cover
Contact Name
AXIOM Jurnal
Contact Email
jurnalaxiom@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rusiulfahasanah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika
ISSN : 20878249     EISSN : 25800450     DOI : -
Core Subject : Education,
Axiom Jurnal Pendidikan dan Matematika adalah salah satu jurnal di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN-SU Medan dalam bidang pendidikan dan lebih fokus pada pendidikan matematika. Jurnal Axiom dapat memuat artikel-artikel yang berbahasa Arab, Indonesia atau Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2021)" : 11 Documents clear
COVER VOLUME 10 NOMOR 2 AXIOM, Admin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10732

Abstract

EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS BUDAYA BERBANTUAN GEOGEBRA Nasution, Nadrah Afiati; Lubis, Muhammad Rizki
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10306

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pengembangan produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan Model 4-D yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra dengan menggunakan model pengembangan 4-D, dan tahap kedua mengujicobakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan di kelas X TKJ 1 dan X TKJ 2. Dari hasil ujicoba 1 dan ujicoba 2 diperoleh: 1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari: a) ketuntasan belajar siswa secara kalsikal mencapai 92% dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan; (2) ketercapaian tujuan pembelajaran ≥ 75%; (3) waktu pembelajaran minimal sama dengan pembelajaran biasa terhadap komponen perangkat pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra yang dikembangkan; dan (4) respon siswa positif terhadap komponen-komponen perangkat pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang dikembangkan. Kata Kunci:Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Model 4-D, Inkuiri, Budaya Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of the development of learning device products that are developed based on cultural-based inquiry learning assisted by GeoGebra. This research is a development research with a 4-D model consisting of four stages, namely define, design, develop and disseminate. This research was conducted in two stages, namely the first stage of developing learning tools based on cultural-based inquiry learning assisted by GeoGebra using the 4-D development model, and the second stage testing the learning tools developed in class X TKJ 1 and X TKJ 2. From the results of trial 1 and trial 2 obtained: 1) the learning tools developed were effective in terms of: a) the students' learning mastery calcically reached 92% with the developed learning tools; (2) achievement of learning objectives 75%; (3) the learning time is at least the same as ordinary learning for the components of the developed GeoGebra-assisted culture-based inquiry learning device; and (4) positive student responses to the components of learning tools and learning activities developed. Keywords:Development of Learning Tools, 4-D Models, Inquiry, Culture
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN BEASISWA BIDIKMISI DI UINSA DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Iflakhah, Mila; Hafiyusholeh, Moh.
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.8837

Abstract

Abstrak:            Beasiswa merupakan pemberian bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang mampu dalam bidang akademik tetapi tidak dalam perekonomian. Namun masih sering terjadi kendala dalam pemrosesan seleksi pendaftar beasiswa, yaitu banyaknya kriteria yang harus diperhatikan dan banyaknya data pendaftar sehingga pengambilan keputusan menjadi relatif lebih sulit. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif dalam pengambilan keputusan penerima bantuan beasiswa untuk mahasiswa fakultas sains dan teknologi UINSA dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data yang diolah adalah data primer yang diperoleh dari angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan matriks perbandingan berpasangan untuk menentukan nilai eigen dan vektor eigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 pendaftar diperoleh 12 pendaftar yang menjadi prioritas dalam mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Berturut-turut mahasiswa dengan kode Z1, Z2, Z5, Z7, Z10, Z19, Z20, Z21, Z23, Z29, Z32, Z35 dengan masing-masing bobot sebesar 0.34%, 0.27%, 0.27%, 0.28%, 0.36%, 0.33%, 0.29%, 0.31%, 0.34%, 0.29%, 0.27%, 0.35%. Kata Kunci:Vektor Eigen, Analytical Hierarchy Process (AHP), Nilai Eigen Abstract:The scholarship is the provision of tuition assistance to students who are capable of academics but have difficulties economically. However, some obstacles are often found throughout the screening process of scholarship applicants, such as the number of criteria to fulfill and the number of registrant data that results in difficulties in making a decision. This study aims to provide an alternative in decision making on the screening process of scholarship applicants for students from the Faculty of Science and Technology at the Universitas Islam Negeri Sunan Ampel by using the Analytical Hierarchy Process (AHP). The data processed are from the primary data obtained from questionnaires. The data obtained were analyzed by using a pairwise comparison matrix to determine the eigenvalues and eigenvectors. The results indicate that of 39 registrants, 12 of them became a priority in getting the Bidikmisi scholarship. Consecutively, students with codes Z1, Z2, Z5, Z7, Z10, Z19, Z20, Z21, Z23, Z29, Z32, Z35 have the score of 0.34%, 0.27%, 0.27%, 0.28%, 0.36%, 0.33%, 0.29%, 0.31%, 0.34%, 0.29%, 0.27%, 0.35%. Keywords:Eigenvector, Analytical Hierarchy Process (AHP), Eigenvalue
METODE ALGORITMA GENETIKA UNTUK PENYUSUNAN JADWAL PERKULIAHAN PROGRAM STUDI TADRIS MATEMATIKA UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI Mardia, Ainun; Sunarto, Sunarto
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10336

Abstract

Abstrak:Pada penyusunan jadwal perkuliahan sering kali ditemukan waktu yang bersamaan antara dosen, hari, dan ruangan sehingga menjadi masalah rutin yang terjadi pada program studi tadris matematika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menyusun jadwal perkuliahan menggunakan Metode Algoritma Genetika. Algoritma Genetika adalah algoritma optimasi pada prosedur yang menirukan mekanisme dari genetika alami. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan menggunakan data jadwal perkuliahan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Hasil yang diperoleh adalah sistem informasi penjadwalan berbasis website yang disusun menggunakan metode Algoritma Genetika dan jadwal perkuliahan yang yang telah disusun dari hasil pembangkitan algoritma genetika. Penyusunan jadwal perkuliahan dengan Metode Algoritma Genetika dalam penyusunan jadwal perkuliahan di Program Studi Tadris Matematika dapat disusun dengan lebih efektif tanpa ada jadwal yang bersamaan. Kata Kunci:Metode Algoritma Genetika, Penyusunan Jadwal Perkuliahan Abstract:In the preparation of the lecture schedule, it is often found at the same time between the lecturer, day, and room so that it becomes a routine problem that occurs in the tadris mathematics study program at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. This research is a development research that aims to arrange lecture schedules using the genetic algorithm method. A genetic algorithm is an optimization algorithm on a procedure that mimics the mechanics of natural genetics. This research was carried out at the Tadris Mathematics Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi by using lecture schedule data in the even semester of the 2020/2021 academic year. The results obtained are a website-based scheduling information system compiled using the genetic algorithm method and a lecture schedule that has been compiled from the results of the genetic algorithm generation. The preparation of the lecture schedule using the genetic algorithm method in the preparation of the lecture schedule in the Tadris Mathematics Study Program can be arranged more effectively without any concurrent schedule. Keywords:Algorithm Genetics Method, Preparation of  Lecture Schedule
MATEMATIKA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN Novita Sari, Dwi; Armanto, Dian
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10302

Abstract

Abstrak:Tujuan artikel ini adalah memberikan informasi mengenai pengertian filsafat matematika, pengertian filsafat pendidikan dan hubungan antara matematika dengan filsafat pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan studi literatur (library research). Temuan dalam artikel ini adalah hubungan  antara matematika dan filsafat pendidikan yang saling bersinergi satu sama lain. Kesamaan antara matematika dan filsafat adalah memiliki objek kajian yang sama yaitu begerak pada tingkat generalitas dan abstraksi yang tinggi, mempergunakan akal/ rasional dan tidak melakukan eksperimen, serta tidak memerlukan peralatan laboratorium. Namun, matematika dan filsafat juga memiliki perbedaan yaitu jenis metode dalam menelaah suatu kebenaran. Matematika menggunakan metode deduksi dimana kebenaran dari hasil penelaahannya harus dapat ditunjukan dengan serangkaian langkah pembuktian. Sedangkan filsafat menggunakan macam–macam metode rasional dimana proses pembuktian itu tidak harus terjadi tetapi harus berlangsung dengan alasan-alasan yang diperoleh dari penalaran serta dapat bersifat fleksibel. Kata Kunci:Matematika, Filsafat, Pendidikan Abstract:This study aims to inform the concept of philosophy in mathematics, the concept of philosophy in education, and the relationship between mathematics and the philosophy of education. This study follows a descriptive approach with a literature study (library research). The findings indicate the relationship between mathematics and educational philosophy that synergize with each other. The similarity between mathematics and philosophy is that they have the same object of study, namely dealing with a high level of generality and abstraction, using reason/rationality, not conducting experiments, not requiring laboratory equipment. However, mathematics and philosophy are also different in terms of the method in examining a truth. Mathematics uses deduction where the truth of the results of the study must be presented by steps of proving evidence. Meanwhile, philosophy uses various traditional methods where the process of proving evidence does not need to be presented, but it must take place with reasons derived from reasoning and can be flexible. Keywords:Mathematics, Philosophy, Education
EFEKTIVITAS PRISMA LEKER WAIZ TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Aniza, Arinatul; Irawati, Tri Novita; Al-Ayubi, Sholahudin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.9087

Abstract

Abstrak:Pembelajaran berbasis online memiliki kendala yaitu siswa mengalami kesulitan belajar secara mandiri, salah satunya menunjukkan hasil belajar matematika yang tergolong rendah. Berpandangan pada kondisi tersebut memunculkan ide bagaimana cara mengajar matematika yang mudah dipahami siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas PRISMA LEKER WAIZ terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan one group pretest posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data meliputi beberapa tahapan diantaranya yaitu: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji . Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRISMA LEKER WAIZ efektif terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan kata lain, PRISMA LEKER WAIZ dalam penelitian ini layak digunakan di masa pandemi karena media ini sudah dikembangkan sebelum penelitian, memiliki isi yang menarik (dilengkapi beragam bentuk latihan soal, kunci jawaban, desain menarik dan ringkasan materi), mudah diakses dalam pembelajaran online dan mudah dipahami siswa yaitu bisa mengerjakan soal matematika dengan baik menggunakan media ini. Kata Kunci:PRISMA LEKER WAIZ, Hasil Belajar Abstract:Online-based learning has problems, namely students have difficulty learning independently, one of which shows low mathematics learning outcomes. Looking at these conditions led to the idea of how to teach mathematics that is easy for students to understand. The purpose of this study was to determine the effectiveness of PRISMA LEKER WAIZ on students' mathematics learning outcomes. This type of research is an associative research with a quantitative approach. The research design used was one group pretest posttest design. Data collection techniques used in the form of tests and documentation. The data analysis technique includes several stages including: validity test, reliability test, normality test and t test. The results showed that PRISMA LEKER WAIZ was effective on students' mathematics learning outcomes. In other words, PRISMA LEKER WAIZ in this study is suitable for use during the pandemic because this media was developed prior to the research, has interesting content (equipped with various forms of practice questions, answer keys, attractive designs and material summaries), is easily accessible in online learning and It is easy for students to understand, that is, they can do math problems well using this media. Keywords:PRISMA LEKER WAIZ, Learning Outcomes
EFEKTIVITAS PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR DI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MATEMATIKA UNIMED Darari, Muhammad Badzlan; Panjaitan, Marojahan; Febrian, Didi; Harahap, Fauziyah
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10437

Abstract

Abstrak:Kegiatan laboratorium secara virtual pada mata kuliah Matematika Dasar di Fakultas MIPA Unimed dilakukan melalui simulasi interaktif pada topik pembahasan Integral Taktentu dan Integral Tentu. Simulasi interaktif tersebut disematkan pada LMS yang digunakan oleh Unimed dalam proses perkuliahan, yang disebut dengan Sistem Pembelajaran Daring (Sipda). Penelitian ini menunjukkan efektifitas penerapan laboratorium virtual melalui simulasi interaktif di mata kuliah Matematika Dasar pada masa pembelajaran daring. Efektivitas ditinjau dari dua pendekatan, yaitu kualitatif dan kuantitatif.  Secara kualitatif simulasi interaktif telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Kemudian simulasi tersebut diberikan kepada mahasiwa melalui LMS dan setelahnya mahasiswa diminta untuk mengisi angket respon dengan 5 rating scale skala Likert terhadap simulasi interaktif tersebut. Hasilnya adalah respon yang baik dari mahasiswa dengan rata-rata nilai angket 4,23. Secara kuantiatif dilakukan uji perbedaan peningkatakan nilai capaian pembelajaran antara mahasiswa yang diajarkan menggunakan simulasi interaktif dan mahasiswa yang diajarkan tanpa menggunakan simulasi interaktif. Data yang diperoleh diuji dengan uji-t melalui SPSS. Hasilnya terdapat perbedaan peningkatan capaian nilai pembelajaran secara signifikan antara mahasiswa yang diajarkan menggunakan simulasi interaktif dan mahasiswa yang diajarkan tanpa menggunakan simulasi interaktif. Sehingga dapat dikatakan bahwa aktivitas laboratorium virtual melalui simulasi interaktif dapat dikatakan efektif.   Kata Kunci:Efektivitas laboratorium virtual, simulasi interaktif, Software Maple Abstract:Virtual laboratory activities in the Basic Mathematics course at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences at Universitas Negeri Medan (Unimed) were carried out through interactive simulations on the topic of the Indeterminate Integrals and Improper Integrals. The interactive simulation is embedded in the LMS used by Unimed in the learning process, and this is called Sistem Pembelajaran Daring (Online Learning System). This study presents the effectiveness of implementing virtual laboratories through interactive simulations in a Basic Mathematics course during online learning. The effectiveness is seen from two approaches, namely qualitative and quantitative approaches. Qualitatively, the interactive simulation has been validated by media experts and material experts. Then, the simulation was carried out with students through LMS, and after that, the students were asked to fill out a response questionnaire related to the interactive simulation with a 5 rating Likert scale. The results indicate that good responses were obtained from students in that the average score reached 4,23. Quantitatively, a test of the difference in the increase in the value of learning achievement was carried out on students who were taught using interactive simulations, and students who were not taught using interactive simulations. The data obtained were tested by t-test through SPSS. The results show that there is a significant difference in the achievement of learning scores between students who were taught using interactive simulations and students who were not taught using interactive simulations. Therefore, it can be concluded that virtual laboratory activities through interactive simulations are effective. Keywords:Effectiveness of virtual laboratories, Interactive Video, Software Maple
PENDUGAAN DATA HILANG PADA KASUS RANCANGAN ACAK KELOMPOK LENGKAP (RAKL) DENGAN METODE YATES Kamila, Ida; Waryanto, Hendro; Arofah, Irvana; Arnawisuda Ningsi, Besse
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.8734

Abstract

Abstrak:Suhu udara sangat mempengaruhi aktivitas manusia, oleh karena itu sangat penting bagi manusia untuk mengetahui besaran suhu di daerah tertentu agar dapat mempersiapkan diri dalam beraktivitas. Untuk mengetahui besaran suhu di suatu daerah dilakukan pengukuran suhu udara. Namun dalam pengukuran suhu tidak selamanya berjalan sesuai yang direncanakan. Beberapa masalah terkadang sering terjadi seperti hasil pengukuran yang tidak teramati, fasilitas yang kurang memadai, ataupun beberapa faktor lainnya. Hal tersebut menimbulkan suatu masalah yang dikenal sebagai data hilang. Menurut data yang diperoleh dari BBMKG wilayah II terdapat dua wilayah, yaitu Stasiun Klimatologi Masgar dan Stasiun Maritim Lampung, yang masing-masing terdapat satu data hilang. Data hilang tersebut harus diduga dan diganti sebelum melakukan analisis lebih lanjut agar data yang diperoleh menjadi akurat dan valid. Metode pendugaan data hilang dalam penelitian ini menggunakan metode Yates yaitu dengan cara meminimumkan jumlah kuadrat galat. Pada Stasiun Klimatologi Masgar terdapat data hilang di bulan September 2015, sedangkan di Stasiun Maritim Lampung terdapat data hilang di bulan November 2016. Dengan metode Yates didapatkan hasil dugaan data hilang di Stasiun Klimatologi Masgar pada bulan September 2015 yaitu 27,1˚C, sedangkan di Stasiun Maritim Lampung pada bulan November 2016 yaitu 29,7˚C. Kata Kunci:Suhu Udara, Data Hilang, Metode Yates Abstract:Air temperature greatly affects human activities, so humans must know the temperature in certain areas to prepare themselves before doing activities outside. To measure the temperature of an area, air temperature measurement is carried out. However, temperature measurement does not always go as planned. Several problems sometimes occur, such as unobserved measurement results, inadequate facilities, and other factors. This creates an issue called missing data. Based on the data obtained from Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency (Indonesian: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, abbreviated as BMKG) region II, two areas have experienced a case of missing data (Masgar Climatology Station and Lampung Maritime Station). The missing data must be replaced before conducting further analysis so that the data obtained is accurate and valid. The method of estimating missing data in this study follows the Yates method that minimizes the number of squares errors. The estimation of missing data at the Masgar Climatology Station indicates that there was a case of missing data in September 2015. Meanwhile, there was a case of missing data in November 2016 at the Lampung Maritime Station. The findings indicate that the estimated missing data obtained at Masgar Climatology Station in September 2015 was 27,1˚C while the estimated missing data obtained at Stasiun Maritim Lampung in November 2016 was 29,7˚C. Keywords:Air Temperature, Missing Data, Yates Method
ETHNO-FLIPPED CLASSROOM MODEL: SEBUAH REKOMENDASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MASA NEW NORMAL Ramadhani, Rahmi; Syahputra, Edi; Simamora, Elmanani
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10331

Abstract

Abstrak:Pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi dapat memberikan dampak positif maupun negatif baik pada siswa maupun guru. Faktor yang memberikan dampak negatif disebabkan oleh pelaksanaan pembelajaran yang tidak memperhatikan personal factor dan personal behavior baik siswa maupun guru. Faktor lainnya adalah pelaksanaan pembelajaran yang tidak menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan, tradisi dan budaya sekitar siswa, sehingga siswa merasa asing dengan konten masalah dan pembelajaran yang didesain berbasis teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji secara kritis terkait dampak positif dan dampak negatif yang ditinjau dari personal factor dan personal behavior pada pelaksanaan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Penelitian ini juga mengkaji apakah konteks ethnomathematics dapat diintegrasikan pada model flipped classroom dan direkomendasikan dalam pembelajaran matematika di era New Normal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis investigasi literatur review dengan 5 tahapan, yaitu(1) menyusun pertanyaan review, (2) pengumpulan data literatur, (3) penilaian kritis pada data literatur, (4) ekstraksi data: sintesis dan tematik analisis, dan (5) presentasi temuan dan diskusi. Hasil penelitian memberikan kajian analisis terkait pentingnya personal factor dan personal behavior dalam melaksanakan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Hasil penelitian juga memberikan rekomendasi terkait integrasi ethomathematics yang dilaksanakan dalam model pembelajaran berbasis teknologi, salah satunya adalah flipped-classroom model. Model ethno-flipped classroom direkomendasikam sebagai model pembelajaran matematika berbasis campuran yang menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran, namun juga tetap menghadirkan pembelajaran matematika bermakna melalui integrasi budaya menggunakan konteks ethnomathematics. Penerapan model ethno-flipped classroom dapat dijadikan salah satu solusi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika di masa New Normal. Kata Kunci:Model Ethno-Flipped Classroom, Pembelajaran Berbasis Teknologi, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal    Abstract:Technology-based distance learning in Mathematics can give a positive or negative impact on both students and teachers. Factors contributing to negative impact are caused by the implementation of learning that does not pay attention to personal factors and personal behavior of both students and teachers. Other factors are such as the implementation of learning that does not relate to students' life, traditions, and culture in that the problem discussed in the content and the learning designed based on technology are unfamiliar to students. This study aims to critically examine the positive and negative impacts of technology-based distance learning in Mathematics in terms of personal factors and personal behavior. This study also examines whether the ethnomathematics context can be integrated into the flipped classroom model and can be recommended in teaching mathematics in the New Normal era. This is a qualitative study with literature review investigation that has 5 stages, namely (1) compiling review questions, (2) collecting literature data, (3) critical assessment of literature data, (4) data extraction: synthesis and thematic analysis, and (5) presentation of findings and discussion. The results of the study provide an analytical study related to the importance of personal factors and personal behavior in implementing technology-based distance learning in Mathematics. The results also provide recommendations regarding the integration of ethnomathematics in technology-based learning models, including the flipped-classroom model. The ethno-flipped classroom model is recommended as a mixed-based mathematics learning model that uses technology in the learning process but also provides meaningful mathematics learning through cultural integration using ethnomathematics context. The application of the ethno-flipped classroom model can be used as a solution in the implementation of mathematics learning in the New Normal. Keywords:Ethno-Flipped Classroom Model, Technology Based Learning, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal
CHARACTERISTICS OF SHACKLE GRAPH: Shack(Kn,v(j,i),t), Shack(Sn,v(j,i),t), & Shack(K(n,n),v(rj,i),t) Firmansyah, Firmansyah; Mujib, Abdul
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.9252

Abstract

Abstrak:Operasi schackle adalah operasi antara dua atau lebih graf yang menghasilkan graf baru. Graf shackle dinotasikan  adalah graf yang dihasilkan dari t salinan dari graf  yang diberi simbol dengan  dimana  dan t bilangan asli. Operasi shackle ppada penelitian ini adalah shackle titik. Operasi shackle titik dinotasikan dengan  artinya graf yang dibangun dari sembarang graf  sebanyak  salinan dan titik  sebagai . Kelas graf yang akan di eksporasi karakterisinya dan bilangan kromatinya adalah , S , & S . Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa bilangan kromatik graf shackle sama dengan subgraf pembangunnya. Kata Kunci:Operasi Shackle, Shackle titik, graf shackle, bilangan kromatik. Abstract:A shackle operation is an operation between two or more graphs that results in a new graph. Shackle graph notated  is a product graph from  copy of graph  is denoted by  where  and  are natural numbers. The shackle operation in this research is vertex shackle. Vertex shackle operation is denoted by  which means that the graph is constructed from any graph  as many as  copies and vertex  as linkage vertex. The class of graphs examined in this study are , S , & S . The results show that the chromatic number of the shackle graph is the same as the subgraph that generates it. Keywords:Shackle Operation, Vertex Shackle, Shackle Graph, Chromatic Numbers.

Page 1 of 2 | Total Record : 11