cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Tata Rias Pengantin Agung Kabupaten Karangasem Provinsi Bali ., Ni Kadek Lina Wiartini; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6793

Abstract

Penelitian jenis kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagian-bagian dan makna dari tata rias, busana, aksesoris (2) untuk mengetahui langkah-langkah tata rias pengantin Agung Karangasem. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara metode observasi, metode wawancara dan studi dokumen kepada LKP Dewi Ratih, puri Agung Karangasem dan Dinas Kebudayaan Karangasem dengan objek penelitian yaitu tata rias pengantin Agung Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Hasil Penelitian ini adalah: (1) Tata rias pengantin Agung Karangasem dibagi menjadi 3 bagian yaitu tata rias wajah dan rambut, busana, serta aksesoris pengantin Agung Karangasem. Masing-masing bagian pada tata rias pengantin Agung Karangasem memiliki makna yang sesuai dengan fungsinya, (2) Langkah-langkah pelaksanaan dimulai dari tata rias wajah, selanjutnya pada tata rias rambut: pembentukan semi gopong, pusung kerucut, sanggul gento agung, bunga mawar, cempaka putih, cempaka kuning, blengker, bunga sandat, empak-empak, bunga cempaka, cucuk bundar emas, dan terakhir pemasangan sekar taji. Langkah penggunaan busana pengantin wanita meliputi: penggunaan tapih, kamen songket, stagen, selendang blebet sutra cina, dan terakhir selendang bangsing. Pada pengantin pria menggunakan: saput songket merebong, sabuk/stagen, kampuh/saput sutra penuh, umpal, baju beludru bersulam, dan destar. Langkah penggunaan aksesoris pengantin wanita meliputi: Subeng cerorot, badong, gelang, dan sabuk pending. Pada pengantin pria meliputi: penggunaan rumbing, gelang, dan pada tahap akhir penggunaan bros.Kata Kunci : aksesoris, busana, tata rias, pengantin Agung Karangasem. This type of qualitative research aimed to determine (1) the parts of and the meaning of the make up , clothes , accessories (2) to know how to make up wedding’s Agung Karangasem. The methods of data collection is done by observation , interview and document study to LKP Dewi Ratih , the castle and the Department of Culture Agung Karangasem. The object of research is make up wedding Agung Karangasem Bali Province. The experiment produck is (1) wedding’s make up Agung Karangasem, has three posts. There are face and hair make up, clothes, and wedding’s accessories Agung Karangasem has the meaning by its seft. So in the use of and the implementation must be full about the right doing become the natural. (2) The scond doing from the vace make up than hair styling: semi gopong, pusung kerucut, sanggul gento agung, rose, white cempaka, yellow cempaka, blengker, sandat, rose, empak-empak, cucuk bundar emas, and the last is using by sekar taji (woman). The next is using by women clothes wedding, there are: tapih, kamen songket, stagen, selendang blebet sutra cina and the last selendang bangsing. For man clothes wedding is using: saput songket merebong and destar. For woman wedding accessories there are: subeng cerorot, badong, bracelet, and sabuk pending. For man wedding accessories there are: rumbing, bracelet than the last is bross.keyword : Accessories, clothes, make up, Agung Karangasem wedding
MODIFIKASI KEBAYA BERBAHAN DASAR ENDEK DENGAN APLIKASI BORDIR ., Ni Luh Ayu Utami; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18369

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hasil pengembangan dari modifikasi kebaya berbahan dasar endek dengan aplikasi bordir berdasarkan prinsip keselarasan, keseimbangan, irama, dan proporsi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan PPE (Planning, Production, and Evaluation), dimulai dari tahap perencanaan, produksi, dan evaluasi produk. Dalam penelitian ini dilibatkan dua orang ahli isi untuk menguji instrumen dan tiga orang ahli busana untuk menguji kualitas produk yang dihasilkan. Setelah instrumen dinyatakan valid, instrumen tersebut digunakan untuk uji produk. Penilaian produk dinilai berdasarkan prinsip desain yaitu keselarasan, keseimbangan, irama, dan proporsi, dengan tingkat pencapaian sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Berdasarkan uji produk yang telah dilakukan oleh ahli busana, mendapatkan hasil 100% dari ahli busana 1, 93,33% dari ahli busana 2, dan 93,33% dari ahli busana 3. Rata-rata presentase menunjukkan bahwa hasil pengembangan dari modifikasi kebaya berbahan dasar endek dengan motif bordir memiliki kualifikasi yang sangat baik dengan rata-rata 95,55%. Kata Kunci : Modifikasi, Kebaya, Kain Endek, Motif Patra Sari The purpose of this study was to describe the results of the development of kebaya modification were made from Endek base with embroidery motif based on the principle of harmony, balance, rhythm, and proportion. This study uses the development model of PPE (Planning, Production, and Evaluation), started from the planning, production and product evaluation stages. In this study, two content experts were involved to test the instrument and three fashion experts to test the quality of the products produced. After the instrument was declared valid, the instrument was used for product testing. Product assessment was assessed based on design principles, namely harmony, balance, rhythm, and proportion, with the level of achievement by the specified criteria. Based on product tests conducted by fashion experts, getting 100% from fashion experts 1, 93.33% from fashion experts 2, and 93.33% from fashion experts 3. The average percentage shows that the results of the development of kebaya modification were made from Endek base with embroidery motif had been very good qualifications with an average of 95.55%.keyword : Modification, Kebaya, Endek, Patra Sari Motif
Pengetahuaan dan Keterampilan Penata Sanggul Modern Pola Top Style Pada Salon Kecantikan di Kota Denpasar Selatan ., Putu Gitta Fortuna; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v6i3.8962

Abstract

Penelitiaan ini bertujuaan untuk mengetahui (1) pengetahuaan penata sanggul modern pola top style di salon kecantikan Denpasar Selatan.(2) Keterampilan penata sanggul modern pola top style pada salon kecantikan di Kota Denpasar Selatan. Penelitiaan ini menggunakan rancangan penelitiaan deskriptif kuantitatif. Objek penelitian yang digunakan adalah pengetahuaan dan keterampilan penata sanggul modern pola top style. Sempel penelitiaan berjumlah 20 responden, metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan angket (kuesioner). Analisis data dalam penelitiaan ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengetahuaan menunjukan bahwa tingkat pengetahuaan penata sanggul moderen pola top style menunjukan katagori baik skor (80%) berjumlah 16 orang penata rambut, dan yang menunjukan katagori cukup skor (20%) yaitu berjumlah 4 orang penata rambut. Sedangkan tingkat keterampilan yang dimiliki penata rambut dari beberapa salon menunjukan kategori baik (30%) berjumlah 6 orang penata rambut, dan yang menunjukan kategori cukup skor (70%) berjumlah 14 orang penata rambut. Kata Kunci : Pengetahuaan, Keterampilan, Sanggul Modern, Pola Top Style This research purpose to know (1) knowledge of modern hair bun dresser top style pattern in beauty salon at south Denpasar.(2) Skill of modernt hair bun dresses top style pattern in beauty salon at south Denpasar city. This research use research derscriptive quantitative program. The variable of this research is knowledge and skill modern hair bun dresser top style pattern.The sampel of research is about 20 respondents, methed descriptive quantitative analysis. The resuilt of knowledge show that knowledge level of modern hair bun dresser top style pattera in good categrory that is (80%) the hair bun dressers are about 16 people hair bun dressers, and there is sufficient category (20%) there are about 4 people hair bun dressers. Whereas the level skill of hair bun dresser from some of beauty salon show that they are in good category (30%) there are 6 people of hair bun dresser, and there are (70%) 14 people of hair bun dressers that show in sufficient categrory. keyword : Knowledge, Skill, Modern hair bun, Top Style pattern.
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG KABUPATEN TABANAN Hutami, K.M. Widi; Budhyani, I.D.A. Made; Sudirtha, I.G.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i3.22148

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tata rias wajah (2) tata rias rambut, (3) tata busana (4) aksesoris dari tata rias pengantin Agung Kabupaten Tabanan. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Sumber data dari A.A. Ayu Ketut Agung sebagai informan kunci, selaku pemilik LKP Salon Agung dan Penglingsir Puri Agung Kabupaten Tabanan, Sagung Oka Pradnyawati selaku pemiliki LKP Salon Anggun dan Made Rahayuni selaku pemilik salon Candra Dewi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli tahun 2019 di Kabupaten Kabupaten Tabanan. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias pengantin Agung Kabupaten Tabanan terdiri dari (1) tata rias wajah untuk pengantin pria yaitu alis- alis, perona mata, perona pipi, eyeliner, perona bibir dan tata rias wajah untuk pengantin wanita yaitu serinata, alis-alis, hiasan mata, hidung, perona pipi, hiasan bibir, gecek dan penampel pelengan. (2) tata rias rambut untuk pengantin pria menggunakan udeng emas dan tata rias rambut untuk pengantin wanita yaitu pembuatan semi, petitis meruncing berbentuk jantung hati, bunga mawar, bunga cempaka kuning, bunga cempaka putih, bunga sandat, bunga emas, bancangan, bunga kap, bunga kompyong, puspalembo, sanggul gelung tanduk. (3) tata busana untuk pengantin pria menggunakan baju kerah berdiri dengan hiasan emas, umpal prada, wastra prada, saput songket dan tata busana untuk pengantin wanita menggunakan selendang once jawa, selendang ktengsun, wastra songket, tapih prada, sabuk prada. (4) aksesoris untuk pengantin pria menggunakan rumbing dan keris dan aksesoris untuk pengantin wanita menggunakan kalung, subeng, gelang naga satru, gelang kana, sabuk emas, dan cincin. Kata kunci : aksesoris, busana, tata rias, pengantin agung Kabupaten Tabanan ABSTRACT This study aims to describe (1) facial make-up (2) hair make-up (3) fashion (4) accessories from bridal make-up Agung Kabupaten Tabanan. Type of research used is descriptive research. Data collection methods are done by observation and interviews. Source of data from A.A. Ayu Ketut Agung as the owner of the Agung salon LKP and Agung Kabupaten Tabanan castle chancellor, Sagung Oka Pradnyawati as the owner of the Anggung LKP, and Made Rahayuni as the owner of the Candra Dewi salon. This research was conducted from June to July 2019 in Kabupaten Tabanan Regency. The instrument of this study was the observation sheet and interview sheet. Data analysis used was descriptive technique. The results of this study indicate that bridal make-up Agung Kabupaten Tabanan for brides consists of (1) face make-up namely serinata, eyebrows, eye decoration, nose decoration, blush on, lip colour, gecek and penampel pelengan and bridal make-up Agung Kabupaten Tabanan for the groom is face make-up namely eyebrows, eye decoration, blush on, eyeliner, lip colour. (2) Hairdressing on the bride namely making semi, petitis heart shaped, roses, white cempaka flowers, yellow cempaka flowers, ylang flowers, golden flowers, bancangan, bunga kap, kompyong, puspalembo, and sanggul gelung tanduk and the groom’s hair dressing is using udeng emas. (3) Fashion used on the bride is the scarf once jawa, the scarf ktengsun, wastra songket, tapih prada, sabuk prada and the clothes used are baju kerah emas, umpal prada, saput songket, and wastra prada. (4) The accessories used on the bride are the rings, necklaces, gelang nagasatru, gelang kana, and sabuk emas and the accessories used are rumbing and keris. Keyword : Accessories, fashion, make-up, bridal Kabupaten Tabanan
PENGEMBANGAN JOBSHEET DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., Ida Bagus Komang Krisnanda w; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan jobsheet dengan pendekatan saintifik, dimana kegiatan ini dirancang untuk peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan 5M. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian research and development atau penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI A (Boga) 3. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket. Adapun pokok bahasan dalam pengembangan jobsheet ini yaitu : (1) kelayakan jobsheet berdasarkan uji coba ahli isi materi pembelajaran dan uji coba ahli media pembelajaran; (2) kelayakan jobsheet berdasarkan uji sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) hasil analisis ahli isi materi pembelajaran diperoleh sebesar 86% dengan kategori baik dan hasil analisis ahli media pembelajaran diperoleh 89.5% dengan kategori baik; (2) hasil analisis uji sasaran berupa respon siswa diperoleh sebesar 89.3% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan pembelajaran.Kata Kunci : Jobsheet, Pengembangan, Saintifik This research aims to develop jobsheet with a scientific approach, in which the steps of this activity are designed for learners actively consult concepts, laws or principles through 5M steps. The kind of research used is research and development of ADDIE model. The subjects in this research is students from class XI A (Boga) 3. A research instrument used in questionnaire. As well as the subject of the development of this jobsheet to find out (1) the feasibility of the worksheet based on the trial of expert content of the learning materials and media expert learning; (2) Job seeker’s feasibility based on target test. The result of the research shows that (1) the result of the content of learning material expert was 86% with good category and the result of the analysis of the media expert was 89.5% with good category; (2) target test analysis of student responses came to 89.3% with a good category. Based on the result of research, it can be concluded that the developed media is worthy of being used in pengolahan dan penyajian makanan subject.keyword : Jobsheet, Development, Saintifict
Pemanfaatan Tepung Sukun Dalam Pengolahan Kue Putri Salju ., Gede Addy Putra Gunawan; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9901

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue putri salju yang menggunakan formulasi bahan 75% tepung sukun dan 25% tepung terigu dilihat dari aspek rasa, aroma, dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang menggunakan metode observasi. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (baik, cukup, dan tidak baik) yang diujikan kepada 25 panelis terlatih. Selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue putri salju dilihat dari aspek rasa terkategori baik; aroma terkategori baik; dan dari aspek tekstur terkategori baik.Kata Kunci : kue putri salju, kualitas, tepung sukun This study attempts to know the quality of the snow princess cake that uses formulation material 75% flour breadfruit and 25% wheat flour when viewed from the taste, scent, and texture. This type of research is research experiment, which uses the method of observation. An instrument data collection is sheets test the quality of hedonic with 3 levels (good, enough, and no good) is tasted to 25 trained panelists. Then analyzed by descriptive techniques. The result showed the quality of the snow princess cake categorized from the aspect of good taste; scent good categorized; and from the aspect texture good categorized.keyword : snow princess cake, the quality, flour breadfruit
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG JEMBRANA Hermayani, Kadek; Widiartini, Ni Ketut; Angendari, Made Diah
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22135

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias pengantin Agung Jembrana, fungsi dan makna tata rias pengantin Agung Jembrana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di LKP W & W Asri. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrument penelitian berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian tata rias pengantin agung Jembrana yang berbeda pada umumnya terdiri dari (a) tata rias wajah meliputi: serinata dan alis-alis (b) tatanan rambut pengantin wanita meliputi: bunga menori putih, bunga menori kuncup putih dan sanggul gelung tanduk. Pada pengantin pria meliputi: udeng. (c) busana pengantin wanita meliputi: tapih wali, kamen songket, selendang bersulam benang emas, selendang cerari dan baju bludru hitam. Pengantin pria meliputi: kamen mastuli penuh, saput songket, umpal cerari dan baju bludru hitam. (d) aksesoris pengantin wanita meliputi: subeng, sabuk pending, gelang nagasatru dan kalung binar. Pengantin pria meliputi: rumbing, gelang nagasatru dan gelang kaki, keris dan pucuk emas. Kata Kunci: Fungsi, Makna, Tata Rias, Pengantin Agung, Kabupaten Jembrana Abstract This study aimed at describing the bridal makeup of Agung Jembrana, the meaning and function of the bridal makeup of Agung Jembrana. This study employed descriptive qualitative research. The research location of this study was at LKP W & W Asri. This study used observation and interview method for collecting the data. The research instruments were observation sheet and interview guidelines. The results indicated that, the bridal makeup of Agung Jembrana consisted of (a) makeup, included: serinata, eyebrows. (b) the bride’s hairdo, included: white menori flower, bud-white menori flower, and sanggul gelung tanduk. Meanwhile, the groom, included: udeng. (c) bridal gowns, included: tapih wali, kamen songket, scarves embroidered by gold thread, cerari scraves, black velvet shirt. The groom, included: full of kamen mastuli, saput songket, umpal cerari, and black velvet shirt. (d) bridal accessories, included: subeng, pending belt, naga satru bracelets, and binar necklace. The groom, included: rumbing, naga satru bracelets and anklets, keris, and the flower put on the udeng. Key Word: Function, Mean, Great Bridal Makeup Agung. Regency, Jembrana
ANALISIS MANAJEMEN DAN KUALITAS MAKANAN KARYAWAN DI KYRIAD HOTEL BUMIMINANG PADANG Syahputra, Ikhsan Tri; Asnur, Lise
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v11i1.31990

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Manajemen dan Kualitas Makanan Karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen dankualitas makanann karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya keluhan-keluhan karyawan yang menikmati makanan di kantin Kyriad Hotel Bumiminang Padang. Adapun keluhan yang dapat ditemukan peneliti adalah salah satunya yaitu karyawan mengatakan bahwa makanan yang dihidangkan tidak sesuai dengan menu yang telah ditetapkan oleh HRD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 responden. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Jenis nonprobability sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner atau angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS versi 20.00.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Manajemen makanan berada pada kategori tidak setuju dengan nilai persentase 28,8% yang artinya manajemen makanan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang tidak baik dan tidak sesuai dengan harapan karyawan dan Kualitas makanan berada pada kategori setuju dengan nilai persentase 36,3% yang artinya kualitas makanan yang diberikan ke karyawan di Kyriad Hotel Bumiminang Padang sudah baik dan sesuai dengan keinginan dan harapan dari karyawan itu sendiri.Kata kunci: Manajemen, Kualitas Makanan, Kyriad Hotel Bumiminang Padang
Efektivitas Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Napkin Folding Di Kelas XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja ., Putu Lilis Ariantini; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan napkin folding di kelas XI A3 SMK N 2 Singaraja. Penelitian tindakan kelas, ini dilaksanakan dalam dua siklus, melalui tahap dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, siswa kelas XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 39 orang. Data keterampilan siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan data hasil belajar diperoleh dengan tes unjuk kerja. Analisis data yang dilaksanakan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efektivitas metode demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa pada siklus I diperoleh persentase 43, 59 % dan Siklus II diperoleh persentase 87,18 %. Peningkatan keterampilan napkin folding melalui metode demonstrasi diperoleh sebesar 43,59% terkategori terampil. Kata Kunci : Efektivitas, Metode Demonstrasi, Keterampilan Napkin Folding. This research purposed to know 1) improvement of learning skill on demonstration method effectiveness to improve napkin folding skill in grade XI A3 SMK N 2 Singaraja . this class action research, carried out in two cycles, through phase of planning, action implementation, observation or evaluation, and reflection. Research subjects used in this study are students in grade XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja with total of student 39 persons. Student skill’s data was collected by observation method. Learning result data obtained by performance test. Analysis data implemented by means of descriptively. The results showed that (1) the effectiveness of demonstration method to improve students learning skills. Cycle I obtained percentage 43, 59% and Cycle II obtained percentage 87.18%. Improvement of napkin folding skills through demonstration method was obtained at 43.59% skilled categories. keyword : Effectiveness, Demonstration Method, Napkin Folding Skill.
TINJAUAN TERHADAP PELESTARIAN TRADISI BERBUSANA RIMPU PADA SUKU SAMBORI DI DESA LENGGE KECAMATAN LAMBITU KABUPATEN BIMA PROVINSI NTB ., Sapta Utami; ., Putu Agus Mayuni, S.Pd, M. Si.; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v2i1.3875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) jenis-jenis tradisi berbusana rimpu pada Suku Sambori di Desa Lengge Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. (2) perkembangan tradisi berbusana rimpu pada Suku Sambori di Desa Lengge Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. (3) Upaya masyarakat dalam mempertahankan tradisi berbusana rimpu pada suku Sambori di Desa Lengge Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lengge Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. Subjek penelitian adalah masyarakat di Desa Lengge Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, sebanyak 11 orang informan kunci. Dengan objek penelitian adalah jenis-jenis, perkembangan, dan upaya masyarakat mempertahankan tradisi berbusana rimpu. Instrumen penelitian adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumen. Metode analisis data adalah menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Jenis-jenis tradisi berbusana rimpu ada dua jenis. Pertama rimpu colo, yaitu dipakai wanita yang sudah menikah, kedua rimpu cili, dikhususkan untuk wanita-wanita yang masih remaja (belum nikah). (2) Rimpu mengalami perkembangan yaitu, dari segi perkembangan motif maupun warna kain tenun, dan perkembangan dari segi tampilan rimpu (3) Upaya masyarakat dalam mempertahankan rimpu, adalah sbb: (a) kaum wanita selalu menggunakan rimpu pada saat melakukan kegiatan atau aktifitas yang dilakukan di luar rumah. (b) Menggunakan rimpu di setiap pelaksanaan upacara daur hidup, seperti khitanan, khataman Alquran dan pernikahan. (c) Meningkatkan produktivitas kain tenun daerah setempat.Kata Kunci : Pelestarian, berbusana rimpu, tradisi This research was aimed to investigate: (1) Various kind of Rimpu as traditional fashion of Sambori Ethnic at Lengge Village Lambitu Subdistrict Bima District. (2) The development of Rimpu as traditional fashion of Sambori Ethnic At Lengge Village Lambitu Subdistrict Bima District. (3) Society’s effort to conserve Rimpu as traditional fashion of Sambori Ethnic at Lengge Village Lambitu Subdistrict Bima District.This research was conducted at Lengge Village Lambitu Subdistrict Bima District. In this research, the subject was society at Lengge Village Lambitu Subdistrict Bima district and 6 informants. The research objects were various kind of Rimpu, the development of Rimpu as traditional fashion, and the effort of society to conserve Rimpu as traditional fashion. Research instrument were observation sheet, interview manual and documentation. The method of data analysis was using descriptive analysis. The result of the study showed that (1) There were 2 kinds of tradition Rimpu as fashion tradition. The first was Rimpu Colo which was worn by married women, and the second was Rimpu Cili which worn by teenage girls (unmarried women). (2) The development of Rimpu as fashion tradition, they were; colour of woven cloth development, and the aspect of the Rimpu appearance development. (3) Society’s effort of society to conserve Rimpu: (a) The women always wear Rimpu when they were going out (b) The women also wear Rimpu to attend traditional ceremonies. (c) Increasing the productivity of woven cloth in local area. keyword : Conservation, Rimpu fashion, Tradition