cover
Contact Name
Danan Satriyo Wibowo
Contact Email
insight@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
insight@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 18584063     EISSN : 25030949     DOI : -
Core Subject : Health,
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Studi Deskriptif Tentang Kematangan Emosi Pasangan Pernikahan Dini Pada Suku Madura Pendhalungan Aryani, Novita Dwi; Widyarini, Nurlaela; Nurhaqimah, Yayuk Siti
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v5i1.1472

Abstract

Kualitas Kehidupan Kerja Dan Harga Diri Berbasis Organisasi Dengan Keterikatan Kerja Pns Pemerintah Kota Palangka Raya Andik 0 Matulessy; Aprilina 0 0; Rr. Amanda Pasca Rini
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i1.1697

Abstract

Keterikatan kerja merupakan kondisi pikiran yang positif dan memuaskan terkait dengan pekerjaan yang dicirikan adanya vigor, dedication dan absorption. Keterikatan kerja dapat dipengaruhi oleh kualitas kehidupan kerja sebagai faktor job resource dan harga diri berbasis organisasi sebagai faktor personal resource. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja. (2) hubungan harga diri berbasis organisasi dan keterikatan kerja. (3) hubungan kualitas kehidupan kerja melalui harga diri berbasis organisasi terhadap keterikatan kerja. Sampel dalam penelitian ini adalah PNS yang bekerja di instansi Pemerintah Kota Palangka Raya sebanyak 244 orang. Analisa data menggunakan teknik analisis jalur yang diolah dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas kehidupan kerja secara langsung tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterikatan kerja  dengan nilai nilai t hitung sebesar 1,311 dan signifikansi sebesar 0,191 (p 0,05). (2) Harga diri berbasis organisasi secara langsung memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap keterikatan kerja dengan nilai t hitung 9,616 dan signifikansi sebesar 0,000 (p 0,01). (3) Kualitas kehidupan kerja secara tidak langsung memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterikatan kerja melalui harga diri berbasis organisasi dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0,332. Implikasi dari penelitian ini pemerintah kota Palangka Raya perlu mempertahankan atau meningkatkan kualitas kehidupan kerja sebagai sarana untuk menjaga harga diri berbasis organisasi agar pegawai tetap memiliki keterikatan terhadap pekerjaannya.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KEMANDIRIAN PADA PESERTA DIDIK DI SMPN 3 JEMBER Anggraeni Swastika Sari; Iin Ervina
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v9i2.280

Abstract

Mencontek sering dilakukan oleh peserta didik, apalagi dalam keadaanterdesak, yaitu saat ujian. Fenomena yang pernah terjadi adalah adanya pesertadidik yang melakukan contek massal saat UN. Kejadian ini merupakan salah satubentuk perilaku peserta didik yang mencerminkan ketidakmandirian dalam halakademik. Selain itu ada fenomena lain berkaitan dengan ketidakmandirian, yaitudalam perilaku sosial dan emosional yang terjadi di SMPN 3 Jember. Fenomenainilah yang membuat penelitian ini dilakukan.Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif korelasi. Metodepengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan model Thurstone yangmenggunakan rentangan angka 1 sampai 7. Populasi dan sampel penelitian adalahpeserta didik SMPN 3 Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive random sampling atau pengambilan data secara acak. Teknik analisisyang digunakan adalah analisis product moment .Berdasarkan hasil analisa diperoleh nilai korelasi rxy = 0.464 dengansignifikan = 0.000 yang menyatakan bahwa rxy= 0.464 p = 0.05.Sehingga H1 diterima, maka dapat dikatakan ada korelasi yang signifikan antaraefikasi diri dan kemandirian, artinya bahwa ketika efikasi diri tinggi makatentunya peserta didik akan mandiri dalam melakukan tugas-tugasnya,sebaliknya ketika efikasi diri rendah maka peserta didik tidak mandiri dalammelakukan tugas-tugasnya.
Studi Kasus Karakteristik Kepribadian Pasien Skizofrenia Paranoid Ditinjau dari Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2 (MMPI-2) Rikza Novita Muna'amah; Elly Yuliandari Gunatirin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i2.3781

Abstract

The personality of paranoid schizophrenia patients is certainly different and has its own peculiarities, therefore, some personality tests are needed so that the diagnosis and application of the intervention can be on target. One of the measuring instruments which widely used is the Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2 (MMPI-2). The purpose of this study was to study the personality characteristics of paranoid schizophrenia patients that reviewed with the Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2 (MMPI-2). The sampling technique used purposive sampling with one patient. Paranoid schizophrenia has personality characteristics of the type Schizophrenia (Sc) (94 = very high) and Paranoia (Pa) (83 = very high). These patients often have delusions and hallucinations, making it difficult to determine reality and fantasy.
PENGARUH PERSONAL VALUE, KOMPETENSI DAN ALTRUISME TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT KRISTEN MOJOWARNO Sih Murwani
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i2.314

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan harus dapatmemberikan pelayanan yang bermutu kepada konsumen sebagai pengguna jasa,baik untuk pasien maupun keluarganya. Kinerja karyawan selain dipengaruhi olehfaktor organisasi, juga dipengaruhi oleh faktor personal seperti nilai-nilai pribadi,kompetensi, dan sikap altruisme.Penelitian bertujuan melihat pengaruh personal value, kompetensi danaltruisme terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Kristen Mojowarno diKabupaten Jombang. Subjek penelitian berjumlah 126 karyawan terdiri dari 110perawat dan 16 bidan.Personal value, kompetensi, dan altruisme berpengaruh sangat signifikanterhadap kinerja perawat (R = 0.680). Koefisien determinasi R = 0463menjelaskan bahwa 46,3% kinerja perawat dipengaruhi oleh personal value,kompetensi, dan altruisme. Kompetensi perawat memiliki pengaruh palingdominan terhadap kinerja perawat. Altruisme memberikan kontribusi yanghampir setara dengan kompetensi. Sedangkan personal value memberikankontribusi yang sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kinerja perawat.
Hubungan Gaya Kelekatan Dengan Self-Efficacy Akademik Siswa SMA Di Jakarta Raysita Nilam Sari; Sari Zakiah Akmal
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v14i1.1054

Abstract

The academic problems of high school students that often happens are ineffective learning method, completion of tasks and exercises, search and use of learning resources, learning difficulties, lack of concentration in learning and other high academic demands. On such problems, the researcher surveyed 30 high school students and the results showed that 60% of 30 high school students have low academic self-efficacy. The factors of academic self-efficacy include family, neighborhood and school. Attachment may affect self-efficacy which is critical to academic success. The research was carried out by distributing the attachment style and academic self-efficacy scale to 247 high school students in Jakarta. The results showed that there was a significant positive relationship between secure attachment style and academic self-efficacy of high school students (r = 0.130 and p = 0.040). In addition there was a significant negative relationship between a fearful-avoidant attachment style attachment and self-efficacy of academic high school students (r = -0, 198 and p = 0.002).
Gambaran Organizational Commitment (Studi Pada Karyawan di Perusahaan BUMN PT XYZ Regional Jabar) Ifada Auli Azka; Diana Harding; Yus Nugraha
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i1.2259

Abstract

The development of technology demands quality human resources. In a company, human resources have an important role that needs to be developed. Organizations need employees who remain to provide the best performance to support the achievement of the goals of the organization. The purpose of this study was to determine the general picture of organizational commitment in PT. West Java Regional XYZ. This type of research is quantitative descriptive, with a total of 128 research subjects. Based on the research results obtained by the commitment of employees of PT. West Java Regional XYZ based on normative commitment is 44%, then continuance commitment is 35% and affective commitment is 21%. These results indicate that the largest component of organizational commitment is normative commitment and the lowest is affective commitment. Suggestions for further researchers to be associated with several factors, such as psychological climate, organizational justice or other factors because it affects how organizational commitment to employees can be formed.
PERBEDAAN KEMANDIRIAN REMAJA YANG TINGGAL DI PESANTREN DENGAN REMAJA YANG TINGGAL DI RUMAH Hikmatul Kamiliyah; Iin Ervina
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i1.304

Abstract

Tugas perkembangan remaja terdiri dari pencapaian peran sosial,menerima keadaan fisik dan mengenalinya, serta pencapain kemandirian. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemandirian remaja yang tinggal dipesantren dengan remaja yang tinggal di rumah.Subjek penelitian yang yang digunakan berjumlah 186 pada santri PondokPesantren Darul Lugh Wal Karomah Kraksaan Probolinggo dan siswa MANUKraksaan Probolinggo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatifdeskriptif, dengan meggunakan skala kemandirian, dan uji independen sampel ttes.Hasil t hitung sebesar -2,638 dan t tabel 1,960 taraf signifikasi 5%. Nilai thitung t tabel artinya tidak ada perbedaan kemandirian remaja yang tinggal dipesantren dengan remaja yang tinggal di rumah. Peneliti juga menggunakankategori tingkatan kemandirian, pada remaja yang tinggal di Pesantren kategoritinggi sebesar 13,97%, kategori sedang 70,96%, kategori rendah sebesar 15,05%,pada remaja yang tinggal di Rumah kategori tinggi sebesar 19,89%, kategorisedang 66,66% , kategori rendah 13,44%.
Pengembangan Modul untuk Guru dalam Meningkatkan Self Efficacy Sains Siswa SMA Melly Sanjaya; Lena N. Panjaitan; Listyo Yuwanto
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.5778

Abstract

Students often interpret science lessons as more difficult lessons compared to other subjects because these subjects require more learning effort and when students lose their desire to follow science subjects, they tend to perceive less ability in the field of science, this can have an impact on unsatisfactory student learning outcomes. Self-efficacy is the strongest predictor of academic achievement, because self-efficacy influences behavioural choices, namely choosing the field to be mastered, determining how much effort is exerted and influencing thought patterns and emotional reactions. Self-efficacy can be grown and learned. Therefore, the teacher's role is very important in increasing student self-efficacy. This study was conducted to find out the description of the self-efficacy of high school students towards science lessons, the factors that cause science high school students to have low self-efficacy, what efforts have been made and what efforts have not been made by teachers to overcome the problems of students who have low science self-efficacy. Based on the results of data collection, a module for teachers was compiled which aims to increase students' self-efficacy towards science lessons.
CYBERBULLYING PADA REMAJA SMA DI BANDA ACEH Risana Rachmatan; Shella Rizky Ayunizar
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v13i2.811

Abstract

Remaja menggunakan internet sebagai salah satu contoh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Efek yang muncul dengan adanya kemajuan teknologi bisa berdampak positif dan negatif, salah satu dampak negatif yang ditimbulkan adalah cyberbullying. Pengakses internet di Indonesia saat ini didominasi oleh remaja sebanyak 64%, hal ini menyebabkan semakin banyaknya perilaku cyberbullying yang terjadi di kalangan remaja Indonesia. Dalam membahas cyberbullying isu gender merupakan salah satu yang banyak dibicarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku cyberbullying ditinjau dari jenis kelamin pada remaja di kota Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini sebanyak 364 siswa SMA yang terdiri dari 182 siswa lakilaki dan 182 siswa perempuan. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan metode probability sampling dengan teknik Multi-Stage Cluster dan Nonpropotionate Stratified Random Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Student Needs Assessment Survey (SNAS) diajukan oleh Willard (2007). Hasil analisa menggunakan Mann-Whitney U yang menunjukkan nilai Z sebesar 0,627 (p=0,474). Hasil penelitian menyatakan tidak terdapat perbedaan perilaku cyberbullying antara remaja laki-laki dan remaja perempuan di Banda Aceh. Dengan demikian jelas bahwa laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan cyberbullying.

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi More Issue