cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
EFEKTIVITAS MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KOTA BINJAI Radial, Ali Imran Sinaga, Wahyuddin Nur Nasution
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.505 KB)

Abstract

Abstrak; Tujuan penelitian ini adalah: a) Untuk Mendeskripsikan keberadaan organisasi MGMP PAI SMKdi Kota Binjai. b) Untuk Mendeskripsikan gambaran profesionalisme guru PAI SMK di Kota Binjai. c)Untuk Mendeskripsikan usaha-usaha efektifitas MGMP PAI dalam meningkatkan profesionalisme guruSMK di Kota Binjai. d)Untuk Menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendukungdan menghambat MGMP dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI SMK di Kota Binjai dan bagaimanasolusinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif.. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkanbahwa Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMK di Kota Binjai,cukup efektif dalam melakukan peningkatan profesionalisme guru di Kota Binjai. Dengan indikator, MGMPPendidikan Agama Islam SMK eksis dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pengembangan profesionalismeguru di Kota Binjai, profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam cukup baik dalam melakukan persiapanpembelajaran di kelas, memiliki kegiatan-kegiatan efektif seperti pertemuan berkala yang didukung olehmotivasi guru yang tinggi di dalam melakukan pengembangan diri.Kata Kunci: Efektifitas, Guru, dan MGMP
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA SMP IT KABUPATEN DELI SERDANG Ika Hairani, Syaukani, Zulheddi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.369 KB)

Abstract

Abstrak: The objective of this study is to determine the extent of parents and teachers roleon moraldevelopment of Integrated Islamic Middle School (Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu, SMP IT)students in Deli Serdang, using a field research approach. There is a positive relationship of role of parentson moral development in their home, and the role of the teacher in the school. The population of this studyis all SMP IT in Deli Serdang contoin of eleven (based on Educational Official of Deli Serdang). Using the25 % of population as the targetting sampling, this study conduct in 3 SMP IT, namely SMP IT Al HijrahLaut Dendang, SMP IT Ali bin Abu Thalib Tanjung Morawa, and SMP IT Batang Kuis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dan guru dalam pembinaan akhlaksiswa SMP IT Kabupaten Deli Serdang dengan pendekatan Field Research, atau penelitian lapangan.Realita dilapangan menunjukkan bahwa keberhasilan pembinaan akhlak yang diajarkan di sekolah berbandinglurus dengan pembinaan akhlak yang diajarkan orang tua dirumah. Penelitian ini mengambil sampelSMP IT di kabupaten Deli Serdang. terdapat 11 SMP IT dari data yang penulis dapatkan dari DinasPendidikan, 25% dari jumlah sampel itu adalah sekitar 3 sekolah. Sehingga penulis mengambil lokasipenelitian di SMP IT Al Hijrah Laut Dendang, SMP IT Ali Bin Abu Thalib di kecamatan Tanjung Morawadan SMP IT Bina Insan di kecamatan Batang Kuis.Kata kunci : Peran, Orang tua, Guru, Pembinaan Akhlak, Remaja
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA ARRIDHO TANJUNG MORAWA Muhammad Yusuf Hasibuan
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.809 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa, untuk mengetahui pengorganisasiankepala madrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho TanjungMorawa, untuk mengetahui pengawasan kepala madrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan diMadrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa, untuk mengetahui evaluasi kepala madrasah dalamimplementasi kurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa. Jenis penelitianyang digunakan adalah kualitatif. Hasil Penelitian yaitu: 1) Perencanaan kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho Tanjung Morawa dilakukan di awal semesterpada tahun ajaran baru dan semua unsur terlibat dalam perencanaan kurikulum termasuk kepalasekolah, penanggung jawab kurikulum, wali kelas dan guru-guru bidang studi. Proses penyusunan perencanaanini dengan cara kepala madrasah memberikan desain umum sebagai gambaran kurikulum yang iakandilaksanakan. Adapun tujuan perencanaan ini adalah sebagai panduan pembelajaran ke depan agarketika masuk ke kelas sudah mempunyai konsep dan tinggal mengembangkan sesuai dengan media,suasana belajar dan lainnya sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan. 2) Pengorganisasian kepalamadrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho TanjungMorawa dengan cara kepala madrasah mengorganisasikan secara langsung dan melibatkan penanggungjawab bidang kurikulum. Cara pengorganisasian yang dilakukan adalah dengan meminta penilaian akhirkepada guru-guru sehingga penilaian akhir tersebut bisa dianalisis. 3) Pengawasan kepala madrasahdalam implementasi kurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho Tanjung Morawamelalui peran kepala madrasah secara langsung mengawasai implementasi kurikulum, selain itu pengawasanjuga dilakukan oleh pengawas dan kemudian khusus untuk tingkat madrasah dibantu oleh penanggungjawab kurikulum yang sudah dipercaya. Pengawasan kepala sekolah dilakukan dengan dua teknik, yaituteknik manual dengan cara kepala madrasah langsung meminta laporan yang diberikan guru-guru, kemudianteknik yang kedua dengan teknologi berupa grupWhatsApp.4) Evaluasi kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di MIS Ar-Ridho Tanjung Morawa dengan bentuk evaluasi yang dilakukan kepalamadrasah melalui penilaian akhir yang dilaporkan guru-guru kepada kepala madrasah kemudian menganalisispenilaian akhir apakah sudah sesuai atau belum sesuai target kurikulum yang sudah ditetapkan sebelumnya.Kata Kunci: Manajemen, Kepala Madrasah dan Implementasi Kurikulum.
STRATEGI PENDIDIKAN MU’ALLIM AL-QURA DAN HUFFAZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN ISLAM AL-MUKMIN NGRUKI SURAKARTA JAWA TENGAH Muhammad Luthfie Ramadhani, Hasan Asari, Wahyuddin Nur Nasution
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.36 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang strategi pendidikan mu’allim al-qura danhuffaz al-Qur’an di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Surakarta Jawa Tengah. Jenis penelitianini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi penelitian ini adalah pudir(pembantu mudir) pondok pesantren, para ustaz, di antaranya; kepala bagian ta’mir ta’lim dandakwah, kepala bagian tahfiz Alquran, pembimbing (musyrif) tahfiz, dan para santri. Teknik pengumpulandata dilakukan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis datadilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan dalam penelitian ini ada delapan,yaitu: (1) Strategi pendidikan yang digunakan para ustaz dalam mempersiapkan santri tingkat IVPPIM menjadi mu’allim al-qura yaitu dengan tazwid (pembekalan) dan taujih (pengarahan). (2)Strategi pendidikan yang digunakan para ustaz dalam membentuk santri menjadi huffaz al-qur’anberupamusyafahah, muraja’ah, mudarasah, dan imtihan. (3) Faktor pendukung dalam strategi pendidikanmu’allim al-qura adalah dengan memberikantausiyah, mengadakanta’lim al-kutub, qiyam al-lail,danmuhadarah. (4) Faktor pendukung dalam strategi pendidikan huffaz al-qur’an yaitu penargetanhafalan, minat/keinginan, waktu dan lingkungan menghafal. (5) Faktor hambatan dalam strategipendidikanmu’allim al-qura yaitu santri kurang perhatian dalam mengikuitazwid, dan penyalahgunaankegiatanmu’allim al-qura. (6) Faktor hambatan dalam strategi pendidikanhuffaz al-qur’an berupakurangnya pembimbing tahfiz (SDM), para santri awal sulit dalam menghafal, rasa malas dan kurangserius santri dalam menghafal. (7) Solusi hambatan dalam strategi pendidikan mu’allim al-quraadalah bekerja sama dengan mudabbir, yaitu santri tingkat V PPIM. (8) Solusi hambatan dalamstrategi pendidikanhuffaz al-qur’an berupa pengadaan wiyata bakti bagi para lulusan baru, mengadakantraining of trainer kepadamusyrif, memotivasi serta mengawasi.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN QISMULALY AL WASHLIYAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Irham Lubis, Saiful Akhyar Lubis, Edi Saputra
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.003 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Kompetensi profesional guru di MadrasahAliyah PPQ Al Washliyah Kabupaten Serdang Bedagai, 2) Faktor pendukung dan penghambatbagi pengembangan kompetensi profesional guru di Madrasah Aliyah PPQ Al Washliyah KabupatenSerdang Bedagai, 3) Kebijakan kepala Madrasah Aliyah PPQ Al Washliyah Kabupaten SerdangBedagai terhadap kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQAl Washliyah Serdang Bedagai sudah memenuhi kriteria yang disebut sebagai guru profesional,hal ini dapat diukur dari indikator-indikator yang telah dipenuhi oleh setiap guru seperti mempersiapkanperangkat pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran yangdibuat sesuai dengan tema pembelajaran, dan menggunakan metode pembelajaran yang variatif2) Faktor pendukung dalam pengembangan kompetensi profesional guru di madrasah AliyahPPQ Serdang Bedagai adalah kesiapan guru dan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran,dan ketersediaan sarana prasarana yang memadai seperti wifi serta hampir semua guru-gurusudah di sertifikasi dan telah dilakukan penyesuaian (inpasing). Sedangkan yang menjadi faktorpenghambat dalam pengembangan kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQ SerdangBedagai adalah tingkat motivasi dan kemauan belajar siswa yang berbeda-beda. 3) kebijakankepala madrasah dalam peningkatan kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQ AlWashliyah adalah melalui kewajiban setiap guru mengikuti training atau pelatihan dan melaluiMusyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).Kata Kunci:Kompetensi, Guru dan PPQ
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHEMPANG PERILAKU LESBIAN GAY BISEKSUAL TRANSGENDER DI KOTA MEDAN Azriani Sari Nasution, Saiful Akhyar Lubis, Abd. Mukti
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.421 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Penyebab perilaku menyimpang Lesbian,Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), 2) Pemahaman dan pengamalan agama seseorang yangmemiliki perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), dan 3) Peranpendidikan agama Islam dalam membentengi seseorang dari perilaku menyimpang Lesbian,Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatanfenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalampenelitian ini adalah para pelaku yang mengalami perilaku menyimpang (Lesbian, Gay, Biseksualdan Transgender) yang berada di kota Medan. Sedangkan nalisis data dilakukan melalui reduksidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Penyebab terjadinya perilaku menyimpang yakni Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender(LGBT) adalah faktor lingkungan, keluarga yang kurang harmonis, faktor genetik dan faktorekonomi, 2) Sedangkan pemahaman dan pengamalan agama seseorang yang memiliki perilakumenyimpang (LGBT) secara umum mengerti dan melaksanakan ajaran agama, akan tetapisetelah mereka terkena penyimpangan seksual, mereka bukan merupakan orang yang mengamalkandan menganut ajaran agama dengan baik, 3) Adapun peran pendidikan Agama Islam dalammembentengi seseorang dari perilaku menyimpang (LGBT) adalah sebagai upaya penyampaianilmu pengetahuan agama Islam tidak hanya untuk dipahami dan dihayati tetapi untuk diamalkandalam kehidupan sehari-hari. Selain itu pendidikan agama Islam juga berperan sebagai fondasikehidupan untuk membentuk kepribadian dan mental rohaniah yang baik.Kata Kunci: Perilaku, Pendidikan Agama Islam, Lesbian, Gay, Biseksual, danTransgender (LGBT)
IMPLEMENTASI NILAI DAN PENGAMALAN AGAMA ISLAM ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN AL-JAM’IYATUL WASHLIYAH MEDAN AREA Julinah Erawati Siregar, Ali Imran Sinaga, Neliwati
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.826 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk mendeskripsikan cara penerimaan anak asuhdipanti asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area, 2) pelaksanaan pembinaan nilai dan pengamalanagama Islam terhadap anak asuh di Panti Asuhan Al-Jam’iatul ashliyah Medan Area, 3) Implementasinilai dan pengamalan agama Islam anak di Panti Asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area,4) hambatan yang dihadapi dalam implementasi nilai dan pengamalan agama Islam kepadaanak di Panti Asuhan Medan Area dan 5) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatanimplementasi nilai dan pengamalan agama Islam kepada anak di Panti Asuhan Al-Jam’iyatulWashliyah Medan Area. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatiffenomenologi yaitu mengungkap permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga menemukandan memahami apa yang tersembunyi dibalik permasalahan yang terjadi. Pelaksanaan penelitiankualitatif fenomenologi ini bertujuan untuk memahami dan memaknai berbagai masalah yangada. Setelah data dianalisa, maka ditemukan bahwa: (1) Penerimaan anak asuh di Panti AsuhanAl-Jam’iyatul Washliyah Medan Area yaitu dengan tahapan penerimaan. Adapun tahapan programpembinaan yaitu tahapan permohonan, tahap penyeleksian penerimaan, tahap pengasuhandi panti, tahap pembinaan, dan tahap pengembalian, (2) Upaya-upaya pembinaan nilai danpengamalan agama anak Panti Asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area yaitu menanamkannilai-nilai keimanan dalam diri siswa, membimbing siswa agar dapat melaksanakan pengamalanagama, dan mengawasi pelaksanaan pengamalan agama anak terutama ketika berada di lingkunganpanti asuhan, (3) Implementasi nilai dan pengamalan agama anak dibuktikan dengan anakmemiliki pemahaman dan kesadaran dalam memperbaiki sikap dan tingkah laku dalam kehidupansehari-hari dan anak memiliki kesadaran dalam mengamalkan ibadah agama dalam kehidupannyasehari-hari, (4) Hambatan masih kurangnya kesadaran dalam diri siswa, kurangnya kerjasamaanak dengan pengasuh dalam upaya meningkatkan pengamalan nilai dan ajaran ibadah agamaanak dalam kehidupannya sehari-hari, (5) Upaya mengatasi hambatan yaitu menumbuhkankesadaran dalam diri anak tentang pentingnya dan manfaat pengamalan agama. Pengurus lebihmeningkatkan perhatian dan pengawasan kepada anak ketika berada dalam lingkungan pergaulanyang bisa mempengaruhi kehidupan anak.Kata Kunci: Pengamalan Agama Islam, Anak Asuh, Al-Jam’iyatul Washliyah
MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SD SWASTA SHAFIYYATUL AMALIYYAH Doni Irwansyah Harahap, Amiruddin Siahaan, Candra Wijaya
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.573 KB)

Abstract

Abstrak berbagai aspek untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sebuah lembaga pendidikan salahsatunya adalah manajerial kepala sekolah dalam mengelola setiap komponen sekolah. Di sisi lain saranaprasarana yang ada di lembaga pendidikan menjadi pendukung dan penunjang dalam pembelajaranuntuk meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu perlu pengelolaan yang baik oleh kepala sekolahsebagai top leader dan manajer untuk mengelola sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitaspendidikan terutama dalam aspek sikap peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuibagaimana manajerial kepala sekolah yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasiandan pengawasan kepala sekolah terhadap sarana prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikanterutama dalam membentuk dan memperbaiki sikap siswa di SD Swasta Shafiyyatul Amaliyyah. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan(field Research) dan termasuk kepadajenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah daninforman penelitiannya adalah para wakil kepala sekolah, guru-guru, perwakilan orang tua peserta didikdan tokoh masyarakat. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan partisipatif, wawancaradan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitianini bahwa manajerial kepala sekolah di SD Shafiyyatul Amaliyyah pada proses perencanaan saranaprasarana dimulai dari perencanaan kebutuhan dan perencanaan pengelolaannya yang bertujuan menjadipendukung pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan dalam membentuk dan mengembangkankarakter dan sikap siswa. Pengorganisasian sarana prasarana kepala sekolah membuat struktur organisasiyang jelas, pembagian tugas yang jelas dengan adanyajob description untuk setiap SDM dan tenagakependidikan, fungsi dan wewenang serta tanggung jawab yang diberikan yaitu melalui surat keputusan.Pengkoordinasian sarana prasarana kepala sekolah melakukan koordinasi dengan wakil-wakilnya, koordinator,guru BK, guru piket, wali kelas, guru ekstrakurikuler dan bagian maintenance. Pengawasan kepala sekolahmelakukan supervisi kepada guru, siswa dan prasarana baik melalui pemantauan secara langsung, kunjunganwajib dan terjadwal, menerima laporan-laporan dan berbagai pemantauan dengan bantuan kamerapengawas untuk melihat sejauh mana pengaruh sarana dan prasarana serta program yang dijalankandapat membentuk dan memperbaiki sikap siswa.Kata Kunci: Manajerial, Sarana Prasarana, dan Sikap.
PROBLEMATIK PENDIDIKAN TINGGI KADER ULAMA MAJELIS ULAMA INDONESIASUMATERA UTARA DALAM MELAHIRKAN ULAMA DI MASYARAKAT SUMATERA UTARA Muhari Syahlaili Saragih, Hasan Asari, Ardiansyah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.387 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui problematik kelembagaan Pendidikan TinggiKader Ulama MUI Sumatera Utara, 2) untuk mengetahui problematik keuangan Pendidikan Tinggi KaderUlama MUI Sumatera Utara, 3) untuk mengetahui problematik pembelajaran pendidikan tinggi kaderulama MUI Sumatera Utara, 4) untuk mengetahui problematik alumni Pendidikan Tinggi Kader UlamaMUI Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan dengan menggunakanmotode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara (interview), dan penelaahandata yang mengacu pada penelitian kualitatif tersebut. Setelah dilakukan penelitian, maka temuan penelitianmenunjukkan bahwa, 1) Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) yang ditangani langsung oleh MajelisUlama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dimulai pada tahun 2006, 2) PTKU melaksanakan sistempendidikan yang bermodelkan pendidikan pesantren tetapi berbeda dalam bagian tenaga pengajarnyayang bergelar Profesor dan Doktor, 3) PTKU menerapkan pembelajaran yang terfokus kepada kitab-kitabklasik atau kitab turast, 4) PTKU telah melahirkan alumni kader ulama yang berakhlak mulia, berwawasanluas, cinta ilmu, pengamal agama dan pembela agama, 5) problematik kelembagaan PTKU berupa statusnyayang belum berdiri sendiri karena masih dibawah naungan MUI Provinsi Sumatera Utara, 6) problematikkeuangan PTKU terlihat pada pembukuan yang masih belum berdiri sendiri, dan sumber dana yangterkadang tidak sesuai dengan pembiayaan dalam pelaksanaan pendidikan sehingga terjadi penanggulanganyang mesti dilakukan oleh MUI Provinsi Sumatera Utara, 7) problematik pembelajaran PTKU, yaituadanya pergeseran dari antusias belajar mahasiswa begitu juga dengan adab, akhlak, kedisiplinan danprestasi yang diperoleh masih jauh dari yang diharapkan oleh MUI Provinsi Sumatera Utara, 8) problematikalumni PTKU berupa tantangan yang dihadapi di masyarakat masih terlalu besar karena keberadaanstatus belum sepenuhnya diketahui dan pemberdayaan alumni yang belum dilakukan seolah-olah alumnihanya dipandang sebelah mata sehingga harus melakukan kerjasama dengan pihak lain agar dapatberdakwah keberbagai daerah. Begitu juga dengan peluang yang dirasakan masih sedikit sehingga perlukiranya MUI Provinsi Sumatera Utara merekomendasikan alumninya ke Majelis Ulama Indonesia tiapKabupaten/ Kota untuk berperan di daerah asalnya masing-masing, sehingga segala ilmu yang didapatselama pendidikan dapat diamalkan ditengah masyarakat dan menjadi ukuran bahwa alumni sudahberkiprah sejauh apa yang diharapkan.Kata Kunci: Problematik, Pendidikan Tinggi Kader Ulama, Majelis Ulama Indonesia
LEARNING SYSTEM OF TAH}FI>Z} AL-QUR'A>N AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL AL-MAJIDIYAH BAGAN BATU ROKAN HILIR RIAU Mar'atun Soleha, Hasan Asari, Wahyuddin Nur Nasution
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.802 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an di Pondok Pesantren Al-Majidiyah Bagan Batu Rokan Hilir Riau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi penelitian ini adalah pimpinan pondok pesantren, para ustaz dan ustazah, di antaranya; kepala madrasah Tsanawiyah, kepala bagian tahfiz Alquran, pembimbing tahfiz, dan para santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Temuan dalam penelitian ini ada empat, yaitu: (1) Sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an pondok pesantren Al-Majidiyah memiliki dua program tahfiz, yaitu tahfiz umum dan program unggulan yaitu tahfiz khusus 30 juz, sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an di pondok pesantren ini terdiri dari beberapa sub sistem diantaranya adanya tujuan, pendidik, peserta didik, metode serta evaluasi yang dilakukan dalam programnya. (2) Metode yang digunakan dalam pelaksanaan tahfiz al-Qur'an di pondok ini terdiri dari bin-nazhar, mujawwadah (musyafahah), muraja’ah dan imtihan. (3) Faktor pendukung sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an pondok pesantren Al-Majidiyah berupa penargetan hafalan kepada santri, lingkungan menghafal, waktu mengahafal serta minat dari dalam diri santri.(4) faktor-faktor penghambat dalam sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an pondok pesantren Al-Majidiyah dapat timbul dari dalam diri maupun luar diri santri itu sendiri. Hambatan yang muncul dari dalam diri santri itu berupa rasa malas, bosan dan kesulitan untuk menghafal al-Qur'an. Sedangkan faktor hambatan yang datangnya dari luar yaitu berupa kurangnya sumber daya manusia yaitu untuk guru pembimbing tahfiz khusus, dan solusi untuk hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan sistem pembelajaran tahfiz al-Qur'an pondok pesantren Al-Majidiyah adalah dengan menerapkan kewajiban mengabdi pada santri yang telah lulus dalam mengikuti program tahfiz khusus, penyeleksian santri tahfiz khusus sesuai minat dan keinginan, serta pemberian motivasi kepada para santri.Kata kunci, sistem, pembelajaran, tahfiz al-Qur'an, pondok pesantren.

Page 6 of 21 | Total Record : 201