cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
PEMBELAJARAN ALQURAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU KOTA MEDAN Syamsu Nahar, Mardianto, Abbas,
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine; 1) Quran learning program in SD IT Siti Hajar, SD IT Al-Munadi, and SD IT Khairul Imam; 2) The implementation of the Qur’an learning that is applied in SDIT Siti Hajar, SDIT Al-Munadi, dan SD IT Khairul Imam; 3) Students’ ability in learning of Qur’an in SDIT Siti Hajar, SD IT Al-Munadi, and SD IT Khairul Imam. This study applied qualitative method. Thefindings of this study are; 1) Qur’an learning programs conducted at the research location are generallyallocated at the same time in the morning with classical patterns; 2) The implementation of Qur’anlearning which is done by SD IT has a variety of alternative methods, students who have not completediqra ‘generally use the Latin memorization method with a repetition system; 3) With daily routines,generally SD IT (Siti Hajar, Al-Munadi, Khairul Imam) is able to complete the specified target, such ascompleting iqra ‘before class 4 (four), the able (tartil) read the Qur’an for grades 5-6, and able tomemorize juz 30. Through this study, The researcher encouraged to give the Qur’an learning to theirchildren from the early age, in addition to their productive age (golden age) as well as the challenges ofthe times which is getters away from Islamic values.Kata Kunci: Home Schooling dan Pembelajaran
PERANAN SYEKH H. ABDUL HALIM HASAN DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA BINJAI PADA TAHUN 1927 – 1969 Hasan Asari, Abd. Mukti, Muhammad Alpan Daulay,
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menjelaskan dan menganalisis kondisi sosial, keagamaan dan intelektualKota Binjai pada abad ke 20. (2) Aktivitas Syekh H. Abdul Halim Hasan dalam bidang pendidikanIslam. (3) Faktor pendukung dan penghambat perjuangan Syekh H. Abdul Halim Hasan dalam pengembanganpendidikan Islam di kota Binjai. (4) Relevansi warisan perjuangan Syekh H. Abdul Halim Hasanterhadap pendidikan di kota Binjai saat ini. Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh dengan metodesejarah dan pendekatan sejarah sosial. Adapun tiga indikator yang akan dikaji yaitu; Pertama, integritastokoh tersebut. Kedua, karya-karya monumental. Ketiga, kontribusi dalam bentuk pikiran. Adapunprosedur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mencakup empat langkah, yakni heuristik, kritiksumber, analisis/ interpretasi, serta historiografi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kondisi sosial Binjaisecara sosiologis, berkembang menjadi daerah kosmopolit dengan keberagaman warga kotanya, secarakultural mempunyai penduduk dengan kelompok etnik (Jawa, Aceh, Minang, Karo, Toba, Mandailing,Melayu dan lain-lain) dan religius (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha). Kondisi keagamaandi Binjai ditandai dengan lahirnya sebuah madrasah yang bernama Madrasah Jam’iyatul Khairiyah.Kondisi intelektual di Binjai tumbuh seiring dengan lahirnya Arabiyah School. (2) Aktivitas AbdulHalim Hasan di Kota Binjai mengajar dengan mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmusains. (3) Faktor pendukung pendidikan di Kota Binjai, pertama, semangat dan keseriusan para saudagarIslam yang ada di Binjai dalam mensupport dana. Kedua, dukungan dari Sultan Langkat dalam bentukwakaf sebidang tanah. Ketiga, sumber daya manusia yang mumpuni dan memadai serta ahli dibidangnya.Keempat, mata pelajaran yang diajarkan pada madrasah Sementara faktor penghambat yaitu kecurigaanpemerintah Kolonial Belanda terhadap keberadaan madrasah (4) Pemikiran dan upayaAbdul HalimHasan tentang pendidikan Islam dari kelembagaan, menggagas perubahan nama madrasah dariJam’iyatul Khairiyah dengan Arabiyah School. Dari segi manajemen, memiliki gagasan agar gurumengajar sesuai dengan keahlian dan pendanaan di Arabiyah School dilakukan dengan swadayamasyarakat dan iuran secara gotong royong melalui zakat, infaq, dan sedekah.Kata Kunci: Peranan, Abdul Halim Hasan, Pengembangan Pendidikan Islam, Binjai
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN ZOYA CABANG MEDAN DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDERATING Nauli Siregar, Lisa Anggi
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: loyalitas pelanggan merupakan kesetiaan pelanggan terhadap perusahaan, merek maupun produk,dimana loyalitas ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti bauran pemasaran yaitu, produk, harga,lokasi dan promosi serta dipengaruhi olehbrand image sebagai variabel moderasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menjelaskan pengaruh produk, harga, lokasi dan promosi terhadap loyalitas pelanggan Zoya denganbrand image sebagai variabel moderating. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yangdigunakan untuk menentukan sampel adalah menggunakan rumus Lemeshow dengan ukuran sampelsebanyak 100 responden. Data diperoleh dengan penyebaran angket yang telah disusun secara terstrukturkepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji MRA (Moderating Regresion Analysis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produk berpengaruh positif dan signifikan terhadaployalitas pelanggan sebesar 22,3%, secara parsial harga berpengaruh positif dan signifikan terhadaployalitas pelanggan sebesar 35,7%, secara parsial lokasi tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggandan promosi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 21,1%.Produk, harga, lokasi dan promosi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitaspelanggan Zoya Cabang Medan. Dan produk, harga, lokasi dan promosi berpengaruh positif terhadaployalitas pelanggan dengan dimoderasibrand image di Zoya Cabang Medan.Customer loyalty is customer loyalty to companies, brands and products, where this loyalty is influenced byvarious factors such as marketing mix, product, price, location and promotion and is influenced by brandimage as a moderating variable. This study aims to explain the effect of product, price, location andpromotion on Zoya customer loyalty with brand image as a moderating variable. This research is quantitativeresearch. The method used to determine the sample is using the Lemeshow formula with a samplesize of 100 respondents. Data is obtained by distributing questionnaires that have been structured to therespondents. The data analysis technique used is the MRA (Moderating Regression Analysis) test. Theresults showed that partially the product had a positive and significant effect on customer loyalty by 22.3%,partially the price had a positive and significant effect on customer loyalty by 35.7%, partially the locationdid not affect customer loyalty and promotion partially had a positive effect and significant to customerloyalty of 21.1%. Products, prices, locations and promotions simultaneously have a positive and significanteffect on customer loyalty in the Zoya Medan Branch. And products, prices, locations and promotionshave a positive effect on customer loyalty by moderating the brand image in Zoya Medan Branch.Keywords: Product, Promotion, Brand Image, Customer Loyalty
ANALISIS EFEKTIVITAS DISTRIBUSI ZAKAT PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIQ (STUDI KANTOR CABANG RUMAH ZAKAT SUMATERA UTARA) Pangeran Harahap, Zainul Fuad, Mulkan Syahriza,
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pendistribusian zakat produktif di RumahZakat Sumatera Utara dan bagaimana efektivitas distribusi zakat produktifdalam meningkatkan kesejahteraanmustah{iq di Rumah Zakat Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganjenis metode deskriptif, yaitu masalah yang memandu peneliti untuk mengeksplorasi dan atau memotretsituasi yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam. Teknik pengumpulan data dengancara penelitian lapangan (field research), sedangkan alat yang digunakan untuk mengumpulkan dataadalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatifdeskriptif. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa dalam mendistribusikan dana zakat produktif,Rumah Zakat berpedoman pada Syariat Islam dan telah sesuai dengan Undang-undang No. 23 tahun2011 tentang Pengelolaan Zakat. Distribusi zakat produktif yang dilaksanakan oleh Rumah Zakat SumateraUtara melalui Program Senyum Mandiri kepada mustah{iq di daerah binaan Kelurahan DwikoraKecamatan Medan Helvetia sudah efektif, karena dapat meningkatkan kesejahteraanmustah{iq, inidibuktikan dengan meningkatnya pendapatan delapan dari tiga belas orangmustah{iq secara keseluruhan,lima orang yang pendapatannya tetap dan empat dari delapan orang yang pendapatannya meningkattelah mencapai tingkatmuzakk.Kata Kunci: Efektivitas, Pendistribusian, Zakat Produktif
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MUKHTÂR AL-AHÂDIS AN-NABAWIYAH WA AL-HIKAM AL-MUHAMMADIYAH Syamsu Nahar, Zulheddi, M. Helmi,
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: penelitian ini, penulis menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui analisis teks Hadis, yakni pembahasanterhadap informasi dalam Hadis yang dalam hal ini sumber primernya adalah kitabMukhtâr al-Ahadisan-Nabawiyah wa al-hikam al-Muhammadiya karya Sayyid Ahmad al-Hâsyimî dan sumber sekundernyaadalah kitab-kitab yang berhubungan dengan pendidikan Islam dan syarah-syarah terhadap kitab Hadistersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menggali dan mengkaji nilai-nilai pendidikanIslam yang terkandung dalam kitabMukhtâr al-Ahadis an-Nabawiyah wa al-hikam al-Muhammadiyadan menyesuaikan nilai-nilai tersebut dengan pendidikan saat ini. Hasil dari pembahasan ini ialah terdapat7 (tujuh) macam nilai-nilai pendidikan Islam, di antaranya tauhid, ikhlas, syukur, ketaqwaan, semangatberamal saleh, ihsan, dan kasih sayang. Semua nilai-nilai ini relevan dengan pendidikan saat ini. Tauhidakan mendidik manusia untuk meng-Esakan Allah dan tidak menyekutukan-Nya serta mengimani nabidan rasul-Nya, ikhlas akan mendidik untuk rela beribadah karena Allah, syukur akan mendidik untukmerasa cukup dengan situasi dan keadaan, ketaqwaan akan mendidik untuk selalu dekat kepada Allah,semangat beramal saleh akan mendidik untuk istiqamah, ihsan akan mendidik untuk senantiasa merasadiperhatikan oleh Allah, dan kasih sayang akan mendidik untuk memiliki sifat lemah lembut dan penyayang.In this study, the author uses the methodology of library research with a qualitative approach. The techniqueof collecting the data is through Hadith text analysis, namely the discussion of information in the Hadithwhich in this case the primary source is the kitab Mukhtâr al-Ahadisan-Nabawiyah wa al-hikam al-Muhammadiya by Sayyid Ahmad al-Hâsyimî and the secondary source are books related to Islamiceducation and sharah-sharah towards the book of the Hadith. The purpose of this study is to explore andexamine the values of Islamic education contained in the kitabMukhtâr al-Ahadisan-Nabawiyah wa alhikamal-Muhammadiyah and adjust these values in the world of education today. The results of thisstudy are 7 (seven) types of Islamic education values, including monotheism, sincerity, gratitude, devotion,virtuous charity, piety, and compassion. All of these values are relevant to current education. Monotheismwill educate of people to expose God and not associate with Him and believe in His prophets and apostles,will sincerely educate to be willing to worship because of Allah, gratitude will educate to feel sufficient withsituations and circumstances, devotion will educate to always be closed to Allah, the spirit of pious charitywill educate for istiqamah, ihsan will educate to always feel cared by God, and compassion will educate tohave a gentle and loving nature.Kata Kunci: Nilai, pendidikan Islam, relevansi
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU ALQURAN HADIS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BINJAI Jepri Susianto, Saiful Akhyar Lubis, Syamsu Nahar
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.642 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4124

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi profesional, upaya, serta faktorpendukung dan penghambat dalam meningkatkan kompetensi profesional guru alquran hadis di MadrasahAliyah Negeri kota Binjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa kompetensi profesional guru alquran hadis di Madrasah Aliyah Negeri kota Binjai terlihat dalampenguasaan materi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar alquran hadis siswa diMadrasah Aliyah Negeri Kota Binjai. Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkankompetensi profesional guru alquran hadis yaitu dengan peningkatan kemampuan profesional guru alquranhadis; supervisi klinik; peningkatan motivasi kerja guru alquran hadis; pembinaan kinerja guru alquranhadis. Faktor pendukungnya adalah adanya dukungan dari kepala sekolah, guru alquran hadis memilikikualifikasi akademik yang mendukung dan adanya fasilitas sekolah yang memadai. Sedangkan, faktorpenghambatnya adalah latar belakang pendidikan siswa yang beragam. Solusi dari kendala yang ditemuitersebut, mengadakan ekstrakurikuler keagamaan seperti tilawah, atau tahsin alquran.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ISLAMI SISWA SMA NEGERI 1 BIREUEN Rahmat Asri Sufa, Salminawati, Abdillah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.444 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4080

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan AgamaIslam di SMA Negeri 1 Bireuen, 2) Pembentukan kepribadian Islami siswa SMA Negeri 1 Bireuen dan3) Kendala yang dihadapi guru pendidikan Agama Islam dalam pembentukan kepribadian Islami siswaSMA Negeri 1 Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara,observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa SMANegeri 1 Bireuen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMANegeri 1 Bireuen dilakukan dengan mendukung dan menciptakan kebijakan-kebijakan yang terkaitdengan pengamalan ajaran Islam, adapun yang terkait dengan proses pembelajaran di dalam kelas,guru melakukan proses pembelajaran sesuai prosedur dan memperhatikan prilaku siswa secara intens,jika dirasa ada perilaku siswa yang tidak sewajarnya maka guru akan memberikan nasehat berupateguran secara langsung. 2) Pembentukan kepribadian Islami siswa SMA Negeri 1 Bireuen dilakukanmelalui pengamalan ajaran Islam seperti shalat berjama’ah, shalat dhuha, pelaksanaan program tausiyahagama yang terjadwal, dan pembacaan surah yasin ketika hari Jumat. 3) Kendala yang dihadapi gurupendidikan Agama Islam dalam pembentukan kepribadian Islami siswa SMA Negeri 1 Bireuen adalahkurangnya waktu pengawaasan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam hal mengawasi siswa,adapun solusi yang diberikan oleh kepala sekolah adalah melalui kerjasama antara sekolah denganmasyarakat melui komite sekolah dengan cara menjalin kerja sama antara guru dengan orang tuasiswa secara rutin.Kata Kunci: Strategi, Guru PAI, Kepribadian Islami
PENGARUH PENGEMBANGAN APARATUR DAN PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA APARATUR KAMPUNG DI KECAMATAN SULTAN DAULAT KOTA SUBULUSSALAM Baginda, -
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.583 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4067

Abstract

Abstrak: Pengembangan karir dari aparatur pemerintahan yang rendah, maka menyebabkan para aparaturtersebut memiliki kinerja yang rendah pula dalam melayani masyarakat di seluruh kampung dan pedesaanpada kecamatan Sultan Daulat. Seperti yang telah disampaikan bahwa selain pengembangan karir aparaturpemerintah, yang menjadi penyebab rendahnya kinerja aparatur pemerintah adalah pemberian insentif.Jika dilihat dari sisi insentif, khusus kepala kampung sangat banyak menerima insentif. Namun yangmenjadi masalah adalah, banyak insentif ini tidak memberikan motivasi bagi kepala kampung untukmeningkatkan kinerja anggota aparaturnya agar memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitianini berkesimpulan Secara parsial pengembangan diperoleh nilai t-ratio sebesar 6,137 lebih besar dari nilait-tabel sebesar 1,664, ini berarti bahwa ada pengaruh nyata pengembangan terhadap kinerja. Sedangkaninsentif diperoleh nilai t-ratio sebesar 4,679 lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1,664, ini berarti bahwaada pengaruh nyata insentif terhadap kinerja aparatur. Dari hasil uji secara parsial dapat diketahui bahwavariabel pengembangan lebih berpengaruh nyata terhadap kinerja aparatur daripada variabel insentif.Uji secara serempak diperoleh nilai F-ratio sebesar 66,160 lebih besar dari nilai F-tabel sebesar 3,108, halini menunjukkan bahwa secara serempak ada pengaruh nyata pengembangan dan insentif terhadapkinerja aparatur di Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam. Dari uji determinasi ( R2 ) diperolehnilai R2 sebesar 0,617 atau 61,7%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel pengembangan dan insentifdalam penelitian ini mampu menerangkan kinerja aparatur kampung di Kecamatan Sultan Daulat KotaSubulussalam sedangkan sisanya sebesar 38,3% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkandalam model penelitian ini.Kata Kunci : Pengembangan Pegawai, Pemberian Insentif, Kinerja
EVALUASI PROGRAM METODEUMMI DI SDIT ALIYA BOGOR Prengki Pasaribu, Mardianto, Rusydi Ananda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.325 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4107

Abstract

Islam Terpadu Aliya Bogor tahun 2018 yang dilihat dari 1) landasan formal, tujuan, dan sasaranprogram metode Ummi di SDIT Aliya Bogor, 2) prosedur rekuitmen peserta didik, daya dukungorang tua, guru Al-Qur’an metode Ummi, ketersediaan sarana dan prasarana, pengelolaaanprogram metodeUmmi serta pembiayaan program metodeUmmi di SDIT Aliya Bogor, 3) kegiatanpembelajaran di SDIT Aliya Bogor yang mencakup (perencanaan pembelajaran, pelaksanaanserta penilaian pembelajaran di SDIT Aliya Bogor, 4) Untuk mengetahui bagaimanakah laporanperkembangan metode Ummi peserta didik dan hasil belajar jilid 1-6, Al-Qur’an, Ghorib danTajwid di SDIT Aliya Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif denganmenggunakan model Context, Input, Procces, Product . Sumber data diambil dari data primerdan data sekunder melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian iniadalah sebagai berikut: 1) evaluasi komponen konteks (Context) yaitu landasan penyelenggaraanprogram metode Ummi, tujuan program metode Ummi SDIT Aliya Bogor, sasaran programmetode Ummi SDIT Aliya Bogor, menetapkan pada kategori cukup sesuai dengan kriteria, 2)evaluasi komponen masukan (Input) yaitu tiga aspek yang terkategori baik adalah peserta didik,daya dukung orang tua, pembiayaan, sedangkan tiga aspek lagi yaitu guru Al-Qur’an metodeUmmi, sarana dan prasarana, dan pengelolaan metode Ummi sesuai dengan kriteria UmmiFoundation, 3) evaluasi komponen proses (Process) yang terbagi menjadi tiga aspek evaluasiyaitu perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajarandan evaluasi sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan, dan 4) evaluasi komponen produk (Product)yaitu laporan perkembangan metode Ummi peserta didik dan hasil belajar metode Ummi pesertadidik sesuai dengan kriteria Ummi Foundation.Kata Kunci: Evaluasi Program, CIPP, Metode Ummi
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF HAMKA (Studi Q.S. Luqman dalam Tafsir Al-Azhar) Abdullah Sani Ritonga, 1, Achyar Zein, Syamsu Nahar
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.393 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4072

Abstract

Abstract: Islamic education is education that originates from the Koran. Interpretation is a description ofscholars regarding the content and value of the Qur’an. Based on these two things, this study aims to issueelements regarding moral education based on Hamka’s description in the book entitledTafsir Al-Azhar.The elements in question are understanding of moral education, its purpose, method of implementation,moral resources, moral education material, and moral education components. Through library researchandthe maudhû’i method initiated by Shaykh Mahmud Syaltut, it was found that the definition of moraleducation according to Hamka is education that directs human morals to the true aqeedah, the rightattitude, the right way of caring, always doing the right thing, and being civilized and correct manners. Thepurpose of moral education is to direct the behavior of students to those in understanding. The method ofimplementation is lectures, demonstrations, and examples. Moral sources are from Allah, the guide of theMessenger of Allah, and the attitude of the community around the students. Moral education material is notshirk, prayer, patience, follow the procedure, respect for parents if parents call on the truth, associateparents properly if people call on polytheism, amar ma’ruf nahi mungkar, do not look away when talking,do not be arrogant in behave, don’t be proud of yourself in life, simple in walking and soft in speakingaccording to the context. The moral education component consists of educators, students and educationevaluation. In this study also described the relevance of moral education in Hamka’s perspective oneducation today, especially character education. It was found that there was a real relevance betweenmoral education and character education. The relevance is in the sense and purpose of producing goodlearners, with good definitions that differ between the two: good according to moral education is good inreligious review, while good according to character education is good in the review of Pancasila as theprinciple of the state. Likewise in other elements. With this relevance, it was concluded that there wasactually no conflict between the two but rather moral education complemented things that had not beenformulated by character education.Keywords: Tafsir Al-Azhar, Hamka, Moral Education, Character Building Education

Page 10 of 35 | Total Record : 346