cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN LAYANAN PORTER SISWA KELAS XI AKOMODASI PERHOTELAN 1 SMK PARIWISATA TRIATMAJAYA SINGARAJA Kadek Meli Anggarsari .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.13669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran role playing untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran layanan porter siswa kelas XI AP1 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja; (2) mendeskripsikan respon siswa kelas XI AP1 terhadap metode pembelajaran role playing dalam pembelajaran layanan porter. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk hasil belajar pada ranah kognitif menggunakan tes tulis, ranah afektif menggunakan lembar observasi, dan ranah psikomotor menggunakan tes kinerja. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk respon siswa adalah angket tertutup. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar dilihat dari analisis data pada siklus I yaitu rata-rata hasil belajar 83,6 dan ketuntasan hasil belajar 62,5%. Pada siklus II yaitu rata-rata hasil belajar 87,0 dan ketuntasan hasil belajar 87,5%. (2) respon siswa terhadap pembelajaran layanan porter dengan metode role playing pada siklus I sebesar 58,03 dan siklus II sebesar 64,18 yang terkategori positif. Kata Kunci : hasil belajar, layanan porter, role playing This research ams to (1) Describe the application of learning method role playing to improve learning on the subject student porter service XI AP1 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. (2) Describe student responses class XI Ap1 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja to method study role playing in learning service porter. Test was used in assessing cognitive domain, observation sheet was used in assessing affective domain, and psychomotor domain was assessed through practicing. Test the data collection tool used to respond student is aclosed questionnaire. Study was classroom action research. The result of this study shows that (1) there is an increase in learning outcomes seen from the analysis of the data on the cycle I was 83,6 and completeness of learning outcomes was 62,5% and in Cycle II average of learning outcomes was 87,0 and completeness of learning outcomes was 87,5%. (2) Student response to porter service learning by method role playing in cycle I amount 58,03 and in cycle II was 64,18 which is category positive keyword : learning outcome, porter service, role playing
PENGOLAHAN PIESUSUBERBAHAN DASAR TEPUNG GAYAM(INOCARPUS FAGIFERUS) Juliandanu H.a .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.14641

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas pie tepung buah gayam dengan menggunakan substitusi 40% tepung terigu dengan 60% tepung buah gayam dilihat dari aspek warna, rasa, dan tekstur. Metode pengumpulan data yang menggunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup, dan buruk. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 23 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas pietepung buah gayam dengan menggunakan subtitusi 40% tepung terigu dengan 60% tepung buah gayam dilihat dari aspek (1) warna dengan skor rata-rata 2,8 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur warna coklat muda, (2) aspek rasa dengan skor rata-rata 2,88 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki rasa gurih dan khas tepung buah gayam, (3) aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,68 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki tekstur renyah.Kata Kunci : Kualitas , Pie, Tepung Buah Gayam. This experimental research is aimed to find out (1) the quality of pepper fruits by using 40% substitution of wheat flour with 60% of gayam fruit flour seen from the aspect of color, taste, and texture. Data collection method that use in this research that is observation method by using instrument in the form of organoleptik sheet test with 3 level that is good, enough and bad. Panelists in this study are trained panelists consisting of 23 panelists. Data analysis technique used quantitative descriptive technique. The results of this study showed the quality of pie tepung gayam fruit by using substitution 40% wheat flour with 60% fruit flour gayam seen from aspect (1) color with average score 2.8 is in good category according to yellow color gauge, (2 ) flavor aspect with an average score of 2.88 is in good category with a benchmark having a savory taste and typical of gayam fruit flour, (3) texture aspect with an average score of 2.68 is in good category with the benchmark has a crunchy texture. keyword : Quality, Pie, Gayam Fruit Flour
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MATA PELAJARAN SANITASI, HYGIENE DAN KESELAMATAN KERJA SISWA KELAS X AKOMODASI PERHOTELAN DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Kadek Diah Dharmiasih .; Dra. Damiati, M.Kes .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.14642

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) kelayakan modul berdasarkan uji coba ahli isi materi pembelajaran; (2) kelayakan modul berdasarkan uji coba ahli media pembelajaran; (3) kelayakan modul berdasarkan uji sasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) atau penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penlitian ini yaitu kelas X AP 1 yang dipilih berdasarkan teknik Simple Random. Instrumen penelitian berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) hasil analisis ahli isi materi pembelajaran diperoleh sebesar 89,2% dengan kategori sangat baik dan tidak perlu direvisi; (2) hasil analisis ahli media pembelajaran diperoleh sebesar 96,8% dengan kategori sangat baik dan tidak perlu direvisi; (3) hasil analisis uji sasaran berupa respon siswa diperoleh sebesar 91,1% dengan kategori sangat baik.Kata Kunci : hygiene, keselamatan kerja, modul, sanitasi This research is aimed to find out: (1) the feasibility module base on the expert judgment of teaching material; (2) the feasibility module base on the expert on media; (3) the feasibility module base on the student learning. The design of this research was R&D (research and development) research design accompanied with the development model of ADDIE. The subject of the research is students X AP 1 was selected based on Simple Random technique. The research instrument is quitionnaire. The results of the research are: (1) the result of the expert judgment of teaching material shows average 89,2% qualified as very good and no need revision; (2) the result of the expert on media shows average 96,8% qualified as very good and no need revision; (3) the result of the student learning as student responses shows average 91,1% qualified as very goodkeyword : hygiene, module, sanitation, work safety
POTENSI OBJEK WISATA EDUKASI DI KABUPATEN GIANYAR Ida Ayu Sinta Devi .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15037

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Gianyar dengan tujuan untuk mendeskripsikan potensi wisata edukasi pada objek wisata di Kabupaten Gianyar agar masyarakat sekitar mengetahui bahwa terdapat banyak obyek wisata edukasi di Kabupaten Gianyar yang bisa dikunjungi. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling sebesar 4 sampel. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan penyebaran angket. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa daftar pertanyaan /pernyataan atau angket langsung tertutup dengan menggunakan skala Guttman yang diolah menggunakan metode kuantitatif melalui analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan dari keempat objek wisata edukasi yang ada di Gianyar diantaranya, Elephant Safari Park, Keramas Park, Taman Nusa, dan Butterfly Park. Memperoleh rata-rata 76%, ini menunjukkan bahwa potensi wisata edukasi di Kabupaten Gianyar tergolong tinggi, hal tersebut dikarenakan keempat objek wisata yang telah diobservasi sebagian besar memenuhi kriteria yang diberikan oleh peneliti sebagai syarat untuk objek wisata edukasi yaitu Atraksi, Sumber Daya Manusia, Perencana Perjalanan dan Tour Operator. Kata Kunci : Objek Wisata, Potensi Wisata, Wisata Edukasi This research was conducted in Gianyar Regency with the aim to describe educational tourism potency in tourism object in Gianyar regency so that the surrounding community know that there are many educational attractions in Gianyar regency which can be visited. The sampling technique using cluster sampling is 4 samples. In this research, data collection technique is done by observation and questionnaire method. While the instruments used in the collection of data in the form of a list of questions / statements or questionnaires directly closed using Guttman scale is processed using quantitative methods through descriptive analysis percentage. The results of the study show four of the educational attractions in Gianyar include, Elephant Safari Park, Keramas Parik, Taman Nusa, and Butterfly Park. Obtained an average of 76%, this indicates that the potential of education tourism in Gianyar regency is high, it is because the four tourism objects that have been observed most meet the criteria provided by researchers as a requirement for educational attractions of Attractions, Human Resources, Planners Travel and Tour Operatorkeyword : Tourism Object, Tourism Potential, Educational Tour.
PEMANFAATAN TEPUNG BIJI NANGKA MENJADI BROWNIES KUKUS Ni Made Ritasari .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15082

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas brownies kukus dengan substitusi tepung biji nangka dari aspek mutu simpan, simetris, rasa dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu, baik, cukup, kurang. Panelis dalam penelitian ini panelis terbatas terdiri dari 3 orang panelis terlatih terdiri dari 25 orang. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) kualitas brownies kukus tepung biji nangka dari aspek mutu simpan hari ke 1 dalam kategori baik (3,00), (2) hari ke 2 kategori baik (3,00), (3) hari ke 3 kategori baik (3,00), (4) hari ke 4 kategori baik (3,00), (5) hari ke 5 kategori cukup (2,00), (6) hari ke 6 kategori kurang (1,00), (7) aspek simetris kategori baik (3,00), (8) aspek rasa kategori baik (3,00), (9) aspek tekstur kategori baik (3,00). Kata Kunci : brownies kukus, kualitas, tepung biji nangka This experimental study aims to determine (1) the quality of brownies steamed by substitution of jackfruit seed flour from the aspect of the quality of save, symmetry, taste and texture. Data collection method used in this research method of observation by using instrument in form of organoleptik test sheet with 3 level that is, well, enough, less. Panelists in this study are limited panelists consisting of 3 trained panelists consisting of 25 people. Data analysis technique used quantitative descriptive technique. The results showed (1) the quality of brownies steamed jackfruit seed flour from quality aspect save day 1 in good category (3,00), (2) second day good category (3,00), (3) third day good category (2.00 days), (5) days to 5 categories (2.00), (6) days to 6 categories less (1.00), (7) ) good category symmetrical aspects (3.00), (8) good category flavor aspects (3.00), (9) aspects of good category texture (3.00). keyword : steamed brownies, quality, jackfruit seed flour
KUALITAS PELAYANAN BEAUTICIAN DI SALON AGATA 2 KABUPATEN BULELENG Dewa Ayu Putu Widya Wulandari .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15247

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui, kualitas pelayanan di Salon Agata 2. Terdapat lima unsur dari kualitas pelayan, yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), assurance (jaminan), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (perhatian). Subjek dalam penelitian ini adalah pelanggan di Salon Agata 2 sebanyak 50 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi dan metode angket. Hasil penelitian berdasarkan analisis data maka kualitas pelayanan beautician di Salon Agata 2 Kabupaten Buleleng pada variabel bukti fisik penampilan diri dan kebersihan diri dikategorikan sangat baik, pada variabel kehandalan dikategorikan baik, pada variabel daya tanggap dikategorikan baik, pada variabel jaminan dikategorikan cukup dan pada variabel memberi perhatian dikategorikan tidak baik, maka kualitas pelayanan di Salon Agata 2 dikategorikan baik. Berdasarkan hal tersebut, pihak salon agar dapat meningkatkan pelayanannya seperti memerhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas layanan sehingga dapat berdampak pada kepuasan konsumen terkait dengan memberi perhatian dan jaminan.Kata Kunci : assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangible This research included into descriptive research which mainly aimed to find out the service quality at Agata Salon 2. There were five elements in service quality, those were tangibles, reliability, assurance, responsiveness, and empathy. There were 50 people whom taken as the subject of this research. Observation method and questionnaire method were applied in this research in collecting the data which were analyzed descriptively statistic. The result of this research based on the data analysis which showed the beautician service quality at Agata Salon 2 in Buleleng Sub-district, based on the variable of tangibles which were self-appearance and self-hygiene that categorized as very good quality, for the variable of reliability categorized as good quality, for the variable of responsiveness categorized as good quality, for the variable of assurance categorized as sufficient quality, and the last for the variable of empathy categorized as bad quality, therefore the service quality at Agata Salon 2 can be concluded as good quality. Based on the result of this research, Agata Salon should improve the service quality such as paying more attention to the factors that could affect the service quality, therefore the customer satisfaction would increase related to the empathy and the assurance elements of quality.keyword : assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangible
UJI KUALITAS TEPUNG KARA KRATOK Ni Putu Erni Widia Astuti .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tepung kara kratok (2) zat gizi pada tepung kara kratok(3) kualitas tepung kara kratok dari aspek warna, aroma dan tekstur. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi dan laboratorium. Tepung kara kratok dari aspek warna, aroma dan tekstur diuji oleh 5 panelis terbatas dengan menggunakan intrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, buruk. Kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan (1) proses pembuatan tepung kara kratok melalui tahap: sortirisasi, perendaman, pengupasan kulit ari, perebusan, pengeringan,penggilingan dan pengayakan. (2) kandungan gizi tepung kara kratok karbohidrat 53,09%, protein 29,94%, lemak 1,88%, abu 3,94%, air 11,12% dan pati 34,66% (3) kualitas tepung kara kratok dilihat dari aspek warna berada dalam kategori baik dengan skor (2,60), aroma berada dalam katagori baik dengan skor (3,00), tekstur berada dalam katagori baik dengan skor (3,00). Kata Kunci : Kara kratok, kualitas, tepung kara kratok. This experimental research is aimed to find out (1) the process of making kara kratok flour (2) nutrients in kara kratok (3) quality of kara kratok flour from the aspect of color, aroma and texture. this research is experimental research. methods used to obtain data are observation and laboratory methods. Kratok flour from the aspect of color, aroma and texture is tested by 5 limited panelists by using the instrument in the form of organoleptic test sheet with 3 levels this is good, enough, bad. Then analyzed through descriptive analysis of quantitative and qualitative. The results show (1) the process of making kratok flour through the steps is: sorting, soaking, stripping, boiling, drying, grinding and sieving. (2) nutrient content of kratok flour is: carbohydrate starch 53,09%, protein 29,94%, fat 1,88%, ash 3,94%, water 11,12% and starch 34,66% (3) quality of kratok flour seen from the aspect of color is in good category with score (2,60), aroma is in good category with score (3,00), texture is in good category with score (3,00).keyword : Kara kratok, quality, kratok kara kratok flour.
HIDANGAN PETAMON PADA TRADISI NGUSABA BUKAKAK DI DESA GIRI EMAS KECAMATAN SAWAN Ni Made Wiwik Rahayu Utami .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Hidangan Petamon pada tradisi Ngusaba Bukakak di Desa Giri Emas Kecamatan Sawan. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Giri Emas dan Juru Patus. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, dengan instrumen lembar observasi dan pedoman wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan hidangan Petamon pada Tradisi Ngusaba bukakak di Desa Giri Emas Kecamatan Sawan yaitu (1) makanan pokok yang disajikan nasi putih, lauk pauk meliputi lawar barak, lawar putih,pesan celeng, tum celeng, be megoreng, urutan celeng, sate lilit, sate isi,komoh, sayuran meliputi jukut ares, jukut balung, jukut don sele, makananan sampingan meliputi jaje bantal, jaje celorot, jaje sumping, jaje sele ketan, jaje ketimus nangka, jaje pisang goreng, dan minuman meliputi teh manis, kopi hitam (2) Teknik Pengolahan hidangan petamon meliputi, dikukus, direbus, dibakar, dipanggang dan digoreng dengan teknik penyajian alat menggunakan ingke, nampan, niru, waskom,gelas kecil dan lepekan.Kata Kunci : Hidangan Petamon, Ngusaba Bukakak This study aims to identify Petamon Dish on Ngusaba Bukakak tradition in Giri Emas Village, Sawan Sub-district. Subjects in this study were Head of Giri Emas Village and Patron. Methods of data collection observation method, interview method with instrument observation sheet and interview guide which then analyzed by using descriptive technique. The result of this research shows Petamon dish at Tradition Ngusaba Bukakak in Giri Emas Village of Sawan Subdistrict, namely (1) eating staple introduced by white rice, side dish cover lawar barak, lawar putih, pesan celeng, tum celeng, be megoreng, urutan celeng, sate lilit , sate isi, komoh, vegetables include jukut ares, jukut balung, jukut don sele, side meals include jaje bantal, jaje celorot, jaje sumping, jaje sele ketan, jaje ketimus nangka, jaje pisang goreng, and beverages include sweet tea, black coffee (2) Technique Processing of petamon dish include, steamed, boiled, baked, baked and fried with technique of presentation of appliance using ingke, tray, niru, wascom, small glass and lepekan.keyword : Petamon Dish, Ngusaba Bukakak
PENGARUH PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN (PBM) SISWA KELAS X JASA BOGA SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA I Dewa Ayu Nyoman Prajna Paramita .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan bahan makanan siswa yang mengikuti model pembelajaran numbered head together berbasis asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional siswa kelas X jasa boga SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode angket. Data nilai post-tes hasil belajar dianalisis menggunakan uji-t. hasil pengujian hipotesis dengan uji-t menunjukan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan bahan makanan siswa yang belajar dengan menggunakan model numbered head together (NHT) berbasis asesmen portofolio dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas x jasa boga SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja tahun ajaran 2017/2018 (sig. 0,025 < 0,05). Data hasil respon siswa yang diperoleh yaitu sebesar 88% maka respon siswa baikKata Kunci : Asesmen Portofolio, Hasil Belajar, Numbered Head Together (NHT) The objective of the present study was to figure out the difference of learning result of foodstuff knowledge (PBM) of the subjects who were taught by number head together (NHT) which were assessed by portofolio assessment, and the subjects who were taught by using conventional learning method which was done in the tenth grade students of catering services of SMK pariwisata Triatmajaya Singaraja. The research design was quasi experiment which used Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. The population in this study was the tenth grade students. Random sampling was used in this research, the data was collected by administering tests and questionnaire. The data was analyzed by using t-test. Thus, the results of hypothesis analyzed by t-test showed there were significant differences of the subjects' achievement who were taught by NHT with subjects who were taught by using conventional learning model in the tenth grade students of catering services class of SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja in academic year 2017/2018 (sig. 0,025
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN MUPUS BRAEN BLAMBANGAN Kiki Agus Winarsih .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata rias pengantin Mupus Braen Blambangan di tinjau dari (1) perkembangan tata rias wajah, rambut, busana dan aksesoris, (2) makna dan fungsi tata rias. Penentuan informan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) bahwa telah terjadi perubahan pada tata rias Mupus Braen Blambangan terkait, tata rias wajah, rambut, busana dan aksesoris. Perubahan yang terjadi mengacu pada sejarah dan tradisi Banyuwangi. (2) tata rias pengantin Mupus Braen Blambangan memiliki makna yang tidak boleh dihilangkan, karena dilambangkan sebagai doa yang diharapkan berdampak baik bagi pengantin, fungsi untuk memberi gambaran kepada penata rias dalam mengaplikasikan tata rias Mupus Braen Blambangan.Kata Kunci : Banyuwangi, Blambangan, Paes, Pengantin Mupus Braen Blambangan     This study aims to find out the bridal makeup of Mupus Braen Blambangan in review of (1) the development of face and hair makeup, clothing and accessories, (2) the meaning and function of bridal makeup. Determination of informants using Snowball Sampling technique. Data collection techniques used observation and interview methods. The research instrument uses an observation sheet and interview guide. Data analysis used is descriptive technique. The results of this study show (1) that there has been some changes in Mupus Braen Blambangan related face and hair makeup, clothing and accessories. Changes that occur refers to the history and traditions of Banyuwangi. (2) bridal makeup Mupus Braen Blambangan has a meaning that should not be removed, because it is symbolized as a prayer that is expected to have a good impact on the bride, a function to give illustrated to the makeup artist in applying makeup Mupus Braen Blambangan.keyword : Banyuwangi, Blambangan, Bride Mupus Braen Blambangan, Paes