cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH: (STUDI KASUS di DESA WAIHATU KECAMATAN KAIRATU BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT) Zariah, Yuyun; Girsang, Wardis; Adam, Felecia P
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 3 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i3.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan terhadap ketahanan pangan rumah tangga petani padi. Lokasi penelitian berada di Desa Waihatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Barat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang sebagai petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang berstatus sewa mempunyai tingkat pendapatan lebih rendah dibandingkan petani pemilik, begitu pula sebaliknya pendapatan petani pemilik lebih tinggi. Pendapatan rata-rata dari usahatani padi sawah adalah 47%. Rata-rata konsumsi energi dan protein rumah tangga petani padi sawah sebesar 916 kkal/orang/hari dan 54 gram/orang/hari, kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah 93% rentan pangan, tergolong aman pangan sebesar 7%.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI DUSUN TAENO DESA RUMAHTIGA KECAMATAN TELUK AMBON Razaqqurrakhman, Rizqi; Thenu, Stephen F. W.; Matitaputty, I T
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.2039

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pendapatan dalam usahatani cabai rawit di Dusun Taeno, Desa Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Pengambilan sampel responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive Sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tingkat pendapatan dan kelayakan. Hasil Revenue Cost Ratio menunjukkan nilai rasio sebesar 2,44 yang didapat dari total penerimaan dibagi dengan total biaya produksi. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usahatani cabai rawit, R/C Ratio menunjukkan ratio >1 (lebih dari satu). Jika ratio lebih dari satu maka usahatani tersebut dapat dikatakan layak, sebaliknya jika ratio <1 (kurang dari satu) maka usahatani tersebut tidak layak untuk diusahakan. Oleh karena itu, penerimaan yang diperoleh petani cabai rawit di Dusun Taeno lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usahatani cabai rawit di Dusun Taeno Negeri Rumahtiga Kecamatan Teluk Ambon layak untuk diusahakan.
PERSEPSI PETANI DALAM PEMANFAATAN KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA L.) MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR PADA PADI SAWAH DI KECAMATAN KOTANOPAN Harahap, Nurlina; Siregar, Ameilia Z; Ramadhani, Desi
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1867

Abstract

Harga pupuk kimia yang mahal serta serangan hama keong mas menjadi salah faktor penyebab menurunnya produktivitas padi di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (P.canaliculata L.) Menjadi pupuk organik cair di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan menggunakan 57 orang sebagai responden. Metode pengumpulan dataya menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (P. canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 63,21%. Secara simultan umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, peran penyuluh, akses informasi, intensitas penyuluhan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh secara simultan terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan. Secara parsial umur, pendidikan, luas lahan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (P. canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair sedangkan pengalaman bertani, peran penyuluh, akses informasi dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (P.canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan.
ANALISIS USAHATANI SAYURAN ORGANIK TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN) Matuankotta, Nathalia A; Thenu, Stephen F. W.; Lawalata, Marfin
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.1999

Abstract

Sayuran organik yaitu sayuran yang bebas dari residu kimia sehingga layak dikomsumsi dan menyehatkan. Sayuran organik dibudidayakan secara alami maka sayuran tersebut mengandung berbagai keunggulan dibandingkan dengan sayuran non organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan petani sayuran organik di Negeri Hutumuri dan Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan. Adapun jenis sayuran yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah kangkung dan sawi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani. Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari wawancara langsung kepada petani di Negeri Hutumuri dan Negeri Rutong ditambahkan dengan data pendukung lain yang dapat menunjang dari studi literatur dan pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata total biaya produksi kangkung sebesar Rp 237.534/tahun sedangkan untuk sawi sebesar Rp 175.172/tahun. Rata-rata penerimaan petani dari usahatani kangkung sebesar Rp 3.706.517/tahun dan sawi sebesar Rp 1.419.850/tahun. Sedangkan pendapatan dari usahatani kangkung sebesar Rp 3.468.983/tahun dan sawi sebesar Rp 1.244.678/tahun.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN SERTA BREAK EVENT POINT (BEP) USAHATANI KEMBANG KOL (Brassica oleracea var. Botrytis L.) DI DESA CARIUMULYA KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG Rahmahtika, Fitria Dwi; Sulandjari, Kuswarni; Suhaeni, Suhaeni
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1610

Abstract

Kembang kol merupakan salah satu tanaman hortikultura yang cukup banyak diminati oleh masyarakat dan memiliki prospek cukup baik dalam usahatani, termasuk di Desa Cariumulya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besarnya biaya, pendapatan penerimaan, kelayakan usahatani, dan nilai BEP (Break Event Point) pada usahatani kembang kol yang ada di Desa Cariumulya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprabability sampling dan metode sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel dengan cara semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuisioner, data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang, Dinas Komunikasi dan Informasi Bandung, Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Unit Pelaksanaan Teknik Dinas Pengelolaan Pertanian Telagasari. Data dianalisis dengan analisis pendapatan, penerimaan, R/C Ratio, dan Break Event Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya yang dikeluarkan petani dalam 1 hektar pada satu kali masa panen sebesar Rp. 18.131.763 dengan rincian biaya tetap sebesar Rp. 5.883.427 dan biaya variabel Rp. 11.973.336. Penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 30.764.500 dengan jumlah produksi 4.733 kilogram yang dijual seharga Rp. 6.500 per kilogram selama satu kali masa panen. Besarnya rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam satu kali masa panen sebesar Rp. 12.632.737. Besarnya rata-rata R/C Ratio pada usahatani kembang kol  1,69, yang artinya usahatani kembang kol tersebut layak untuk diusahakan. BEP harga usahatani kembang kol adalah sebesar Rp. 2.790, dalam penelitian ini petani menentukkan harga sebesar Rp. 6.500 per kilogram yang artinya petani tidak rugi. BEP unit yang diperoleh sebesar 3.831 unit, dan dalam penelitian ini petani dapat menghasilkan produk sebesar 4.733 kilogram kembang kol yang artinya petani tidak rugi.
PERAN DAN KONTRIBUSI PEREMPUAN PAPALELE IKAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DUSUN SERI NEGERI URIMESSING KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON Tuhumury, Reinhard F; Kakisina, Leunard O; Adam, Felecia P
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan papalele ikan dan kontribusi perempuan papalele ikan terhadap pendapatan rumah tangga di Dusun Seri Negeri Urimessing Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner dan pengumpulan data sekunder melalui literatur yang terkait dengan penelitian, juga data dari institusi tertentu. Sampel diambil sebanyak 100% jumlah populasi perempuan papalele ikan di Dusun Seri yaitu 20 orang dengan Teknik sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan papalele ikan di Dusun Seri lebih banyak dilakukan di sektor publik (berjualan ikan) dengan jumlah rata-rata curahan waktu sebanyak 10 jam per hari. Sedangkan di sektor domestik rata-rata hanya berkisar 4,1 jam per hari. Kontribusi perempuan papalele ikan terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 85,28% yang berarti bahwa perempuan papalele ikan memiliki peranan yang sangat penting dalam keluarga.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK SAYURAN ORGANIK Annurdiansyah, Fachrur; Turukay, Martha; Simanjorang, Tienni M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 3 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i3.1822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian produk sayuran organik hasil produksi Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Ambon di Supermarket FRiS Kota Ambon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan alat analisis menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Responden berjumlah 100 orang diambil dengan cara perhitungan Rumus Roscoe. Hasil penelitian menunjukkan preferensi konsumen terhadap harga, kualitas produk, kepercayaan, kemasan berada pada tingkat sangat baik.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MINYAK KAYU PUTIH DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Hitimala, Yudin; Girsang, Wardis; Puttileihalat, Paulus M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan agribisnis minyak kayu putih di Kabupaten Seram Bagian Barat. Penelitian ini terfokus pada kecamatan yang memiliki usaha pengelolaan minyak kayu putih di Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu Kecamatan Huamual Belakang, Kecamatan Seram Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Huamual dan Kecamatan Taniwel. Data dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan agribisnis minyak kayu putih di Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu mempertahankan mutu serta menggunakan kemasan yang menarik; perluasan lahan tanaman kayu putih dan penyediaan sarana produksi secara lokal; pemanfaatan teknologi informasi dalam upaya pemasaran dan promosi; peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam memanfaatkan inovasi-inovasi pengolahan minyak kayu putih; serta pembentukan kelembagaan. Adapun faktor yang mempengaruhi strategi pengembangan agribisnis minyak kayu putih di Kabupaten Seram Bagian Barat diantaranya: inovasi pengolahan minyak kayu putih yang belum berkembang; belum adanya kelembagaan serta branded produk minyak kayu putih; ketersediaan bahan penolong produksi yang terbatas serta isu pencemaran lingkungan akibat adanya pengolahan minyak kayu putih.   
SISTEM PEMASARAN KOMODITI TOMAT DI DESA WAI ASIH KECAMATAN SERAM UTARA TIMUR KOBI KABUPATEN MALUKU TENGAH Faisal, Alif; Turukay, Martha; Lawalata, Marfin
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.2016

Abstract

Produksi  dan  pemasaran  mempunyai  ketergantungan  yang sangat  erat  di mana produksi yang meningkat tanpa didukung oleh sistem pemasaran yang dapat menampung hasil dengan tingkat harga yang layak tidak akan berlangsung lama, justru  pada  waktunya  akan  menurun  karena  pertimbangan  untung  rugi usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, margin pemasaran, biaya pemasaran, dan efisiensi pemasaran komoditi tomat di Desa Wai Asih Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah.  Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 20 responden dengan menggunakan metode sensus. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif yang didapat dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua  saluran  pemasaran. Pertama, yaitu Petani ->Pengumpul desa -> Pengumpul di Kota Ambon -> Pengecer -> Konsumen. Kedua, Petani -> Pengumpul Desa -> Pengecer -> Konsumen. Margin pemasaran komoditi tomat untuk saluran I sebesar Rp. 1,500 untuk pengumpul desa, Rp. 2.000 untuk pengumpul kota Ambon dan Rp.5.000 untuk pengecer di kota Ambon jadi total margin pada saluran I sebesar Rp.8.500. Sedangkan margin untuk saluran II sebesar Rp.3.500 untuk pengumpul desa dan Rp.6.000 pada pengecer kota Ambon jadi total margin pada saluran II sebesar Rp.9.500.  Pemasaran tomat dari desa Wai Asih Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah dapat dikatakan efisien karena keduanya kurang dari 33 persen .
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA MUSIM TANAM II DAN MUSIM TANAM III DI DESA PAKKABBA KECAMATAN GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR Fahira, Jihan; Natsir, Mohammad; Rumallang, Ardi
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1532

Abstract

Desa Pakkabba merupakan salah satu daerah penghasil produksi padi di Kabupaten Takalar. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui  tingkat pendapatan usahatani padi sawah pada musim tanam 2 dan musim tanam 3 di Desa Pakkabba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, (2) Untuk mengetahui perbedaan produksi modal usahatani padi sawah pada musim tanam 2 dan musim tanam 3 di Desa Pakkabba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis uji t. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pakkabba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Populasi dalam penelitian adalah petani padi di Desa Pakkabba sebanyak 30 orang. Dari jumlah populasi tersebut dilakukan pengambilan sampel dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pendapatan usahatani petani padi sawah pada musim tanam 2 sebesar Rp.15.305.498/ha sedangkan pendapatan pada musim tanam 3 yaitu sebesar Rp.17.155.724/ha. (2) produktivitas modal padi sawah pada musim tanam 2 yaitu sebesar Rp.8.392/kg, sedangkan produktivitas modal padi sawah pada musim tanam 3 yaitu sebesar Rp. 7.396/kg. Hal ini membuktikan bahwa produktivitas modal usahatani padi sawah pada musim tanam 2 dan musim tanam 3 setelah diuji t keduanya tidak beda nyata, meskipun dari hasil produktivitas modal petani padi sawah pada musim tanam 2 produktivitas modal lebih banyak dibandingkan pada musim tanam 3.