cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Efektivitas Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Napkin Folding Di Kelas XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja Putu Lilis Ariantini .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan napkin folding di kelas XI A3 SMK N 2 Singaraja. Penelitian tindakan kelas, ini dilaksanakan dalam dua siklus, melalui tahap dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, siswa kelas XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 39 orang. Data keterampilan siswa dikumpulkan dengan metode observasi dan data hasil belajar diperoleh dengan tes unjuk kerja. Analisis data yang dilaksanakan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efektivitas metode demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa pada siklus I diperoleh persentase 43, 59 % dan Siklus II diperoleh persentase 87,18 %. Peningkatan keterampilan napkin folding melalui metode demonstrasi diperoleh sebesar 43,59% terkategori terampil. Kata Kunci : Efektivitas, Metode Demonstrasi, Keterampilan Napkin Folding. This research purposed to know 1) improvement of learning skill on demonstration method effectiveness to improve napkin folding skill in grade XI A3 SMK N 2 Singaraja . this class action research, carried out in two cycles, through phase of planning, action implementation, observation or evaluation, and reflection. Research subjects used in this study are students in grade XI A3 SMK Negeri 2 Singaraja with total of student 39 persons. Student skill’s data was collected by observation method. Learning result data obtained by performance test. Analysis data implemented by means of descriptively. The results showed that (1) the effectiveness of demonstration method to improve students learning skills. Cycle I obtained percentage 43, 59% and Cycle II obtained percentage 87.18%. Improvement of napkin folding skills through demonstration method was obtained at 43.59% skilled categories. keyword : Effectiveness, Demonstration Method, Napkin Folding Skill.
Higiene Sanitasi Pengolahan dan Penyajian Makanan Pada Kantin Sekolah Dasar Negeri di Kota Singaraja Eka Liana Devi .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11556

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui, (1) higiene sanitasi pengolahan dan penyajian makanan pada kantin SD Negeri di Kota Singaraja, (2) peran serta kepala sekolah dalam pengelolaan kantin sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah Dasar Negeri di Kota Singaraja sebanyak 26 orang dan pengelola kantin Sekolah Dasar Negeri di Kota Singaraja sebanyak 31 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah, (1) higiene sanitasi pengolahan dan penyajian makanan pada kantin SD Negeri di Kota Singaraja berada pada kategori cukup karena dari 26 SD di Kota Singaraja hanya 5 SD yang memenuhi kriteria higiene sanitasi baik sedangkan 21 SD cukup memenuhi standar kriteria higiene sanitasi. (2) Dari segi pengawasan peran serta Kepala Sekolah dalam operasional kantin sekolah secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik.Kata Kunci : higiene sanitasi, kantin SD, pengolahan dan penyajian This research included in the descriptive research, the aimed to know: (1) hygiene sanitation in processing and presentation of food in the canteen of elementary school at Singaraja City. (2) the role of Headmaster for management canteen of elementary school. The subject of research was the Headmaster of elementary school at Singaraja City as much as twenty six people and person who manage the canteen of elementary school at Singaraja City as much as thirty one people. Data collection techniques used were observation method, questionnaire method and documentation method and then analyzed by statistical descriptive. The results this research showed that: (1) hygiene sanitation in processing and presentation of food in the canteen of elementary school at Singaraja City is classified into enough category because from twenty six canteen of elementary school at Singaraja City wich only five of elementary school have been good category of hygiene sanitation and while twenty one of elementary school have been enough category of hygiene sanitation. (2) in terms of the supervision of the role Headmaster in the management canteen of elementary school is classified into good category.keyword : Hygiene and Sanitation, canteen of elementary school, processing and presentation
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA AIR SANIH DITINJAU DARI TEORI 4A (ATTRACTION, ACCESSIBILITY, AMENITIES, ANCILLARY) Luh Desi Widiantini .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap objek wisata Air Sanih ditinjau dari teori 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Air Sanih serta pihak pengelola objek wisata Air Sanih. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 100 responden yang diambil dari pengunjung selaku wisatawan yang datang ke objek wisata Air Sanih Hasil penelitian menunjukan bahwa, persepsi wisatawan terhadap objek wisata Air Sanih ditinjau dari teori 4A (Attraction, Accessibility, Amenitis, dan Ancillary) termasuk dalam kategori kurang positif dengan rata-rata skor 53,94. Jadi perbaikan dan peningkatan perlu dilakukan oleh pihak pengelola Air Sanih untuk menambah jumlah kunjungan ke Objek Wisata tersebut. Kata Kunci : Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary, Air Sanih, Wisatawan This study aims to determine the perception of tourists to Air Sanih review of the theory of 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary). Data collection methods used in this study is a questionnaire method and interviews are then analyzed descriptively. Population in this study are all tourists who visit to the Air Sanih as well as the management of Air Sanih. The sample used is as much as 100 respondents taken from visitors as tourists who come to Air Sanih. The results of research show the perception of tourists to the object of Air Sanih tourism reviewed from the attraction, accessibility, amenities, and ancillary included in the category less positive with an average score of 53,94. So repairs and improvements need to be done by the management of Air Sanih to increase the number of visits to the Tourism Object. keyword : Attraction, accessibility, amenities, ancillary, Air Sanih, Tourists
PERKEMBANGAN BATIK SITUBONDO DI SAUNG BATIK PUSPA BAHARI DESA ASEMBAGUS Alfi Lailatul Badriy .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perkembangan motif batik (2) perkembangan kunci bahan baku dan warna batik Situbondo di Saung Batik Puspa Bahari. Penelitian ini dilakukan di Saung Batik Puspa Bahari Desa Asembagus Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan objek perkembangan motif batik, perkembangan kain dan warna batik Situbondo.Sumber informan dalam penelitian ini ialah, pemilik serta pengrajin batik Situbondo di Saung Batik Puspa Bahari. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara, Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perkembangan motif batik Situbondo di Saung Batik Puspa Bahari Desa Asembagus meliputi: (a) motif terdahulu yaitu: motif ikan berenang, motif turtle, motif peacock, motif hearth perkembangan motif batik Situbonda (b) motif yang sudah berkembang yaitu: motif Aquatic, Geometris Semburan, Semburan, Diamond, Couple Diamond, Triple Diamond, Leter Es I, Ceker Ayam, Gelombang Cinta, Campuran, Sayap, Patah Tebu dan Gunung (2) Perkembangan bahan baku dan warna batik Situbondo yaitu: (a) perkembangan bahan baku yang digunakan untuk batik Situbondo yaitu: kain prima, primisima berkembang menggunakan kain santung, sutra, dan dobi (b) perkembangan warna yang digunakan untuk batik Situbondo yaitu: zat pewarna alam (ZPA) berkembang menggunakan zat pewarna sintesis (ZPS). Kata Kunci : Kata Kunci: Batik Situbondo, Perkembangan, Motif batik The aim of this observation are to know the development of batik design (1) The development of rawmaterial and the color of batik Situbondo regency. This observation is conducted in Saung Batik Puspa Bahari Asembagus village, asembagus subdistrict, situbondo district. The Source of this observation are the owner also the official of Situbondo’s batik in Saung’s Batik Puspa Bahari. The object of this observation are the development of batik motif, cloth, and the color of batik Situbondo. Observation technique and interview were used as the instrument of eliciting the data. The instrument of this observation are sheets and interviews. Data analyzed is using descriptiv analysis. The results of this study show that (1) The development of Situbondo’s batik motif in Saung Batik Puspa Bahari Asembagus village there are: (a) The old motif there are: swimming fist, turtle, peacock, and hearth motif. The development of Situbondo’s batik motif (b) Motives the have been developed are: Aquatic Motifs, Geometric Bursts, Bursts, Diamonds, Couple Diamonds, Triple Diamond, Leter Es, Chicken Claws, Love Waves, Mixes, Wings, Broken cane, and Mountains (2) The development of raw material and batik Colors Situbondo there are: (a) The development of raw materials uside for batik Situbondo namely: Prime Cloth, Primisima developedusing Satung, Silk, and Dobi. (b) The development of colors used for batik Situbondo namely: Natural Day Substance (ZPA) developed using Synthetic day (ZPS). keyword : Keywords: Situbondo’s Batik, Development, Batik’s Motif
TATA RIAS PENGANTIN AGUNG KHAS GAYA BULELENG Rizki Ari Safitri .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11713

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: pakem tata rias pengantin Agung khas gaya Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu: pakem tata rias pengntin Agung khas gaya Buleleng dibagi menjadi 4 bagian yaitu (1) pakem tata rias wajah pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari: Serinatha, sudamala, alis-alis, (2) pakem tata rias rambut pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita): Pusung songgeng, petitis, bunga tunjung emas, bunga siratmaya, Empak-empak, kap tolak bala, kancing pusungan, bunga cempaka, bunga mawar. (Pria) : Destar emas. (3) pakem busana pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita): Tapih, Kamen/wastra songket,sabuk toros stagen, kencerik kesir merah, selendang prada, selendang tepi, (pria): Prada tetumbakan, wastra songket, umpal prada, sabuk toros, jas buludru hitam. Dan (4) pakem aksesoris pengantin Agung khas gaya Buleleng terdiri dari (wanita) : Subeng, badong, liontin dolar, gelang kana, gelang paris, cincin bermata, sabuk emas permata madya, (pria): keris togog, kalung dolar, gelang paris, cincin bermata. Kata Kunci : Gaya Buleleng, Pakem, Pengantin Agung, Tata rias. Abstract This study aims at describing the pattern of bridal makeup with Buleleng style. This study is a descriptive study. The method of data collection was done by conducting an observation and interview using observation sheet and interview guide as the research instruments. The method of data analysis used in this study was descriptive analysis technique. The result of this study namely: the pattern of bridal makeup with Buleleng style can be divided into 4 parts, they are (1) the pattern of bridal makeup with Buleleng style consist of serinatha, sudamala, alis-alis, (2) The pattern of bridal hair makeup with Buleleng style consists of (for females) : Pusung songgeng, petitis, bunga tunjung emas, bunga siratmaya, empak-empak, kap tolak bala, kancing pusungan, bunga cempaka, bunga mawar, (for males): Destar emas. (3) The pattern of wedding dress with Buleleng style consists of (for females): Tapih, Kamen/wastra songket, sabuk toros stagen, kencerik kesir merah, selendang prada, selendang tepi, (for males): Prada tetumbakan, wastra songket, umpal prada, sabuk toros, jas buludru hitam, and (4) The pattern of bridal accecories with Buleleng style consists of (for females): Subeng, badong, liontir dolar, gelang paris, cincin bermata, sabuk emas permata madya, (for males): keris togog, kalung dolar, gelang paris, cincin bermata. keyword : Buleleng style, Pattern, Bridal, makeup.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATA PELAJARAN SANITASI HIGIENE DAN KESELAMATAN KERJA DI SMK PARIWISATA TRIATMAJAYA SINGARAJA Ni Wayan Ratna Dewi .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan 1) aktivitas belajar siswa, 2) hasil belajar siswa pada pembelajaran sanitasi higiene dan keselamatan kerja melalui penerapan model pembelajaran berbasis lingkungan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Jasa Boga 1 SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja yang berjumlah 32 siswa. Variabel penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulann data yang digunakan berupa tes untuk hasil belajar ranah kognitif, lembar observasi untuk aktivitas belajar siswa dan hasil belajar ranah afektif dan penilaian portofolio untuk ranah psikomotor. Rancangan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Aktivitas belajar siswa ditunjukkan dengan rata-rata kelas sebesar 50,39 pada siklus I menjadi sebesar 84,57 pada siklus II. Peningkatan yang terjadi pada siklus I dan II aktivitas belajar siswa sebesar 34,18. 2) Ketuntasan klasikal untuk hasil belajar pada siklus I sebesar 71,88% menjadi sebesar 90,63% pada siklus II. Peningkatan yang terjadi pada siklus I dan II pada hasil belajar 18,75%. Kata Kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, Pembelajaran Berbasis lingkungan This present study aimed at improving 1) students’ activeness, 2) students’ learning achievement on hygiene sanitation and work safety subject through environmental-based instructions. There were 32 students from tenth graders in culinary program in SMK Pariwisata Triatmajaya, Singaraja who were selected as the subjects of the study. In addition, there were two variables in study, namely students’ activeness and the learning achievement. Regarding the data collection, observation sheet was employed to observe students’ activeness as well as the affective aspect, achievement tes was administered to take a closer look to the cognitive aspect, while portfolio was utilized to observe the psychomotor aspect. Further, classroom action research was utilized in the present study. The result of the study showed that 1) students activeness improved from 50.39 in cycle I to become 84.57 in the cycle II. This meant that there was an improvement from cycle I to cycle II by 34.18, 2) the classical fulfillment improved from 71.88% in cycle I to 90.63% in cycle II. Thus, it was concluded that there was an improvement from cycle I to cycle II by 18.75%keyword : Activeness, Environmental-based Instruction, Learning Achievement
PENGGUNAAN METODE DEMONTRASI DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MELAKUKAN PERSIAPAN PENGOLAHAN DI KELAS X SMK TRIATMAYAYA SINGARAJA Putu Ayu Sulistri Artini .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11727

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap penggunaan metode demonstrasi dengan bantuan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Melakukan Persiapan Pengolahan kelas X SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, ini dilaksanakan dalam dua siklus, melalui tahap dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, siswa kelas X SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar diproleh dengan observasi, tes hasil belajar dan tes unjuk kerja. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan metode demonstrasi dengan bantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Siklus I diproleh rata-rata kelas 61,38 dengan ketuntasan 9,37% berada pada kriteria belum memenuhi KKM dan pada siklus II diproleh nilai rata-rata kelas 92,6 dengan ketuntasan 100% berada pada kriteria memenuhi KKM. Kata Kunci : Media gambar, Hasil belajar, Penggunaan metode demonstrasi ABSTRACT This study aims to improve student learning outcomes on the use ofdemonstration methods with the help of image media to improve student learning outcomes on subjects passing the preparation of class X SMK Triatma Jaya Singaraja. This type of research is a classroom action research is a classroom action research, it is implemented in 2 cycles, each cycle consists of planning, implementation of action, observation/ evaluation, reflection. Subjects of research used in this study were students of class X SMK Triatmajaya singaraja which amounted to 32 people.Learning result date obtained by observation, test of learning result and performance test. Date analysis conducted by descriptive quantitative. The results of the research show that (1) the use of demonstration methods with the help of image media can improve student learning outcomes. Cycle I obtained the average class 6,38 with the completeness of 9,37% is in the criteria not meet the KKM and on second cycle obtained grade average grade 92,6 with 100% completeness is in the criteria to meet the KKM. keyword : Image media, learning outcomes, use of demonstration methods
Reinventarisasi Kuliner Etnis Tionghoa Dan Etnis Arab Di Kota Singaraja Nurlaili Solihatun Nisa .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi kuliner etnis Tionghoa dan etnis Arabdi Kota Singaraja meliputi jenis hidangan, bahan dan teknik pengolahannya. Penelitian ini dilakukan di Kota Singaraja, dengan sumber informan yaitu dari, ibu-ibu rumah tangga, penjual makanan, dan ibu-ibu PKK yang mengolahkulineretnis Tionghoadanetnis Arab.Teknik pengkumpulan data dengan metode observasi danwawancara, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitulembar observasi danpedoman wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriftip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kuliner etnis Tionghoa di Kota Singaraja yaitu cai cuk (bubur ayam), chao fan (nasi goreng), ta mie, kolobak, bihun goreng, mie goreng, cap cay, fu yung hai, mie kuah, bakwan campur, siomay ikan, kwetiau, siobak, pao, cakwe, me pa, kue ku, wajik, kue mangkok, dan lumpia. Bahan-bahan yang digunakan meliputiberas, daging babi, kol, wortel, sawi putih, sayur hijau, pree bumbunya, bawang merah, bawang putih, saos tiram, merica, minyak wijen, kecap manis dan kecap asin bahan untuk jajanan tepung terigu, ketan, tepung beras, telur, gula pasir, baking powder, garam, touge, bihun dll.Teknik pengolahan yang digunakan antara laian, clear simmering (direbus), chaow fraying (digoreng), jin (ditumis), ji’ah (ditumis dengan minyak banyak), braising (direbus), dan jing (dikukus). (2) kuliner etnis Arab di Kota Singaraja yaitu nasi kebuli, nasi mandhi, kebab ayam, shwarma, salata, salata tamran, kari, sambosa, roti maryam dan jus kurmis (kurma kismis).Bahan-bahan yang digunakan meliputi, beras, daging ayam, daging kambing buncis, bawang bombay, selada, mentimun, tomat, seledri, kentang bumbu cengkeh, kapulaga, oregano, kayu manis dll, bahan untuk jajan, air, tepung terigu, telur, minyak goreng, kulit sambosa, mayones, saos tomat. Teknik pengolahan yang digunakan antara lain,ealaa albukhar (dikukus), maghli (direbus), makhbuz (dipanggang), almaqaliyah (digoreng), maqli (ditumis), dan makhluth (diblender).Kata Kunci : Kota Singaraja, Kuliner etnis Arab, Kulineretnis Tionghoa, Reinventarisasi This study aims to inventory the cuirin of Chinese and Arabian in Singaraja includes the type of food, ingredients and processing techniques. This research was in Singaraja, the source are the informant from, housewife, food seller, and PKK mothers who made the cusine Chines and Arabian . Technique of collecting data by observation and interview method, while research instrument used by observation and interview guidelines. Data analysis using descriptive technique. The results of this study show (1) Chinese culinary in Singaraja are cai cuk (chicken porridge), chao fan (fried rice), ta noodle, kolobak, fried vermiceli, fried noodle, cay cap, fu yung hai , noodle soup, bakwan mix, siomay fish, kwetiau, tart, pao, cakwe, me pa, my cake, diamond cupcakes, and lumpia. Basic used various of caliber, pork, cabage, carrot, chicory, green vegetables, onion, garlic, oyster sauce, pepper, sesame oil, salty soy sauce and soy sauce ingredients for snacks of wheat flour, sticky rice, rice flour, eggs, sugar sand, baking powder, salt, touge, vermicelli etc. Used between laian, clear simmering (boiled), chaow fraying (fried), jin (sauteed), ji'ah (sauteed with lots of oil), braising (boiled), and jing (steamed). (2) Arabian culinary in singaraja are kebuli rice, mandhi rice, chicken kebab, shwarma, salata, salata tamran, curry, sambosa, maryam bread and juice curdat (currant dates). Materials used, rice, chicken meat, goat meat, onion, lettuce, cucumber, tomato, celery, potato seasoning cloves, cardamom, oregano, cinnamon etc. Iingredients for snack, water, wheat flour, egg, cooking oil, sambosa skin, mayonnaise, tomato sauce. Processing techniques used include, ealaa albukhar (steamed), maghli (boiled), makhbuz (baked), almaqaliyah (fried), maqli (sauteed), and makhluth (blended).keyword : Singaraja citi, cuisine of Arabia, cuisine of Chinese, inventort
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL AUDIO DAN KINESTETIK (VAK) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII AP 2 DI SMKN 1 SERIRIT DALAM PEMBELAJARAN MENYIAPKAN KAMAR UNTUK TAMU Luh Ari Muliani .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11729

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Visual Audio Dan Kinestetik (VAK) dalam 1) meningkatkan aktivitas siswa 2) meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Menyiapkan Kamar Tamu. Variabel bebas dari penelitian ini adalah Model Pembelajaran Visual Audio dan Kinestetik (VAK), sedangkan variabel terikat dari penelitian ini terdiri dari aktivitas dan hasil belajar siswa. Sumber data dari penelitian ini adalah siswa kelas XII AP 2 SMKN 1 Seririt yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa test untuk hasil belajar ranah kognitif dan observasi untuk mengumpulkan data hasil belajar ranah psikomotor, hasil belajar ranah afektif dan aktivitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) pada siklus 1 ketuntasan klasikal hasil belajar siswa untuk ketiga ranah adalah sebesar 37%. Pada siklus 2 ketuntasan klasikal hasil belajar siswa untuk ketiga ranah sebesar 80%. Terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 43% dari siklus 1 ke siklus 2. 2) pada siklus 1 rata-rata aktivitas siswa sebesar 74,51 dan terkategorikan cukup aktif. Pada Siklus 2 rata-rata aktivitas siswa sebesar 81,82 dan terkategorikan aktif. Terjadi peningkatan rata-rata aktivitas belajar sebesar 7,31 dari siklus 1 ke siklus 2.Kata Kunci : Model Pembelajaran Visual Audio dan Kinestetik (VAK), Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The current research was a classroom action research. The aim of this research was set to 1) improve students’ learning activities 2) improve students’ learning achievements in Menyiapkan Kamar Tamu learning process by Visual Audio and Kinesthetic (VAK) Learning Model implementation. The independent variable of this research was Visual Audio and Kinesthetic (VAK) learning model. While the dependent variables of this research were students’ learning activities and students’ learning achievements. The participants of this research were XII AP 2 class in SMKN 1 Seririt that consisted of 35 students. This research used test and observation technique. Pre test and post test questions’ list (cognitive domain), students’ performance sheets (psychomotor domain) and attitudinal observation sheets (affective domain) instruments were used to measure students’ learning achievements. Activities control sheets instrument was used to measure students’ learning activities. The results of this current research were 1) pre test in 1st cycle gained 54% students mastery learning achievement. After the post test in 1st cycle students mastery learning achievement became 37%. The 2nd cycle gained 80% students mastery learning. Students achievements’ enhancement was obtained 43% from 1st cycle to 2nd cycle. 2) 1st cycle discovered 74,51 students activities’ averages in quite active criteria. 2nd cycle gained 81,82 students activities’ averages in active criteria. Improvement was obtained 7,31 from 1st cycle to 2nd cyclekeyword : Visual Audio and Kinesthetic (VAK) Learning odel, Learning activities, Learning achievements
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN PENILAIAN TEMAN SEJAWAT PADA MATA PELAJARAN RESERVASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII AP2 SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA Luh Detriyani .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11738

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode pembelajaran role playing berbantuan penilaian teman sejawat untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menerima permintaan reservasi dan mencatat rincian reservasi pada siswa kelas XII AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, berjumlah 27 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran role playing berbantuan penilaian teman sejawat. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk aktivitas belajar menggunakan lembar observasi. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk hasil belajar pada ranah kognitif menggunakan tes tulis, ranah afektif menggunakan lembar observasi dan ranah psikomotor menggunakan tes kinerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Aktivitas belajar siswa secara klasikal siklus I termasuk kategori aktif dengan rata-rata sebesar 83.18 meningkat pada siklus II rata-rata menjadi 86.27 dan berada pada kategori sangat aktif. 2) Hasil belajar siswa secara klasikal siklus I mencapai rata-rata sebesar 83 meningkat pada siklus II rata-rata menjadi 88. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar menerima permintaan reservasi dan mencatat rincian reservasi meningkat melalui implementasi metode pembelajaran role playing berbantuan penilaian teman sejawat pada siswa kelas XII AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Kata Kunci : Aktivitas, hasil belajar, penilain teman sejawat, reservasi, role playing The objectives of this study were improving learning activity and learning outcome in receiving reservation request and writing the details of reservation through the implementation of role playing which was combined with peer-assessment for twelfth grade students in Class XII AP2 SMK PariwisataTriatma Jaya Singaraja. Subject of this study were 27 students of ClassXII AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. In this study, independent variables were role playing and peer assessment. Mean while, dependent variables were learning activity and learning outcome.In this study, observation sheet was used as technique in collecting data about learning activity. Test was used in assessing cognitive domain, observation sheet was used in assessing affective domain, and psychomotor domain was assessed through practicing. This study was classroom action research. The result of this study shows that 1) In Cycle I, the average of learning activity was 83.18 in which it was classified as very active and in Cycle II, the average was 86.27 in which it was classified as very active, 2) In Cycle I, the average of learning outcome was 83 and in Cycle II, the average of learning outcome was 88. Based on the result of data analysis and discussion, there was improvement in learning activity and learning outcome after implementing role playing and peer assessment. It could be concluded that role playing and peer assessment were successfully implemented in improving learning activities and learning outcome in receiving reservation request in Class XII AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja.keyword : Learning activity, learning outcome, peer assessment, reservation, role playing