cover
Contact Name
Sih Ageng Lumadi
Contact Email
lumadi@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnc@stikesmaharani.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Nursing Care and Biomolecular
Published by STIKES Maharani Malang
ISSN : -     EISSN : 25486802     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PERAWAT Wulandari, Ratna Tri; Firdaus, Achmad Dafir
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.134 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v2i2.48

Abstract

Perwujudan kesehatan melalui bentuk upaya kesehatan terhadap masyarakat tidak terlepas dari peran tenaga kesehatan, yang salah satunya adalah tenaga keperawatan. Seiring dengan perkembangan peran dan fungsi perawat kearah profesional terkadang perawat dan dokter berada pada posisi yang overlapping artinya tindakan perawat dalam memberikan pelayanan medis idealnya merupakan kewenangan dokter. Sehingga merupakan hal yang perlu untuk diangkat dalam suatu penelitian tentang dasar tindakan medis perawat melakukan tindakan diluar kewenangannya dan pertanggungjawaban perawat dalam melakukan tindakan medis, khususnya dari segi hukum pidana. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan memahami dasar tindakan medis yang dilakukan perawat diluar kewenangannya, serta menganalisis kebijakan hukum yang terkait dengan pertanggungjawaban perawat dari aspek pidana.Jenis penelitian hukum yang dilakukan adalah penelitian yuridis normatif empiris yang merupakan penggabungan antara pendekatan hukum normatif dan diperkuat dengan adanya penambahan unsur empiris terhadap bahan kajian penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pertimbangan yang patut dijadikan dasar perawat melaksanakan tindakan medis di luar kewenangannya. Dan dasar tersebut digunakan pula sebagai pembenaran perawat dalam kaitannya dengan melakukan tindakan medis diluar kewenangannya, sehingga dimungkinkan perawat untuk tidak terkena pertanggungjawaban secara pidana dalam kaitannya dengan unsur kelalaian.Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar pemerintah dan para legislatif untuk mengakomodir tindakan medis tertentu yang dilakukan oleh perawat dengan dasar dan pertimbangan yang patut ke dalam Undang Undang Keperawatan. Dan apabila Undang Undang Keperawatan sudah diberlakukan saat ini, maka harapan kedepan adalah sebagai upaya perbaikan Undang Undang sekaligus dapat memberikan perlindungan dan kepastian hukum dari pelaksanaan praktik mandiri perawat dalam kaitannya dengan pemenuhan upaya kesehatan terhadap masyarakat
Pelatihan komunikasi efektif kepada petugas dapat menurunkan keluhan tambahan biaya naik kelas rawat inap pada pasien BPJS/JKN (Studi kasus di RS.X Malang) Erwanto, Erwanto; Koeswo, Mulyatim
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.949 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v3i1.79

Abstract

RS. X (Islamic Hospital) Malang has been cooperating with BPJS Kesehatan (National Health Care Security)  since 2014. During the period of January to September 2017 there are 100-110 complaints from patients regarding the additional cost of BPJS who are upgrading classes. One of the reason is the lack of understanding of patients toward information provided by officers of IDP inpatient room. The objective of this study was to determine the difference before and after the training of effective communication of patients’ complaints. Research with fake experimental methods by comparing before and after training of IDP inpatient room officers. The number of respondents was total number of BPJS inpatients who were upgrading class in a month, in September as many as 24 respondents and in October was 61 respondents. Samples were taken purposively, and data were collected through questionnaires administered to patients underwent hospitalization during the periods of September and October 2017, as well as communication observations toward officers. Data analysis was descriptive of the difference of officers’ effective communication indicator and patient complaint between before and after training. The results of the research showed that there were differences in patient complaints regarding the additional cost of upgrading, from 46% before training to 5% after the training. The conclusion of the research was the effective communication of the officer might decreased BPJS Kesehatan patients’ complaints regarding the additional cost of upgrading the treatment class.
GAMBARAN SPIRITUALITAS PADA ANAK KANKER YOGYAKARTA (Spirituality of Children With Cancer In Yogyakarta) Pratiwi, Etik
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.557 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.4

Abstract

Di Indonesia, prevalensi kanker mencapai 1,4 per 1000 penduduk. Salah satu penyakit kanker adalah leukemia limfosit akut (LLA). Spiritualitas merupakan suatu elemen yang semakin meningkat dan dikenali oleh banyak pasien yang mengalami penyakit pada stadium lanjut. Penilaian terhadap spiritualitas pada anak LLA yang pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa spiritualitas memberikan pengaruh positif terhadap koping dan pencapaian adaptasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan jumlah sampel 7 anak yang berusia  usia 12-18 tahun. Penelitian dilakukan di Instalasi Kesehatan Anak  RS Dr.Sardjito pada bulan Agustus-September 2014. Gambaran spiritualitas dijabarkan dalam 6 kategori  dari wawancara mendalam yakni doa sebagai penyembuh sakit, kegembiraan dan syukur,  interaksi sumber kebahagiaan,  kesepian sumber kesedihan,  bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, dan mencari bantuan dalam mengatasi kesulitan. Pembinaan spiritualitas dibutuhkan oleh anak dengan kanker sebagai sarana motivasi.
KEEFEKTIFAN METODE DIRECT INSTRUCTION TERHADAP PENGUASAAN KETERAMPILAN MENGISI KARTU MENUJU SEHAT DAN DENVER DEVELOPMENTAL SCREENING TEST PADA KADER KESEHATAN hariyanti, tanti budhi
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.18 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i2.35

Abstract

Sebagai penggerak utama dan ujung tombak didalam upaya meningkatkan  kesejahteraan keluarga dan tercapainya progam perbaikan gizi di masyarakat bahwa setiap kader kesehatan dapat mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita. Dalam pembelajaran mengisi KMS dan DDST bukan hanya dituntut untuk sekedar memahami konsep teori,  tetapi juga harus dapat mengembangkan kreativitas, keaktifan, dan keterampilan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan metode pembelajaran direct instruction terhadap penguasaan keterampilan mengisi KMS dan DDST pada kader kesehatan. Desain penelitian ini adalah analisis quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest dengan populasi 30 orang dan sampel 30 orang yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan checklist KMS dan DDST. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pengajaran direct instruction efektif terhadap penguasaan keterampilan mengisi KMS pada kader kesehatan, dengan thitung = 5,869 dan ttabel  = 2,045 (5,869 > 2,045). Sedangkan metode pengajaran direct instruction efektif terhadap penguasaan keterampilan mengisi DDST pada kader kesehatan, dengan thitung = 11,689 dan ttabel  = 2,045 (11,689 > 2,045). Dari hasil penelitian ini, direkomendasikan bahwa institusi pendidikan yang terkait agar senantiasa berusaha menyediakan fasilitas (buku-buku dan alat peraga) yang mendukung pelaksanaan model-model pengajaran karena dapat meningkatkan hasil pengajaran, dan institusi kesehatan hendaknya untuk menggunakan direct instruction karena telah terbukti meningkatkan keterampilan mengisi KMS dan DDST.
STUDY ON COMMUNITY RESILIENCY DEALING WITH NATURAL DISASTER PREPAREDNESS IN PANDANSARI KRAJAN VILLAGE, PONCOKUSUMO SUB-DISTRICT, MALANG REGENCY Debora, Oda; Syukkur, Achmad
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.844 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v3i1.74

Abstract

Introduction: Natural disasters are phenomenon that were noticed throughout the world and Indonesia because it’s great impact to the world’s economic. Villagers of Pandansari Krajan had experienced many natural disaster phenomenon, but they had less participation in disaster risk reduction activities. The aimed of this research was to evaluate which factor was the most well-prepared for community resilience strengthening program. Method: This research was a non-experimental, descriptive survey method was used. The population was the entire adult at Pandansari Krajan village, with the number of respondents as many as 363, taken with simple random sampling technique. Result and Analysis: The result showed that the respondents knowledge on the disaster risk in his place was the best score, that was 18.88. The lowest average score was the implementation of disaster risk reduction activities, that was 26.71 from the maximum score of 64. Disaster theory had been given and many natural disasters events were experienced by the villagers, those were the main reasons for this high score. However, resource-based economy strengthening played an important role along with the process of increasing community resilience. In addition to the economic condition, communication between communities and government need to be improved so that disaster risk reduction programs can be aligned between the two parties. Discussion: Training activities were needed to strengthen the communitys economy so that resiliency can be improved. In addition, further research is needed to look forward for the most vulnerable groups when disaster arrive.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA PARTISIPASIDALAM MENGIKUTI SENAM DIABETES DI KARANG WERDA SADEWA KELURAHAN KEDUNG KANDANG KOTA MALANG. (Factors Affecting Low Participation in Joining Diabetic Gymnastics at Karang Werda Sadewa Kedung Kandang Village trihana, kiki nurul; lumadi, sih ageng
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.342 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i2.32

Abstract

Diabetes Melitus adalah kelainan metabolisme yang disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan senam diabetes, yaitu senam yang dirancang menurut usia dan status fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi rendahnya partisipasi dalam mengikuti senam diabetes di Karang Werda Sadewa Kelurahan Kedung Kandang Kota Malang. Penelitian deskriptif eksploratif ini melibatkan. 27 responden yang partisipasinya rendah dalam mengikuti senam diabetes di bulan Desember tahun 2014 sampai bulan Januari tahun 2015. Hasil prosentase menunjukkan faktor usia (33%), pendidikan (41%),  pekerjaan (44%), informasi (44%), pengetahuan (67%), kebutuhan (93%), jarak (55%), dan ekonomi (52%). Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah faktor usia, pendidikan, dan ekonomi cukup mendukung rendahnya partisipasi dalam mengikuti senam diabetes dan didukung dengan hasil prosentase yang didapatkan serta dengan teori yang ada. Kesimpulan nya sebagian besar tingkat pengetahuan responden berkategori baik, hampir seluruhnya tingkat kebutuhan responden tinggi,  sebagian besar jarak antara karang werda dengan rumah sangat dekat, dan sebagian besar responden memiliki ekonomi rendahPerlu dilakukan penelitian lanjutan tentang faktor ekonomi yang mempengaruhi rendahnya partisipasi dalam mengikuti senam diabetes di Karang Werda Sadewa Kelurahan Kedung Kandang Kota Malang.
ANALISIS AKAR MASALAH PANJANGNYA WAKTU TUNGGU PROSES ADMINISTRATIF PEMULANGAN PASIEN RAWAT INAP Sari, Dita Prawita; Harijanto, Tatong; Susilo, Harsono
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.38 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v2i2.67

Abstract

Introduction: One critical area in the overall patient care flow in the hospital is the process of patient discharge . The high number of bed usage in the treatment room posed a problem in terms of postponing admissions and transferring new patients to the treatment room. One of the causes of postponement of admission and transfer of patients is a very long process of discharge patients 3-4 hours for general patients and more than 4 hours for insurance patients. Method: The purpose of this research is to analyze the root of the problem on the length of waiting time of administrative process of discharging patient in Hospital "N" in Malang. The research was conducted descriptively explorative through interview, observation and document search. Result and analysis: The root problems encountered include non-optimal management systems, unequal human resource (HR) capabilities, and inadequate infrastructure. The length of waiting time for the hospitals administrative discharge process at N Hospital is due to various interrelated matters in the treatment room, pharmacy installation, and administration department. Discussion: The root of the main problem that can be identified is in terms of system, human resources, and infrastructure facilities in the three units. Comprehensive remedial strategies are needed to improve the waiting time of the hospitals discharge process at Hospital N.
INTERVENSI ACCEPTANCE AND COMMITMENT THERAPY (ACT) PADA CEMAS KELUARGA DENGAN ANGGOTA KELUARGA SCHIZOFRENIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI MODEL HILDEGARD PEPLAU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRANGGANG(INTERVENTION OF ACCEPTANCE AND COMMITMENT THERAPY (ACT) I Hayati, Farida
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.592 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v2i2.44

Abstract

Cemas merupakan reaksi emosional yang menimbulkan perasaan tidak nyaman dan merasa terancam. Cemas dapat terjadi pada keluarga akibat terdapatnya anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Salah satu terapi psikososial untuk cemas adalah Acceptance and Commitment Theraphy (ACT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intervensi Acceptance and Commitment Theraphy (ACT) pada cemas keluarga dengan anggota keluarga schizofrenia menggunakan pendekatan teori Hlidegard Peplau di Wilayah kerja Puskesmas Pranggang. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan jenis one group pre and post test design. Populasi Keluarga dengan Schizofrenia sebanyak 60 keluarga. Sampel responden diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 12. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan dan analisa data menggunakan uji paired T test dengan bantuan komputerisasi. Dari analisa uji paired T test diketahui nilai pValue (0,001< α 0,005),  Acceptance and Commitment Theraphy (ACT) dapat menurunkan kecemasan keluarga dengan anggota keluarga schizofrenia menggunakan pendekatan teori Hildegard Peplau di Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALBUMIN IKAN GABUS (Channa striata) TOPIKAL TERHADAP PERCEPATAN KONTRAKSI LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR THE EFFECT OF ALBUMIN EXTRACT CHANNA STRIATA TOPICAL ADMINISTRATION TOWARD THE ACCELERATION Putri, Rhista Christanti Susanto; Agustina, Wiwik
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.267 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.10

Abstract

Luka insisi adalah luka yang diakibatkan oleh cedera atau pembedahan. Ekstrak Albumin ikan gabus digunakan untuk merawat luka insisi karena peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus) Strain Wistar. Penelitian ini menggunakan true experimental pada 20 ekor tikus Wistar yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok yang telah diinsisi. Kelompok 1 merupakan kontrol yang dirawat lukanya menggunakan Normal Salin 0,9%, sedangkan kelompok 2 sampai 4 adalah kelompok yang diberi perawatan dengan ekstrak albumin ikan gabus dengan dosis yang berbeda (100 mg, 200 mg dan 400 mg) secara topikal selama 14 hari. Hasil  One Way ANOVA test p=0,00; α=0,05 dimana terdapat perbedaan yang signifikan terhadap percepatan kontraksi luka insisi antar kelompok, uji Regresi Linier menunjukkan bahwa seluruh dosis ekstrak albumin ikan gabus yang digunakan berpengaruh pada percepatan kontraksi luka insisi dengan presentase R-square 47% dan nilai koefisien korelasi yang kuat (R=0,688).  Dengan demikian terdapat pengaruh pemberian ekstrak albumin ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada dosis optimum 200 mg. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sediaan dosis ekstrak albumin murni.
PERINDUKAN JENTIK POTENSIAL DAN KEJADIAN DBD KELURAHAN BANJAREJO KOTA MADIUN POTENTIAL LARVAE BREEDING AND DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER IN BANJAREJO, MADIUN Kusariana, Nissa
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.634 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v2i1.38

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) was still a health problem. This disease could caused an outbreak. Increased cases of DHF was inversely proportional to the results of monitoring larvae. Number of larva free coverage was  >95 % so the number of density was low, but DHF cases still increased. The aim of this study to determined the association of potential larvae breeding and DHF. Methods: This analytic study used cross sectional design. The sample were 320 household in Banjarejo, Madiun. This study was conducted by observing water reservoirs in each household to determined the presence of larvae.  Results: The density of larvae was calculated by House Index (HI)=7.19%, Container Index (CI)=3.47 %, Breteau Index (BI)=7.62, Density Figure (DF)=2. This result shows the risk of DHF transmission in Banjarejo was moderate. The Container Index (CI) from obtained bathtub=5.94%. Analysis: It showed that the bath was Aedes aegypti’s breeding potential than other containers. Chi Square test showed no association between larvae potential breeding place and DHF (p= 1.000). Discussion: There was no association between potential larvae breeding with the incidence of DHF.    

Page 3 of 16 | Total Record : 154