JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
22,841 Documents
Penggunaan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas Rendah Sekolah Dasar
Yuliani, Muti;
Harni, Harni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.081 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.752
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di kelas. Hal ini didasari oleh pemahaman guru yang masih kurang dalam menerapkan pendekatan sehingga dalam pembelajaran siswa menjadi pasif dan hanya bertumpu pada guru sebagai pusatnya. Artinya guru tidak mengarahkan siswa pada pengalaman langsung. Dengan pendekatan ini membantu guru membuat pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa sehingga dapat membantu memunculkan keaktifan siswa dalam belajar dan siswa dapat belajar dari pengalaman langsungnya dan lebih dekat dengan lingkungannya yang lebih nyata. Metode yang digunakan adalah studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Untuk teknik analisis datanya menggunakan metode analisis isi (Content Analysis). Analisis isi merupakan media penelitian yang didasarkan pada hasil pencarian berbagai sumber jurnal, buku, dan sumber lain yang sesuai dengan penggunaan pendekatan saintifik dan pembelajaran tematik terintegrasi yang kemudian dianalisis oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tematik terpadu yang menggunakan pendekatan saintifik efektif digunakan dalam pembelajaran dan membantu guru mengembangkan potensi siswa serta menjadikan siswa aktif dalam pembelajaran. Dengan menerapkan langkah-langkah pendekatan saintifik yang tepat untuk pembelajaran yang dapat memberikan pembelajaran yang bermakna bagi siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Inkuiri di Kelas IV Sekolah Dasar
Zuldesnita, Delif;
Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.846 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.753
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah penelitiam tindakan kelas dalam bentuk studi literature.teknik pengambilan data adalah studi kepustakaan yang menggunakan data perpustakaan yang didapat dengan cara membaca,mencatat dan kemudian memprosesnya tanpa memerlukan penelitian langsung ( penelitian lapangan ). Hasil data yang didapat dari studi kepustakan yang diperoleh dari 21 jurnal dan 4 penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV dilihat dari hasil ketuntasan matematika dari sijkus I dengan presentase ketuntasan 49,50% dan mengalami kenaikan pada siklus II dengan presentase ketuntasan 96,61%.hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa telah mengalami ketuntasan belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Group Investigation di Sekolah Dasar
Famareta, Shindy;
Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.202 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.754
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar tematik terpadu peserta didik dengan menggunakan model kooperatif tipe group investigasion. Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan tema sebagai fokus utama. Pembelajaran tersebut memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik karena dalam pembelajaran tematik terpadu peserta didik akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpalan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran, sedangkan untuk mengetahui kualitas hasil belajar peserta didik digunakan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model kooperatif tipe group investigasion dapat meningkatkan hasil belajar tematik teradu peserta didik. Dari nilai rata-rata pada siklus I 73,85% (C), menjadi 87,95 % pada siklus II.
Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Group Investigation di Kelas V Sekolah Dasar
Rahayu, Ninri;
Zaiyasni, Zaiyasni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.275 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.755
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Group Investigation di kelas V SDN 13 Sumani, Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perencanaan (RPP) siklus I memperoleh rata-rata 85% dengan kualifikasi baik (B) dan meningkat pada siklus II menjadi 94% dengan kualifikasi sangat baik (SB). Kemudian dari pelaksanaan pembelajaran aspek guru pada siklus I diperoleh rata-rata 85% dengan kualifikasi baik (B) dan meningkat pada siklus II menjadi 97% dengan kualifikasi sangat baik (SB). Selanjutnya pelaksanaan pembelajaran dari aspek siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 82% dengan kualifikasi baik (B) dan meningkat pada siklus II mnejadi 97%. Pada hasil belajar siswa juga terlihat rata-rata yang diperoleh pada siklus I adalah 78 dengan kualifikasi baik (B) dan meningkat pada siklus II menjadi 89 dengan kualifikasi sangat baik (SB). Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar
Rahmatia, Fauza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.128 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.760
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learnng (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas V SD Negeri 12 Gunung Tuleh tahun ajaran 2020/2021.Jenis penelitian ini adalah eksperimen berbentuk Quasi Eksperimental Design jenis Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan di kelas V SD Negeri 12 Gunung Tuleh, Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA sebagai kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 28 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas serta uji hipotesis menggunakan uji-t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran tematik terpadu kelas V SD Negeri 12 Gunung Tuleh. Hal ini dibuktikan dari hasil uji-t (t-test) dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung = 2,01> tabel = 2,00488. Kemampuan berpikir kritis siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok kontrol= 57,07 dan mean yang diperoleh kelompok eksperimen = 64,14.
Pengaruh Model Inkuiri terhadap Hasil Belajar Tematik Terpadu Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar
Rahmadhani, Yolanda;
Fitria, Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.363 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.761
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh penggunaan pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar peserta didik di Kelas IV SDN Gugus II Tuanku Lareh Atar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, dengan desain True Experimental Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 07 Atar pada kelas IV sebagai kelas eksperimen dan SDN 08 Atar pada kelas IV sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang dilakukan melalui tes tertulis dengan jenis objektif dengan bentuk pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, dan daya beda. Teknik analisis data penelitian ini uji prasyarat uji normalitas dan homogenitass serta uji hipotesis menggunakan uji-t (t-tes) dengan taraf 5% (0,05). Berdasarkan perhitungan uji-t (t-tes) diperoleh thitung sebesar 3,533015 sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 adalah sebesar 2,024394 sehingga thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Model Kooperatif Tipe Group Investigation di Sekolah Dasar
Pratiwi, Asra;
Yunisrul, Yunisrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.626 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.763
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pembelajaran tematik terpadu dengan model pembelajaran model Kooperatif tipe Group Investigation di kelas IV SDN 17 Bonjo Alam Kabupaten Agam. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru dan 25 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukan nilai perencanaan pembelajaran siklus I 82,95% dan meningkat siklus II 95,45%. Hasil pengamatan aspek guru siklus I 83,32% dan meningkat siklus II 94,44%. Hasil pengamatan aspek peserta didik siklus I 83,32% dan meningkat siklus II 94,44%.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik dari siklus I yakni 75 (kategori Cukup) menjadi 90 (kategori Amat Baik) pada siklus II Dapat disimpulkan pada penelitian bahwa pembelajaran dengan model Kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik di Sekolah Dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Menggunakan Model Snowball Throwing di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 17 Bonjo Alam Ampek Angkek
Fauzana, Annisa;
Lena, Mai Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.187 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.764
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan peningkatan hasil belajar tematik menggunakan model Snowball Throwing di kelas V SD N 17 Bonjo Alam Ampek Angkek.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yaitu: a) hasil pengamatan RPP pada siklus I 84,5%, meningkat pada siklus II menjadi 94,44%. b) hasil aktivitas guru pada siklus I 85,9%, meningkat pada siklus II menjadi 94,44%. c) hasil aktivitas siswa pada siklus I 85,55%, meningkat pada siklus II menjadi 94,44%. d) penilaian hasil belajar siswa, pada siklus I rata-ratanya yaitu 79,06 dengan persentase 64,51%, lalu meningkat pada siklus II menjadi 84,43 dengan persentase 87,10%.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas IV Sekolah Dasar
Rahmi, Nur;
Fitria, Yanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.068 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.765
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas SDN IV Gugus II Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain quasi eksperiment design.Penelitian dilakukan di Gugus II Tilatang Kamang Kabupaten Agam.Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik cluster random sampling dengan berdasarkan normalitas dan homogenitas, maka terpilihlah SDN 19 Gadut sebagai kelas eksperimen dan SDN 24 Gadut sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif dalam bentuk tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan t-test, diperoleh thitung= (2,40) > ttabel (1,72) pada taraf signifikan 0,05 .Artinya thitung > ttabel, sehingga H1 diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik terpadu di kelas IV sekolah dasar
Review Literatur: Kontribusi Self Esteem terhadap Subjective Well-Being pada Remaja Etnis Minang
Yanti, Ulfa Rahmi Dwi;
Hermaleni, Tesi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.938 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.766
Dalam beberapa tahun terakhir banyak sekali penelitian tentang hubungan self esteem dan subjective well-being baik dari usia anak-anak, remaja, bahkan sampai lansia. Budaya tempat individu menetap sedikit banyaknya juga mempengaruhi subjective well-being dan self esteem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi self esteem terhadap subjetive well-being pada remaja Minang. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan mengkaji dan menganalisa artikel-artikel yang sesuai dengan topik dan diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil dari kajian ini ditemukan self esteem merupakan variabel prediktor yang berpengaruh terhadap subjective well-being pada remaja Minang. Self esteem remaja Minang lebih dipengaruhi oleh hubungan relasi dengan orang terdekat (seperti keluarga, teman, dan orang yang spesial) dan prestasi yang akan mempengaruhi kebahagiaan remaja. Artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kontribusi self esteem terhadap subjective well being pada remaja Minang kepada peneliti selanjutnya untuk diteliti lagi secara lebih mendalam.