature, psychological approaches can be applied in developing knowledge, insight, and understanding about carok culture. The theoretical and practical implications can be discussed further.

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi More Issue