cover
Contact Name
AXIOM Jurnal
Contact Email
jurnalaxiom@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rusiulfahasanah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika
ISSN : 20878249     EISSN : 25800450     DOI : -
Core Subject : Education,
Axiom Jurnal Pendidikan dan Matematika adalah salah satu jurnal di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN-SU Medan dalam bidang pendidikan dan lebih fokus pada pendidikan matematika. Jurnal Axiom dapat memuat artikel-artikel yang berbahasa Arab, Indonesia atau Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
EFEKTIVITAS PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR DI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MATEMATIKA UNIMED Darari, Muhammad Badzlan; Panjaitan, Marojahan; Febrian, Didi; Harahap, Fauziyah
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10437

Abstract

Abstrak:Kegiatan laboratorium secara virtual pada mata kuliah Matematika Dasar di Fakultas MIPA Unimed dilakukan melalui simulasi interaktif pada topik pembahasan Integral Taktentu dan Integral Tentu. Simulasi interaktif tersebut disematkan pada LMS yang digunakan oleh Unimed dalam proses perkuliahan, yang disebut dengan Sistem Pembelajaran Daring (Sipda). Penelitian ini menunjukkan efektifitas penerapan laboratorium virtual melalui simulasi interaktif di mata kuliah Matematika Dasar pada masa pembelajaran daring. Efektivitas ditinjau dari dua pendekatan, yaitu kualitatif dan kuantitatif.  Secara kualitatif simulasi interaktif telah divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Kemudian simulasi tersebut diberikan kepada mahasiwa melalui LMS dan setelahnya mahasiswa diminta untuk mengisi angket respon dengan 5 rating scale skala Likert terhadap simulasi interaktif tersebut. Hasilnya adalah respon yang baik dari mahasiswa dengan rata-rata nilai angket 4,23. Secara kuantiatif dilakukan uji perbedaan peningkatakan nilai capaian pembelajaran antara mahasiswa yang diajarkan menggunakan simulasi interaktif dan mahasiswa yang diajarkan tanpa menggunakan simulasi interaktif. Data yang diperoleh diuji dengan uji-t melalui SPSS. Hasilnya terdapat perbedaan peningkatan capaian nilai pembelajaran secara signifikan antara mahasiswa yang diajarkan menggunakan simulasi interaktif dan mahasiswa yang diajarkan tanpa menggunakan simulasi interaktif. Sehingga dapat dikatakan bahwa aktivitas laboratorium virtual melalui simulasi interaktif dapat dikatakan efektif.   Kata Kunci:Efektivitas laboratorium virtual, simulasi interaktif, Software Maple Abstract:Virtual laboratory activities in the Basic Mathematics course at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences at Universitas Negeri Medan (Unimed) were carried out through interactive simulations on the topic of the Indeterminate Integrals and Improper Integrals. The interactive simulation is embedded in the LMS used by Unimed in the learning process, and this is called Sistem Pembelajaran Daring (Online Learning System). This study presents the effectiveness of implementing virtual laboratories through interactive simulations in a Basic Mathematics course during online learning. The effectiveness is seen from two approaches, namely qualitative and quantitative approaches. Qualitatively, the interactive simulation has been validated by media experts and material experts. Then, the simulation was carried out with students through LMS, and after that, the students were asked to fill out a response questionnaire related to the interactive simulation with a 5 rating Likert scale. The results indicate that good responses were obtained from students in that the average score reached 4,23. Quantitatively, a test of the difference in the increase in the value of learning achievement was carried out on students who were taught using interactive simulations, and students who were not taught using interactive simulations. The data obtained were tested by t-test through SPSS. The results show that there is a significant difference in the achievement of learning scores between students who were taught using interactive simulations and students who were not taught using interactive simulations. Therefore, it can be concluded that virtual laboratory activities through interactive simulations are effective. Keywords:Effectiveness of virtual laboratories, Interactive Video, Software Maple
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PEMILIHAN PROGRAM STUDI MATEMATIKA UINSA SURABAYA MENGGUNAKAN METODE REGRESI LOGISTIK ORDINAL Rian, Fadillahtur Rizka Nur; Hafiyusholeh, Moch
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.8072

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model logit kumulatif dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pemilihan program studi matematika UIN Sunan Ampel Surabaya. Data dianalisis menggunakan metode regresi logistik ordinal dengan tahapan penelitian yaitu pembentukan model logit kumulatif, uji kesesuaian model, uji parameter (serentak dan parsial) dan uji koefisien determinasi model. Variabel yang digunakan adalah citra program studi, fasilitas pendidikan, minat dan bakat, biaya pendidikan, prospek program studi, dan faktor sosial. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan kuisioner atau angket yang akan disebarkan kepada mahasiswa program studi matematika angkatan 2016 s.d. 2019 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji kesesuaian model goodness of fit test adalah = 12,294 <  = 122,10773 yang dapat disimpulkan bahwa model regresi logistik ordinal dinyatakan sesuai untuk digunakan. Model logit kumulatif dari regresi logistik ordinal terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pemilihan program studi matematika UINSA Surabaya yaitu:Logit P (Y ≤ j |Xi) = 36,878 + 10,809 X1 + 3,230 X2 + 2,580 X3 + 1,774 X4 + 2,505                                  X5 + 1,795 X6Logit P (Y ≤ j |Xi) = 63,878 + 10,809 X1 + 3,230 X2 + 2,580 X3 + 1,774 X4 + 2,505                                  X5 + 1,795 X6Adapun faktor-faktor lain yang berpengaruh secara signifikan dalam pemilihan program studi matematika diperoleh dari hasil uji parameter secara parsial adalah fasilitas pendidikan sebesar 6,250 dan minat bakat sebesar 3,870 >  = 3,841 yang artinya terdapat satu atau lebih variabel yang berpengaruh secara signifikan.  Secara keseluruhan variabel independen mempengaruhi penilaian kepuasan mahasiswa terhadap pemilihan program studi matematika UINSA Surabaya sebesar 94,8% dan 5,2% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci:Logit Kumulatif , Pemilihan Program Studi, Regresi Logistik Ordinal Abstract:This study aims to determine the cumulative logit model and the factors that affect the level of student satisfaction with the selection of the mathematics study program at UIN Sunan Ampel Surabaya. The data were analyzed using the ordinal logistic regression method with the stages of research, namely the formation of a cumulative logit model, model suitability test, parameter test (concurrent and partial) and model determination coefficient test. The variables used are the image of the study program, educational facilities, interests and talents, tuition fees, prospects for study programs, and social factors. The data used in the research is using a questionnaire or questionnaire that will be distributed to students of the 2016 s.d 2019 batch of mathematics study program. The results showed that the value of the goodness of fit test model suitability test was  = 12.294 <  = 122.10773, which can be concluded that the ordinal logistic regression model was declared suitable for use. The cumulative logit model of ordinal logistic regression on the factors that affect the level of student satisfaction with the selection of the mathematics study program at UINSA Surabaya, namely:Logit P (Y ≤ j |Xi) = 36,878 + 10,809 X1 + 3,230 X2 + 2,580 X3 + 1,774 X4 + 2,505                                  X5 + 1,795 X6Logit P (Y ≤ j |Xi) = 63,878 + 10,809 X1 + 3,230 X2 + 2,580 X3 + 1,774 X4 + 2,505                                  X5 + 1,795 X6As for the factors that significantly influence the selection of mathematics study programs obtained from the results of the partial parameter test are educational facilities of 6,250 and interest in talents of 3,870 > = 3,841 which means that there are one or more variables that have a significant effect. Overall, the independent variables affect the assessment of student satisfaction with the choice of mathematics study program at UINSA Surabaya by 94.8% and 5.2% influenced by other factors.  Keywords:Cumulative Logit Model, Factors that Influence the Selection of Study Programs, Ordinal Logistic Regression.
PENDUGAAN DATA HILANG PADA KASUS RANCANGAN ACAK KELOMPOK LENGKAP (RAKL) DENGAN METODE YATES Kamila, Ida; Waryanto, Hendro; Arofah, Irvana; Arnawisuda Ningsi, Besse
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.8734

Abstract

Abstrak:Suhu udara sangat mempengaruhi aktivitas manusia, oleh karena itu sangat penting bagi manusia untuk mengetahui besaran suhu di daerah tertentu agar dapat mempersiapkan diri dalam beraktivitas. Untuk mengetahui besaran suhu di suatu daerah dilakukan pengukuran suhu udara. Namun dalam pengukuran suhu tidak selamanya berjalan sesuai yang direncanakan. Beberapa masalah terkadang sering terjadi seperti hasil pengukuran yang tidak teramati, fasilitas yang kurang memadai, ataupun beberapa faktor lainnya. Hal tersebut menimbulkan suatu masalah yang dikenal sebagai data hilang. Menurut data yang diperoleh dari BBMKG wilayah II terdapat dua wilayah, yaitu Stasiun Klimatologi Masgar dan Stasiun Maritim Lampung, yang masing-masing terdapat satu data hilang. Data hilang tersebut harus diduga dan diganti sebelum melakukan analisis lebih lanjut agar data yang diperoleh menjadi akurat dan valid. Metode pendugaan data hilang dalam penelitian ini menggunakan metode Yates yaitu dengan cara meminimumkan jumlah kuadrat galat. Pada Stasiun Klimatologi Masgar terdapat data hilang di bulan September 2015, sedangkan di Stasiun Maritim Lampung terdapat data hilang di bulan November 2016. Dengan metode Yates didapatkan hasil dugaan data hilang di Stasiun Klimatologi Masgar pada bulan September 2015 yaitu 27,1˚C, sedangkan di Stasiun Maritim Lampung pada bulan November 2016 yaitu 29,7˚C. Kata Kunci:Suhu Udara, Data Hilang, Metode Yates Abstract:Air temperature greatly affects human activities, so humans must know the temperature in certain areas to prepare themselves before doing activities outside. To measure the temperature of an area, air temperature measurement is carried out. However, temperature measurement does not always go as planned. Several problems sometimes occur, such as unobserved measurement results, inadequate facilities, and other factors. This creates an issue called missing data. Based on the data obtained from Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency (Indonesian: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, abbreviated as BMKG) region II, two areas have experienced a case of missing data (Masgar Climatology Station and Lampung Maritime Station). The missing data must be replaced before conducting further analysis so that the data obtained is accurate and valid. The method of estimating missing data in this study follows the Yates method that minimizes the number of squares errors. The estimation of missing data at the Masgar Climatology Station indicates that there was a case of missing data in September 2015. Meanwhile, there was a case of missing data in November 2016 at the Lampung Maritime Station. The findings indicate that the estimated missing data obtained at Masgar Climatology Station in September 2015 was 27,1˚C while the estimated missing data obtained at Stasiun Maritim Lampung in November 2016 was 29,7˚C. Keywords:Air Temperature, Missing Data, Yates Method
THE APPLICATION OF NUMBER FISHING GAME TO IMPROVE BASIC MATHEMATICS ABILITY Sit, Masganti; Budianti, Yusnaili; Mulyani, Rahmah
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.8886

Abstract

Abstrak:Kemampuan Matematika permulaan merupakan kemampuan anak untuk berfikir logismatematis dan berkaitan dengan bilangan cacah. Pengamatan awal pada anak usia 5-6 tahun di RA Khairin Islamic School ditemukan bahwa kemampuan Matematika permulaan anak tergolong rendah dan kegiatan pembelajarannya berpusat pada guru sehingga anak tidak aktif menemukan konsep dan tidak ada pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Padahal karakteristik anak usia dini adalah belajar melalui bermain. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan Matematika permulaan dengan menerapkan permainan memancing angka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini sebanyak 21 orang anak usia 5-6 tahun di RA Khairin Islamic School. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penggunaan permainan memancing angka (sebagai tindakan) berhasil meningkatkan kemampuan Matematika permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Hal tersebut ditandai dengan tercapainya skor persentase ketuntasan klasikal sebesar 90,4% pada siklus II. Penemuan lain dari hasil penelitian ini, yaitu: respon anak saat memancing angka sangat senang, antusias, aktif, dan memahami Matematika permulaan dengan konsep nyata. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan kepada guru ataupuh penelitian lainnya untuk menerapkan permainan memancing angka untuk meningkatkan kemampuan Matematika permulaan dan menjadikan konsep Matematika menjadi lebih nyata bagi anak. Kata Kunci:Kemampuan Matematika Permulaan, Permainan Memancing Angka, Pendidikan Matematika Abstract:The Basic mathematics Ability is pupils ability to think logical mathematical and is related to whole numbers. Preliminary observations on pupils aged 5-6 years at RA Khairin Islamic School, pupils basic mathematics abilities were relatively low and their learning activities were teacher-centered so that pupils did not actively find concepts and there were no enjoyable and meaningful learning experiences. Though the characteristics of early childhood are learning through playing, he purpose of this study is to improve the basic mathematics abilities by implementing a number fishing game. The research method used was classroom action research. The subjects in this study were 21 children aged 5-6 years at RA Khairin Islamic School. The results showed that: the application of number fishing game (as action) to improve basic mathematics ability of pupils aged 5-6 years. this is indicated by the achievement of a classical percentage ability score of 90.4% in cycle II. The other findings, pupil's responses when fishing for numbers were very happy, enthusiastic, active, and understood basic Mathematics with real concepts. Thus, this research suggests to the teacher or other research to apply the game of number fishing to improve the basic Mathematics ability and to make the Mathematics concept more real for children. Keywords:Basic Mathematics Ability, Number Fishing Game, Mathematics Education
ETHNO-FLIPPED CLASSROOM MODEL: SEBUAH REKOMENDASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MASA NEW NORMAL Ramadhani, Rahmi; Syahputra, Edi; Simamora, Elmanani
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10331

Abstract

Abstrak:Pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi dapat memberikan dampak positif maupun negatif baik pada siswa maupun guru. Faktor yang memberikan dampak negatif disebabkan oleh pelaksanaan pembelajaran yang tidak memperhatikan personal factor dan personal behavior baik siswa maupun guru. Faktor lainnya adalah pelaksanaan pembelajaran yang tidak menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan, tradisi dan budaya sekitar siswa, sehingga siswa merasa asing dengan konten masalah dan pembelajaran yang didesain berbasis teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji secara kritis terkait dampak positif dan dampak negatif yang ditinjau dari personal factor dan personal behavior pada pelaksanaan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Penelitian ini juga mengkaji apakah konteks ethnomathematics dapat diintegrasikan pada model flipped classroom dan direkomendasikan dalam pembelajaran matematika di era New Normal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis investigasi literatur review dengan 5 tahapan, yaitu(1) menyusun pertanyaan review, (2) pengumpulan data literatur, (3) penilaian kritis pada data literatur, (4) ekstraksi data: sintesis dan tematik analisis, dan (5) presentasi temuan dan diskusi. Hasil penelitian memberikan kajian analisis terkait pentingnya personal factor dan personal behavior dalam melaksanakan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Hasil penelitian juga memberikan rekomendasi terkait integrasi ethomathematics yang dilaksanakan dalam model pembelajaran berbasis teknologi, salah satunya adalah flipped-classroom model. Model ethno-flipped classroom direkomendasikam sebagai model pembelajaran matematika berbasis campuran yang menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran, namun juga tetap menghadirkan pembelajaran matematika bermakna melalui integrasi budaya menggunakan konteks ethnomathematics. Penerapan model ethno-flipped classroom dapat dijadikan salah satu solusi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika di masa New Normal. Kata Kunci:Model Ethno-Flipped Classroom, Pembelajaran Berbasis Teknologi, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal    Abstract:Technology-based distance learning in Mathematics can give a positive or negative impact on both students and teachers. Factors contributing to negative impact are caused by the implementation of learning that does not pay attention to personal factors and personal behavior of both students and teachers. Other factors are such as the implementation of learning that does not relate to students' life, traditions, and culture in that the problem discussed in the content and the learning designed based on technology are unfamiliar to students. This study aims to critically examine the positive and negative impacts of technology-based distance learning in Mathematics in terms of personal factors and personal behavior. This study also examines whether the ethnomathematics context can be integrated into the flipped classroom model and can be recommended in teaching mathematics in the New Normal era. This is a qualitative study with literature review investigation that has 5 stages, namely (1) compiling review questions, (2) collecting literature data, (3) critical assessment of literature data, (4) data extraction: synthesis and thematic analysis, and (5) presentation of findings and discussion. The results of the study provide an analytical study related to the importance of personal factors and personal behavior in implementing technology-based distance learning in Mathematics. The results also provide recommendations regarding the integration of ethnomathematics in technology-based learning models, including the flipped-classroom model. The ethno-flipped classroom model is recommended as a mixed-based mathematics learning model that uses technology in the learning process but also provides meaningful mathematics learning through cultural integration using ethnomathematics context. The application of the ethno-flipped classroom model can be used as a solution in the implementation of mathematics learning in the New Normal. Keywords:Ethno-Flipped Classroom Model, Technology Based Learning, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal
CHARACTERISTICS OF SHACKLE GRAPH: Shack(Kn,v(j,i),t), Shack(Sn,v(j,i),t), & Shack(K(n,n),v(rj,i),t) Firmansyah, Firmansyah; Mujib, Abdul
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.9252

Abstract

Abstrak:Operasi schackle adalah operasi antara dua atau lebih graf yang menghasilkan graf baru. Graf shackle dinotasikan  adalah graf yang dihasilkan dari t salinan dari graf  yang diberi simbol dengan  dimana  dan t bilangan asli. Operasi shackle ppada penelitian ini adalah shackle titik. Operasi shackle titik dinotasikan dengan  artinya graf yang dibangun dari sembarang graf  sebanyak  salinan dan titik  sebagai . Kelas graf yang akan di eksporasi karakterisinya dan bilangan kromatinya adalah , S , & S . Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa bilangan kromatik graf shackle sama dengan subgraf pembangunnya. Kata Kunci:Operasi Shackle, Shackle titik, graf shackle, bilangan kromatik. Abstract:A shackle operation is an operation between two or more graphs that results in a new graph. Shackle graph notated  is a product graph from  copy of graph  is denoted by  where  and  are natural numbers. The shackle operation in this research is vertex shackle. Vertex shackle operation is denoted by  which means that the graph is constructed from any graph  as many as  copies and vertex  as linkage vertex. The class of graphs examined in this study are , S , & S . The results show that the chromatic number of the shackle graph is the same as the subgraph that generates it. Keywords:Shackle Operation, Vertex Shackle, Shackle Graph, Chromatic Numbers.
PENGARUH DISPOSISI MATEMATIS TERHADAP PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA SEMESTER III IAIN TAKENGON Yustinaningrum, Bettri
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.8386

Abstract

Abstrak:            Pembelajaran daring agar dapat berhasil diperlukan adanya ketertarikan mahasiswa yang tinggi dalam belajar matematika. Ketertarikan yang tinggi terhadap pembelajaran matematika disebut dengan disposisi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh disposisi matematis terhadap prestasi belajar e-learning mahasiswa Tadris Matematika (TMA) Semester III IAIN Takengon. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa TMA IAIN Takengon. Sample dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu mahasiswa TMA semester III. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Instrumen penelitian menggunakan tes dan non tes. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan pengujian regresi diketahui nilai sig = 0,003 < 0,05 yang berarti bahwa disposisi matematis memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar e-learning. Selain itu diperoleh nilai R square = 0,848 menunjukan bahwa variabel disposisi matematis mempengaruhi variabel prestasi belajar e-learning sebesar 84,8% dan sebesar 16, 4% variabel prestasi belajar e-learning dipengaruhi faktor diluar disposisi matematis. Besarnya koefisien korelasi (R) adalah 0,921 yang artinya terdapat hubungan yang kuat antara disposisi matematis dengan prestasi belajar e-learning. Model regresinya adalah Y = -41,300 + 1,158 X. Hal ini menunjukkan bahwa disposisi matematis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar e-learning mahasiswa. Kata Kunci:Disposisi Matematis, Prestasi Belajar, E-Learning Abstract:Learning online in order to be successful requires high student interest in learning mathematics. High interest in learning mathematics is called a mathematical disposition. This study aims to determine whether there is an effect of mathematical disposition on e-learning learning achievement of Mathematics Tadris (TMA) III Semester students at IAIN Takengon. The population in this study were students of TMA IAIN Takengon. Samples were selected by purposive sampling technique and selected third semester TMA students. The approach used is a quantitative approach with the type of correlation research. The research instrument used tests and non-tests. This study was analyzed using the normality test, linearity test, heteroscedasticity test, and simple linear regression test. Based on regression testing, it is known that the value of sig = 0.003 <0.05, which means that mathematical disposition has a significant effect on e-learning achievement. In addition, the value of R square = 0.848 shows that the mathematical disposition variable affects the e-learning learning achievement variable by 84.8% and 16.4%, the e-learning learning achievement variable is influenced by factors outside of mathematical disposition. The magnitude of the correlation coefficient (R) is 0.921, which means that there is a strong relationship between mathematical disposition and e-learning achievement. The regression model is Y = -41,300 + X 1,158. This shows that mathematical disposition has a significant effect on student e-learning achievement. Keywords:Mathematical Disposition, Learning Achievement, E-Learning
ANALISIS KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP SUMBA BARAT DAYA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA Rex Mulyadi Making, Samuel; Keremata Lede, Yulius
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10309

Abstract

Abstrak:Gambaran kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal PISA khusunya pada matematika sangat penting untuk dianalisis dan dievaluiasi karena mengukur kamampuan membaca, matematika dan sains pada anak usia 15 tahun. Penelitian ini dilakukan di sekolah menengah pertama yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa di Kabupaten Sumba Barat Daya dalam menyelesaikan soal matematika tipe PISA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survei. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Hasil tes siswa sekolah menengah pertama di Kabupaten Sumba Barat Daya menunjukkan bahwa dari 611 siswa yang mengerjakan 6 soal PISA terdapat: (1) 0,16% siswa memiliki 6 jawaban benar, (2) 1,47% siswa memiliki 5 jawaban benar, (3) 9,17%siswa memiliki 4 jawaban benar, (4) 17,35% siswa memiliki 3 jawaban benar, (5) 24,55% siswa memiliki 2 jawaban benar, (6) 32,57% siswa memiliki 1 jawaban benar, dan (7) 14,73% siswa tidak memiliki jawaban benar. Kata Kunci:PISA, Sekolah Menengah Pertama, Sumba Barat Daya Abstract:The description of students’ ability to complete tests for the Programme for International Student Assessment (PISA), especially the mathematics test, is crucial to analyze and evaluate because the tests for PISA measure reading, math, and science of 15 years-old teenagers. This study was conducted in junior high schools in the Southwest Sumba regency. This study aims to determine students' ability in solving the math problems of PISA. This study follows a quantitative research method using a survey. The data used in this study comes from primary data. The results of students’ test in Southwest Sumba regency indicate that of 611 students who worked on 6 PISA tests, it was found that: (1) 0,16% of students answered 6 questions correctly, (2) 1,47% of students answered 5 questions correctly, (3) 9,17% of students answered 4 questions correctly, (4) 17,35% of students answered 3 questions correctly, (5) 24,55% of students answered 2 questions correctly, (6) 32,57% of students answered one question correctly, and (7) 14,73% of students answered all of the questions incorrectly. Keywords:PISA, Junior High School, Southwest Sumba
ANALISIS METAKOGNISI SISWA KELAS X SMA DALAM PEMECAHAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL Afri, Lisa Dwi; Windasari, Retno
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i1.9002

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan metakognisi siswa kelas X SMA dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Subjek penelitian adalah siswa kelas X MAN 1 Medan yang berjumlah tiga siswa dimana masing-masing mewakili siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperiksa dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi menggunakan metakognisi sadar yaitu perencanaan, pemantauan dan evaluasi dalam memecahkan masalah matematika; siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang menggunakan metakognisi secara sadar, hanya menggunakan perencanaan dan pemantauan dan tidak mengevaluasi saat menyelesaikan masalah matematika; Selanjutnya siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah rendah secara sadar menggunakan metakognisinya hanya menggunakan perencanaan, belum mampu memonitor dan mengevaluasi pada saat menyelesaikan masalah matematika. Kata Kunci:Metakognisi, Pemecahan Masalah Matematika Abstract:This research is a qualitative which aims to describe the metacognition of senior high school students grade X in solving math problems about three-variable system of linear equation. The subjects were students of grade X MAN 1 Medan. They were three students, each representing students with high, medium, and low problem solving abilities. The data was collected through observation and interviews. Data analysis used the Miles and Huberman model which consisted of three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was checked by triangulation of sources and triangulation of techniques. The results showed that students with high problem solving abilities used conscious metacognition, namely planning, monitoring and evaluation in solving mathematical problems; students with moderate problem solving abilities are using metacognition consciously, only using plannin and monitoring and not evaluating when solving math problems; Furthermore, students who have low problem solving abilities consciously use their metacogniques only using planning, have not been able to monitor and evaluate at the time of solving mathematical problems.Keywords:Metacognition, Mathematical Problem Solving
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI MENGGUNAKAN SOFTWARE POWTOON TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Haryadi, Rahman; Prihatin, Iwit; Oktaviana, Dwi; Herminovita, Herminovita
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.10339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video animasi menggunakan software Powtoon yang valid, praktis, dan efektif  dalam meningkatkan  kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 01 Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu pada materi relasi dan fungsi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan rancangan Borg & Gall yang meliputi: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, uji coba produk, dan revisi desain. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 01 Boyan Tanjung sebanyak 10 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon, dan tes kemampuan berpikir krtitis. Berdasarkan hasil validasi video animasi Powtoon dapat dinyatakan valid dengan persentase indeks rata-rata 92% dengan kriteria sangat valid. Tingkat kepraktisan berada pada kriteria sangat praktis dengan rata-rata persentase dari respon guru sebesar 98,67% dan dari respon siswa sebesar 93,38 %. Tingkat keefektifan berada pada kriteria cukup efektif dengan persentase sebesai 61%.