cover
Contact Name
Rahmat Aziz
Contact Email
azira@uin-malang.ac.id
Phone
+62362-22928
Journal Mail Official
jppundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
JPP publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 907 Documents
Pemanfaatan Media Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf Hiragana dan Katakana Sri Mardani, Desak Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.344 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i3.1836

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode informasi berbantuan media visual dan metode tugas dapat meningkatkan kemampuan menulis indah huruf Hiragana dan Katakana pada mahasiswa semester I Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, Undiksha TA 2011/2012. Selain untuk mengetahui hal tersebut, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon mahasiswa terhadap penggunaan metode serta media visual tersebut. Penelitian ini menggunakan beberapa metode dalam penggambilan datanya, yaitu: metode tes, metode observasi serta metode angket. Adapun hasil penelitian ini yaitu: persentase mahasiswa yang memperoleh nilai hasil belajar A pada siklus I dan II adalah berturut-turut 55,5% dan 83,3%. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa penerapan metode informasi berbantuan media visual dan metode tugas dapat meningkatkan kemampuan menulis Huruf Hiragana dan Katakana dengan indah pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang. Hal ini didukung pula oleh respon mahasiswa yang positif terhadap penerapan metode serta media tersebut. Pada hasil observasi juga terlihat ada perubahan yang cepat pada penulisan huruf yang dilakukan oleh mahasiswa. Kata-kata Kunci: huruf hiragana dan katakana, pembelajaran bahasa jepang, media visual.
PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Redhana, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.044 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v48i1-3.6915

Abstract

Abstract: The development of creative thinking skill test. The study was aimed to develop free-content-creative thinking skill test used to measure students’ creative thinking skills. To develop that test, research and development utilizing Borg and Gall model was conducted. Steps of the develop-ment in the study were conducted until preliminary testing. Findings of library study indicated that indicators or scales of creative thinking skills being used to design the creative thinking skills inclu-ded fluency, originality, and flexibility. Findings of field study found that some teachers did not know if there were tests to measure students’ creative thinking skills and they did not create the creative thinking skill test. The test being developed in the study consisted of 18 items. The prelimi-nary testing produced one item needed to be revised and the remainings could be used. Reliability of test was very high with r value of 0.880. Keywords: creative thinking, flexibility, fluency, originality, test Abstrak: Pengembangan Tes Keterampilan Berpikir Kreatif. Penelitian ini bertujuan mengem-bangkan tes keterampilan berpikir bebas konten yang dapat digunakan untuk mengukur keteram-pilan berpikir siswa. Untuk mengembangkan tes tersebut, penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall dilakukan. Tahap pengembangan pada penelitian ini sampai pada tahap uji coba terbatas. Hasil-hasil studi pustaka menunjukkan bahwa  indikator atau skala keterampilan berpikir kreatif yang digunakan untuk menyusun tes keterampilan berpikir kreatif meliputi kelancaran, keaslian, dan keluwesan. Hasil-hasil studi lapangan menemukan bahwa beberapa guru tidak mengetahui jika terdapat tes yang dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif seseorang dan guru belum pernah membuat tes keterampilan berpikir kreatif. Tes keterampilan berpikir kreatif yang dikembangkan pada penelitian ini terdiri atas 18 butir soal. Uji coba terbatas tes menghasilkan satu butir soal direvisi, butir soal sisanya dapat dipakai. Reliabilitas tes sangat tinggi, yaitu dengan nilai r sebesar 0,880. Kata-kata Kunci: berpikir kreatif, keaslian, kelancaran, keluwesan, tes
Penerapan Metode Akuntamatika Menggunakan Model Kooperatif untuk Meningkatan Partisipasi dan Hasil Belajar Herawati, Nyoman Trisna
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 1 (2013): April, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.411 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i1.1693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Akuntansi Pengantar I serta mendeskripsikan tanggapan mahasiswa terhadap penerapan metode akuntansi berbasis matematika (akuntamatika) menggunakan model kooperatif Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Prosedur tindakan dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di kelas D pada semester ganjil 2012/2013 yang melibatkan 33 (tiga puluh tiga) orang mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, pedoman observasi, dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kelas. Siswa yang sebelumnya tidak aktif, tidak dapat bekerja sama, pada siklus 2 telah mengalami perubahan yang signifikan. Penerapan metode ini juga meningkatkan hasil belajar dengan rata-rata 75,98 pada siklus I meningkat menjadi 80,21 pada siklus II. Meskipun terjadi peningkatan hasil belajar, namun ketuntasan minimal belum dapat tercapai. Hal ini dikarenakan masih terdapat 3 (tiga) orang mahasiswa yang mendapat nilai dibawah 70. Secara keseluruhan, metode pembelajaran yang diterapkan mendapat tanggapan positif dari mahasiswa karena pembelajaran menjadi lebih bermakna. Kata-kata Kunci:akuntamatika, kooperatif STAD, partisipasi, hasil belajar
Evaluasi Berbantuan Komputer Mertasari, Ni Made Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.842 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i1.1704

Abstract

Evaluasi berbantuan komputer telah dicoba diimplementasikan di Pusat Komputer Undiksha dan diujicobakan pada perkuliahan Komputer Grafik. Evaluasi berbantuan komputer didesain dengan memanfaatkan fasilitas web dinamis dan fasilitas chatting. Seperangkat tes objektif disajikan dalam format web dinamis, kemudian mahasiswa menjawab langsung pada web. Penyekoran langsung dilakukan komputer dan hasilnya disajikan kembali melalui web. Apabila ada diskusi, maka diskusi dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas chatting. Observasi selama uji coba menunjukkan bahwa mahasiswa mengerjakan tes dengan antusias dan lugas. Argumen yang diberikan mahasiswa melalui angket antara lain, berkurangnya kecemasan karena merasa tidak diawasi. Berkurangnya kecemasan mengakibatkan mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya yang optimal. Selain itu, kecepatan pemberian umpan balik dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Dengan demikian, evaluasi berbantuan komputer dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara keseluruhan.Kata kunci: evaluasi berbantuan komputer
Pengaruh Model Blended Learning Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Pemahaman Konsep Siswa I Gusti Putu, Sudiarta
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v40i4.8974

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian jangka panjang (2 tahun) yang mana tahapan ini merupakan tahapan ujicoba model pembelajaran yang dilakukan secara terbatas di SMP Negeri di Kota Singaraja.  Dua seri penelitian  ujicoba   dilakukan dengan memilih  2 sekolah yaitu SMPN 1 dan SMPN 2 Singaraja, kelas VII yang dilakukan atas pertimbangan  kriteria kesiapan perangkat TIK, serta kesiapan guru dan siswa dalam menggunakannya dalam pembelajaran.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan post-test only control group design,  dan meliputi populasi  seluruh siswa Kelas VII non unggulan baik di SMP Negeri 1, maupun di SMPN 2 Sngaraja. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling.   Experimen pertama dilakukan di SMP N 1 Singaraja dengan menggunakan variabel terikat kemampuan pemecahan masalah, sedangkan experimen kedua di SMPN 2 Singaraja dengan menggunakan varibel terikat pemahaman konsep. Sedangkan variabel bebasnya untuk kedua experimen itu adalah model pembelajaran, yaitu model pembelajaran blended learning berbasis video animasi untuk kelompok experimen dan pembelajaran konvensional untuk kelompok kontrol. Hasil Experimen di SMPN 1 Singaraja menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis video animasi lebih baik secara signifikan daripada kemampuan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Demikian juga dengan hasil experimen di SMP N 2 Singaraja menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika  siswa yang mengikuti blended learning berbasis video animasi lebih baik secara signifikan daripada pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model blended learning berbantuan video animasi berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah dan pemahaman konsep siswa kelas VII di SMP Negeri di Kota Singaraja.  Hal ini beralasan karena dukung oleh temuan lapangan  bahwa siswa yang mengikuti blended learning berbantuan video animasi menjadi lebih aktif, lebih terlatih dalam berdiskusi, lebih termotivasi, dan lebih bersemangat dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Blended Learning, Video Animasi, Kemampuan Pemecahan Masalah,   Pemahaman Konsep.    Abstract: This study is part of a  2-years long-term study and is intended to evaluate the developed blended learning model using whiteboard animation video in a small scope of  junior high school in the city of Singaraja.  Two series of experiments  conducted at grade 7 of  SMPN 1 and SMPN 2 Singaraja. The school selection was based  on  the readiness criteria of  ICT-infrastructure of the school  as well as the readiness of teachers and students to use the blended learning technology. This study is a quasi-experimental research, with a post-test only control group design. The population is all students of  grade 7  at SMP Negeri 1 and SMPN 2 Singaraja.  The sample was selected  by cluster random sampling technique. The first experiments carried out in SMP N 1 Singaraja by choosing  the problem-solving skills as the dependent variable, while the second experiment was in SMPN 2 Singaraja and used the conceptual understanding as its dependent variable. The  independent variable in both  experiments  was the developed blended learning model. The experimental results in SMPN 1 Singaraja show that mathematics problem-solving skill of students who follow  the blended learning model is significantly better than those  who take conventional learning. Likewise, the experimental results at SMP N 2 Singaraja show that  the mathematical concept of students in the intervention class of is also higher than those in the conventional learning. It can be concluded that the implementation of developed blended learning models  has a positive effect on the problem-solving skill  and  conceptual understanding  of student grade 7 at Junior High School in the city of Singaraja. This is reasonable because students who take the blended learning became more active, better trained in discussions, more motivated and more excited to the learning process in  compared with students who take the conventional learning. Kata Kunci: Blended Learning, Video Animasi, Kemampuan Pemecahan Masalah,   Pemahaman Konsep.    
Pemahaman Dan Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi Guru Matematika Sekolah Menengah Atas di Kota Singaraja Astawa, I Wayan Puja
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.025 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1725

Abstract

Penelitian terhadap guru Matematika Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Singaraja berkaitan dengan perubahan kurikulum dilakukan dengan tujuan mengetahui (1) pemahaman mereka terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), (2) profil upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum, (3) peranan layanan profesional kurikulum dalam meningkatkan pemahaman terhadap KBK; (4) profil pelaksanaan KBK, dan (5) kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan KBK. Sampel penelitian sebanyak 24 orang dipilih dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis data menunjukkan hasil-hasil sebagai berikut. (1) Pemahaman guru terhadap landasan filosofis, pedagogis, dan evaluasi KBK tergolong sedang. (2) Upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum cukup baik yang dilakukan melalui belajar sendiri, belajar dari teman, dan mengikuti layanan profesional kurikulum seperti pelatihan, seminar, atau lokakarya. (3) Peranan layanan profesional kurikulum sangat baik dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap KBK. (4) Pelaksanaan pembelajaran telah sesuai dengan tuntutan KBK. Mereka telah melaksanakan proses pembelajaran yang berfaham konstruktivis maupun penilaian dengan menggunakan beragam sumber. (5) Kesulitan guru dalam melaksanakan KBK lebih banyak bersumber dari luar dirinya seperti ukuran kelas yang relatif besar dan sarana prasarana yang kurang.Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi
ENHANCING LEARNING OUTCOMES THROUGH COOPERATIVE LEARNING MODEL GROUP INVESTIGATION ON 5th GRADE STUDENTS Andrianik, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.625 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v50i2.11653

Abstract

This study aims to apply learning model of Group Investigation type in improving the science learning outcomes of 5th grade students of SD Negeri 04 Jambangan. This type of research is a classroom action research using the Spiral Kemmis and Robin Mc Taggart model. This study consisted of 2 cycles, with 3 meetings in each cycle. The subjects of this study were 29 students of SD Negeri 04 Jambangan. The data collection instrument uses both test and non-test techniques. The research instrument is a matter of multiple choice tests, and teacher observation sheet and students’ response. The result of the research shows that students’ cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes are improved after the application of cooperative learning model with Group Investigation. Thus, it can be concluded that the model can improve science learning outcomes.
Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web Untuk Siswa Kelas Sujanem, Rai; Suwindra, I Nyoman Putu; Tika, I Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.069 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan (1) Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) pedoman guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual inter-aktif berbasis web untuk kelas I SMA. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pe-ngembangan produk Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Pengembangan produk menggunakan desain model Dick dan Carey. Proses pengembangan menggunakan instrumen-instrumen: tes pemahaman konsep, angket fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), angket kompetensi guru dan siswa dalam TIK, angket ahli isi, angket ahli media, angket siswa perorangan, angket siswa kelompok kecil, dan angket respon implementasi pada pembelajaran. Instrumen-instrumen tersebut memenuhi persyaratan validitas isi. Studi pendahulu-an melibatkan 440 siswa kelas I SMA di kota Singaraja, 12 orang guru TIK, dan 34 guru Fisika. Proses uji formatif melibatkan 3 ahli isi dan media pembelajaran, 3 ahli desain, 6 siswa perorangan, 12 siswa kelompok kecil, dan 4 orang guru. Uji sumatif melibatkan 60 siswa kelas I SMA. Ana-lisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji- t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemu-kan hasil-hasil penelitian seperti berikut. Pertama, telah berhasil dikembangkan (1) enam Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) panduan Guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Kedua, hasil evaluasi.Kata kunci : Modul Fisika kontekstual – interaktif – web.
Improving Mathematical Communication Skills Through The Implementation Of Reasoning And Problem Solving Model Suryawan, I Putu Pasek
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 51, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.862 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v51i2.13966

Abstract

The aim of this classroom action research was to improve the mathematical communication skills of 11th grade IIS students in SMAN 1 Blahbatuh. The subject of this study was 32 11th grade IIS students in SMAN 1 Blahbatuh in academic year 2017/2018. The results showed that the implementation of reasoning and problem solving learning model improved the mathematical communication skills of 11th grade IIS students in SMAN 1 Blahbatuh. The improvement could be seen from the students learning completeness that increased 6,3% from 3,1% in the first cycle became 9,4% in the second cycle and increased to be 78,2% in the third cycle. Besides that, students gave positive responses toward the implementation of reasoning and problem solving learning model with mean score 57,2. The improvement of students’ mathematical communication skills happened because of reasoning and problem solving learning model gave emphasis to students through guided-questions in constructing mathematical ideas, gave more opportunities to students in delivering opinion, and gave guidance and motivation to students.
Pembelajaran Berbasis Masalah Menggunakan Asesmen Otentik dan Kreativitas Siswa dalam Pencapaian Keterampilan Menulis. Pharhyuna A.M, Kadek Agus Jaya
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 1 (2012): April, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.132 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i1.1784

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik terhadap keterampilan menulis surat bisnis berbahasa Inggris ditinjau dari kreativitas siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan posttest only control group design dengan melibatkan sampel sebanyak 86 orang siswa pada kelas XII SMKN 1 Singaraja. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes keterampilan menulis surat berbahasa Inggris dan kuesioner kreativitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis varian satu jalur (anava) dan analisis kovarian (anakova) satu jalur. Hasil penelitian ini memberikan indikasi bahwa model pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik mampu meningkatkan keterampilan menulis berbahasa Inggris siswa. Pembelajaran yang didasari oleh permasalahan kehidupan nyata dan dievaluasi dengan konteks dunia nyata membuat siswa menjadi lebih leluasa dalam berkreativitas. Berdasarkan hasil penelitian ini dianjurkan kepada guru-guru Bahasa Inggris untuk menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan asesmen otentik dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas pada materi-materi yang sesuai. Kata-kata Kunci: model belajar berbasis masalah, asesmen otentik, keterampilan menulis bahasa inggris, kreativitas siswa.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 58 No 2 (2025): July Vol 58 No 1 (2025): April Vol 57 No 3 (2024): October Vol 57 No 2 (2024): July Vol 57 No 1 (2024): April Vol 56 No 3 (2023): October Vol 56 No 2 (2023): July Vol 56 No 1 (2023): April Vol 55 No 3 (2022): October Vol 55 No 2 (2022): July Vol 55 No 1 (2022): April Vol 55, No 1 (2022) Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): October Vol 54 No 2 (2021): July Vol 54 No 1 (2021): April Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): October Vol 53 No 2 (2020): July Vol 53 No 1 (2020): April Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): October Vol 52 No 2 (2019): July Vol 52 No 1 (2019): April Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October Vol 51 No 2 (2018): July Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 46 No 3 (2013): Oktober Vol 46 No 2 (2013) Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42 No 3 (2009) Vol 42 No 2 (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 42 No 1 (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 More Issue