cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 755 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 755 Documents clear
Analisis Tingkat Pemahaman Wasit dan Juri Pencak Silat Studi Evaluasi Kompetensi Muhammad Prawibowo; Rafsi Variel; Reski Saputra; Leri Leri; Ferdian Yuda Pratama; Fauzi Ahmad; Sandi Gunawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35944

Abstract

Pencak Silat merupakan salah satu cabang olahraga bela diri tradisional Indonesia yang telah berkembang pesat di tingkat nasional maupun internasional. Dalam penyelenggaraan pertandingan resmi, peran wasit dan juri sangat krusial untuk menjamin objektivitas dan keadilan dalam penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman wasit dan juri terhadap aturan, teknik penilaian, serta kompetensi yang diperlukan dalam pertandingan Pencak Silat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 50 wasit dan juri aktif tingkat nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam tingkat pemahaman, terutama pada aspek teknik penilaian. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan dan evaluasi berkala guna meningkatkan kompetensi wasit dan juri dalam menjaga standar penilaian yang adil dan professional
Systematic Literature Review: Kecemasan Matematika (Math Anxiety) ditinjau dari Teori Belajar Teori Sosiokognitif-Albert Bandura Sri Rezeki; Indah Fitriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fenomena kecemasan matematika (math anxiety) melalui perspektif Teori Sosiokognitif Albert Bandura menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Analisis dilakukan terhadap berbagai literatur yang relevan dari database Garuda, Google Scholar, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan matematika merupakan produk interaksi dinamis antara faktor personal, lingkungan, dan perilaku (triadic reciprocal determinism). Efikasi diri ditemukan sebagai prediktor utama; rendahnya keyakinan diri menyebabkan siswa mempersepsikan matematika sebagai ancaman yang menguras kapasitas memori kerja. Selain itu, perilaku guru dan pemodelan negatif berkontribusi pada penularan kecemasan. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa strategi intervensi berbasis sosiokognitif, seperti pemberian pengalaman keberhasilan (mastery experiences) dan penciptaan lingkungan kelas yang suportif, efektif dalam mereduksi kecemasan serta meningkatkan performa kognitif siswa.
Pengelolaan Dana BOS dalam Perspektif Nilai-Nilai Pendidikan Islam Amila Nurshalati; Muh. Al Qadri; Nurlina Nurlina; Andi Abdul Hamzah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35946

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam perspektif nilai-nilai pendidikan Islam dengan menempatkan dimensi etis-spiritual sebagai fondasi tata kelola keuangan pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada peran nilai amanah, shiddiq, ‘adalah, maslahah, dan syuro dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, keadilan alokasi, serta orientasi kemanfaatan publik dalam seluruh siklus pengelolaan dana BOS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah secara sistematis buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS yang hanya bertumpu pada kepatuhan administratif belum cukup menjamin integritas keuangan sekolah. Integrasi nilai-nilai pendidikan Islam berfungsi sebagai penguat moral pengelola dana, mendorong partisipasi kolektif, serta meminimalkan potensi penyimpangan anggaran. Dengan demikian, pengelolaan dana BOS berbasis nilai Islam tidak hanya bersifat teknis-prosedural, tetapi juga etis, transendental, dan berorientasi pada kemaslahatan pendidikan. Penelitian ini mengkaji pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam perspektif nilai-nilai Pendidikan Islam dengan tujuan merumuskan landasan etis bagi tata kelola dana pendidikan. Permasalahan penelitian difokuskan pada bagaimana prinsip-prinsip spiritual Islam dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana BOS. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah secara sistematis berbagai buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman konseptual yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS menuntut kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dalam perspektif Islam, nilai amanah, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral berfungsi sebagai fondasi normatif yang memperkuat integritas pengelola dana. Integrasi nilai-nilai tersebut menjadikan pengelolaan dana BOS tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga etis dan berorientasi pada kemaslahatan pendidikan.  
Bunga Anggrek Bulan Sebagai Ide Penciptaan Karya Batik Tulis Pada Kain Selendang Vina T iayustina; Jupriani Jupriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga Anggrek Bulan adalah salah satu warisan budaya Indonesia, yang memiliki bentuk unik dan khas, serta nilai sejarah dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat kembali bunga anggrek bulan sebagai inspirasi dalam penciptaan motif batik tulis pada kain selendang. Batik tulis dipilih karena keunikannya dalam merekam detail motif secara manual, menciptakan karya yang otentik dan bernilai seni tinggi. Metode penciptaan pada karya akhir ini dilakukan secara bertahap yaitu: tahap persiapan merupakan pengamatan yang berhubungan dengan ide awal dari ketertarikan penulis, elaborasi merupakan tahap mendalami dan menampilkan keunikan bunga anggrek bulan yang ditinjau dari situs internet kumpulan gambar dan survey kelapangan, sintesis merupakan penciptaan ide sebuah karya, realisasi konsep merupakan tahapan proses berkarya dan penyelesaian atau finishing karya. Berdasarkan metode yang dilakukan terciptalah karya yang berbentuk selendang dengan motif bunga anggrek bulan dengan teknik batik tulis. Penulis membuat tujuh karya yang berbentuk selendang memiliki judul: Rangkaian Dalam Selendang, Warisan Keanggunan Nusantara, Keindahan yang Bertutur, Rona Anggrek Bulan, Mekar, Kelopak yang bersinar, Keindahan dalam Proses.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 6 Tahun (Kajian Sintaksis) Rini Marta Zohana; Tressyalina Tressyalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa diperoleh manusia sejak lahir hingga usia lima tahun, yang dikenal dengan pemerolehan bahasa pertama. Pemerolehan bahasa pertama melalui beberapa tahap perkembangan yang berjalan sesuai dengan jadwal biologis seseorang, karena pemerolehan bahasa ini terjadi secara sadar dan berangsur-angsur seiring pertumbuhan anak. Penelitian tentang pemerolehan sintaksis pada anak khususnya di usia 6 tahun adalah kajian yang sangat menarik bagi penulis. Hal ini dikarenakan ketertarikan penulis terhadap ilmu psikolinguistik dan perkembangan bahasa anak-anak sejak lahir hingga dewasa. Apalagi ketika memasuki taman kanak-kanak, anak sudah mampu menggunakan struktur bahasa dengan baik dan sudah mampu menggunakan lebih dari 6 kata dalam satu kalimat. Penelitian dilakukan pada seorang anak yang bernama Chantika Azzahra Regar yang bertempat tinggal di Desa Sungai Jambur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukkan anak tersebut bertuturan menggunakan bahasa Indonesia sudah mampu memperoleh bahasa dari segi sintaksis meskipun anak masih sedikit mengalami kesulitan dalam menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat secara benar. Hal ini dapat terlihat pada temuan penelitian yang dilakukan peneliti. Dimana dari 23 data yang peneliti temukan, data yang paling dominan muncul adalah data pemerolehan sintaksis klasifikasi kalimat sebanyak 12 data. Kemampuan anak dalam mengucapkan kalimat sudah mulai terasah apalagi anak sudah memasuki jenjang pendidikan yaitu TK. Sehingga anak sudah dapat berkomunikasi dengan baik meskipun masih kesulitan dalam menyusun kata-kata.
Implementasi Kegiatan Finger Painting dalam Pengembangan Kemampuan Ekspresi Diri Pada Anak Kelompok B di TK Unumuda Alam Mentari Yolan Marjuk; Anggita Maharani Rambe; Siti Hardianti; Pipit Trihaptari; Siti Fatimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35976

Abstract

Kemampuan ekspresi diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Ekspresi diri berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengungkapkan perasaan, pikiran, ide, serta imajinasi baik secara verbal maupun nonverbal. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan finger painting dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak kelompok B di TK Unimuda Alam Mentari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting mampu memberikan ruang ekspresi yang aman dan menyenangkan bagi anak, sehingga terjadi peningkatan kemampuan anak dalam menyampaikan perasaan, mengungkapkan ide dan imajinasi, serta berani berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Dengan demikian, kegiatan finger painting dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan ekspresi diri anak usia dini.
Kemampuan Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B melalui Aktivitas Menggunting dengan Media Kertas di Ra Roudlotul Khuffadz Aimas Siti Hardianti; Anggita Maharani Rambe; Nafadza Fadlilah; Dewi Febriani Astuti; Feronika Kemesfle
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35977

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas, khususnya dalam kegiatan menggunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui aktivitas menggunting dengan media kertas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam memegang gunting, menggunting garis lurus, zig-zag, serta lengkung dengan rapi dan terkoordinasi. Disimpulkan bahwa kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di RA Roudlotul Khuffadz Aimas .Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan,tindakan, observasi, dan refleksi. Dan berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggunting dengan media kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak, hal ini terlihat dari pencapaian ketuntasan belajar 58,00% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,00% pada siklus II.
Mengembangkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Mendongen Musikal di TK Setia Budi Kabupaten Sorong Anggita Maharani Rambe; Rusniati Hingaro; Setya Choirunnisa; Paskalina Hegemur; Yaliosa Brin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35978

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang sangat penting bagi anak usia dini, khususnya pada rentang usia 5–6 tahun. Pada usia ini, anak berada pada fase sensitif perkembangan bahasa sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun serta mendeskripsikan penerapan kegiatan mendongeng musikal dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak di TK Setia Budi Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Subjek penelitian berjumlah 10 anak Kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mendongeng musikal mampu meningkatkan kemampuan anak dalam menyusun kalimat secara runtut, menyampaikan pendapat dengan lebih jelas, serta menjawab pertanyaan yang lebih kompleks.Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, mendongeng musikal dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Etika Profesi dalam Mendukung Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Employee Engagement di Era Digitalisasi Alya Rusana Pane; Nabila Nabila; Nabila Azhari; Resa Kania Br Tarigan; Amanda Syahfitri; Nurmarsya Aulia; Dito Aditia Darma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35979

Abstract

Perkembangan digitalisasi di dunia kerja membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (MSDM), khususnya dalam meningkatkan keterlibatan (engagement), motivasi, dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi HR yang dikelola oleh MSDM terhadap kinerja organisasi, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi dalam monitoring kinerja, pelaporan, dan pengembangan kompetensi karyawan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya Etika Profesi sebagai kerangka kerja yang mendasari implementasi sistem digital HR. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi karyawan, efektivitas sistem digital HR, serta kepatuhan praktik digitalisasi terhadap prinsip-prinsip Etika Profesi, khususnya terkait privasi data dan keadilan algoritmik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi HR mempermudah akses informasi pekerjaan, meningkatkan feedback real-time, memotivasi karyawan, dan memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data oleh manajer, sehingga produktivitas dan kualitas output organisasi meningkat secara signifikan. Ditemukan pula bahwa penerapan Etika Profesi melalui kebijakan transparansi penggunaan data dan mekanisme audit terhadap bias sistem monitoring kinerja memperkuat rasa percaya (trust) karyawan terhadap sistem digital, yang pada akhirnya meningkatkan engagement mereka.
Analisis Pola/Saluran Komunikasi dalam Mengelola Komunikasi Efektif dalam Perusahaan Vimo Fandreski W; Tara Ayu Afrodita; Fatimah Mulia; Farel Surya Ramadhan; Susriyanti Susriyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola atau saluran komunikasi yang digunakan dalam mengelola komunikasi efektif di dalam perusahaan. Komunikasi organisasi memegang peranan penting dalam mendukung koordinasi kerja, pengambilan keputusan, serta pencapaian tujuan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap praktik komunikasi yang berlangsung di lingkungan perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan yang terlibat langsung dalam proses komunikasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang efektif dalam perusahaan umumnya mencakup komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal yang saling melengkapi. Selain itu, pemanfaatan berbagai saluran komunikasi, baik formal maupun informal, seperti rapat kerja, media digital internal, dan komunikasi interpersonal, berkontribusi terhadap kelancaran penyampaian informasi. Namun, efektivitas komunikasi sangat dipengaruhi oleh kejelasan pesan, keterbukaan komunikasi, serta kemampuan manajemen dalam menciptakan iklim komunikasi yang kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan pola dan saluran komunikasi yang tepat dapat meningkatkan efektivitas komunikasi organisasi, memperkuat hubungan kerja antarpegawai, serta mendukung kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Page 11 of 76 | Total Record : 755