cover
Contact Name
Rahmat Aziz
Contact Email
azira@uin-malang.ac.id
Phone
+62362-22928
Journal Mail Official
jppundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
JPP publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 907 Documents
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Berbasis Pemecahan Masalah Kontekstual Terbuka Siswa Kelas Xi-IPA1 SMAN 2 Singaraja Parma, I Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.355 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi berpikir kreatif belajar Matematika siswa, (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa terhadap konsep-konsep Matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA1 SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2005/2006 sebanyak 35 orang. Data mengenai kompetensi berpikir kreatif belajar siswa dikumpulkan dengan metode pengamatan terhadap masalah yang dikerjakan dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes pilihan ganda disertakan proses pengerjaannya. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terjadi peningkatan kompetensi berpikir kreatif belajar siswa sebesar 24%, yaitu dari skor rerata 55% dengan kategori rendah menjadi skor rerata 79% termasuk kategori sedang, (2) terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 5.40 yaitu dari skor rerata sebesar 69.40 menjadi 74.80 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 15 %, yaitu dari skor rerata 71% menjadi 86%).Kata kunci: masalah kontekstual terbuka, kompetensi berpikir kreatif, dan hasil belajar.
THE TRANSFORMATION OF BADUY LEARNING CULTURE IN BANTEN Sutoto, Sutoto
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 50, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.737 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v50i2.11659

Abstract

The research objective to acknowledge about meaning of transformation in the management of Baduy tribe learning culture which until now apply customary law of school prohibition. Research using ethnography methodology with some techniques, such as observation, interview, and document review. The data were analyzed by Spradley technique consisting of domain analysis, taxonomic analysis, component analysis, and cultural theme analysis. The research sources were tribe leaders, village leaders, educators, parents, and students. Based on qualitative data analysis, the result research has concluded that negotiation is needed to change the organizational environment and develop human resources, but customary school restrictions should not be changed. Transformational leaders apply the following learning culture control systems with close management registration, learning or schooling secretly, and educational activities centered on the borders of Ulayat lands. Thus conditions could be accepted by tribe leaders.
Pengaruh Pelatihan Loncat Tegak Di Tanah Berpasir Dan Tidak Berpasir Terhadap Kekuatan, Kecepatan, dan Power Otot Tungkai Sudiana, I Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.272 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1742

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan The pretest- posttest control groups same subject design. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan secara ilmiah pengaruh pelatihan loncat tegak di tanah berpasir dan tidak berpasir terhadap kecepatan, kekuatan dan  daya ledak otot tungkai. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester satu sampai dengan semester delapan FOK Undiksha yang mengambil matakuliah Pembinaan Prestasi Pencak Silat yang berjumlah 45 orang. Mereka dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol dengan masing-masing berjumlah 15 orang. Pelatihan terdiri atas pelatihan di tanah ber-pasir dan di tanah yang tidak berpasir sebagai kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan pelatihan (hanya melakukan pelatihan secara konvensional sebagaimana biasanya dilakukan oleh masyarakat umum). Pelatihan dilaksanakan dalam waktu empat minggu. Frekuensi pelatihan tiga kali seminggu, dengan intensitas pelatihan 70% sampai dengan 80% dari Denyut Nadi Maksimal yang dilakukan dalam dua sampai empat  set dan sepuluh repetisi serta istirahat antar set selama dua menit. Data diperoleh dari pengukuran kekuatan otot tungkai dengan meng-gunakan alat back and legs dynamometer, kecepatan otot tungkai dengan kemampuan lari sprint enam puluh meter, dan power otot tungkai dengan menggunakan tes loncat tegak yang dilakukan pada saat pretest dan posttest. Data dianalisis dengan teknik statistik t- test dan dibantu dengan menggunakan program SPSS 10.0. Dari hasil analisis didapatkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05); kelompok perlakuan daya ledak di tanah nilai Sig adalah 0,414, kelompok perlakuan daya ledak di pasir nilai sig adalah 0,043 dan kelompok kontrol nilai sig adalah 0,213. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa: tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan loncat tegak di tanah berpasir dengan tidak berpasir terhadap kekuatan, kecepatan, dan power otot tungkai. Disarankan agar dilakukan penelitian ulang dengan memperhatikan berbagai variabel kendali lainnya seperti suhu udara dan lingkungan, juga memperhatikan pening-katan program pelatihan seperti penyesuaian terhadap takaran pelatihan (repetisi, set, istirahat antar set, frekuensi pelatihan dan durasi pelatihan)Kata kunci: pelatihan, kekuatan, kecepatan, power, otot, tungkai
Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Menggu-nakan Pendekatan Starter Experiment. Subamia, I Dewa Putu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45, No 1 (2012): April, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.201 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i1.1780

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan keterampilan proses sains dan hasil belajar sains siswa sekolah dasar pada penerapan dua model pembelajaran, yaitu model pembelajaran menggunakan Pendekatan Starter Experiment (PSE) dan model Pembelajaran Langsung (PL). Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 3 Banjar Jawa pada siswa kelas 4 semester 2 tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu Manova menggunakan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan keterampilan proses sains dan hasil belajar sains secara bersama-sama antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan PSE dan model PL; (2) keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan PSE lebih tinggi dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model PL; dan (3) hasil belajar pada pembelajaran sains siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan PSE lebih tinggi dibandingkan dengan yang dibelajarkan dengan model PL. Kata-kata Kunci: pendekatan starter experiment, keterampilan proses sains, hasil belajar
Analisis Kesalahan dalam Pemecahan Masalah Divergensi Tipe Membuktikan pada Mahasiswa Matematika Widodo, Sri Adi
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 2 Juli (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.529 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i2 Juli.2663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan mahasiswa matematika dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali jawaban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian sebanyak 145 mahasiswa yang diambil berdasarkan purposive sampling. Prosedur pengumpulan data digunakan teknik Think Out Louds. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) menelaah semua data yang terkumpul, (2) menelaah hasil pekerjaan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika, (3) melakukan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data menggunakan derajat keterpercayaan dengan menggunakan teknik triangulasi. Kesalahan tahap pertama adalah kesalahan kebiasaan 4,14%, kesalahan intepretasi bahasa 0,69%, dan kesalahan fakta 4,14%. Kesalahan tahap kedua adalah kesalahan konsep 8,28% dan kesalahan prinsip 6,90%. Kesalahan tahap ketiga adalah kesalahan prinsip 4,14%, dan kesalahan prosedur 14,48%, serta seluruh mahasiswa melakukan kesalahan prinsip pada tahap keempat. Kata-kata Kunci:pemecahan masalah, analisis kesalahan, masalah divergensi
PEMANFAATAN TOPIK-TOPIK KONTROVERSIAL UNTUK MENINGKATKAN MUTU PERKULIAHAN BERBICARA 2 Putu Sriasih, Sang Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.474 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i3.127

Abstract

Penelitian dengan latar mahasiswa semester II dalam perkuliahan Berbicara 2bertujuan mengetahui apakah pemanfaatan topik-topik kontroversial dapat meningkatkan mutuperkuliahan Berbicara 2. Dengan menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas, pemanfaatantopik-topik kontroversial dalam mata kuliah Berbicara 2 dapat meningkatkan mutu perkuliahan.Dalam arti, ada peningkatan partisipasi mahasiswa, kelancaran, dan peningkatan emosi sertasemangat dalam berbicara. Mahasiswa lebih tertarik pada topik-topik kontroversial dibandingkandengan topik nonkontroversial. Mahasiswa juga memberikan respon yang positif terhadappemanfaatan topik-topik kontroversial. Oleh karena itu, pemanfaatan topik-topik kontroversialdalam perkuliahan Berbicara 2 perlu diteruskan dan dikembangkan.Kata-kata kunci: topik kontroversial, keterampilan berbicara, aktivitas mahasiswa
Video Eksperimen dan Animasi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kimia Adnyana, Gede Putra
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.501 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i3.4229

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa pada aspek makroskopis, mikroskopis, dan simbolis melalui pembelajaran menggunakan video eks-perimen dan animasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA-1 SMAN 2 Busungbiu semester I tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 27 orang. Objek penelitian adalah pemahaman konsep kimia siswa pada aspek makroskopis, mikroskopis, dan simbolis. Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran dengan video eksperimen dan animasi dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa aspek makroskopis, mikroskopis, dan sim-bol.  Siswa memberikan pendapat positif terhadap pembelajaran kimia menggunakan video ekspe-rimen dan animasi. Kata-kata Kunci: video eksperimen, animasi, pemahaman konsep
PEMBELAJARAN BERBASIS ICT DALAM PERKULIAHAN JURUSAN PARIWISATA DAN PERHOTELAN: PERAN, PELUANG, DAN TANTANGANNYA I Putu Gede Diatmika, Putu Indah Rahmawati,
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 44, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.463 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v44i1.143

Abstract

Perkembangan ICT berlangsung sangat cepat dan semakin murah diakses. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa Jurusan Pariwisata dan Perhotelan belum terampil menggunakan komputer dan internet. Di pihak lain, banyak pengajar belum mampu mengintegrasikan ICT ke dalam perkuliahan karena berbagai mitos yang dimilikinya. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran ICT dalam industri pariwisata dan perhotelan dan pemikiran tentang peluang sekaligus tantangan pemanfaatan ICT dalam perkuliahan di Jurusan Pariwisata dan Perhotelan. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) ICT berperan penting bagi industri pariwisata dan perhotelan untuk membantu promosi, membuat keputusan manajerial, meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan; (2) peluang penggunaan pembelajaran berbasis ICT dalam perkuliahan untuk jurusan pariwisata dan perhotelan adalah: mendorong mahasiswa menemukan informasi di internet dan mengirimkannya via email kepada dosen (conceptual learning), mengajak mahasiswa berinteraksi online (collaborative learning), dan membuat mahasiswa melakukan penelitian dan analisis (research and analysis); dan (3) tantangan yang dihadapi pengajar dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis ICT di Jurusan Pariwisata dan Perhotelan antara lain: kurangnya kemampuan dosen dan mahasiswa, kurangnya fasilitas pendukung, dan kurangnya dukungan finansial. Karena keterampilan menggunakan IT merupakan salah satu kriteria penting sebagai profesional manager di bidang perhotelan, maka mahasiswa sangat penting dibiasakan menggunakan teknologi dalam aktivitas pembelajaran.Kata-kata Kunci: pembelajaran berbasis ICT, peran ICT, tantangan pemanfaatan ICT
Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Bahan Pembuatan Barong Mini dalam Pem-belajaran Seni Kerajinan Tangan Sudita, Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.233 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v47i2-3.4904

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif pada penerapan pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas maha-siswa membuat barong mini dari barang bekas. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD UN-DIKSHA UPP Denpasar yang berjumlah 70 orang. Objek penelitian adalah (1) barang bekas yang dapat didaur ulang menjadi barong mini, (2) aktivitas mahasiswa dalam menyelesaikan proyek pembuatan barong mini, dan (3) kualitas karya seni barong mini yang dibuat mahasiswa. Data di-kumpulkan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dan di-sajikan dalam bentuk deskripsi mencakup kegiatan persiapan, proses pembuatan, hasil akhir, dan display. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat me-ngembangkan kreativitas mahasiswa dalam membuat karya seni berupa barong mini. Karya seni mahasiswa termasuk kategori baik (rentang skor 70-95) dan mendapat apresiasi positif dari dosen, guru-guru, dan siswa SD yang berada dekat dengan kampus PGSD UNDIKSHA UPP Denpasar. Kata-kata Kunci: pembelajaran berbasis proyek, seni kerajinan, barong mini, kreativitas
Kesulitan yang Ditemui Pendidik dalam Pembelajaran Musik melalui Kegiatan Menyanyi Yeni, Indra
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 1 (2013): April, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.79 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i1.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesulitan-kesulitanyang ditemui pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran musik melalui kegiatan menyanyi dan mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk pemecahan masalah tersebut di TK Dharma wanita UNP kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis mengikuti metode yang dikembangkan oleh Milesdan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 kesulitan yangditemui dalam pembelajaran musik, yaitu: (1) minimnya perbendaharaanlagu pendidik; (2) kesulitan membuat anak fokus dan tertarik terhadapkegiatan menyanyi; (3) masih ditemukan pendidik dengan kemampuan musikal yang tidak memadai untuk mengajarkan musik; dan (4) pendidik kesulitan mengatur peserta didik. Upaya yang dilakukan meliputi: (1) rekrutmen pendidik khusus musik; (2) mengalokasikan waktu khusus untuk pembelajaran musik; (3) latihan merasakan elemen dasar musik; dan (4) usulan penambahan pendidik. Kata-kata Kunci: pembelajaran usia dini, pembelajaran musik, menyanyi

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 58 No 2 (2025): July Vol 58 No 1 (2025): April Vol 57 No 3 (2024): October Vol 57 No 2 (2024): July Vol 57 No 1 (2024): April Vol 56 No 3 (2023): October Vol 56 No 2 (2023): July Vol 56 No 1 (2023): April Vol 55 No 3 (2022): October Vol 55 No 2 (2022): July Vol 55 No 1 (2022): April Vol 55, No 1 (2022) Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): October Vol 54 No 2 (2021): July Vol 54 No 1 (2021): April Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): October Vol 53 No 2 (2020): July Vol 53 No 1 (2020): April Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): October Vol 52 No 2 (2019): July Vol 52 No 1 (2019): April Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October Vol 51 No 2 (2018): July Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 46 No 3 (2013): Oktober Vol 46 No 2 (2013) Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42 No 3 (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42 No 2 (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 42 No 1 (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 More Issue