cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
PERAN MEDIATOR DALAM MEMINIMALISIR CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA KOTA MEDAN PADA TAHUN 2015-2016 Nurhasanah Nurhasanah
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 1 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.236 KB)

Abstract

Abstrak: Di Pengadilan Agama Kota Medan, kasus cerai gugat kerap sekali terjadi bahkan setiaptahunnya mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dari grafik kasus cerai gugat yang setiap tahunnyaselalu meningkat, yaitu pada tahun 2015 jumlah kasus cerai gugat yang diputus dengan amar dikabulkanmencapai 604, sedangkan di tahun 2016 jumlahnya mencapai 754. Dengan adanya mediator, tentudapat membantu serta mengurangi hal tersebut, mediator berupaya untuk mendamaikan para pihaktersebut bertujuan untuk menghentikan persengketaannya merupakan usaha mediator agar perceraiantidak terjadi. Kemudian, jika mediator berperan dan bekerja lebih ekstra dalam memediasi parapihak mungkin tingkat perceraian di Pengadilan Agama Kota Medan dapat berkurang dengan sendirinya.Berangkat dari penjelasan-penjelasan di atas, terdapat perbedaan antara teori dan fenomena yangterjadi di lapangan. Dimana mediator itu sendiri harus berperan dalam kasus cerai gugat tersebutsehingga kasus cerai gugat yang jumlahnya banyak tersebut dapat berkurang atau tiada lagi. Olehkarena itu, penulis tertarik untuk meneliti peran mediator dalam meminimalisir cerai gugat di PengadilanAgama Kota Medan.Kata Kunci: Peran Mediator, Meminimalisir Cerai Gugat, Pengadilan Agama
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PARMALIM DI SUMATERA TAHUN 1885-SEKARANG Katimin Katimin
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 2 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.206 KB)

Abstract

Sejarah pertumbuhan dan perkembangan Parmalim penting dan menarik dikaji lebih mendalam atas pertimbangan beberapa hal: pertama, sebagai sebuah komunitas keagamaan lokal yang tumbuh dan berkembang di bagian Selatan provinsi Sumatera Utara, tepatnya di kecamatan Laguboti kabupaten Toba Samosir, komunitas Parmalim dianggap cukup adaptif dengan perkembangan zaman. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan komunitas ini yang masih tetap eksis dalam kancah pertumbuhan dan perkembangan Nasional. Dalam aspek-aspek tertentu, komunitas Parmalim bahkan dapat disejajarkan dengan komunitas keagamaan besar yang tumbuh dan berkembang di Sumatera Utara.Kedua, dalam konteks percaturan politik daerah, berbagai sumber menyebutkan bahwa komunitas Parmalim berperan aktif sehingga mampu mengantarkan kemenangan dutanya dalam percaturan politik. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan Monang Naipospos sebagai salah satu tokoh intelektual Parmalim yang paling aktif menulis dan menjadi semacam kepala bidang hubungan dengan masyarakat luar Agama Parmalim. Pada Pemilu Legislatif tahun 2009 yang lalu ia terpilih menjadi salah seorang aggota DPRD Kabupaten Toba Samosir.Ketiga, Parmalim sebagai kepercayaan asli suku Batak, dalam konteks sejarah merupakan objek missi Kristen dan Dakwah Islam di Tanah Batak. Padahal, etnis Batak sendiri merupakan etnis yang memiliki prinsip-prinsip budaya cukup kuat sehingga jika ditelusuri lebih jauh, pada dasarnya amat sulit memasukkan missi agama pada etnis ini. Namun demikian, dalam kenyataannya, seperti dalam kasus-kasus identitas penduduk yang cenderung harus memilih salah satu dari enam agama yang diakui di Indonesia, Paramalim umumnya memilih salah satu dari dua agama teresebut (Islam dan Kristen).
KOMUNIKASI EFEKTIF PEMBIMBING MANASIK HAJI (Tinjauan Dari Sudut Psikologi Komunikasi) Syukur Khalil
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 1 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.516 KB)

Abstract

Dalam menyampaikan materi manasik haji itu, pembimbing manasik dapat menggunakan lambang-lambang komunikasi baik yang bersifat verbal maupun yang bersifat non-verbal. Kemudian untuk mencapai komunikasi efektif itu, pembimbing manasik haruslah bersifat terbuka, mempunyai empati yang tinggi, menggunakan lambang komunikasi yang mudah difahami, mempunyai kredibilitas dan dapat menjadi contoh tauladan yang baik bagi jamaahnya. Selanjutnya, pada era globalisasi informasi ini, seorang pembimbing manasik haji perlu menjadi manusia lintas budaya atau multibudaya, yaitu memiliki kepekaan budaya yang berkaitan erat dengan kemampuan berempati terhadap budaya tersebut. Sehingga secara intelektual dan emosional terikat kepada kesatuan fundamental semua manusia yang pada saat yang sama mengakui, menerima, dan menghargai perbedaan-perbedaan mendasar antara orang-orang yang berbeda budaya.
PERKEMBANGAN METODE PEMAHAMAN HADIS DI INDONESIA Ramli Abdul Wahid
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 4 | No. 2 | 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.911 KB)

Abstract

Pemahaman hadis adalah bagian dari pengkajian hadis. Namun, di Indonesia, perkembangan pengkajian terhadap hadis seringkali mengalami keterlambatan. Hal tersebut menyebabkan minimnya pemahaman umat Islam terhadap hadis. Artikel ini coba mendeskripsikan secara komprehensif perkembangan pemahaman terhadap hadis, khususnya dari aspek metode pemahamannya. Menurut penulis artikel ini, setidaknya ada corak metode pemahaman terhadap hadis, yaitu pemahaman tekstual dan pemahaman kontekstual. Melalui artikel ini penulis menawarkan kembali urgensi metode kontekstual dalam pemahaman hadis, meskipun penerapan pemahamannya perlu kehati-hatian.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MARKET SHARE BANK SYARIAH Aulia Rahman
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 5 | No. 2 | 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.584 KB)

Abstract

This study aims to determine the factors that affect the market share of Islamic banks. The sample used is data NPF, ROA, CAR, SBIS of the market share of Islamic banks from January 2010 to December 2015. The approach used in this study is a quantitative research approach with VAR analysis.From the research, the authors conclude that NPF variables, ROA, CAR and SBIS affect the market share of Islamic banks. In the short term or the beginning of the observation period BOPO has the most dominant influence. While in the long term or the end of the observation period NPF has the most dominant influence on the Market Share of Islamic Banks compared to other variable that is 29.02%. SBI variables have an influence on the market share of Islamic banks amounted to 15.68% and CAR have an influence on the market share of Islamic banks amounted to 2.97% at the end of the observation period. Thus, it can be seen that the variables that most influence in the long term is a variable NPF
STUDI KRITIK MATAN DALAM KAJIAN HADIS KONTEMPORER DI MALAYSIA Ishak Suliaman
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 1 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.575 KB)

Abstract

Penelitian tentang studi kritik matan telah menjadi trend dalam kajian Hadis kontemporer di Malaysia khususnya jika merujuk kepada penelitian tesis Ijazah Doktor Falsafah dan disertasi Master. Makalah ini menfokuskan penelitian pada trend studi kritik matan hadis pada tesis dan disertasi dalam kajian Hadis kontemporer di malaysia dengan menfokuskan terhadap 4 universiti utama di Malaysia yaitu Universiti Malaya (UM), Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Sains Malaysia (USM). Berdasarkan data yang berotoritas, penelitian ini mengaplikasi metodologi kualitatif terhadap semua tesis dan disertasi dalam bidang Hadis sebagai kajian Hadis kontemporer yang telah berhasil digraduasikan di 4 universitas tersebut yang dimulai dari tahun 1984 hingga tahun 2012. Temuan kajian ini menemukan ada sebanyak 40 disertasi Doktor Falsafah dan 183 tesis Master dalam bidang kajian Hadis kontemporer di 4 universiti tersebut. Jumlah keseluruhannya ialah 223 tesis dan disertasi yang dimasudkan sebagai kajian Hadis kontemporer di Malaysia. Melalui metodologi Takhrij al-Hadis, temuan utama yang ditemui dalam penelitian ini ialah terdapat 1486 teks hadis dari 1539 telah dianalisis dari 12 buah kitab Jawi yang rinciannya terdapat 696 hadis sahih, 125 hasan, 381 da‘if, 110 mawdu’ dan 131 tidak diketahui statusnya.   
ISLAMIC EDUCATION IN INDONESIA AND MALAYSIA (The Existence and Implementation until 20th century) Saiful Akhyar Lubis
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 2 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.82 KB)

Abstract

This study discusses the comparison between the existence and the implementation of Islamic Education in Indonesia and Malaysia both from religious educational institutions and public educational institutions. The main problem focuses on: what are the issues that covered equality and differences based on the existence and implementation, and also what matters are dominantly and substantially considered as supporting factors for the cause of those two points (existence and implementation). The study describes the policy from the two countries toward Islamic Education including their goals and objectives. In addition, this study is also exploring the development of Islamic Education in the two countries based on the historical facts and current situation. Eventually, the analysis of comparison emphasized on the existing facts and reality.
KONSEP AL-IMAN DAN AL-ISLAM: ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN AL-‘IZZ IBN ‘ABD AS-SALAM (577-660 H. atau 1181-1262 M) Husnel Anwar Matondang
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 4 | No. 1 | 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.955 KB)

Abstract

Term imân yang berarti percaya selalu diposisikan berada di dalam hati (qalb) manusia. Berbeda dengan itu, kata islâm selalu diposisikan berada pada aspek lahiriah. Sebab, seseorang baru dapat disebut muslim, jika ia tunduk, pasrah dan patuh kepada perintah Allah. Namun karena imân sukar atau tidak bisa diukur eksistensinya tanpa melihat ekspresi lahiriah dari seorang mu’min, maka terjadi ekspansinya tanpa melihat ekspresi lahiriah dari seorang mu’min, maka terjadi ekspansi makna dari kata ini. Dalam perluasan dalam makna itu, kata imân bersentuhan dengan makna yang termasuk dalam term islâm. Penulis artikel ini mengargumenkan bahwa paradox dalam memahami makna imân dan islâm bisa mengakibatkan kerancuan dalam menilai amal-amal lahir manusia. Untuk itu, dengan menggunakan metode studi tokoh artikel ini coba menawarkan suatu analisis pemikiran Al-‘Izz Ibn ‘Abd al-Salâm dalam memahami konsep imân dan islâm.
DINAMIKA PEMBELAJARAN KITAB KUNING DI MADRASAH MUALLIMIN UNIVA MEDAN Rahman Ansari, Fathur
Journal Analytica Islamica Vol 7, No 1 (2018): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dinamika pembelajaran kitab kuning diMadrasah Muallimin Univa Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, makasumber data penelitian ada dua yaitu sumber data primer yaitu dokumen-dokumen Madrasah Mualliminyang berkaitan dengan pembelajaran kitab kuning selain itu juga pimpinan Madrasah, guru pengajar kitabkuning Madrasah Muallimin, serta sumber primer yang mendukung penelitian. Hasil penelitian ini dapatditarik kesimpulan bahwa: kurikulum pembelajaran kitab kuning mengalami perubahan-perubahan danterdapat dua kurikulum yang digunakan sekarang di Madrasah Muallimin, pendidik dalam pembelajarankitab kuning latar belakang pendidikan di awal pendirian Madrasah Muallimin semunya tidak ada yangtamatan Timur Tengah namun sekarang terdapat guru yang tamatan dari Timur Tengah, dan awalnya tidakada guru perempuan namun sekarang sudah ada guru perempuan, peserta didik dalam pembelajaran kitabkuning mengalami perubahan dari segi kemampuan yang dipengaruhi oleh latar belakang sekolah siswasiswi,juga adanya perkembangan teknologi mempengaruhi sikap siswa-siswi dan minat belajar siswa-siswiberkurang terhadap pembelajaran kitab kuning, metode pembelajaran kitab kuning tidak ada perubahansignifikan, hanya saja pengembangan metode pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran.Adanya kebijakan pemerintah juga mempengaruhi pembelajaran kitab kuning yaitu dari kurikulum yangdigunakan di Madrasah Muallimin ada dua, kurikulum Al Washliyah yang mempelajari kitab kuning dankurikulum Kementerian Agama.Kata Kunci: Dinamika, Pembelajaran dan Kitab Kuning
ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN: PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Afrahul Fadhila Daulay
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.984 KB)

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan dalam perspektif  filsafat pendidikan Islam menginginkan pendidikan dibangun atas dasar tauhid yang dapat mengembangkan potensi jasmani dan ruhani secara paralel sehingga melahirkan peserta didik yang memahami dirinya sebagai khalifah di muka bumi. Sedang pendidikan yang ditolak adalah pendidikan yang dibangun atas dasar sekularisme yang mencabut akar-akar keyakinan kepada Allah sehingga menghasilkan peserta didik yang hanya mengagungkan akal dan tidak percaya kepada wahyu (Al-Quran).

Page 3 of 46 | Total Record : 452