cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI SISWA SMA NEGERI 1 MODEL TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT Maulida, Ali Imran Sinaga, Wahyuddin Nur Nasution
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.308 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4131

Abstract

Abstarak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Problematika Pembelajaran PendidikanAgama Islam Pada Pembentukan Karakter Islami Siswa SMA Negeri 1 Model Tanjung Pura KabupatenLangkat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Temuan dalam penelitian iniadalah tentang peran pendidikan agama Islam di Sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik.Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama.Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika di mulai dari tertanamnya jiwa keberagamaan padaanak, oleh karena itu materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menjadi salah satu penunjangpendidikan karakter. Melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di ajarkan aqidahsebagai dasar keagamaannya, di ajarkan al-Quran dan Hadits sebagai pedoman hidupnya, di ajarkanfiqih sebagai rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam sebagai sebuah keteladananhidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman perilaku manusia apakah dalam kategori baikataupun buruk. Oleh sebab itu, tujuan utama dari Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) adalahpembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalamkehidupan sehari-hari. Di samping itu, keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) disekolah salah satunya juga di tentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN AKSELERASI DAN UNGGULAN DI PERGURUAN AL-AZHAR MEDAN Husni Mubarat, Fachruddin Azmi, Siti Halimah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.096 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4097

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui penerimaan peserta didik dan tenagapendidik pada program pendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 2) Untukmengetahui pelaksanaan pembelajaran yang meliputi penggunaan media, dan penggunaan fasilitasyang ada dalam program pendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 3)Untuk mengetahui sistem evaluasi, supervisi, pelaporan hasil akhir yang diterapkan dalam programpendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 4) Untuk mengetahuifaktor pendukung dan penghambat hambatan sekolah dalam program pendidikan akselerasidan unggulan Perguruan Al- Azhar Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. hasildari penelitian ini adalah: 1) Siswa yang diterima pada program akselerasi maupun unggulan disekolah ini biasa harus melawati tes seperti tes akademik dan tes psikotes. Nanti hasil tersebutakan dikumpulkan oleh sekolah dengan syarat jika IQ nya 130 ke atas maka diterima untukprogram akselerasi sedangkan untuk unggulan harus IQ 100-130. 2) Pelaksanaan pembelajaranyang meliputi penggunaan media pembelajaran di SMA Swasta Al-Azhar Medan yaitu mediaaudio (radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa), media visual gerak contohnya gambargambarproyeksi bergerak seperti film bisu dan media visual diam (foto, ilustrasi, flashcard,gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rangkai, OHP, grafik, bagan, diagram,poster, peta) yang penting materi dapat terserap anak dengan baik 3) Pengevaluasian kurikulumpada program kelas akselerasi dan unggulan dilakukan oleh kepala sekolah bersama wakil kurikulum.Biasanya evaluasi dilakukan per triwulan, per semester, dan di akhir tahun. 4). Faktor pendukungdalam pelaksanaan progam akselerasi maupum unggulan yang ada di SMA Swasta Al-AzharMedan yaitu sarana dan prasarana yang dapat dikatakan mendekati lengkap seperti laboratoriumkomputer, bahasa, IPA dan lain-lain. Sedangkan penghambat dalam pelaksanaan program akselerasimaupun unggulan di SMA Swasta Al-Azhar Medan dapat dikatakan tidak begitu ada, hanyasaja siswa dalam penggunaan hanphone terkadang dapat mengganggu konsentrasi belajar baikdi sekolah maupun di rumah.Kata Kunci: Implementasi, Akselerasi dan Unggulan
IMPLEMENTASI KOMPETENSI PEDAGOGI GURU FIKIH MAS YMPI SEI TUALANG RASO KOTA TANJUNGBALAI Fauzi Ananda, Ali Imran Sinaga, Indra Jaya
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.462 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4068

Abstract

Abstract; This study aims to determine the implementation of fiqh teacher pedagogical competence inprivate madrasah aliyah madrasa foundation Islamic education city Tanjung Balai. This research is aqualitative research. The results of this study are 1). Pedagogical competence possessed by fiqh teachers inMadrasah Aliyah Islamic Education Madrasah Foundation Sei Tualang Raso Tanjung Balai City has aneducational basis not fully in line with the insight or foundation of pedagogical competency education thatmust be owned by fiqh teachers. And 2). Implementation of pedagogical competence in curriculum developmentin Madrasah Aliyah Private Foundation of Islamic Education Madrasah Sei Tualang Raso, TanjungBalai City, is carried out based on the development of educational curriculum which starts with the creationof an annual program, semester program, determination of Minimum Completeness Criteria, andpreparation of Learning Implementation Plans.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kompetensi pedagogi guru fikih di MadrasahAliyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Kota Tanjung Balai. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif. Hasil penelitian ini adalah 1). Kompetensi pedagogi yang dimiliki guru fikih di Madrasah AliyahSwasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai memiliki dasar pendidikanbelum sepenuhnya sesuai dengan wawasan atau landasan pendidikan kompetensi pedagogi yang harusdimiliki guru fikih. Dan2). Implementasi kompetensi pedagogi dalam pengembangan kurikulum di MadrasahAliyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai., dilakukanberdasarkan Pengembangan kurikulum pendidikan yang dimulai dengan pembuatan program tahunan,program semester, penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal, dan penyusunan Rencanan Pelaksanaan Pembelajaran.Kata Kunci: Kompetensi, Pedagogi dan guru.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM KISAH ‘UZAIR (Analisis Kajian dalam Q.S. Al-Baqarah Ayat 259 dan Q.S. At-Taubah Ayat 30) Dedek Dian Sari, Zulheddi, Edi Saputra
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.004 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4108

Abstract

Abstrac: In this study, the author uses the methodology of library research with a qualitative approach. Thetechnique of collecting the data is carried out through analysis of the Qur’anic text through Qur’anic interpretations,namely the discussion of information in the Koran which in this case the primary source is the book of theKoran and the Qur’anic Interpretation Book and secondary sources are books related to Islamic educationand stories of the Qur’an. Prophets and Apostles. The aims of this study was to explore and examine thevalues of Islamic education in the stories of ‘Uzair Surat al-Baqarah verse 258 and at-Taubah verse30. The results of this study are 3 (three) values of Islamic education, including the values of aqeedah orcreed, intellectual, and morals. All of these values are relevant to current education. Aqeedah will educatepeople to unleash God and not associate with Him and believe in His prophets and apostles, intellectualswill educate people to use their minds in thinking about natural phenomena, morals will make humanshave adab in social relations between humans and the environment .Key Words: Value, Islamic studies, Relevance.
PEMBELAJARAN ALQURAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU KOTA MEDAN Abbas, Syamsu Nahar, Mardianto
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.743 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4073

Abstract

Abstract: This study aims to determine; 1) Quran learning program in SD IT Siti Hajar, SD IT Al-Munadi, and SD IT Khairul Imam; 2) The implementation of the Qur’an learning that is applied in SDIT Siti Hajar, SDIT Al-Munadi, dan SD IT Khairul Imam; 3) Students’ ability in learning of Qur’an in SDIT Siti Hajar, SD IT Al-Munadi, and SD IT Khairul Imam. This study applied qualitative method. Thefindings of this study are; 1) Qur’an learning programs conducted at the research location are generallyallocated at the same time in the morning with classical patterns; 2) The implementation of Qur’anlearning which is done by SD IT has a variety of alternative methods, students who have not completediqra ‘generally use the Latin memorization method with a repetition system; 3) With daily routines,generally SD IT (Siti Hajar, Al-Munadi, Khairul Imam) is able to complete the specified target, such ascompleting iqra ‘before class 4 (four), the able (tartil) read the Qur’an for grades 5-6, and able tomemorize juz 30. Through this study, The researcher encouraged to give the Qur’an learning to theirchildren from the early age, in addition to their productive age (golden age) as well as the challenges ofthe times which is getters away from Islamic values.Kata Kunci: Home Schooling dan Pembelajaran
DINAMIKA MADRASAH DINIYAH TAKHMILIYAH AWALIYAH (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan) Dahlina Sari Saragih, Abd. Mukti, Siti Zubaiah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.148 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4098

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Dinamika Kelembagaan Madrasah DiniyahTakhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan). 2) Dinamika KurikulumMadrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan). 3)Dinamika Manajemen Pendidikan Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTAdi Kecamatan Percut Sei Tuan). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif denganmenggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanobservasi atau pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian penelitimemperoleh temuan yang menunjukkan bahwa: 1) Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah diKecamatan Percut Sei Tuan merupakan Lembaga Pendidikan Islam yang berbentuk Yayasan, OrganisasiKeagamaan, milik pribadi, dan pesantren. 2) Pelaksanaan manajemen di Madrasah Diniyah TakhmiliyahAwaliyah di Kecamatan Percut Sei Tuan belum dapat dikatakan maksimal. Ada beberapa kendalayang membuat manajemen di Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah tidak terkelola denganbaik. 3) Kurikulum Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah pada dasarnya bersifat fleksibel danakomodatif. Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum dapat dilakukan oleh Departemen AgamaPusat Kantor Wilayah/ Depag Propinsi dan Kantor Departemen Agama Kabupaten/ Kotamadyaatau oleh pengelola kegiatan pendidikan sendiri. Prinsip pokok untuk mengembangkan tersebutialah tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku tentang pendidikan secara umum,peraturan pemerintah, keputusan Menteri Agama dan kebijakan lainnya yang berkaitan denganpenyelenggaraan Madrasah Diniyah.Kata Kunci: Dinamika, Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ALQURAN ( Q.S. An-Nûr ayat 31 dan 59 ) Abdullah Jamaluddin, Achyar Zein, Salminawati
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.303 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4069

Abstract

Abstaract: The purpose of this research to find out how the Quran views the character education of earlychildhood and character education models that are suitable for early childhood. This thesis research usesthe tahlili interpretation method which is the method of interpretation by describing all aspects containedin the verses interpreted through the asbabun nuzul verse. The results of this study discuss the root wordsof “thifl” which are presented in the Encyclopedia of the Quran. Then discuss the roots of the main versethrough theAl-Azhar Tafsir by Buya Hamka, TafsirAl Misbah which begins with an explanation of difficultwords, and the Tafsir ofIbn Katsir which starts from the explanation. The results and discussion of thisthesis are illustrated in QS. An-Nur verse 31. In this verse the children not understand the concept ofsomething that can be seen and which should not be seen. This is where teaching is needed for those whodo not understand to inform the importance of knowledge about genitalia. Character education that isembedded in this verse is to maintain views and genitals from an early age. Then QS. An Nur verse 59 putsforward adab to both parents by asking permission before entering the house, the character educationdescribed in the verse is manners.Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui bagaimana pandangan Alquran terhadap pendidikankarakter anak usia dini dan model pendidikan karakter yang sesuai dengan anak usia dini. Penelitian tesisini menggunakan metode tafsirtahlili yakni metode tafsir dengan memaparkan segala aspek yang terkandungdi dalam ayat-ayat yang ditafsirkan melalui asbabun nuzul ayat tersebut. Hasil penelitian ini membahasmengenai akar kata dari“thifl” yang dipaparkan dalam Ensiklopedia Alquran. Kemudian membahasakar-akar dari ayat utama melalui Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, Tafsir Al Misbah yang dimulaidengan penjelasan kata-kata sulit, dan TafsirIbnu Katsir yang dimulai dari penjelasan. Hasil dan pembahasandari tesis ini tergambar dalam QS. An-Nur ayat 31. Pada ayat ini anak-anak belum memahami konseptentang sesuatu yang boleh terlihat dan mana yang tidak boleh terlihat. Disinilah diperlukan pengajarankepada mereka yang belum mengerti untuk memberitahukan pentingnnya pengetahuan tentang aurat.Pendidikan karakter yang tertanam pada ayat ini ialah menjaga pandangan dan aurat sejak usia dini.Kemudian QS. An Nur ayat 59 yang mengedepankan adab terhadap kedua orang tua dengan memintaizin terlebih dahulu sebelum memasuki rumah, pendidikan karakter yang tergambar pada ayat tersebutialah sopan santun.Kata Kunci: Alquran, Anak Usia Dini, Model Pendidikan Karakter
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM ALQURAN (Kajian Tafsir pada Q.S. Al-Fajr) Ahmad Basuki, Syamsu Nahar, Edi Saputra
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.438 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4111

Abstract

Q.S. Al Fajr: 1-30?, 2) Bagaimana relevansi nilai-nilai pendidikan dalam Q.S. Al Fajr: 1-30 denganpendidikan saat ini?. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan menggunakanpendekatanlibrary researh (penelitian pustaka). Metode yang digunakan adalah metodetahlili. Adapunyang menjadi sumbernya adalah Alquran dan kitab-kitab Tafsir (Al-Misbah, Al-Wasith, Al-Azhar, danlain-lain) Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada Q.S Al-Fajr1-30 ialah sebagai berikut: a) Nilai disiplin, b) Balasan berupa hukuman (Punishment), c) Laranganbersikap melampaui batas, d) Nilai keimanan, e) Nilai syukur, f) Nilai ketabahan, g) Nilai larangan berbuatkeji, h) Balasan berupa hadiah (Reward). 2) Terdapat relevansi kandungan surah al-Fajr terhadap kondisisaat ini, mengingat kondisi masyarakat pada saat ini yang dilanda krisis keimanan dan ketakwaan sertamerosotnya moral sehingga membuat masyarakat jauh dari praktik-praktik yang sesuai dengan syari’atIslam. Oleh karena itu, kajian ini bisa menjadi gambaran dan acuan dalam kehidupan untuk bisa mengarahdalam menata kehidupan di masa yang akan datang, terlebih lagi bagi generasi muda Islam yang padasaat ini kebingungan dan tidak mengetahui batas-batas yang jelas antara benar-salah, baik-buruk, danterpuji-tercela. Hal ini urgen untuk segera mungkin diaktualisasikan pada setiap individu Muslim. Jika halini dapat terealisasi, maka akan tercipta suasana yang kondusif secara kolektif.This study aims to analyze: 1) What educational values are contained in Q.S. Al Fajr: 1-30? 2) How is therelevance of educational values in Q.S. Al Fajr: 1-30 with current education? This research belongs to thecategory of qualitative research using the library research approach (library research). The method used isthe tahlili method. As for the sources are the Qur’an and the Tafseer books (Al-Misbah, Al-Wasith, Al-Azhar, etc.). The results of the study show that: 1) The educational values contained in QS Al-Fajr are:The educational values contained in the Qur’an in Surah al-Fajr verses 1-30 are as follows: a) Value ofdiscipline, b) Reply in the form of punishment (Punishment), c) Prohibition of overreaching, d) Value offaith, e) Value of gratitude, f) Value of fortitude, g) Value of prohibiting acts of vile, h) Reward in the formof reward. 2) There is relevance of the contents of surah al-Fajr to the current conditions, given the conditionof society at this time which was hit by a crisis of faith and piety and degeneration of morals that madepeople far from practices that were in accordance with Islamic shari’a. Therefore, this study can be apicture and reference in life to be able to lead in arranging life in the future, especially for the youngergeneration of Islam who are currently confused and do not know the clear boundaries between right andwrong, good - bad, and disgraceful. This is urgent to be possible to be actualized in every Muslim individual.If this can be realized, it will create a conducive atmosphere collectively.Kata Kunci: Nilai, Pendidikan dan Al-Qur’an
PERANAN SYEKH H. ABDUL HALIM HASAN DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA BINJAI PADA TAHUN 1927 – 1969 Muhammad Alpan Daulay, Hasan Asari, Abd. Mukti
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.996 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4074

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menjelaskan dan menganalisis kondisi sosial, keagamaan dan intelektualKota Binjai pada abad ke 20. (2) Aktivitas Syekh H. Abdul Halim Hasan dalam bidang pendidikanIslam. (3) Faktor pendukung dan penghambat perjuangan Syekh H. Abdul Halim Hasan dalam pengembanganpendidikan Islam di kota Binjai. (4) Relevansi warisan perjuangan Syekh H. Abdul Halim Hasanterhadap pendidikan di kota Binjai saat ini. Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh dengan metodesejarah dan pendekatan sejarah sosial. Adapun tiga indikator yang akan dikaji yaitu; Pertama, integritastokoh tersebut. Kedua, karya-karya monumental. Ketiga, kontribusi dalam bentuk pikiran. Adapunprosedur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mencakup empat langkah, yakni heuristik, kritiksumber, analisis/ interpretasi, serta historiografi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kondisi sosial Binjaisecara sosiologis, berkembang menjadi daerah kosmopolit dengan keberagaman warga kotanya, secarakultural mempunyai penduduk dengan kelompok etnik (Jawa, Aceh, Minang, Karo, Toba, Mandailing,Melayu dan lain-lain) dan religius (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha). Kondisi keagamaandi Binjai ditandai dengan lahirnya sebuah madrasah yang bernama Madrasah Jam’iyatul Khairiyah.Kondisi intelektual di Binjai tumbuh seiring dengan lahirnya Arabiyah School. (2) Aktivitas AbdulHalim Hasan di Kota Binjai mengajar dengan mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmusains. (3) Faktor pendukung pendidikan di Kota Binjai, pertama, semangat dan keseriusan para saudagarIslam yang ada di Binjai dalam mensupport dana. Kedua, dukungan dari Sultan Langkat dalam bentukwakaf sebidang tanah. Ketiga, sumber daya manusia yang mumpuni dan memadai serta ahli dibidangnya.Keempat, mata pelajaran yang diajarkan pada madrasah Sementara faktor penghambat yaitu kecurigaanpemerintah Kolonial Belanda terhadap keberadaan madrasah (4) Pemikiran dan upayaAbdul HalimHasan tentang pendidikan Islam dari kelembagaan, menggagas perubahan nama madrasah dariJam’iyatul Khairiyah dengan Arabiyah School. Dari segi manajemen, memiliki gagasan agar gurumengajar sesuai dengan keahlian dan pendanaan di Arabiyah School dilakukan dengan swadayamasyarakat dan iuran secara gotong royong melalui zakat, infaq, dan sedekah.Kata Kunci: Peranan, Abdul Halim Hasan, Pengembangan Pendidikan Islam, Binjai
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BOARDING SCHOOL DI SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AS-SUNNAH DELI SERDANG Muhammad Sapii Harahap, Saiful Akhyar Lubis, Syaukani
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 2, No 4 (2018): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.781 KB) | DOI: 10.47006/er.v2i4.4099

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan PendidikanBoarding School/di Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, untuk mengetahui mengapa mahasiswa-mahasiswitertarik kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang, untuk mengetahui Apa sajakeunggulan programBoarding School di Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang. Penelitianini menggunakan metode teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumen,sumber data, analisis data dan pencermatan keabsahan data yang mengacu pada penelitian kualitatif.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Adapun pelaksanaan pendidikanboarding school tersebutadalah: a) Mewajibkan semua mahasiswa/inya mulai tingkat 1 sampai 4 tinggal di asrama dengan durasiempat tahun. b) Mahasiswa/inya wajib mengikuti dan patuh terhadap semua aturan dan kegiatan yangditetapkan kampus. 2) Mahasiswa/i tertarik untuk kuliah di STAI As-Sunnah Deli Serdang karena: a)STAI As-Sunnah Deli Serdang adalah perguruan tinggi yang memberikan full beasiswa kuliah kepadaseluruh mahasiswa/inya. b) STAI As-Sunnah Deli Serdang adalah perguruan tinggi yang bahasa pengantarnyaadalah bahasa Arab. c) STAI As-Sunnah Deli Serdang memisahkan tempat dan ruangan belajar antaramahasiswa dan mahasiswi. d) STAI As-Sunnah Deli Serdang adalah perguruan tinggi yang mempunyaiprogram hafal Alquran. e) STAI As-Sunnah Deli Serdang menentukan tempat kerja bagi lulusannya. 3)Keunggulan programboarding school di STAI As-Sunnah Deli Serdang adalah: a) Mahasiswa/inya lebihfokus dan efektif untuk belajar. b) Mahasiswa/inya lebih mudah dan cepat menguasai bahasa Arab secaralisan dan tulisan.This study aims 1) To find out how of Implementation the Boarding School Education in As-SunnahIslamic College of Deli Serdang, 2) To find out why students are interested in studying at the Deli SerdangAs-Sunnah Islamic College, 3) To find out what are the exellent of the Boarding School program at the As-Sunnah Islamic College of Deli Serdang. Researcher use a method of collecting data by observing, interviewingand studying documents, data sources, data analysis and observing the validity of the data referes toqualitative research. The research results show that: 1) The implementation of boarding school educationis: a) Oblisat all students starting from level 1 to 4 to stay in a dorm with a duration of four years. b)Students / students must follow and obey all rules and activities set by the campus. 2) Students are interestedin studying at Deli Serdang’s STAI As-Sunnah because: a) STAI As-Sunnah Deli Serdang is a college thatprovides full scholarship to all students. b) STAI As-Sunnah Deli Serdang is a college whose language of instruction is Arabic. c) STAI As-Sunnah Deli Serdang separates learning places and spaces betweenstudents and college students. d) STAI As-Sunnah Deli Serdang is a university that has a memorizedQur’an program. d) STAI As-Sunnah Deli Serdang determines workplaces for graduates.3) The advantagesof the boarding school program at STAI As-Sunnah Deli Serdang are: a) Students are more focused andeffective in learning. b) Students are easier and faster to master Arabic language both orally and in writing.Kata Kunci: Pendidikan, Boarding school, Sekolah Tinggi.

Page 11 of 35 | Total Record : 346