cover
Contact Name
Marfin Lawalata
Contact Email
marfin.lawalata@faperta.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrilan@faperta.unpatti.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 23025352     EISSN : 25497677     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
PENERAPAN FUNGSI PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH MANGGA PODANG DI DESA TIRON KECAMATAN BANYAKAN KABUPATEN KEDIRI Utari, Mukti Novita; Mulyadi, Fadli; Inggrida, Jedda Ayu
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.2029

Abstract

Wilayah yang menjadi salah satu sentra produksi mangga podang terbesar di Kediri adalah Desa Tiron Kecamatan Banyakan. Namun, pemasaran mangga podang di Desa Tiron mengalami berbagai permasalahan seperti masih bergantung terhadap pengepul, pemasaran yang masih terbatas,  dan daya tawar petani yang rendah.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan fungsi pemasaran dan peningkatan nilai tambah dalam pemasaran mangga podang di Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi pemasaran oleh petani mangga podang di Desa Tiron sudah baik. Hal ini terlihat dari petani yang menerapkan fungsi pengangkutan, penyimpanan, penanganan khusus, penjualan secara bertahap, pengklasifikasian dan pemisahan komoditas dalam tingkatan, serta pemantauan situasi pasar. Selain itu, mayoritas petani juga tidak pernah melakukan pinjaman modal. Namun, peningkatan nilai tambah yang dilakukan oleh petani mangga podang di Desa Tiron masih rendah. Hal ini terlihat dari mayoritas petani yang tidak pernah melakukan pengolahan dan penjualan mangga podang yang hanya dilakukan di desa yang sama. Petani perlu meningkatkan nilai tambah mangga podang dengan mengoptimalkan pengolahan dan melakukan pemasaran ke wilayah yang lebih luas.
PERAN PEREMPUAN DALAM RUMAHTANGGA (STUDI KASUS PEREMPUAN TANI DI DESA KLIS PULAU MOA KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA) Jeremias, Helena E; Sahusilawane, Aphrodite M; Sopamena, Junianita F
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1886

Abstract

Peran perempuan untuk mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangga sudah banyak diteliti, namun masih sedikit dilakukan di pedesaan pulau Moa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi nafkah perempuan tani dalam rumahtangga untuk memenuhi kebutuhan rumahtangga. Sampel penelitian adalah semua populasi perempuan petani sebanyak 38 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara disertai alat bantu kuesioner. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sumber uang tunai rumah tangga terbesar adalah dari hasil petani perempuan Klis sekitar Rp 200.000 per bulan dari usahatani sayur-sayuran. Perempuan Klis  memiliki peran penting dalam sumbangannya terhadap penerimaan rumahtangga melalui usahatani sayuran selain perannya sebagai isteri, sebagai ibu rumahtangga, dan sebagai pencari nafkah. Besarnya peran perempuan petani sayuran menandakan kontribusi perempuan penting dalam pemenuhan kebutuhan rumahtangganya.
HUBUNGAN MODAL SOSIAL DENGAN TINGKAT PERKEMBANGAN KELOMPOK TANI DI NEGERI HUTUMURI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON Batkormbawa, Cinthya; Adam, Felecia P; Wenno, Noviar F
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1980

Abstract

Modal sosial sangat erat kaitannya dengan pencapaian tujuan bersama dalam suatu jaringan hubungan sosial. Jaringan hubungan sosial terdiri dari individu – individu yang memiliki tujuan yang sama untuk bergabung ke dalam jaringan tersebut. Modal sosial terbentuk dari hubungan sosial dimana seorang individu terhubung dengan individu lainnya dan melakukan hubungan timbal balik, pemberi informasi juga mendapatkan informasi. Hubungan timbal balik yang dimaksud ialah kegiatan berbagi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan kelompok tani, tingkat modal sosial dan hubungan antara modal sosial dengan tingkat perkembangan kelompok tani di Negeri Hutumuri. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer yang didapatkan melalui wawancara dengan responden dan data sekunder data yang diperoleh dari instansi dan literatur terkait masalah penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan 2 metode yaitu skala likert dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perkembangan kelompok tani di negeri Hutumuri tergolong kelas lanjut dan madya. Tingkat modal sosial tergolong kategori tinggi. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara tingkat modal sosial dengan tingkat perkembangan kelompok tani di lokasi penelitian.
PENGARUH PREMI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEKERJA HARIAN LEPAS (PHL) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PT. NUSAINA AGRO KOBI MANISE AFDELING V) Siregar, Maria C.A; Girsang, Wardis; Simanjorang, Tienni M.
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1967

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak premi dan motivasi terhadap kinerja Pekerja Harian Lepas (PHL) di PT. Nusaina Agro Kobi Manise Afdeling V. Metode penelitian yang diterapkan melibatkan survei dan studi kasus. Sampel penelitian dipilih secara sensus, mencakup seluruh tenaga panen dan perawatan yang berjumlah 44 orang. Analisis penelitian menggunakan SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Variabel yang diamati melibatkan premi dan motivasi sebagai variabel independen, sementara kinerja pekerja sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja, dengan nilai P-Value = 0,03 < 0,05. Premi juga memiliki pengaruh langsung terhadap motivasi, dengan nilai P-Value = 0,001 < 0,05. Namun, premi tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja, dengan nilai P-Value 0,231>0.005.
ANALISIS STRUKTUR HUBUNGAN DAN PERAN AKTOR DALAM JARINGAN SOSIAL USAHATANI SAYURAN Sitania, Fifi H; Pattiselano, August E; Puttileihalat, Paulus M
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 3 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i3.1882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan struktur jaringan sosial petani sayur-sayuran. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Keranjang Desa Wayame Kota Ambon. Pendekatan penelitian kuantitatif, sampling jenuh dalam menuntukan sampel sebanyak 20 orang petani. Analisis data menggunakan Rank Spearman untuk melihat hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur jaringan sosial petani sayuran berdasarkan isu masing-masing informasi pada umumnya bersifat open network, dimana ciri hubungan bersifat longgar atau rendah. Actor yang memegang peranan penting dalam jaringan sosial adalah P16 dari perananya sebagai Bdrige atau jembatan penghubung antara penyuluh dengan petani, terkhususnya yang berkaitan dengan informasi Saprodi, sedangkan informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan modal usaha didapatkan melalui actor yang berperan sebagai Leason.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TERNAK ITIK PETELUR INTENSIF DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN TAMBELANG KABUPATEN BEKASI Sarmidi, Suciati; Sulandjari, Kuswarini; Suhaeni, Suhaeni
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.2037

Abstract

Itik merupakan salah satu unggas yang mempunyai peran cukup besar pada pendapatan peternak, termasuk peternak itik di Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi. Kelayakan finansial diperlukan untuk keberlanjutan usaha ternak itik. Para peternak di  Desa Sukamaju ialah tidak adanya catatan secara rinci baik itu pengeluaran maupun penerimaan. sehingga belum diketahui pendapatan  dan kelayakannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya penerimaan. pendapatan dan kelayakan finansial pada usaha ternak itik petelur di Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.  Metode penentuan sampel menggunakan teknik penentuan sampel dengan cara keseluruhan jumlah populasi dijadikan sampel. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden menggunakan kuisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi. dan juga instansi-instansi yang terkait. Data dianalisis dengan analisis pendapatan. penerimaan. R/C Ratio. Break Event Point (BEP). dan Return on Investment (RoI). Hasil penelitiann menunjukkan bahwa rata-rata biaya yang dikeluarkan peternak itik petelur dalam 1000 ekor pada satu kali periode sebesar Rp. 83.317.292 dengan rincian biaya tetap sebesar Rp. 2.731.208 dan biaya variabel sebesar Rp. 80.586.083. Penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 395.625.346  dengan jumlah produksi telur sebanyak 208.233 butir yang dijual seharga Rp. 1.900 perbutir selama satu kali periode. Besarnya rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam satu kali periode sebesar Rp. 312.308.055. Rata-rata R/C Ratio yang dihasilkan dalam usaha ternak itik petelur ini sebesar 4,74 yang artinya usaha ternak itik petelur tersebut layak untuk dikembangkan. BEP produksi pada usaha ternak itik petelur sebesar 43.880 butir yang artinya usaha ternak ini tidak rugi karena pada penelitian ini peternak itik menghasilkan telur sebanyak 208.233 butir dan rata-rata BEP harga sebesar Rp. 400 yang artinya usaha ternak itik petelur itu tidak rugi karena pada kenyataannya peternak itik menjual telur seharga Rp. 1.900 perbutir. Rata- rata ROI (Return On Investment) sebesar 3,77 persen.
STRATEGI BERTAHAN PETANI PERDESAAN UNTUK PENCEGAHAN KEBAKARAN LAHAN DI EKOSISTEM PASANG SURUT Yamin, Muhammad; Putri, Elysa
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1877

Abstract

Masalah yang dihadapi petani pada ekosistem lahan pasang surut, khususnya petani padi yaitu terbatasnya lahan, produktivitas rendah, risiko tinggi, dan ketergantungan terhadap satu jenis komoditas. Hal ini menyebabkan petani terjebak dalam perangkap kemiskinan, memaksa mereka melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status rawan kebakaran lahan di rawa pasang surut, menganalisis daya dukung ekosistem rawa pasang surut yang mampu bertahan hidup (survival) bagi petani, dan merumuskan Survival Strategy petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data dianalisis secara kuantitatif dengan perhitungan matematis dan secara kualitatif dengan menggunakan metode PRA dan Analisa SWOT.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sangat rawan dan rawan.  Daya dukung lahan adalah CCR >1, yaitu 1,95 di Desa Simpang Tiga Sakti Kabupaten Ogan Komering Ilir dan 2,76 Di Desa Tabuan Asri Kabupaten Banyuasin, artinya daya dukung lahan pertanian masih surplus. Strategi untuk bertahan adalah bantuan bibit, alat pemadaman api (selang, dan pompa air), serta fasilitas land clearing.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PALA DI DUSUN NASIRI DESA LUHU KECAMATAN HUAMUAL BELAKANG KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Alimu, Fitri; Thenu, Stephen F. W.; Simanjorang, Tienni Mariana
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 2 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i2.1990

Abstract

Kelayakan merupakan suatu kajian yang bersifat menyeluruh dan mencoba menyoroti segala aspek kelayakan. Kelayakan dari suatu usahatani pala merupakan bagian dari investasi.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisis pendapatan para petani pala di Dusun Nasiri dan menganalisis kelayakan usahatani pala di Dusun Nasiri Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah petani pala yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan dan analisis kelayakan R/C ratio dan B/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan rata-rata usahatani pala di Dusun Nasiri sebesar Rp 13.799.450/tahun yang diperoleh dengan mengalikan jumlah produksi dengan harga produksi. Adapun rata-rata total biaya produksi per tahun yang dikeluarkan yaitu Rp 4.693.961, diperoleh dari penjumlahan total biaya tetap per tahun Rp 618.195 dengan total biaya variabel per tahun Rp 4.075.766.  Jadi, pendapatan per tahun usahatani pala sebesar Rp 9.105.489/tahun. Nilai R/C Ratio dari usahatani pala adalah 2,93 dimana R/C > 1 yang artinya setiap Rp 1, yang dikeluarkan sebagai biaya akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,93, sedangkan nilai B/C ratio yaitu 1,93.  Jadi usahatani pala dikatakan layak diusahakan.
KEARIFAN LOKAL USAHATANI MINYAK KAYU PUTIH (M. LEUCADENDRON LINN) DI PULAU BUANO KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Rumatiga, Masdar; Pattiselano, August E; Kakisina, Leunard O
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 2 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i2.1855

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa kearifan lokal masyarakat dalam kegiatan usahatani minyak kayu putih di Pulau Buano, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Sebanyak 30 petani kayu putih dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan Miles dan Huberman (1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat dalam kegiatan usahatani tanaman kayu putih dimulai dari pembacaan doa, pemanenan serta pengolahan minyak kayu putih dengan menggunakan ketel tradisional (terbuat dari kayu/berbahan kayu) yang merupakan salah satu warisan dari para pendahulu. Ketel tradisional ini diperkenalkan oleh pedagang Cina sejak tahun 1980-an. Pendapatan masyarakat di Pulau Buona di sektor pertanian didominasi oleh usahatani tanaman kayu putih, sehingga memiliki kontribusi yang besar terhadap porsi pendapatan rumah tangga petani, sebesar 40 persen bahkan ada yang melebihi 80 persen.
ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN PEKERJA HARIAN LEPAS (PHL) PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PT. NUSAINA AGRO KOBI MANISE AFDELING VI) Situmorang, Hesti Flora; Girsang, Wardis; Turukay, Martha
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1969

Abstract

Investasi perkebunan kelapa sawit oleh PT.Nusaina Agro Kobi Manise Afdeling VI diharapkan meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan serta menurunkan kemiskinan pekerja harian lepas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur pengeluaran, tingkat kemiskinan, dan faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan kemiskinan. Sampel penelitian adalah semua pekerja panen dan perawatan yakni 40 orang kepala keluarga. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran pangan lebih besar dari non pangan, masing-masing 60% dan 40%. Berdasarkan berdasarkan pendekatan ukuran pendapatan dan pengeluaran maka tingkat kemiskinan, masing-masing 27,5% dan 32,5%. Faktor-faktor yang berkorelasi nyata terhadap kemiskinan adalah jumlah beban tanggungan, umur, lama kerja dan pendapatan rumah tangga.