cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
zae.may13@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal.tribakti@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman
ISSN : 14119919     EISSN : 25023047     DOI : -
Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri . Jurnal ini memuat kajian-kajian Kebudayaan dan Pemikiran keislaman yang meliputi pendidikan Islam, syarî‘ah, pemikiran Islam, Dakwah Islam, ekonomi, Psikologi Islam dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan September. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Tribakti.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
BUDAYA ORGANISASI DI SEKOLAH Hamam Syamsuri
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v22i1.56

Abstract

Pencapaian tujuan pendidikan dan peningkatan kinerja sekolah perlu dilakukan secara terus menerus dengan memperhatikan budaya organisasi di sekolah. Hal ini dimaksudkan agar tercipta iklim sekolah yang kondusif sehingga tercipta sekolah yang efektif. Budaya organisasi mencakup umpan balik (feed back) dari masyarakat, profesi, hukum, kompetisi dan sebagainya. Jika dilihat dari proses, budaya organisasi mengacu kepada asumsi, nilai dan norma. Sedangkan dilihat dari out put, berhubungan dengan pengaruh budaya organisasi terhadap perilaku organisasi, teknologi, strategi, image, produk dan sebagainya
ACCELERATED LEARNING DAN PENERAPANNYA DI PERGURUAN TINGGI Khoiriyah Khoiriyah
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v22i1.66

Abstract

Ekonomi Pancasila di Tengah Arus Kapitalisme Pasar Syamsul Umam
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v28i2.491

Abstract

Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas melakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara, Pengertian kompetisi dalam moral Pancasila bukan dan tidak sama dengan free fight competition a la barat yang di dalamnya mengandung cara-cara yang boleh merugikan fihak lain (tujuan menghalalkan cara). Hubungan dagang dalam sistem ekonomi Pancasila harus tetap dalam kerangka untuk menjalin tali silaturahmi yang selalu bernuansa saling kasih sayang dan saling menguntungkan, menghindarkan kemuspraan (kesia-siaan). Secara sederhana Ekonomi Pancasila dapat disebut sebagai sebuah sistem ekonomi pasar dengan pengendalian pemerintah atau ekonomi pasar terkendali. Mungkin ada istilah-istilah lain yang mendekati pengertian Ekonomi Pancasila, yaitu sistem ekonomi campuran, maksudnya campuran antara sistem kapitalisme dan sosialisme atau sistem ekonomi jalan ketiga dalam bentuk Koperasi. Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat sebenarnya memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Kekuatan partisipasi, totalitas, kemandirian dan kesamaan tujuan menjadi modal dasar bagi koperasi untuk bersaing dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya dalam kancah liberalisasi ekonomi. Koperasi yang menganut prinsip gotong royong, kemandirian, keadilan dan kesetaraan hak sesama anggota menempatkan koperasi sebagai aternatif bagi tumbuhnya suatu bentuk perekonomian yang mengakomodir cita-cita masyarakat untuk memperoleh kemakmuran bersama tanpa meninggalkan aspek-aspek solidaritas, hak asasi dan demokrasi.
KHAWARIJ DAN NEO-KHAWARIJ: Studi Perbandingan Falsafah Politik Aly Mashar
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.158

Abstract

Khawarij adalah salah satu dari tiga sekte awal Islam. Sekte ini mayoritas terdiri dari huffadz dan mempunyai karakter literalis, suka mengkafirkan, dan kekerasan, bahkan tidak segan-segan menghalalkan darah kepada kelompok di luar fahamnya. Antara Khawarij dan Neo-Khawarij mempunyai kesamaan karakter dan konsep politik, meskipun para pakar menyatakan bahwa antara mereka tidak ada kesinambungan secara geneologi. Titik kesamaan yang sangat kentara atau menonjol dari mereka adalah suka mengkafirkan, getol mengumandangkan jihad, melakukan kekerasan dalam menyelesaikan masalah atau kepada kelompok di luar pemahamannya, literer dalam memahami nash, menentang pemerintahan yang sah (pemberontak), menolak semua hal yang tidak terdapat secara lahirinyah dalam nash, dan bahkan menghalalkan darah sesama muslim yang bukan golongannya, dan lain sebagainya. Kelompok yang disinyalir para pakar masuk dalam kategori neo-khawarij antara lain Jamaah Islamiyah, al-Qaeda, Wahabi, Salafi, DII/TII, LDII, al-Muhajiroun, dan lain-lain.
Memahami Islam dalam Perspektif Filosofis M. Arif Khoiruddin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v29i1.565

Abstract

Memahami Islam melalui pendekatan filosofis dimaksudkan agar memberi makna terhadap sesuatu yang dijumpai, menangkap hikmah, hakikat atau inti yang terkandung dalam ajaran Islam sehingga dalam melakukan amal ibadah tidak merasa hampa, kekeringan spiritual serta menimbulkan kebosanan dalam menjalankannya. Selain itu dapat meningkatkan sikap, penghayatan dan daya spiritualitas sehingga tidak terjebak dalam pemahaman agama yang sekedar formalistik dan tidak menemukan nilai-nilai didalamnya. Pendekatan filosofis diibaratkan sebagai pisau analisis untuk membedah Islam secara mendalam, integral dan komprehensif untuk melahirkan pemahaman dan pemikiran tentang Islam yang senantiasa relevan pada setiap waktu dan ruang atau shalih fi kulli zaman wal makan. Pentingnya pendekatan ini, pendekatan filosofis juga digunakan dalam memahami berbagai bidang lainnya selain agama. Misalnya filsafat hukum Islam, filsafat sejarah, filsafat kebudayaan, filsafat ekonomi, dan lain sebagainya. Meskipun secara teoretis memberikan harapan dan kesejukan, namun secara luas belum dapat dipahami dan diterima kecuali oleh sekelompok kecil saja, terutama bagi kaum tradisionalis formalistis yang cenderung memahami agama terbatas pada ketetapan melaksanakan aturan-aturan formalistik dari pengalaman agama.
ISTIQOMAH DALAM BELAJAR (Studi atas Kitab Ta'lim Wa Muta'allim) Makhromi M.Pd.I
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v25i1.166

Abstract

INSIDER/OUTSIDER PERSPECTIVE IN RELIGIONS AND ISLAMIC STUDIES Untung Khoiruddin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v24i2.175

Abstract

Model Komunikasi Islam Bustanul Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v29i1.571

Abstract

Sebagai ilmu, komunikasi mengalami perkembangan dinamis. Dinamika ilmu komunikasi mengambil bentuk dalam berbagai konteks kehidupan manusia, baik sebagai makhluk individual dan sosial yang melahirkan beberapa tipe klasifikasi komunikasi, antara lain komunikasi intrapersonal, interpersonal, publik, dan massa. Perkembangan ilmu komunikasi terus berlanjut dan berintegrasi dengan keilmuan atau konsep-konsep dalam Islam. Perwujudan integrasi ilmu komunikasi dengan Islam kemudian banyak dikenal dengan istilah komunikasi profetik. Konsep profetik di sini bersifat lentur, lebih substantif, dan menyeluruh yakni tidak hanya bermakna dakwah yang selalu hanya berdimensi teologis, tapi juga membangun dimensi sosiologis manusia, yaitu untuk mengangkat derajat kemanusiaan (memanusiakan manusia), membebaskan manusia dan membawa manusia beriman kepada Tuhan. Berarti, profetik dalam konteks komunikasi di sini dimaksudkan untuk mengambil makna sosial kenabian dalam kehidupan saat ini.
IMPLIKASI PUTUSAN MK TERHADAP STATUS HUKUM ANAK DI LUAR NIKAH Halim Mustofa
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 23 No. 1 (2012): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v23i1.9

Abstract

Status anak di luar nikah yang menurut undang-undang hanya memiliki hubungan keperdataan dengan ibunya dan keluarga ibunya saja. Aturan tersebut dianggap tidak adil karena dibebankan kepada anak. Maka putusan MK, berdasarkan pada UUD 1945 dan perkembangan teknologi, status anak di luar nikah mendapatkan hak yang sepadan dengan anak dengan status perkawinan bagi si laki-laki. Penghapusan perlakuan diskriminatif terhadap anak luar kawin tentu akan memberikan nilai kebaikan bagi masa depan anak. Tentunya kedudukan anak di luar nikah menjadi setara dengan anak yang lahir sebagai akibat perkawinan yang sah
Manajemen Konflik Pada Kepemimpinan Kolektif BPK-P2L Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Zaenal Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v29i1.616

Abstract

This article is the result of a study that discusses conflict management implemented in the collective leadership of the Lirboyo Kediri Islamic Boarding School. Where the Lirboyo Kediri boarding school is one of the largest pesantren in the province of East Java and has also existed for more than a century and now its leadership is in the hands of the 4th generation who is the grandson of the founder of the pesantren. In carrying out its leadership, the Lirboyo Kediri boarding school uses a collective leadership style incorporated in a forum called BPK-P2L (Lirboyo Kediri Islamic Boarding School Board of Trustees). The results of this study conclude first, that the formation of the Lirboyo Kediri BPK-P2L Islamic Boarding School has the motive to maintain the integrity of the zealous ties of the pesantren. Second, the map of potential conflicts in the Lirboyo Kediri boarding school consists of: 1). The Lirboyo Kediri boarding school has unit boarding schools that are independent and have their own caregivers and organizations but on the other hand must also comply with the BPK-P2L decision, 2). Term of pondok kulon and pondok wetan. Third, that in conflict control BPK-P2L Lirboyo Kediri applies the musayawarah approach, the division of roles and authority, and applies the tradition of marriage between relatives.

Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2026): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 36 No. 2 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 36 No. 1 (2025): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 2 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 35 No. 1 (2024): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 2 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 34 No. 1 (2023): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 2 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 33 No. 1 (2022): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 2 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 32 No. 1 (2021): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 2 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 31 No. 1 (2020): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 1 (2019): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 2 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 29 No. 1 (2018): Jurnal Tribakti Vol. 28 No. 2 (2017): Junal Tribakti Vol. 28 No. 1 (2017): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 2 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 27 No. 1 (2016): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 2 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 26 No. 1 (2015): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 2 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 25 No. 1 (2014): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 24 No. 1 (2013): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 2 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 23 No. 1 (2012): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 2 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti Vol. 21 No. 1 (2010): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 2 (2009): Jurnal Tribakti Vol. 20 No. 1 (2009): Jurnal Tribakti More Issue