cover
Contact Name
Istiadi
Contact Email
istiadi@widyagama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ciastech@widyagama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 26221276     EISSN : 26221284     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
STRATEGI MANAJEMEN PRODUKSI DAN PEMASARAN UNTUK PENGEMBANGAN UMKM AYAM GEPREK “ANA” Muhammad Agus Sahbana; Akhmad Farid; Muhammad Ilman Nur Sasongko
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa kebonagung, Kecamatan Pakisaji masuk wilayah malang kabupaten mempunyai penduduk 14.580 jiwa dengan wilayah 418 Ha. Desa Kebonagung terbagi menjadi 4 dusun yaitu dusun sonosari penduduk 3.161 jiwa, dusun karangsono penduduk 3.010 jiwa, dusun sonotengah penduduk 3.633 dan dusun kebonagung penduduk 3.676. Mayoritas penduduk beragama islam dengan jumlah 15.701 jiwa sedangkan agama hindu 125 jiwa, budha 11 jiwa, kepercayaan 4 jiwa, katolik 216 jiwa, kristen 423 jiwa. Metode pelaksanaan pengabdian kepada kepada masyarakat, yaitu: pengetahuan variasi rasa dan sambal ayam geprek dengan tujuan agar pelanggan tidak merasa bosan, metode-metode pemasaran yang lebih tepat guna meningkatkan penjualan ayam geprek dan pembuatan kemasan.
PENINGKATAN PENJUALAN UMKM YOGHURT OUTY (YOOUTY) MELALUI INOVASI BRANDING PRODUK DAN PEMASARAN Rangga Pahlevi Putra; Syahroni Wahyu Iriananda
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk olahan susu seperti yoghurt adalah jenis hasil olahan susu yang digemari hampir semua kalangan umur karena bermanfaat serta rasa yang enak. Yoghurt biasanya diproduksi oleh pabrik dengan skala besar atau bisnis tingkat keluarga seperti UMKM. Maka dari itu keberadaan UMKM diharapkan bisa membantu roda perekonomian serta memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat. Dalam implementasinya, diperlukan pengarahan dari akademisi guna memberikan edukasi, pelatihan, maupun pendampingan kepada UMKM agar tetap bertahan dan berinovasi dalam produksinya. UMKM Yoghurt Outy (Yoouty) merupakan mitra pengabdian kami yang memiliki kendala dalam proses pemasaran serta branding produk yang kurang bersaing dengan produk sejenis, sehingga diperlukan alternatif penyelesaian untuk permasalahan yang dialami. Solusi yang diberikan oleh tim berupa inovasi branding kemasan produk dan pelatihan pengelolaan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif dan masif. Sehingga tujuan utama pengabdian ini untuk memberikan tampilan hasil keluaran yang lebih segar serta pemasaran yang lebih optimal diharapkan bisa tercapai.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN UNTUK PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMASARAN AQUAPONIK DI SEKOLAH ALAM NUR HIKMAH KOTA MALANG Marjani Ahmad Tahir; Endah Puspitosarie
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai mitra dalam Propenmas ini adalah Sekolah Alam Nur Hikmah  disingkat  SAN Hikmah yang berkedudukan di Jl. Bandara Timika Blok U-12 Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur. Pada awalnya SAN Hikmah merupakan sekolah gratis yang ditawarkan untuk keluarga tidak mampu yang  ada disekitar sekolah. Dana operasional  berasal dari donator yang bertindak sebagai orang tua asuh, akan tetapi lama kelamaan jumlah donatur  berkurang disi lain  ada wali murid yang merasa mampu melakukan pembayaran uang sekolah seiklasnya. Untuk menunjang proses belajar mengajar dan sekaligus memenuhi dana operasional, sekolah dilengkapi dengan beberapa sarana seperti perpustakaan, aquaponik, garmen, las, menjahit juga sebagai tempat wisata edukasi bagi sekolah lain.. Untuk menutup biaya operasional sekolah tidak cukup dibiayai dengan SPP yang dibayar oleh wali murid juga berasal dari donator yang bertindak sebagai orang tua asuh.  SAN Hikmah membuat Aquaponik sayur dan aanggrek untuk tempat praktek murid sekaligus hasilnya dijual diharapkan untuk menutup kekurangan biaya operassional sekolah. Berdasarkan hasil observasi terhadap situasi yang ada di Sekolah Alam Nur Hikmah, terdapat berbagai permasalah diantaranya: (1) Pemasaran, sampai saat ini pemasaran yang dilakukan dari mulut kemulut untuk sayur dan anggrek  (2) Showroom (tempat menaruh anggrek yang siap dijual), sampai saat ini Sekolah Alam Nur Hikmah belum mempunyai tempat untuk menaruh anggrek anggrek yang siap dijual jadi digantung di atap atap, (3)  Produksi terbatas, (4) Terbatasnya dana untuk promosi hingga belum bisa meningkatkan pemasaran dalam rangka menopang biaya operasional sekolah.
PENANGGULANGAN BANJIR DI PONDOK PESANTREN TEPI ALIRAN SUNGAI BRANTAS KOTA MALANG Riman Riman; Candra Aditya; Dafid Irawan; Abdul Halim
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir bandang yang terjadi di wilayah Batu bulan November lalu memiliki dampak yang cukup tinggi dimana beberapa kawasan sempadan sungai mengalami banjir dan melimpas. Limpasan tersebut menimpa pondok pesantren yang berada di tepi sungai. Salah satunya Pondok Pesantren Tarbiyatul Iman yang berakibat banjir lumpur di kawasan pondok pesantren serta longsornya tebing sungai. Penanganan yang dilakukan yakni membangun bronjong dan perkuatan tebing (revetment). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menanggulangi longsor akibat banjir Sungai Brantas dan memberi edukasi tentang kejadian banjir di kawasan sempadan sungai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survey kawasan pondok pesantren yang terdampak, koordinasi untuk mengatasi dampak banjir, perencanaan penanganan tebing longsor, sosialisasi dan pelatihan hasil perencanaan, serta pelaksanaan pembangunan penanganan tebing longsor. Manfaat kegiatan ini untuk memberikan perkuatan tebing sungai, menanggulangi banjir, dan menanggulangi gerusan di dasar tebing sungai. Dampak ekonomi dan sosial yang diperoleh dari kegiatan ini yakni menciptakan ketenangan penghuni pondok pesantren dan warga sekitar, membuat proses belajar mengajar yang kondusif, mengurangi pengeluaran biaya akibat bencana alam, serta berkontribusi terhadap sektor lain seperti instansi BPBD yang akan terbantukankewaspadaannya dalam penanggulangan banjir di tepi tebing Sungai Brantas.
IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA: MINAT DAN KENDALA MBKM PERTUKARAN PELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG Murniati Novem Wijaya Ningrum; Jesentia Maristela Bupu; Siska Pandina; Abdul Halim
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk diberikan kebebasan dalam memilih bidang yang mereka sukai, salah satunya yaitu BKP Pertukaran Pelajar yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Widyagama Malang. Program Ini dilaksanakan pada Semester Gasal 2021_1 Tahun 2021 oleh program studi Teknik Sipil. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus yang Analisis data menggunakan data dari hasil observasi, wawancara, dan catatan lapangan selama proses pelaksanaan kegiatan pertukaran pelajar diberikan kepada sebanyak 14 mahasiswa Teknik Sipil dari Universitas Widyagama Malang yang telah melaksanakan program BKP Pertukaran Pelajar di Universita Merdeka Madiun, Universitas Islam Balitar, dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Dan didapatkan hasil sebagian kendala yang dialami oleh mahasiswa selama mengikuti program BKP Pertukaran Belajar, yaitu perkuliahan yang masih online menyebabkan kurangnya komunikasi dengan dosen maupun mahasiswa, kuota yang menipis, kesulitan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, dan tak lupa juga terkait dengan masa pandemik Covid-19 yang belum berakhir sampai saat ini. Hal tersebut secara tidak langsung menjadi penghambat dalam proses penerapan MBKM BPK Pertukaran Pelajar yang menyebabkan kurangnya minat mahasiswa untuk ikut terlibat  dalam kegiatan pembelajaran yang disuguhkan oleh program studi. Namun, dengan perkuliahan secara online ada sedikit penghematan bila dibandingkan perkuliahan secara offline, karena apabila dilakukan secara online mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi. Selain itu, program studi teknik sipil uwg juga membuat beberapa kesepakatan dengan ketiga mitra yaitu Universita Merdeka Madiun, Universitas Islam Balitar, dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MBKM MELALUI PROYEK INDEPENDEN PENERAPAN PEMASARAN DIGITAL UMKM GRASIMA DALAM MEMPERLUAS JANGKAUAN PEMASARAN Mokhamad Syamsul Arif; Arief Rizki Fadhillah; Windya Oktaviara Santi; Salshabilla Devy Rachmaningrum
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Era digital sekarang ini, pemasaran secara konvensional dinilai sudah tidak efektif dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, dalam kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini, dilakukan sebuah program kerja tentang bagaimana cara untuk meningkatkan jangkauan pemasaran dari salah satu UMKM di kota Malang, yaitu UMKM Grasima, dengan memanfaatkan social media. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pemasaran UMKM Grasima Malang dengan memanfaatkan adanya teknologi informasi dan komukasi. Hasil dari data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi selama proses pelatihan berlangsung, di ketahui bahwa pendapatan yang di peroleh UMKM Grasima Malang terbilang rendah. Hal tersebut di indikasikan terjadi karena pemasaran yang masih menggunakan promosi dari mulut ke mulut (offline), sehingga jangkauan pasarnya masih terbatas. Oleh karena itu, Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) pada kesempatan ini membantu UMKM Grasima menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dengan cara membuat akun pada media sosial Instagram dengan pelatihan pengelolaan, foto produk, caption yang informatif, serta tata kelola konten yang menarik. Dengan demikian, UMKM Grasima Malang akan menjadi usaha yang semakin berkembang melalui sistem pemasaran digital.
GIAT SUKSESKAN VAKSINASI COVID-19 LANSIA DI DUSUN KEPUH UTARA BERSAMA POLSEK KARANGPLOSO Dwi Norma Retnaningrum; Wenny Rahmawati; Patemah Patemah
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO juga mengumumkan wabah COVID-19 sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern, PHEIC) ini menunjukan COVID-19 sebagai ancaman global dunia. Vaksinasi merupakan program pemerintah untuk menciptakan herd immunity dalam menghadapi COVID-19. Lansia merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk diberikan vaksinasi karena banyaknya komorbid dan sistem imun yang lemah, sehingga resiko gejala berat dan mortalitas yang tinggi apabila terpapar virus Covid-19. Namun, lansia mengalami keterbatasan mobilitas untuk datang ke tempat vaksinasi, antrian yang panjang di tempat vaksinasi dan kecemasan terkait kondisi fisik saat ini, sehingga vaksinasi lansia ini dilaksanakan secara door to door. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 dan memudahkan lansia dalam mendapatkan vaksinasi. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan secara door to door langsung kerumah para lansia di Dusun Kepuh Utara Desa Kepuhharjo Kecamatan Karangploso. Hasilnya 118 lansia tervaksin Sinovac  dosis 1 dan 2. Sedangkan yang tertunda terdapat 11 lansia.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN DAN PENINGKATAN KAPASITAS UMKM KULINER RUMAHAN Alfiana Alfiana; Emma Budi Sulistiarini
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengatasi permasalahan kemiskinan secara intensif bisa dilakukan melalui ekonomi kerakyatan. Upaya ini dilakukan dengan cara menjadikan usaha kecil sebagai motor ekonomi masyarakat. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia berperan pentingdalam sistem ekonomi negara ini. Para ibu adalah pemeran utama yang membantu penanggulangankurangnya pendapatan kepala keluarga. Peran wanita di masa pandemi semakin meningkat dalam mengangkat level ekonomi keluarga. Terlebih saat lapangan kerja berkurang, banyaknya PHK, dan terhambatnya aktivitas perekonomian. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat yang diajukan dalam kerangka Propenmas LPPM Universitas Widyagama TA 2021, membidik ibu rumah tangga yang telah menjalankan usaha kuliner rumahannya selama lebih dari 15 tahun. Tujuan utama program pengabdian ini adalah memberikan pelatihan manajemen UMKM dan bantuan peralatan produksi, yang diarahkan bisa berdampak pada peningkatan kapasitas produksi, dan kemampuan pengelolaan usaha. Dengan demikian, mitra akan mampu mempertahankan keberlanjutan perniagaannya, mendapatkan potensi peningkatan penghasilan dan pengembangan usaha. Hasil utama kegiatan yang dicapai adalah peningkatan pemahaman mitra tentang sistem manajemen usaha sederhana dalam bentuk pembukuan biaya dan pesanan, menghitung biaya produksi, dan keuntungan. Sayangnya biaya tenaga kerja tidak diperhitungkan, begitu pula biaya proses memasak. Masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk hal-hal itu. Bantuan peralatan telah berfungsi sekali dalam menerima pesanan untuk jumlah cukup banyak. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pesanan menjadi lebih cepat, kira-kira 2-3 jam dari biasanya. Ke depannya hal ini akan meningkatkan keuntungan.
TRANSFER TEKNOLOGI PENGENDALIAN VEKTOR PENYEBAB KERITING DAUN CABAI DI DESA JALATUNDA MANDIRAJA BANJARNEGARA Eko Apriliyanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit utama tanaman cabai di Desa Jalatunda Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara berupa penyakit keriting daun cabai. Saat ini, upaya pengendalian penyakit keriting daun belum optimum. Pengendalian efektif dianggap hanya pada sasaran penyakitnya. Padahal penyakit keriting daun cabai ditularkan oleh jenis serangga pengisap sebagai vektornya. Potensi tingginya populasi serangga hama sebagai penyebar penyakit keriting daun cabai, berdampak pada tingginya serangan penyakitnya juga. Oleh karena itu, perlu upaya pengendalian vektor penyebab keriting daun cabai dengan cara ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan   dengan   cara sosialisasi tentang pengendalian vektor penyebab keriting daun cabai.  Kegiatan dimulai dengan pre-test untuk seluruh peserta. Selanjutnya, sosialisasi dengan metode ceramah, dilanjutkan dengan diskusi dan penggunaan alat peraga berupa contoh produk biopestisida untuk menunjang materi yang disampaikan. Peserta juga diberikan leaflet tentang materi yang disampaikan narasumber. Di akhir kegiatan dilakukan post-test untuk seluruh peserta. Analisis data menggunakan uji T dari hasil pre-test dan post-test. Pengetahuan tentang peranan vektor penyakit keriting daun yang disebabkan oleh virus telah dimiliki oleh peserta. Pengetahuan tentang cara kerja vektor sebagai pembawa atau penular keriting daun yang disebabkan oleh virus juga telah dimiliki oleh peserta. Pengetahuan tentang upaya pengendalian penyakit keriting daun cabai juga telah dimiliki oleh peserta.Hasil pre-test peserta dengan rerata nilai 64,80 dan post-test dengan rerata nilai 68,85. Pemberian materi pada saat kegiatan transfer teknologi pengendalian keriting daun cabai belum mampu meningkatkan pengetahuan peserta dengan nilai P-value yaitu 0,5661.
EVALUASI KEEFEKTIFAN PROGRAM PERTUKARAN PELAJAR ANTARA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG DENGAN PERGURUAN TINGGI DALAM DAN LUAR NEGERI Arie Restu Wardhani; Istiadi Istiadi; Silviana Silviana; Mustakim Mustakim
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia, maka pemerintah meluncurkan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) sehingga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan di perguruan tinggi. Salah satu program MBKM adalah pertukaran pelajar, untuk membebaskan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di universitas lain dan memperluas jaringan. Universitas Widyagama Malang juga mengimplementasikan kegiatan ini denga mengadakan kerjasama dengan kampus lain. Kefektifan program pertukaran pelajar perlu diukur agar dapat mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki agar dapat meningkatkan performa kegiatan. Pada studi ini, kami mengukur keefektifan program pertukaran pelajar dengan memanfaatkan analisis deskriptif statistik. Hasil riset menunjukkan 56,7 % cukup efektif, sedangkan 37,22% efektif. Hal ini menunjukkan, bahwa perlu adanya peningkatan prosentase kategori efektif, dapat melalui proses pembelajaran, maupun penyediaan fasilitas yang memadai.