cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Model Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Topandra, Melchano; Hamimah, Hamimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.592

Abstract

Pada saat ini pembelajaran dilapangan terlihat guru masih belum mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, membuat peserta didik menjadi aktif, dan menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Hal inilah yang membuat peserta didik menjadi bosan dalam proses pembelajaran. Maka perlu diadakan perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran demi hasil belajar peserta didik yang meningkat serta mengoptimalkan segala kemampuan siswa sebagaimana yang diharapkan pada kurikulum 2013. Salah satu cara yang tepat dan sesuai dengan kurikulum 2013 ialah dengan menggunakan model Kooperatif tipe Make a Match dalam pembelajaran tematik terpadu. Keberhasilan penggunaan model kooperatif tipe Make a Match ini telah terbukti dari lima sumber jurnal yang telah pernah melakukan penelitian dengan model kooperatif tipe Make a Match ini di Sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang terdiri dari dua siklus, presentase ketuntasan siswa yang mulanya dibawah 80% dan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match presentase ketuntasan siswa mampu menyentuh angka 90% dalam pembelajaran tematik terpadu
Pelaksanaan Perkembangan Kemandirian Anak yang Diasuh oleh Grandparent Putri, Alisza Dwi; Izzati, Izzati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.593

Abstract

Permasalahan yang diteliti adalah tidak berkembangannya kemandirian anak hal ini terlihat ketika anak belum mampu menyelesaikan suatu masalah tanpa bantuan orang lain, anak belum mampu mengambil keputusan sendiri, anak masih bergantung kepada orang lain, dan anak sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya hal ini dikarenakan anak diasuh oleh grandparent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa pelaksanaan perkembangan kemandirian anak yang diasuh oleh grandparent. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan kajian studi literatur, teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menganalisa sumber primer berupa buku referensi dan jurnal yang relevan dengan masalah. Selanjutnya dilakukan analisis dengan menghubungkan antara permasalahan dengan konsep dan teori yang relevan. Hasil temuan dari beberapa referensi menyatakan bahwa banyak anak yang diasuh oleh grandparent cenderung tidak mandiri karena pola asuh yang digunakan grandparent belum tepat, pola asuh yang banyak digunakan oleh grandparent adalah pola asuh pemisif, dimana pola asuh ini pola asuh yang selalu mengikuti semua kemauan anak dan terlalu memanjakan anak.
Hubungan Pemberian Reward terhadap Perilaku Disiplin Anak Usia Dini Verawaty, Verawaty; Izzati, Izzati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.594

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan awal peneliti yang menemukan masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam menerapkan perilaku disiplin. Hal ini dibuktikan dari banyaknya anak yang belum disiplin meletakan dan menyusun tas dengan rapi, meletakan dan menyusun sepatu dengan rapi, dan beberapa anak yang masih bermain ketika bel berbaris berbunyi. Sehingga diperlukan metode yang dapat meningkatkan perilaku disiplin anak yang salah satunya pemberian reward pada anak. reward sangat penting dalam proses belajar mengajar dan dalam menegakkan disiplin anak, dengan reward anak lebih termotivasi untuk melaksanakan peraturan yang telah dibuat karena anak merasa dihargai perilaku positifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan reward terhadap perilaku disiplin anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan menelaah sumber sekunder berupa buku referensi dan jurnal yang relevan dengan masalah penelitian. Setelah mendapatkan data yang diperlukan maka dilanjutkan dengan menganalisis data. Analisis dilakukan dengan menghubungkan antara permasalahan dengan konsep dan teori relevan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward berhubungan terhadap perilaku disiplin anak. Hasil penelitian berdasarkan atas temuan keunggulan dari pemberian reward dari sisi: kemudahan pengaplikasian pada anak, reward disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik perkembangan anak, materi reward, reward yang sederhana serta pemanfaatan stimulasi berbagai aspek yang terintegrasi
Pelaksanaan Pembelajaran Sains Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Islam Shabrina Nanggalo Padang Melisa Erwani; Rivda Yetti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.595

Abstract

Adapun tujuan dilakukannya penelitian adalah 1) untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran sains; 2) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran sains yang dilakukan guru; 3) untuk mengetahui evaluasi pembelajaran sains yang dilakukan guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran sains anak usia dini di Taman Kanak-kanak Islam Shabrina Nanggalo Padang berkembang dengan baik:1) tahap mengamati, terlihat anak memperhatikan pembelajaran yang diberikan oleh guru; 2) tahap menanya, terlihat anak sudah dapat menanyakan sesuatu sesuai dengan pembelajarannya.; 3) tahap mencoba, terlihat anak mampu mencoba atau mempraktekkan secara langsung proses pembelajaran; 4) tahap menalar, anak dapat berpikir atau menganalisa mengenai pelaksanaan pembelajar tahap mengkominikasi, ini terlihat saat anak selesai belajar dimana anak bisa menceritakan apa-apa saja pembelajaran yang telah dilakukan.
Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Anak Usia Dini Maharani, Sri; Izzati, Izzati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.596

Abstract

Pengenalan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an salah satu keharusan yang wajib diberikan pada anak usia dini sebagai bagian dari umat muslim. Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam berperan sebagai sumber hukum, dasar dari ilmu pengetahuan dan sebagai tolak ukur dalam pembentukan perilaku anak usia dini. melalui pembelajaran dasar-dasar Al-Qur’an seperti membaca dan menuliskannya anak mengenal nilai-nilai baik yang terkandung didalam Al-Qur’an. Pembentukan karakter religius adalah melalui pembelajaran Al-Qur’an salah satunya mampu membaca dan menuliskannya. Karakter religius dan pribadi yang Qur’ani diperlukan dalam membentuk bangsa yang beradab. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang baik dan seharusnya bagi anak usia dini. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisa sumber data primer dari buku, artikel dan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti terdahulu. Data yang dianalisis relevan dengan penelitian pembelajaran baca tulis Al-Qur’an anak usia dini. hasil temuan dari beberapa referensi menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an anak usia dini.
Gambaran Pendidikan Karakter oleh Guru Sejarah dalam Menanamkan Nasionalisme Peserta Didik Meldawati, Meldawati; Ersi, Livia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.597

Abstract

Peran guru menjadi sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Sikap nasionalisme merupakan bahagian dari nilai karakter harus dimiliki oleh setiap orang khususnya siswa sehingga dalam proses pembangunan menjadi modal penting demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Seorang guru dalam proses belajar mengajar bukanlah sekedar menyampaikan materi tetapi juga harus berupaya agar materi pelajaran yang disampaikan menjadi kegiatan yang menyenangkan serta dapat mengupayakan tumbuhnya nilai karakter pada diri siswa. Faktor kemampuan sangat penting dimiliki oleh setiap guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter siswa. Semakin tinggi kemampuan guru dalam melaksanakan proses belajar-mengajar, semakin tinggi pula keberhasilan guru dalam menanamkan nilai karakter siswa. Mata pelajaran Sejarah memiliki arti strategis dalam pembentukan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat serta dalam pembentukan manusia Indonesia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Pembentukan kepribadian nasional beserta identitas dan jati diri tidak akan terwujud tanpa adanya pengembangan kesadaran sejarah sebagai sumber inspirasi dan aspirasi Pada masa prakemerdekaan, nasionalisme bagi bangsa Indonesia merupakan perjuangan politik untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Pada masa kemerdekaan, nasionalisme merupakan bentuk perjuangan bagaimana mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa kita. Pada masa pembangunan sekarang ini, nasionalisme merupakan upaya yang gigih dari seluruh komponen bangsa untuk mengisi kemerdekaan, salah satu bentuk nasionalime dari guru harus memiliki keterampilan dalam teknologi informasi dan kecerdasan dengan segala informasi terkini.
Model Kooperative Learning Tipe STAD pada Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar Sumarni, Ela Titi; Mansurdin, Mansurdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali penggunaan model Kooperative Learning Tipe STAD pada motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan studi literatur (library research) melalui kajian kepustakaan untuk memperkuat analisis dari berbagai sumber yang digunakan. Studi literatur dalam penulisan ini adalah sebagai dasar pembentukan rencana penulisan awal dan sebagai sumber data penulisan, mengambil sumber data dari buku-buku dan jurnal-jurnal yang telah dipublikasikan terkait dengan model Kooperative Learning Tipe STAD pada motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelusuri sumber data baik berupa jurnal online, skripsi maupun tesis dan disertasi pada Google Cendekia. Hasil yang penulis dapat dari penelusuran tersebut akan dipelajari kembali menggunakan prinsip deskriptif analitik. Berdasarkan hasil analisis data bahwa penggunaan model Kooperative Learning Tipe STAD dapat memotivasi belajar siswa di Sekolah Dasar. Terlihat dari hasil penilaian perencanan, aspek guru dan aspek siswa, serta hasil belajar siswa dengan persentase peningkatan yang berbeda-beda disetiap penelitian.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar Tematik Terpadu Kelas IV Sekolah Dasar Yulianti, Tiara; Muhammadi, Muhammadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.599

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang menganalisis dan mengkaji hasil dari berbagai jenis penelitian sebelumnya yang memiliki tema yang relevan. Jenis penelitian yang dianalisis dan dikaji dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bermaksud untuk menjabarkan tentang implemetasi pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kooperatfi tipe make a match di sekolah dasar. Berdasarkan hasil penjabaran studi literatur ini, dutemukan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe make a match memperoleh tanggapan yang baik dari siswa. Hal itu dapat dibuktikan dengan meningkatnya keaktifan siswa sehingga hasil belajar juga ikut meningkat. Hal ini dapat dilihat bahwa meningkatnya kegiatan belajar siswa baik fisik maupun psikis dan pembelajaran yang lebih menyenangkan menggunakan model kooperatif tipe make a match. Respon positif tersebut pada akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar siswa atau berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar
Model Cooperative Integrated Reading and Composition sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa di Sekolah Dasar Syafitri, Cici Ratika; Mansurdin, Mansurdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.600

Abstract

Membaca mempunyai peranan penting dalam kehidupan. Dalam pendidikan membaca merupakan kunci keberhasilan dalam proses dan hasil belajar siswa. Di Sekolah dasar siswa dituntut memliki keterampilan membaca. Keterampilan membaca pemahaman yaitu proses menemukan informasi, memahami isi bacaan, mengerti isi bacaan, menganalisis serta mengevaluasi isi bacaan. Rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa di SD akan memperngaruhi keberhasilan siswa dalam pembelajaran. Tidak hanya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga mata pelajaran lain seperti IPA, IPS, PPKn, dan Matematika juga tidak lepas dari kegiatan membaca pemahaman. Dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran denga model pembelajaran yang tepat. Model Cooperative Integrated Reading and Composition(CIRC) merupakan salah satu model yang tepat digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Model CIRC merupakan model yang mengajarkan membaca dan menulis pada siswa sekolah dasar secara berkelompok.Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu studi literatur (Library Research). Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diharapkan dapat di gunakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di Sekolah Dasar.
Problem Based Learning Sebagai Model untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah di Sekolah Dasar Pilka, Windi Harneva; Ahmad, Syafri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.601

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah salah satu kecakapan dasar yang harus dimiliki peserta didik. Namun pada beberapa survey mengatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah pada siswa Indonesia masih rendah dari negara lain. Oleh sebab itu perlunya suatu perubahan dalampembelajaran, salah satunya penggunaan model yang lebih efektif dalam pembelajaran. Problem Based learning sebagai salah satu model yang efektif digunakan, diawal pembelajarannya guru memberikan masalah nyata yang harus dipecahkan oleh peserta didik. Metodepenulisan ini adalah untuk mengkaji literatur tentang Problem Based Learningsebagai model untuk meningkatkanKemampuan Pemecahan Masalahdi Sekolah Dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari dan mengumpulkan data-data dari buku dan jurnal hasil penelitian dengan menelusuri melalui Google Cendekia yang relevan dengan tema. Berdasarkan analisis yang dilakukan model Problem Based Learning efektif dilakukan dalam proses pembelajaran, karena dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik di Sekolah Dasar. Selain itu peserta didik dapat memahami konsep pemecahan masalah Matematika melalui langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning.

Page 683 of 2630 | Total Record : 26294