cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Analis Faktor-Faktor yang Mendukung BPRS Sungai Pua Syariah dalam Pemberdayaan UMKM Pasar Aur Kuning Azari, Yoza Rizaldo; Rahman, Ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPRS Sungai Pua Syariah merupakan salah satu lembaga keuangan berbasis syariah yang berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mendukung BPRS Sungai Pua Syariah dalam melakukan pemberdayaan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Aur Kuning, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program pemberdayaan tersebut agar dapat memberikan rekomendasi untuk optimalisasi peran BPRS ke depan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan model field research yang bersifat deskriptif analisis, yaitu mengumpulkan data yang terjadi dilapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dengan pihak BPRS Sungai Pua Syariah dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM oleh BPRS Sungai Pua Syariah telah berjalan secara fungsional, namun belum optimal.
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Leverage dan Operating Capacity terhadap Financial Distress Pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Tahun 2019-2023 Amri, Cindy Vatika; Illahi, Ilham; Asyari, Asyari; Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial Distress adalah kondisi ketidak mampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya yang dapat mengarah pada kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruh Corporate Social Responsibility, Leverage dan Operating Capacity terhadap Financial Distress pada Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tahun 2019-2023. Pengukuran variabel CSR dilakukan melalui Indeks pengungkapan yang merujuk pada standar Global reporting Initiative (GRI), leverage dihitung menggunakan rasio debt to asset, dan operating capacity diukur menggunakan dari rasio penjualan terhadap asset tetap. Financial distress diukur menggunakan pendekatan Altman Z-Score. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan sekunder yang diperoleh melalui daru situs resmi Indonesian Stock Exchange (IDX) yang diperoleh melaui situs web (www.idx.co.id).Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 24. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa Corporate Social Responcibility (CSR) Tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress, dengan nilai signifikansi sebesar 0,118 dapat disimpulkan H1 Ditolak. Hasil analisis menunjukkan leverage memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial Distress, dengan tingkat signifikansinya sebesar 0,000 dapat disimpulkan H2 Diterima. Operating Capacity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dapat disimpulkan H3 Diterima.
Analisis Perlindungan Hukum terhadap Konsumen bagi Pengguna Qris Akibat Pemberian Admin Tambahan oleh Penjual Apriana, Agribi; Alam, Alamsyah Bahrul; Silaban, Othsme Cloudia Martahan; Nurdin, Kaisar; Siswajhanty, Farahdinny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dengan tujuan untuk mempermudah, mempercepat, serta meningkatkan keamanan transaksi digital di masyarakat. Seiring dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, muncul permasalahan dalam praktik, yaitu adanya pelaku usaha yang membebankan biaya administrasi tambahan kepada konsumen setiap kali melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Padahal, biaya seperti Merchant Discount Rate (MDR) dan biaya settlement pada dasarnya merupakan kewajiban pelaku usaha sebagai bagian dari kerja sama dengan penyedia jasa pembayaran, sehingga tidak seharusnya dialihkan kepada konsumen. Pengenaan biaya tambahan tersebut, terlebih jika dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas, berpotensi melanggar prinsip perlindungan konsumen. Hal ini bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 4 dan Pasal 7, yang menjamin hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, informasi yang benar dan jujur, serta perlakuan yang adil dalam setiap transaksi. Berdasarkan kondisi tersebut, kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis praktik pengenaan biaya administrasi QRIS oleh oknum pelaku usaha ditinjau dari perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan terkait serta kebijakan teknis yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kewajiban pelaku usaha dan hak-hak konsumen, sekaligus memberikan rekomendasi yang konkret guna mewujudkan sistem transaksi digital yang adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.