cover
Contact Name
Antoni Pardede
Contact Email
antonipardedekun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
publikasidanpengelolaanjurnal@uniska-bjm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
ISSN : 26213060     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia di program studi pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Kalimantan MAB, diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal, terbit setiap mei dan November (e-issn: 2621-3060). Pada bidang ilmu pendidikan mencakup media pembelajaran kimia, strategi pembelajaran kimia dan evaluasi pembelajaran kimia. Sedangkan pada Ilmu kimia meliputi bidang kimia analitik, kimia anorganik, kimia fisik, kimia organik, biokimia dan kimia komputasi.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI REDOKS DI SMA ISLAM DARUL MUHIBBIEN Riski Novia Syafitri; Antoni Pardede; Emilda Prasiska
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i2.15615

Abstract

Mata pelajaran kimia merupakan suatu mata pelajaran yang memerlukan strategi agar lebih mudah untuk dimengerti oleh siswa terutama pada materi redoks. Salah satu model pembelajaran yang dapat memudahkan siswa dalam menerima konsep yang diberikan oleh guru adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar kimia kelas X SMA Islam Darul Muhibbien pada materi redoks dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen (quasi experimen) dan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-posstest control grup design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji hipotesis hasil nilai signifikan yang didapat adalah 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan konvensional, dengan persentase nilai belajar kelas eksperimen 80% dan 55% pada kelas kontrol. 
PENGGUNAAN E-MODUL PEMBELAJARAN TERMOKIMIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TANAMAN PURUN DAN NILAI RELIGIUS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Miftahul Huda; Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.14280

Abstract

Teknologi memiliki banyak keuntungan bagi guru, salah satunya adalah pemanfaatannya sebagai alat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan nilai pretest dan posttest siswa setelah mendapat perlakuan dengan e-modul pembelajaran termokimia berbasis kearifan lokal tanaman purun dan nilai religius. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Pre-Experimental. Dalam penelitian ini digunakan metode One Group Pretest and Posttest Design. Data penelitian dikumpulkan melalui tes yang instrumennya berupa soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan SPSS v.26. Berdasarkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,006 < 0,05, Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan e-modul pembelajaran termokimia berbasis kearifan lokal tanaman purun dan nilai religius.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Wisnu Prammana Surya; Anggra Prasetya Cahya
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.18395

Abstract

Hasil penting dari pembelajaran kimia antara lain mengajarkan siswa tentang keterampilan yang relevan dengan ilmu kimia, yaitu keterampilan berpikir kritis. Kualitas suatu proses pembelajaran dapat dilihat dari keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan ex-post facto. Siswa SMA di Pekanbaru, Riau yang telah mempelajari materi kesetimbangan kimia dan sedang menjalani semester ganjil menjadi partisipan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan mengkategorikan skor yang diperoleh dari tes ke dalam kategori penilaian ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa sangat rendah yaitu pada kategori kurang baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa perlu melatih keterampilan berpikir kritisnya terutama pada aspek menyimpulkan dan menyusun strategi dan teknik.
UJI CEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR MINUM ISI ULANG REVERSE OSMOSIS DI WILAYAH KABUPATEN BANTUL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE Aryati Canhir; Muhammad Abdurrahman Munir; Raden Jaka Sarwadhamana; Annisa Fatmawati
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.12950

Abstract

Standar kualitas air harus sesuai dengan peraturan Pemerintahan Republik Indonesia No, 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Spektrofotometri visible digunakan dalam penelitian ini digunakan untuk melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif kandungan logam besi (Fe) di dalam air minum isi ulang reverse osmosis di depot, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Hasil uji analisis logam besi (Fe) dalam air minum isi ulang reverse osmosis dari ketiga depot diperoleh hasil yang tinggi, depot 1 (1,323 mg/L), depot 2 (1,280 mg/L), dan depot 3 (1,355 mg/L). Konsentrasi logam berat yang terdapat pada semua sampel air minum isi ulang reverse osmosis melebihi ambang batas maksimal yang diizinkan oleh standar PERMENKES RI 492/MENKES/PER/IV/2010 yaitu Fe 0,3 mg/L. Dapat disimpulkan bahwa kandungan dari ketiga depot yang diteliti kadar logam besi dalam air minum isi ulang reverse osmosis tidak sesuai persyaratan standar Menteri Kesehatan RI No. 492 Tahun 2010 dan tidak layak untuk dikonsumsi.
UJI KARAKTERISTIK LANGKAR CREAM SCRUB TANAMAN BANGKAL (Nauclea subdita) Nur Armelia Rahman; Najmi Nur Asyifa Ali; Nor Saidah; Elsya Adha Triyani; Atikah Soraya; Emilda Prasiska; RR. Ariessanti Alicia Kusuma Wardhani
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i3.16014

Abstract

Tanaman Bangkal (Nauclea Subdita) merupakan tanaman khas Kalimantan Selatan yang pada umumnya dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk produk kesehatan dan kecantikan. Tanaman bangkal memiliki potensi sebagai bahan dasar kosmetik karena tanaman ini kaya akan antioksidan dan antibakteri. Prosedur penelitian dimulai dengan membuat sampel yaitu Langkar cream scrub yang terdiri dari bubuk tanaman bangkal (Nauclea subdita), cocoa butter, beeswax, vco, fragnance oil dan phenoxyetanol yang dicampurkan hingga memperoleh sampel cream scrub. Pengujian sifat fisik dari cream scrub yaitu meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa cream scrub stabil jika dilihat dari hasil uji organoleptik, homogenitas, uji pH, dan uji daya lekat, sedangkan untuk uji sebar tidak memiliki daya sebar yang luas. Oleh karena itu, perlu dilakukan rekomposisi takaran pada formula cream scrub agar sediaan yang dihasilkan memiliki daya sebar yang lebih luas. 
ANALISIS KUALITAS LAYANAN PEMBELAJARAN KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 2 MAKASSAR Fiqrah Apriani; Syahrul Syahrul; Kaharuddin Arafah
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i3.15928

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pengelolaan yang baik dan peningkatan kualitas layanan diharapkan dapat membantu peserta didik menjadi individu berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan pembelajaran kimia dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Makassar, fokus pada dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh peserta didik kelas XII IPA yang berjumlah 351 orang dan sampel 157 orang menggunakan teknik probability sampling dengan random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan model skala Likert dan analisis data menggunakan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas layanan pembelajaran kimia dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Makassar perlu memprioritaskan dimensi tangible dan responsiveness, mempertahankan dimensi assurance, serta mengevaluasi reliability dan empathy yang cenderung berlebihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan yang relevan untuk evaluasi layanan pembelajaran kimia.
IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BANGKAL (Nauclea subdita) MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAPHY – MASS SPECTROMETRY Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Antoni Pardede; Fitria Rizkiana; Emilda Prasiska
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.16798

Abstract

Tanaman bangkal (Nauclea subdita) merupakan tanaman sumber obat dan kosmetik yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Selatan secara turun temurun. Bagian kulit batang bangkal biasanya digunakan sebagai campuran bahan kosmetik dan daunnya digunakan untuk pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun dan kulit batang tanaman Bangkal dengan menggunakan GC-MS. Hasil analisis senyawa menggunakan GC-MS pada ekstrak etanol daun menunjukkan adanya 3 senyawa dengan konsentrasi tertinggi yaitu Phytol; Hexadecanoic acid, methyl ester dan trans-13-Octadecenoic acid, methyl ester. Pada ekstrak etanol kulit batang, 3 senyawa dengan konsentrasi tertingginya adalah senyawa Hexadecanoic acid, methyl ester; trans-13-Octadecenoic acid, methyl ester dan 9,12-Octadecadienoic acid (Z,Z)-, methyl ester. Senyawa- senyawa tersebut memiliki efek farmakologi seperti antikanker, antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antiartritis, nematisida, antihistamin, anti eczema. Berdasarkan hasil analisa tersebut maka dapat diketahui bahwa ekstrak etanol daun dan kulit batang tanaman bangkal sangat berpotensi dikembangkan sebagai bahan herbal.
PENGARUH JENIS KATALIS PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH Dian Ramadhani Putri; Muh. Irwan; Mardhiyah Nadir
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i2.15158

Abstract

Penggunaan minyak goreng  merupakan salah satu kebutuhan pokok pada kehidupan masyarakat yang sangat dibutuhkan setiap hari. Minyak goreng yang tidak bisa dipakai akan menghasilkan limbah berupa minyak bekas (jelantah). Salah satu upaya untuk mengurangi limbah minyak jelantah yaitu dengan pembuatan biodiesel. Pada Pengerjaan biodiesel dapat melakukan analisa transesterifikasi minyak dan metanol dengan bantuan katalis homogen seperti katalis KOH, NaOH dan NaOCH3. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis katalis KOH 1%, NaOH 1% dan NaOCH3 1%. Minyak jelantah dan metanol perbandingan (1:9) ditransesterifikasi pada suhu 65°C dan waktu reaksi transesterifikasi 120 menit dengan menggunakan 0,896 gram katalis KOH, NaOH dan NaOCH3. Hasil biodiesel terbaik pada katalis NaOCH3 dengan yield terbanyak 78,67%, densitas 40°C 875,4 kg/m3, viskositas kinematik 40°C 5,68 cSt, kadar air 0,049 %, bilangan asam 0,727 mgKOH/g dan kadar metil ester 51,19%. Semua parameter biodiesel telah memenuhi SNI 7182:2015, kecuali untuk kadar metil ester belum memenuhi SNI 7182:2015.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KIMIA PADA TOPIK IKATAN IONIK DENGAN MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA Ivan Ashif Ardhana
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.13962

Abstract

Konsep-konsep kimia pada topik ikatan ionik bersifat kontekstual sehingga berpotensi dapat digunakan sebagai sarana penyampai nilai-nilai moderasi beragama. Hal ini didasari bahwa sains dan agama adalah dua hal yang saling terkait dan terinterrelasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar pada topik ikatan ionik dengan mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama yang diikuti proses untuk mengetahui kevalidan dan respon terhadap produk pengembangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan untuk adalah pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate) yang dimodifikasi hanya sampai tahap develop. Modul ajar divalidasi oleh ahli dan diujicobakan terbatas kepada enam belas mahasiswa pendidikan kimia semester lima. Data didapat menggunakan angket validasi dan respon yang kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan kriteria tertentu. Hasil validasi ahli memberikan persentase sebesar 88,5%, sedangkan hasil uji coba terbatas menunjukkan respon sebesar 83,8% di mana keduanya dikategorikan sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul ajar layak digunakan dalam pembelajaran.
ANALISIS MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera L.) DARI DESA OEFETO UNTUK PENGGUNAAN SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Apris Nuban; Gertreda Latumakulita; Anggelinus Nadut
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v8i1.17450

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik minyak biji kelor (Moringa oleifera L.) dari Desa Oefeto, Kabupaten Kupang, sebagai bahan bakar alternatif yang bertujuan untuk menilai sifat fisiko-kimia dan rendemen minyak biji kelor. Ekstraksi menggunakan metode Soxhlet dengan pelarut n-heksan dilakukan pada 140g bubuk biji kelor. Pengujian meliputi kadar minyak, sifat fisik, dan sifat kimia minyak. Hasil menunjukkan minyak berwarna kuning kehitaman dengan rendemen 56,8%, kadar air 2,86%, dan viskositas 9,53 mm²/s. Analisis kimia menunjukkan kadar asam lemak bebas (FFA) sebesar 1,55–2,43%, bilangan peroksida 13,5 meq O₂/kg sampel, dan bilangan penyabunan 115,01 mg KOH/g. Berdasarkan hasil ini, minyak biji kelor dari Desa Oefeto belum memenuhi standar internasional untuk bahan bakar alternatif, terkait kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida.