Journal Analytica Islamica
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Articles
452 Documents
KONSEP POLITIK DALAM ALQUR’AN
Ali Akbar
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.626 KB)
Kitab suci Al-Qur’an memuat seluruh aspek kehidupan manusia termasuk politik. Oleh karena itu, kegiatan politik yang seharusnya adalah sejalan dengna syari’ah Allah SWT seperti yang telah ditetapkan dalam kitab pedoman hidup seluruh umat manusia itu. Namun pada kenyataannya keberlangsungan mekanisme politik saat ini telah menjauh dari nilai-nilai yang sudah tertulis dalam al-Qur’an dan yang telah pernah teraplikasi dalam suatu komunitas digjaya peradaban akhlak Islam masa lalu yaitu komunitas Madinah yang dibangun oleh Rasulullah SAW. Untuk itu, pada saat ini diperlukan kajian reflektif dan tafsiran kontekstual kontemporer terhadap ayat-ayat yang mengatur perpolitikan dalam Islam.
SYEKH MUHAMMAD ARSYAD THALIB LUBIS: Kajian Terhadap Dakwahnya Di Medan Sumatera Utara Indonesia
Sopian Ilyas;
Roslan Mohamed
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 2 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.524 KB)
Salah seorang yang berjasa dalam menyebarluaskan dakwah Islam di Tanah Batak, khususnya Toba dan Karo, Provinsi Sumatera Utara Medan Indonesia ialah Syeikh Muhammad Arsyad Thalib Lubis (1908-1972 M). Beliau termasuk orang pertama dalam organisasi Islam al-Jam’iyatul Washliyah yang gigih berdakwah untuk menyebarluaskan agama Islam di Sumatera Utara, Aceh dan Indonesia secara umum. Beliau banyak menulis pelbagai kajian agama Islam, termasuk kajian perbandingan agama yang masyhur dalam kitab karangan beliau ”Perbandingan agama Kristian dan Islam”, begitu juga karangan beliau yang bertajuk ”Rahsia Bible”, yang berhubung kait dengan Ilmu Muqaranatul Adyan.Karya-karya Syeikh Muhammad Arsyad Thalib Lubis serta jasa-jasa beliau dalam menyebarluaskan Islam hingga sekarang ini masih dikenang di kalangan masyarakat Sumatera Utara khususnya suku Batak, yang mana Syeikh Muhammad Arsyad Thalib Lubis berhasil menarik lebih daripada 20.000 orang memeluk agama Islam. Jasa beliau ini menjadi sebab tersebarnya agama Islam di kalangan suku Batak yang majoriti penduduknya animisme serta beragama Kristian.
MAKSUD DAN WAKTU “MALAM AL-QADAR” Kajian terhadap QS al-Qadar (97)
Zainal Arifin
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 5 | No. 2 | 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.064 KB)
Surah al-Qadr led to the study of the noblest work at night which is better than 1000 months. Is the most noble job by al-Qadr? This study assessed for the relations with the textual verses contextual happened. In addition to position the traditions that have been the foundation reinforcement and support. This paper seeks to contribute to the goal is to restrict the study of the patterns of logic language of the Quran, formulated the concept of the value system and traces the history of social life is happening at that moment. This paper found that is not always tafsir bi al-matsur is the best interpretation. Tarawih prayer alone is good so that every individual can repeat memorizing the Koran which he had memorized. The conclusion of this paper is based on language, interpretation, hadith and historical facts: that the night of al-Qadr was glorious meaning, the intention is to lower the Koran in life. The time there are four: (1) the decline in the Koran night and it only happens once in the period of the Prophet Muhammad, (2) but the spirit happened all the time and it was better than 1000 months. Who understand the Koran and practicing it (anytime and anywhere, inside or outside of Ramadan, at night or during the day) he had to get al-Qadr is better than 1000 months. (3) full month of Ramadan; (4) in the odd nights at the end of Ramadan.
HUKUMAN CAMBUK TERHADAP NON MUSLIM PELAKU JARIMAH DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Studi Putusan No. 01/JN/2016/MS. TKN)
Suparmin, Sudirman
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.002 KB)
|
DOI: 10.30829/jai.v6i2.1279
Abstrak: Hukuman cambuk terhadap non muslim pelaku jarimah yang berada di wilayah NangroAceh Darussalam. Sebuah ketentuan yang berlaku dalam wilayah yang mendapat keistimewaanuntuk memberlakukan Syariat Islam, Qanun Jarimah akan mengikat bagi yang berdomisili didaerah istimewah Aceh Darussalam baik muslim sendiri maupun bagi non muslim. Qanun Acehtahun 2014 yang mengatur tentang pelaksanaanya. Ada sepuluh jenis-jenis Jarimah yang diberlakukandi daerah istimewah aceh darussalam yang masuk dalam Qanun Hukum Jinayat dan kitab UndangundangHukum Pidana. Pemberlakuan Qanun Jinayah meskipun terhadap non muslim tentunyahal ini sesuai dengan kemashlahatan bersama dan untuk menciptakan ketentraman masyarakatanya,sehingga tujuan dalam penerapan qanun jinayat dapat akan terlaksana dengan bai dan sempurna.Kata Kunci: Hukuman, Cambuk, Jarimah, Nangro Aceh Darussalam.
KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DALAM PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL
Yusnadi Yusnadi
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 2 | No. 1 | 2013
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (32.551 KB)
Komunikasi pembangunan pada dasarnya merupakan instrument perekat dalam pembangunan karakter bangsa, terutama pada masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural pada dasarnya dapat menjadi potensi yang amat kuat dalam pembangunan, sebaliknya dapat menjadi penghambat apabila tidak dikelola secara baik dan benar. Oleh karenanya, komunikasi pembangunan dalam membangun karakter bangsa harus berbasis pada masyarakat multicultural. Bangsa yang berperadaban dan bermoral adalah merupakan karakteristik bangsa yang dituju dan dicita-citakan. Karakter bangsa yang demikian hanya dapat dicapai apabila instrument perekat utama dapat berfungsi secara maksimal.
ANALISIS TERHADAP CORAK TAFSIR AL-ADABY AL-IJTIMA’I
Abdurrahman Rusli Tanjung
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 1 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.326 KB)
Corak tafsir al-Adab al-Ijtima’ī adalah corak tafsir yang menjelaskan petunjuk-petunjuk ayat-ayat Alquran yang berkaitan langsung dengan masyarakat, serta usaha-usaha untuk menanggulangi penyakit-penyakit masyarakat atau masalah-masalah mereka berdasarkan petunjuk ayat-ayat, dengan mengemukakan petunjuk-petunjuk tersebut dalam bahasa yang mudah dimengerti dan dimplementasikan dalam kehidupan masyarakat. Yang terpenting dalam penafsiran corak adab al-ijtima’i, teks-teks adalah Alquran dikaitkan dengan realitas kehidupan masyarakat, tradisi sosial dan sistem peradaban, sehingga dapat fungsional dalam memecahkan persoalan. Dengan demikian, mufassir berusaha mendiagnosa persoalan-persoalan umat Islam khususnya dan umat manusia pada umumnya, untuk kemudian mencarikan jalan keluar berdasarkan petunjuk-petunjuk Alquran, sehingga dirasakan bahwa ia selalu sejalan dengan per kembangan zaman dan masyarakat.
ANALISIS KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG AKSARA MEDAN DITINJAUDARI MANAJEMEN SYARIAH
Anjur Perkasa Alam
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 5 | No. 1 | 2016
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.218 KB)
This study aims to determine how much influence the Education, Culture of organizations, Wages, Work Motivation on Employee Performance of Sharia Mandiri Bank Syariah Mandiri Branch Aksara Medan. The sample in this study are employees of Sharia Mandiri Bank. Forms of this research are form of quantitative study using multiple linear regression analysis supported by models test and statistical tests using SPSS 17 and Eviews 8. From the results of research that conducted at alpha 5%, the authors concluded that the results of multiple linear regression analysis showed that the variables education, organizational culture, wages, work motivation affects the performance of employees simultaneously and together influence employee performance amounted to 71.3%. Variation factors that influence employee performance is jointly explained by education, organizational culture, wages, work motivation, with value effect is 71.3%, meanwhile the residual effect of 28.7% explained by other variables not examined.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI DOLOK MASIHUL SERDANG BEDAGAI
Mujhirul Iman
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 1 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.947 KB)
Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan Islam multikultural perspektifGuru PAI di MAN Dolok Masihul Serdang Bedagai dan bagaimana implementasi pendidikan Islam multikulturaldi MAN Dolok Masihul Serdang Bedagai ? Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatanfilsafat postpositivisme digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalaheksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secaratriangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankanmakna dari padageneralisasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Konsep pendidikan multikultural merupakanbagian dari pendidikan Islam yang sarat dengan nilai-nilai moral dan spiritual. Pendidikan Islam multikulturalmempunyai misi esensial untuk membangun karakter siswa sebagai seorang muslim yang memahami ajaranagamanya serta mempunyai kesadaran imani yang diwujudkan ke dalam sikap dan perilaku sehari- harisebagai bentuk pengamalan ajaran agama dan mendorong para siswa untuk tidak inklusif dan menerimasegala bentuk perbedaan diantara para siswa dan tetap menjaga kebersamaan melalui ikatan ukhuwa Islamiyah.Implementasi pendidikan Islam multikultural di Madrasah Aliyah Negeri Dolok Masihul Serdang Bedagai diselenggarakanmelalui penanaman nilai-nilai multikultural dalam mata pelajaran baik yang bernuasa agama Islam maupunmata pelajaran umum lainnya dan ini berlangsung secara kolektif baik para guru maupun dukungan daripimpinan madrasah, disamping itu, cara lain yang ditempuh adalah melalui pembinaan kepribadian siswamelalui kegiatan eksttra dan interakurikuler baik melalui OSIS, Pramuka, PMI, Kader Dakwah dan lain sebagainyadengan maksud para siswa mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kemampuan bersosial,dan kemampuan pribadi lainnya dengan harapan para siswa mampu menginternalisasi nilai-nilai kebersamaandalam wujud nyata dan menekan nilai-nilai perbedaan diantara mereka sehingga dengan hal ini diharapkanberdampak positif terhadap proses interaksi diantara mereka setiap saat dan setiap waktu.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Multikulltural dan Guru
DINAMIKA GERAKAN DAKWAH PERSATUAN ISLAM TIONGHOA INDONESIA (PITI) MEDAN SUMATERA UTARA
Abdi Syahrial Harahap
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 1 | No. 2 | 2012
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.216 KB)
Persatuan Islam Tionghoa Indonesia disingkat dengan PITI Tujuannya untuk mempersatukan muslim-muslim Tionghoa di Indonesia dalam satu wadah yang dapat lebih berperan dalam proses persatuan bangsa Indonesia. PITI adalah gabungan dari Persatuan Islam Tionghoa (PIT) pimpinan mendiang H. Abdusomad (Yap A Siong) dan Persatuan Tionghoa Muslim (PTM) pimpinan mendiang Kho Goan Tjin. PIT dan PTM mula-mula didirikan di Medan dan Bengkulu sebelum kemerdekaan Indonesia. Keberadaan PITI memberikan dampak yang positif untuk memperkenalkan ajaran Islam di kalangan masyarakat Tionghoa. Gerakan dakwah yang dilakukan banyak menghadapi tantangan yaitu orang Tionghoa yang masuk Islam sebab suami atau isterinya yang asalnya Islam tidak mampu mendidik mereka kepada ajaran Islam karena mereka sendiri sebagai muslim tidak ta’at melaksanakan ajaran Islam. Maka PITI berupaya melakukan terobosan dakwah dengan mencanangkan program-program dakwah untuk membantu mereka agar dapat melakukan ajaran Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari.
KONSELING ISLAMI LAYANAN PENDIDIKAN MENTAL MASYARAKAT
Saiful Akhyar Lubis
Journal Analytica Islamica Analytica Islamica | Vol. 3 | No. 1 | 2014
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.323 KB)
Kebutuhan masyarakat (khususnya masyarakat Indonesia) terhadap konseling Islami dalam aspek-aspek pokok dimaksud merupakan upaya pengukuhan citra diri sebagai manusia muslim Indonesia. Fenomena konseling Islami sebenarnya telah tercermin sejak lama, yakni setua usia pondok pesantren. Para kyai dan ajengan merupakan tokoh-tokoh utama yang menjadi figur sentral tempat bertanya para santri dan masyarakat sekitarnya. Berbagai problema berupa persoalan ekonomi, kegelisahan batin, masalah jodoh, perselisihan dalam keluarga, pendidikan anak, hingga gangguan psikis yang telah parah dihadapkan pada kyai dan ajengan tersebut. Dengan demikian, santri atau masyarakat merasa telah mendapatkan jalan keluar yang memuaskan. Dalam hal ini, jelas bahwa pondok pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama Islam, tetapi juga berperan sebagai pengayom batin masyarakat.