JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE FIELD TRIP PADA MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN TANAMAN PERKEBUNAN KELAS XI ATP SMKN 1 KUALA CENAKU
Kalfahrum, Kalfahrum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.134
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran pemeliharaan tanaman perkebunan kelas XI ATP SMKN 1 Kuala Cenaku melalui metode pembelajaran field trip. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini menggunakan metode field trip dengan menerapakan dua siklus.Instrumen penelitian pada pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan perangkat tes sedangkan pengolahan data penelitian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa melalui observasi diperoleh skor rata-rata 67,3% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 85,6% pada siklus II atau terjadi peningkatan sebesar 18,3%. Sedangkan peningkatan Hasil belajar siswa diperoleh nilai ketuntasan belajar rata-rata 68,8% dan nilai tes rata-rata 69,76 pada siklus I kemudian meningkat menjadi 86,6% dan nilai tes rata-rata 82,1 pada siklus II. Hal ini dikarenakan proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode field trip memberikan perubahan diantaranya siswa lebih memperhatian penjelasan guru/narasumber, siswa selalu bertanya dan menjawab pertanyaan guru/narasumber, bekerja sama dengan baik pada saat diskusi, tekun mengerjakan tugas, dan dapat mempresentasikan hasil field trip.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) POKOK BAHASAN TRANSFORMASI GEOMETRIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XII IPA-2 SMA NEGERI 1 KAMPAR TIMUR TAHUN AJARAN 2017/2018
Moreno, Liza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.135
Penelitian ini bertujuan “Untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada pokok bahasan Transformasi Geometris bagi peserta didik kelas XII IPA-2 SMA Negeri 1 Kampar Timur”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yaitu proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata serta menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut. Pelaksanaan penelitian dibagi dalam tiga tahap yaitu pra siklus, siklus I dan siklus II terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil pengamatan dan refleksi akan dijadikan bahan rujukan untuk pelaksanaan siklus berikutnya. Sehingga proses dan hasil pelaksanaan siklus berikutnya diharapkan akan lebih baik dari siklus sebelumnya. Dari setiap siklus akan diukur hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra siklus diperoleh rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar pada pra siklus adalah 55.37 dan 33.33%. Setelah dilakukan siklus I rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan yaitu menjadi 65.37 dan 48.15%. Pada siklus II setelah diadakan refleksi pelaksanaan tindakan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar adalah 79.63 dan 92.59%. Dari hasil tersebut disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) pada pokok bahasanTransformasi Geometris dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas XII IPA-2 SMA Negeri 1 Kampar Timur Tahun Ajaran 2017/2018.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK SISWA KELAS XII IPS 4 SMA NEGERI 1 KAMPAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Mawarni, Mawarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.136
Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 1 Kampar Timur pada mata pelajaran PAI dengan objek penelitian siswa kelas XII IPS 4 pada semester ganjil 2017/2018. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan belajar PAI, untuk siswa kelas XII IPS 4. Tipe STAD dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran tipe STAD yang terdiri dari soal-soal post tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran melalui tahap persiapan, penyajian kelas, kegiatan kelompok, melaksanakan evaluasi, penghargaan kelompok dan menghitung ulang skor dasar serta perubahan kelompok. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 6 kali pertemuan, pada setiap siklus diakhiri dengan post tes / ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Aktifitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai post tes/ulangan, rata – rata nilai tes siswa pada pra – tindakan adalah 70,37, pada tes siklus 1, rata – rata nilai siswa adalah 74,14 dan pada hasil tes siklus 2, rata – rata nilai siswa adalah 78,28 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan tipe STAD di kelas XII IPS 4 SMA Negeri 1 Kampar Timur mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PAI yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI KUIS NUMBERED-HEAD-TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS IX 1 SMP NEGERI 3 PASIR PENYU TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Purwati, Purwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.137
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa Kelas IX 1 SMP Negeri 3 Pasir Penyu yang berjumlah 16 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, soal tes. Validasi instrumen dilakukan melalui expert judgement. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal 70% siswa telah mencapai KKM yaitu 70 dan nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan tiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan langkah-langkah metode pembelajaran portofolio yaitu mengidentifikasi masalah, memilih masalah untuk dikaji, mengumpulkan informasi, membuat portofolio kelas, menyajikan porofolio/dengar pendapat dan melakukan kesimpulan dapat meningkatkan hasil belajar Biologi. Hal tersebut dapat diketahui dari hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar tiap siklusnya. Pada pra siklus, siswa yang tuntas 32,26% dengan nilai rata-rata kelas 60,53, sehingga perlu diadakan tindakan siklus I. Siswa yang mencapai nilai di atas KKM mengalami peningkatan sebesar 58,06% dengan nilai rata-rata kelas 67,96. Pada siklus II, jumlah siswa yang tuntas mengalami peningkatan menjadi 83,87% dengan rata-rata kelas 77,71.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEKNIK ELEKTRONIKA SISWA KELAS X AV-1 SMKN 1 BANGKINANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Defira, Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.138
Dalam proses belajar mengajar guru mempunyai tugas untuk memilih model pembelajaran berikut media yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan demi tercapainya tujuan pembelajaran. Dalam proses belajar mengajar di kelas terdapat keterkaitan yang amat erat antara guru, siswa, dan sarana. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dengan subyek penelitian siswa kelas X AV. 1 SMK Negeri 1 Bangkinang semester 1 tahun pelajaran 2013/2014. Data keaktifan siswa dikumpulkan dengan pedoman observasi dan data tentang hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Pelaksanaan tindakan diawali dengan membagi kelas atas 6 kelompok, menyampaikan tujuan pembelajaran, menyampaikan materi pembelajaran,,kerja kelompok dalam menyelesaikan soal, presentase kelompok dan tes. Hasil penelitian menunjukkan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD sebagai model pembelajaran kompinen pasif elektronika dapat meningkatkan keaktifan siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 69,58 dengan ketuntasan klasikal 71% pada siklus I menjadi 77,50 dengan ketuntasan klasikal 88% pada siklus II. Dari hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD sebagai metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar Teknik Elektronika siswa, sehingga dapat dijadikan alternative pilihan pada pembelajarn Teknik Audio Video
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 1 KAMPAR TIMUR DALAM MENENTUKAN FUNGSI SOSIAL, STRUKTUR TEKS, DAN UNSUR KEBAHASAAN TEKS DESKRIPTIF MELALUI SHERLOCK HOLMES’ CLUES GAME PADA TEKS DESKRIPTIVE TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Saripuddin, Saripuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.139
Penelitian ini berdasarkan permasalahan “Seberapa efektifkah penggunaan Sherlock Holmes’ Clues game dalam meningkatkan kemampuan peserta didik kelas X SMAN 1 Kampar Timur TP.2017/2018 dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif?”Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Sherlock Holmes’ Clues game dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 54% pada saat pre test menjadi 70,57% pada saat post test siklus I dan meningkat menjadi 82,23% pada post-test siklus II. Simpulan dari penelitian ini Sherlock Holmes’ clues game dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA MATERI NARRATIVE TEXT MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DIKELAS IX 3 SMPN 3 PASIR PENYU TP.2016/2017
Lestari, Sri Puji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.140
Penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah tentang penggunaan Audio Visual Media untuk meningkatkan hasil prestasi belajar siswa. Penggunaan media Audio Visual ditujukan untuk mendapatkan perhatian siswa dan untuk merangsang otak siswa melalui mendengarkan dan melihat. Berdasarkan refleksi dari pelajaran sebelumnya, karena kekurangan alat bantu, pelajaran tentang "Narrative Text" hanya ditunjukkan melalui cerita. Dalam membuat perhatian siswa dan prestasi belajar menjadi rendah (tingkat kelas adalah 69, sedangkan KKM adalah 75). Penyebab utama kegagalannya adalah proses belajar mengajar tidak menarik dan monoton,. Oleh karena itu, penulis telah melakukan penelitian menggunakan media Audio Visual. Para subjects dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas IX3 SMP Negeri 3 Pasir Penyu pada tahun akademik 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari prestasi siswa pada siklus 1 dari 69,9 (sebelum penelitian) menjadi 74,4 dan 77,42% siswa dapat memperoleh skor KKM adalah 83,00 dan 96, 77% para siswa dapat menguasai pelajaran tanpa sesi perbaikan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Audio Visual dapat meningkatkan prestasi belajar siswa
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DALAM PERMAINAN OLAHRAGA SEPAK BOLA DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN KICKING BASED ON COLOUR PADA PESERTA DIDIK KELAS XII SMAN 1 KAMPAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Syarkawi, Syarkawi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.141
Adapun yang yang menjadi latar belakang dari penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya kemampuan seseorang terhadap permainan atau olahraga sepakbola bukanlah dikarenakan faktor suka atau tidak sukanya mereka terhadap permainan ini namun karena rendahnya ketertarikan mereka untuk menjadi pemain aktif dari olahraga ini. Hal ini mungkin saja disebabkan karena kurang menariknya permainan atau olahraga ini ketika mereka mempelajarinya di bangku sekolahan. Itulah mengapa penulis sebagai guru olahraga merasa berkewajiban untuk melakukan sebuah usaha perbaikan melalui penelitian tindakan kelas ini.Berdasarkan data hasil penelitian dapat diketahui bahwa hasil belajar peserta didik pada permainan olahrga sepak bola mengalami peningkatan setelah dilakukannya dua kali perbaikan (dua siklus). Simpulan dari penelitian ini adalah modifikasi permainan “kicking based on colour” dapat berpengaruh positif terhadap pemahaman peserta didik SMAN 1 Kampar Timur, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran olahraga
MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS XII IPS SMAN 1 KAMPAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Hefri, Yon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.142
Latar belakang penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran penjaskes khususnya dalam materi pembelajaran bola voli masih belum terlaksana dengan efektif, setiap kali pembelajaran bola voli peserta didik kurang berminat bahkan masih minim dalam pengetahuna mengenai teknik-teknik di dalam permainan bola voli sehingga penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam permainan bola voli. Permasalahan penelitian ini adalah “Seberapa Efektifkah Modifikasi Permainan Bola Voli Dalam Penjasorkes Dapat Meningkatkan Pemahaman peserta didik terhadap permaian Bola Voli Peserta Didik SMA N 1 Kampar Timur Tahun pelajaran 2017/2018 ?”Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik dalam permainan bola voli pada mata pelajaran olahraga di SMA Negeri 1 Kampar Timur dapat ditingkatkan melalui Modifikasi Permainan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: Penggunaan modifikasi permainan bola voli dalam pelajaran permainan bola voli dapat menjadi salah satu jalan keluar bagi masalah yang selama ini terjadi dikalangan peserta didik terhadap mata pelajaran olahraga. Karna dengan menggunakan modifikasi permainan dapat membuat peserta didik menjadi senang, termotivasi, dan antusias dalam belajar sehingga dapat menimbulkan atmosfir yang baik selama proses belajar mengajar berlangsung di dalam kelas maupun di luar kelas
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA AUNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI MI MUHAMMADIYAH I JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Mindaudah, Mindaudah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i3.143
Perkembangan bahasa adalah perkembangan aspek penting dalam perkembangan anak karena aspek-aspek bahasa merupakan alat komunikasi yang mempunyai fungsi sosial, dan bahasa mempunyai fungsi-fungsi ekspresif. Anak usia sekolah dasar akan bertambah kosa katanya seiring dengan pertambahan pengetahuan yang diadapat di pendidikan formal maupun non-formal, dengan penguasaan dan penambahan kosa kata tersebut membuat anak akanlebih baik dalam penguasaan bahasa. Pada kenyataaannya di lapangan selama ini begitu banyak siswa usia 7 tahun yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran membaca awal atau permulaan. Faktor penyebabnya bukan hanya terletak pada diri siswa tapi juga terletak pada faktor guru yang mengajarkan membaca permulaan. Guru yang tidak kreatif dalam penggunaan model, metode dan media / alat pembelajaran yang tepat dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan membaca awal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca awal dengan bantuan media gambar pada anak usia 7 tahun MI Muhammadiyah 1 Kabupaten Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Media gambar diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak, sehingga dalam penelitian ini media gambar merupakan sarana utama yang digunakan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini pada kondisi awal sebesar 1120 dan pada siklus pertama diperoleh hasil sebesar 1300 dan ada peningkatan 10,58%. Sedangkan pada siklus kedua diperoleh hasil sebesar 1530 dan terjadi peningkatan 13,53% sehingga total peningkatan pada penelitian ini sebesar 24,11%. Berdasarkan pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini telah diperoleh hasil bahwa media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak usia 7 tahun di MI Muhammadiyah 1 Jombang.