cover
Contact Name
AXIOM Jurnal
Contact Email
jurnalaxiom@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rusiulfahasanah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika
ISSN : 20878249     EISSN : 25800450     DOI : -
Core Subject : Education,
Axiom Jurnal Pendidikan dan Matematika adalah salah satu jurnal di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN-SU Medan dalam bidang pendidikan dan lebih fokus pada pendidikan matematika. Jurnal Axiom dapat memuat artikel-artikel yang berbahasa Arab, Indonesia atau Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DI MAN 3 LANGKAT Nanda Aulia; Nurmawati Nurmawati; Ella Andhany
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.7822

Abstract

Abstrak:Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan modul berbasis Problem Based Learning pada materi aturan pencacahan yang layak, valid, dan juga efektif digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) atau penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perencanaan), dan tahap develop (pengembangan). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MAN 3 Langkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi modul adalah 4,33 berada pada kategori layak tanpa revisi dengan skor ≥ 2,5. Angket respon guru yang merupakan komponen kelayakan menunjukkan hasil yang sangat positif dengan nilai 94% atau berada di antara interval 85% ≤ RS ≤ 100%. Angket respon peserta didik yang merupakan komponen efektivitas dengan nilai 85% atau berada pada interval 85% ≤ RS ≤ 100% dengan kategori sangat positif. Tes kemampuan komunikasi matematis menunjukkan skor peningkatan 0,42 dengan kategori sedang. Disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif. Kata Kunci: Modul, Problem Based Learning, Komunikasi Matematis Abstract:This research was conducted to develop a module based on Problem Based Learning on enumeration rules material that is feasible, valid, and also effective to measure students' mathematical communication skills. The type of research used is Research and Development (R & D) research or development research which consists of 3 stages, namely the define stage, the design stage (planning), and the develop stage. The subjects of this study were students of class XI IPA MAN 3 Langkat. The results showed that the result of module validation was 4.33 in the feasible category without revision with a score of ≥ 2.5. The teacher response questionnaire which is a component of eligibility shows very positive results because it is in the 94% interval between the 85% ≤ RS ≤ 100% interval. Student response questionnaire which is a component of effectiveness with a value of 85% in the interval 85% ≤ RS ≤ 100% with a very positive category. Mathematical communication skills test showed an increase score of 0.42 in the moderate category. It is concluded that the developed modules meet the criteria of being effective. Keywords: Module, Problem Based Learning, Mathematical Communication
PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) Fibri Rakhmawati; Wisnu Syahputra
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.8021

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaraan kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan Group Investigation (GI). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Medan tahun ajaran 2018-2019 yang berjumlah 372 siswa. Sampel yang digunakan oleh peneliti adalah kelas XI MIA 6 dan XI MIA 7 yang masing-masing berjumlah 45 siswa untuk dijadikan kelas eksperimen yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis varian (ANAVA) dan kemudian dilanjutkan dengan Uji Tuckey. Hasil temuan ini menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (2) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (3) Tidak terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan GI Materi Pokok Integral Kelas XI MIA MAN 1 Medan; (4) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran yang digunakan terhadap kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa lebih baik diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS daripada dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI. Kata Kunci:Kemampuan penalaran matematis , komunikasi matematis, Think Pair Share (TPS), Group Investigation (GI) Abstract:This study aims to determine the differences in reasoning abilities and mathematical communication skills of students who are taught with the Think Pair Share (TPS) and Group Investigation (GI). This research is a quantitative research, with the type of quasi-experimental research. The population was all students of class XI MIA MAN 1 Medan for the 2018-2019 academic year, totaling 372 students. The sample used by the researcher was class XI MIA 6 and XI MIA 7, each of which totaled 45 students to be used as an experimental class which was determined by means of cluster random sampling. The data was collected using instruments of students' reasoning abilities and mathematical communication skills. Data analysis was performed with analysis of variance (ANOVA) and then continued with the Tuckey Test. The results of these findings indicate: (1) There are differences in reasoning abilities and mathematical communication skills of students taught by cooperative learning models TPS and GI type Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (2) There are differences in students' mathematical reasoning abilities taught by the cooperative learning model type TPS and GI Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (3) There is no difference in the mathematical communication skills of students who are taught with the cooperative learning model type TPS and GI Integral Subject Class XI MIA MAN 1 Medan; (4) There is no significant interaction between the learning model used on students' reasoning abilities and mathematical communication skills. The conclusion of this study explains that students' mathematical reasoning and communication skills are better taught with the TPS-type cooperative learning model than with the GI-type cooperative learning model. Keywords:Mathematical reasoning skills, mathematical communication, Think Pair Share (TPS), Group Investigation (GI) 
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI BARISAN DAN DERET Arjuna Yahdil Fauza Rambe; Lisa Dwi Afri
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.8069

Abstract

Abstrak:            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian merupakan siswa kelas XI sebanyak 6 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematis berupa soal uraian dan wawancara. Data dianalisis dengan model interaktif menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Berdasarkan penelitian, disimpulkan bahwa dari sebanyak 36 orang siswa diperoleh sebanyak 6 orang siswa (16,6%) termasuk kategori tinggi, kemudian sebanyak 28 orang atau (77,77%) termasuk kategori sedang dan sebanyak 2 orang (5,55%) termasuk kategori rendah. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada tahap memahami masalah, merencanakan strategi dan melaksanakan strategi sudah dapat mengerjakannya, namun pada indikator mengecek kembali jawaban sebahagian siswa yang tidak melakukannya.Kata Kunci:Pemecahan Masalah, Matematika Abstract:The purpose of this study was to determine how the students' mathematical problem solving abilities were. This research is a qualitative research. The research subjects were students of grade XI MIPA 1. The research data were collected by giving tests of mathematical problem solving abilities in the form of descriptions and interviews. Data were analyzed using an interactive model according to Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, drawing conclusions and data verification. Based on the research, it was concluded that: out of 36 students, 6 students (16.6%) were in the high category, then 28 people or (77.77%) were in the moderate category and as many as 2 people (5.55%) belongs to the low category. From this research, it was found that the problem solving ability of students at the stage of understanding the problem, planning strategies and implementing the strategy was able to do it, but on the indicators, some students checked the answers that did not do it.  Keywords:Problem Solving, Mathematics
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Riri Syafitri Lubis
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.8735

Abstract

Abstrak:            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar aljabar linier mahasiswa. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester III Program studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi,  Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Sedangkan sampel dalam penelitian  ini adalah mahasiswa Fis 1 semester III yang berjumlah 38 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode experimental design dengan jenis pretest dan posttest one group design. Penelitian ini mengambil desain eksperimen yang hanya melibatkan satu kelompok tanpa kelompok pembanding. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa   >  yaitu 55,53 > 4,11 maka persamaan garis regresi tersebut menunjukkan signifikan dan dapat disimpulkan bahwa terdapat terdapat pengaruh model pembelajaran koperatif tipe jigsaw  terhadap hasil belajar aljabar linier mahasiswa semester III Program studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi,  Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Kata Kunci:Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belajar, Aljabar Linier Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of using the type of jigsaw cooperative learning model on student linear algebra learning outcomes. The population in this study were all third semester students of Physics Study Program, Faculty of Science and Technology, State Islamic University of North Sumatra. While the sample in this study were 38 students of the third semester of Fiscal 1. This study used experimental design with the type of pretest and posttest one group design. This study took an experimental design involving only one group without a comparison group. From the results of the study, it was found Fcount > Ftable that 55.53> 4.11, the regression line equation shows significant and it can be concluded that there is an effect of the jigsaw cooperative learning model on the learning outcomes of the third semester students of the Physics Study Program, Faculty of Science and Technology, State Islamic University of North Sumatera. Keywords:Jigsaw Type Cooperative Learning Model, Learning Outcomes, Linear Algebra
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MAHASISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG Tanti Jumaisyaroh Siregar
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.8078

Abstract

 Abstrak:Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mahasiswa yang diajarkan dengan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan mahasiswa yang diberi pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan model kuasi eksperimen dengan pre test-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa pendidikan matematika salah satu universitas yang berada di Medan. Sampel dalam penelitian ini melibatkan mahasiswa semester IV sebanyak 42 orang pada kelas eksperimen dan 41 orang pada kelas kontrol yang diambil secara acak menggunakan cluster random sampling. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar pada mata kuliah metode numerik yang berbentuk essay test. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai sig = 0.00001 < α = 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar pada mata kuliah metode numerik antara mahasiswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dibandingkan dengan mahasiswa yang diberi pembelajaran langsung. Oleh karena itu, dapat disimpulkan  rata-rata hasil belajar metode numerik mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran langsung. Oleh karena itu, disarankan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat digunakan sebagai alternatif untuk dosen matematika dalam meningkatkan hasil belajar metode numerik mahasiswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw. Abstract:The purpose of this study is to determine the differences in student learning outcomes taught by the type of jigsaw cooperative learning with students who are given direct learning. This research is one type of quantitative research using a quasi-experimental model with a pre-test-post-test control group design. The population in this study included all mathematics education students at a university in Medan. The sample in this study involved 42 semester IV students in the experimental class and 41 people in the control class who were taken randomly using cluster random sampling. The type of data in this research is quantitative data. The instrument used to obtain data in this study was a learning outcome test in a numerical method subject in the form of an essay test. Data were analyzed using inferential statistics using t-test. Based on the results of data analysis, the value of sig = 0.00001 <α = 0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there are differences in student learning outcomes of the numerical method between students who are given the jigsaw type of cooperative learning compared to students who are given direct learning. Therefore, it can be concluded that the average learning outcomes of the numerical method of students who get the jigsaw type of cooperative learning are significantly higher than students who receive direct learning. Therefore, it is suggested that the jigsaw type of cooperative learning model can be used as an alternative for mathematics lecturers in improving student learning outcomes in numerical methods.               Keywords:    Learning Outcomes,Cooperative Learning, Jigsaw.
ANALISIS KESALAHAN SISWA MENURUT KASTOLAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR PADA SISWA SMP Ratih Mauliandri; Kartini Kartini
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.7687

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa menurut Kastolan dalam menyelesaikan soal matematika berupa operasi bentuk aljabar. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bengkalis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa tes tertulis yang disusun dalam bentuk uraian (essay examination) sebanyak 13 butir soal. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu: 1) mengoreksi hasil jawaban siswa; 2) mengindentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa dalam menjawab soal berdasarkan jenis kesalahan Kastolan; 3) menghitung persentase kesalahan pada tiap butir soal untuk setiap jenis kesalahan; 4) hasil persentase dikategorikan berdasarkan persentase kesalahan; 5) data yang telah dihitung akan di analisis secara deskriptif dengan menafsirkan hasil perhitungan persentase kesalahan siswa; 6) membuat kesimpulan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hal-hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa serta faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika operasi bentuk aljabar. Dari hasil analisis kesalahan siswa, diperoleh persentase kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan jenis kesalahan Kastolan secara keseluruhan, yaitu: 1) kesalahan konseptual sebesar 23.8%; 2) kesalahan prosedural sebesar 35.8%; 3) kesalahan teknik sebesar 40.4%. Faktor penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dapat disebabkan oleh dua macam faktor, yaitu faktor dari dalam diri siswa maupun faktor dari luar diri siswa. Kata Kunci:Jenis Kesalahan Kastolan, Kesalahan Konseptual, Kesalahan Prosedural, Kesalahan Teknik, Operasi Bentuk Aljabar. Abstract:This study aims to analyze and describe the types of errors made by students according to Kastolan in solving mathematical problems operating in algebraic forms. The subjects of this study were 10 students of class VIII MTs Negeri 1 Bengkalis. Data collection techniques carried out in the form of written tests compiled in the form of essay examination as many as 13 items. Data analysis techniques were performed, namely: 1) correcting the results of student answers; 2) identifying, classifying, and analyzing any mistakes made by students in answering questions based on the type of error Kastolan; 3) calculate the percentage of errors in each item for each type of error; 4) percentage results are categorized based on the percentage of errors; 5) the calculated data will be analyzed descriptively by interpreting the results of the calculation of the percentage of student errors; 6) make conclusions. This research is a descriptive qualitative research. The things described in this study are the types of errors made by students and the factors that cause errors in solving mathematical problems in algebraic operations. From the results of the analysis of student errors, the percentage of errors made by students based on the type of Kastolan errors as a whole, namely: 1) conceptual errors of 23.8%; 2) procedural errors of 35.8%; 3) technical error of 40.4%. Factors causing the occurrence of student errors in completing mathematical problems can be caused by two kinds of factors, namely factors from within students and factors from outside students. Keywords:Types of Castor Errors, Conceptual Errors, Procedural Errors, Engineering Errors, Algebraic Form Operations.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BERPANGKAT BULAT POSITIF Meldawati, Meldawati; Kartini, Kartini
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.7681

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan  soal  matematika pada materi bilangan berpangkat bulat positif. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Bangkinang Kota yang berjumlah 200 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang siswa kelas VII-3 SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen soal tes tertulis untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, persentase siswa yang melakukan kesalahan dalam mengerjakan tes tertulis materi bilangan berpangkat bulat positif adalah sebagai berikut: 1) kesalahan konsep (43,67%), 2) kesalahan prosedur (48,27%), 3) kesalahan dalam operasi perhitungan (8,04%). Kesalahan yang banyak dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tes tertulis pada materi bilangan berpangkat bulat positif adalah kesalahan prosedur dengan  kategori cukup yaitu kesalahan dalam menuliskan langkah-langkah penyelesaian. Kata Kunci:Analisis Kesalahan, Bilangan Berpangkat Bulat Positif Abstract: The purpose of this study is to find out the errors of the students in solving mathematical problems in a positive spherical number. This research is qualitative descriptive research. The Population of this study is 200 students from VII grade at SMPN 2 Bangkinang kota, while the sample consists of 10 students who were randomly selected. A test was used to collect the data. The results of the study shows that the students' errors are categorised as the following: 1) misconceptions (43.67%), 2) procedural error (48.27%), 3) miscalculation in operation (8.04%). The dominant errors of the students found in  integer matter are in procedure erros which is in considerable category. They have miscalculation in writing the step of completion. Keywords :Error Analysis, Positive Spherical Number
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VBA (VISUAL BASIC APPLICATION) FOR POWERPOINT PADA MATERI SEGI EMPAT DI KELAS VII MTS LAB IKIP UMN AL-WASHLIYAH Hikmah Maulida Sari Nst; Yahfizham Yahfizham; Siti Maysarah
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v9i2.7976

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran menggunakan VBA for Powerpoint yang valid, praktis dan efektif pada materi segi empat di kelas VII MTs Lab IKIP UMN Al-Wasliyah tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media pembelajaran sebesar 4,54 dengan kategori sangat baik/valid. Kepraktisan media pembelajaran dari respon siswa sebesar 90.6% dengan kategori sangat kuat dan respon guru sebesar 92% dengan kategori sangat kuat. Keefektifan setelah menggunakan media pembelajaran meningkat sebesar 60% dan setelah dilakukan uji-t diperoleh bahwa t-hitung= 15,664 dan t-tabel= 2,064 sehingga adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest karena t-hitung > t-tabel begitu juga dengan N-gain diperoleh sebesar 0,505 dengan kategori sedang yang berarti bahwa media VBA for Powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Media Pembelajaran, VBA for Powerpoint, Segi Empat Abstract:This study aims to develop and produce learning media using VBA for Powerpoint that are valid, practical and effective on rectangular material. In class VII MTs Lab IKIP UMN Al-Wasliyah in the 2019/2020 school year, totaling 25 students. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Data collection instruments include validation sheets, student and teacher response questionnaires and learning achievement tests. The results showed that the validity of learning media was 4.54 with a very good / valid category. The practicality of instructional media from student responses amounted to 90.6% with very strong categories and teacher responses by 92% with very strong categories. The effectiveness after using the learning media increased by 60% and after the t-test was obtained that t-count = 15,664 and t-table = 2.064 so that there was a significant difference between the pretest and posttest values because t-count > t-table as well as N -gain obtained by 0.505 with the medium category which means that the VBA for Powerpoint media can improve student learning outcomes Keywords: Learning Media, VBA for Powerpoint, Rectangular
COVER VOLUME 10 NOMOR 2 AXIOM, Admin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10732

Abstract

EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS BUDAYA BERBANTUAN GEOGEBRA Nasution, Nadrah Afiati; Lubis, Muhammad Rizki
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10306

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pengembangan produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan Model 4-D yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra dengan menggunakan model pengembangan 4-D, dan tahap kedua mengujicobakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan di kelas X TKJ 1 dan X TKJ 2. Dari hasil ujicoba 1 dan ujicoba 2 diperoleh: 1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari: a) ketuntasan belajar siswa secara kalsikal mencapai 92% dengan perangkat pembelajaran yang dikembangkan; (2) ketercapaian tujuan pembelajaran ≥ 75%; (3) waktu pembelajaran minimal sama dengan pembelajaran biasa terhadap komponen perangkat pembelajaran inkuiri berbasis budaya berbantuan GeoGebra yang dikembangkan; dan (4) respon siswa positif terhadap komponen-komponen perangkat pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang dikembangkan. Kata Kunci:Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Model 4-D, Inkuiri, Budaya Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of the development of learning device products that are developed based on cultural-based inquiry learning assisted by GeoGebra. This research is a development research with a 4-D model consisting of four stages, namely define, design, develop and disseminate. This research was conducted in two stages, namely the first stage of developing learning tools based on cultural-based inquiry learning assisted by GeoGebra using the 4-D development model, and the second stage testing the learning tools developed in class X TKJ 1 and X TKJ 2. From the results of trial 1 and trial 2 obtained: 1) the learning tools developed were effective in terms of: a) the students' learning mastery calcically reached 92% with the developed learning tools; (2) achievement of learning objectives 75%; (3) the learning time is at least the same as ordinary learning for the components of the developed GeoGebra-assisted culture-based inquiry learning device; and (4) positive student responses to the components of learning tools and learning activities developed. Keywords:Development of Learning Tools, 4-D Models, Inquiry, Culture

Page 10 of 20 | Total Record : 200