cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Kinerja Karyawan Salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar Maria Ellysabeth Waha Mare .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15344

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kinerja salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar. Penelitian ini dilaksanakan di salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar. Obyek dalam penelitian adalah sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Sedangkan instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan wawancara sebagai pelengkap data.Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja karyawan salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar tergolong baik dengan memperoleh skor rata-rata 85.Ini menunjukan bahwa kinerja karyawan salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar yang telah diobservasi sebagian besar memenuhi kriteria yang diberikan oleh peneliti.syarat untuk kinerja karyawan yaitu hasil kerja individu, proses kerja, dan sikap kerja. Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Standar Kinerja, Salon Kecantikan His study aims to determine the performance of the salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar. This research was conducted in salon Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar. Objects in the study were as many as 9 people. Data collection techniques using techniques and interviews. Where the instrument of this research use measurement and interview as complement of data. Method of data analysis using descriptive analysis. The result of this research shows the performance of salon employee Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar is quite good with average result average 85.It shows that salon performance of employee Rudy Hadisuwarno Teuku Umar Denpasar which has been observed mostly given by the researcher.condition for employee performance that is individual work, process work, and attitude. keyword : Employee Performance, Performance Standards, Beauty Salon
PENERAPAN SMOCK DENGAN KOMBINASI TEKNIK KORSASE DAN MANIK MUTIARA PADA LENAN RUMAH TANGGA Nilam Sari .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15345

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk lenan rumah tangga dari penerapan smock dengan kombinasi teknik korsase dan manik mutiara dilihat dari prinsip dan unsur desain. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, dan tidak baik),dan diuji oleh 18 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor 2,62 secara keseluruhan dengan kategori hasil yang baik dan dapat dikatakan berkualitas. Hal ini dapat dilihat pada, (1) keselarasan memperoleh skor 2,76 berada dalam kategori baik,(2) keseimbangan memperoleh skor 2,57 berada dalam kategori baik, (3) irama memperoleh skor 2,59 berada dalam kategori baik, (4) pusat perhatian (center of interest) memperoleh skor 2,48 berada dalam kategori baik, (5) kesatuan memperoleh skor 2,69 berada dalam kategori baikKata Kunci : kualitas, korsase, lenan rumah tangga, smock This study aims to determine the quality of household linen products from the application of smock with a combination of corsage techniques and pearl beads seen from the principles and design elements. The type of this research is experimental research, data collection used observation method. The instrument used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) and converted with 3 (good, fair, and not good) guideline, tested by 18 trained panelists. Quality test data were analyzed by using quantitative descriptive technique. The results obtained a score of 2.62 overall with good results category and can be said to be qualified. This can be seen in, (1) the alignment of getting a score of 2.76 is in either category, (2) the balance of scoring 2.57 is in either category, (3) the rhythm getting the score of 2.59 is in either category, (4) ) the center of interest earned a score of 2.48 in either category, (5) the unity score of 2.69 was in either category.keyword : corsages, household linen, qulity, smock
BATIK BALI PADA INDUSTRI SARI AMERTA BATIK COLLECTION DI DESA BATUBULAN KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR Dewa Ayu Widia Natalia .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1)mendeskripsikan teknik pembuatan Batik Bali (2)mendeskripsikan proses pembuatan Batik Bali, (3)mendeskripsikan motif batik Bali. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1)Teknik membuat batik Bali yaitu teknik tulis yang dipadukan dengan teknik colet, dan teknik cap yang dipadukan dengan teknik remekan. (2)Proses pembuatan Batik Bali yaitu persiapan, pelaksanaan (berbeda setiap teknik) dan penyelesaian. (3)Motif Batik Bali di Sari Amerta Batik Collection Kabupaten Gianyar dibuat berdasarkan dari ungkapan ekspresi dan kreatifitas para pengrajin batiknya, dengan ciri khas Bali dari segi budaya, flora dan faunanya. Motif batik yang diciptakan antara lain, motif flora yaitu motif kembang sepatu, motif fauna yaitu motif ikan dan naga, motif manusia yaitu motif penari Bali, dan motif benda mati yaitu motif Barong Bali, dan rumah adat.Kata Kunci : Batik Bali, Motif Batik, Teknik Membatik, Proses Membatik The aims of this current research were (1) to describe the Balinese batik making technique (2) to describe the Balinese batik making process and procedures (3) to describe and observed the motif of Balinese batik, in Gianyar Regency.This research was a descriptive research. Both of interview method and observation method has been used in order to collect datas needed. The instruments of this research were observation form and interview form. This research used descriptive analysis technique in order to make datas analysis. The conclusions of this research were (1) the Balinese batik in Sari Amerta Batik Collection were made by using the combination of painting technique and colet technique and also the combination of printing technique and abstract technique (2) the Balinese batik in Sari Amerta Batik Collection were made by using diverse process and procedures depended on the motif making technique and colouring technique (3) the motif of Balinese batik in Sari Amerta Batik Collection were made depending on the expression and creativity of the creator based on Balinese characteristic which were usually using culture, floral and faunas as an object. this current research has found some motives of Balinese batik in Sari Amerta Batik Collection, such as floral Motif that used hibiscus as an object, Faunas Motif that used fish and dragon as the object, Human activity Motif that used Balinese dancer as an object and Biotic Motif that used Barong and traditional house as an objectkeyword : Balinese Batik, Batik Motif, Batik making Techniques, Batik making Process and Procedures
Kajian Potensi Objek Wisata Budaya di Kawasan Wisata Lovina Kadek Arianti .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di tujuh desa yang merupakan bagian dari Kawasan Wisata Lovina, diantaranya Desa Temukus, Tigawasa, Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, Tukad Mungga, dan Desa Pemaron. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara yang menghasilkan jenis data primer dan telaah dokumen yang menghasilkan jenis data sekunder. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat potensi wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina yang meliputi (1) Bangunan bersejarah dan museum yang berupa Tugu Belanda dan Makam Keramat Karang Rupit dari Desa Temukus, Seka Roras, Sarkopah dari Desa Tigawasa, Puri Ayodya di Desa Kalibukbuk dan Pemandian Tirta Mumbul di Desa Anturan (2) Pusat seni dan kerajinan tangan yang berupa Krisna wisata oleh – oleh di Desa Temukus, Anyaman bambu (sokasi) di Desa Tigawasa, Art Shop Pantai Binaria dan Ingka (anyaman lidi) di Desa Anturan (3) Peninggalan keagamaan yang berupa Mertiwi di Desa Tigawasa, Candi Budha Kalibukbuk dan Pura Kawitan Majapahit di Desa Kalibukbuk, Pura Siwa Manik Dalang di Desa Pemaron, (4) Upacara Madyaning Karya Pamulungan Agung di Pura Labuan Aji dan Meboros Kijang (rusa) di Desa Tigawasa, Sampi Gerumbungan di Desa Kaliasem, Megebeg-gebegan dan Ngelawang Barong Bangkal di Desa Tukad Mungga, (5) Wisata Kuliner yang berupa Ikan bakar dan Kecap Meliwis di Desa Temukus, Gula Merah dan Timbungan di Desa Tigawasa.Kata Kunci : Potensi, Wisata, Budaya, Kawasan Wisata Lovina The aim of this research was to describe about the cultural tourism potential in the Lovina Tourist Area. The current research was a description research with the located in 7 villages which is the part of Lovina Tourist Area, there are: Temukus, Tigawasa, Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, Tukad Mungga, and Pemaron Village. The data in this study were taken by snowball technique with the first informant is Mr. Nyoman Sutrisna.MM as head of the Tourism Government. The data collected by observation and interview method that result a primary data and document review that result a secondary data. Data were analyzed with the 4 steps, there are (1) data retrieval, (2) data reduction, (3) presented of data, (4) conclusion. The results of this study is states that there are a cultural tourism potential in Lovina Tourist Area which is : (1) Historical Building and Museum there are Monumen Tugu Belanda and Makam Keramat Karang Rupit in Temukus Village, Sekaa Roras and sarkopah from Tigawasa village, Puri Ayodya from Kalibukbuk, etc. (2). Art Centre and Handicraft which is Krisna wisata oleh oleh in Temukus village, Sokasi (bamboo handicraft) from Tigawasa village, and Art Shop in Kalibukbuk village. (3) Religious heritage such as Mertiwi in Tigawasa Village, Candi Budha Kalibukbuk and Pura Kawitan Majapahit in Kalibukbuk Village, Pura Siwa Manik Dalang in Pemaron Village, (4) Madyaning Karya Pamulungan Agung ceremony in Labuan Aji Tample and Meboros Kijang (Deer) in Tigawasa Village, Sampi Gerumbungan in Kaliasen Village, Megebeg-gebegan and Ngelawang Barong Bangkal in Tukad Mungga Village, (5) Culinary Tour like, grilled fish and Kecap Meliwis in Temukus Villave, Palm Sugar and Timbungan in Tigawasa Village. keyword : Potency, Travel, Culture, Lovina Tourist Area
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARN-ING TERHADAP HASIL BELAJAR TATA HIDANG SISWA KELAS XI TATA BOGA DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Wayan Erniasih .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar tata hidang. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Singaraja pada siswa kelas XI Tata Boga. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Non equivalent Control Group Design). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Tata Boga di SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 4 kelas Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode non tes untuk mengetahui hasil belajar psikomotor siswa dan metode tes untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa. Berdasarkan analisis dengan statistic deskriptif diperoleh nilai rata-rata psikomotor siswa kelas eksperimen 86,75, kelas kontrol 85,8 dan nilai rata-rata kognitif kelas eksperimen sebesar, 82,92 kontrol sebesar 75,51. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t di-peroleh thitung sebesar 3,34 sedangkan ttabel 2,00 dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar tata hidang siswa kelas XI Tata Boga di SMK Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Hasil Belajar, Project Based Learning, Tata Hidang This study aimed at describing the effect of project-based learning model on learning gastronomy. This study conducted at SMK Negeri 2 Singaraja in culinary students grade XI. The type of this study was quasi-experimental with the design of Non-equivalent Control Group Design. The population of this study were all culinary students grade XI in SMK Negeri 2 Singaraja in the 2018/2019 academic year with total 4 classes. The determination of the sample in this study was done by random sampling technique to de-termine the experimental class and control class. The data were gathered by using non-test methods to discover students' psychomotor learning outcomes and using test methods to discover students' cogni-tive learning outcomes. Based on the analysis by using descriptive statistics was obtained the average value of students' psychomotor in the experimental class was 86.75, control class was 85.8 and the ex-perimental average cognitive value was 82.92 controls in the amount of 75.51. Based on the results of the calculation of t-test was obtained tcount of 3.34 while ttable of 2.00 with a significance level of 5% is 2.00. It means that tcount> ttable, so that H0 was rejected and Ha was accepted. It showed that there was an effect of project based learning model on the learning gastronomy of culinary students grade XI in SMK Negeri 2 Singaraja.keyword : Learning Outcomes, Project Based Learning, Gastronomy
Tata Rias Tari Rejang Keraman Pada Era Modernisasi di Desa Kedis Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng Ni Kadek Windi Juniawati .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias tari Rejang Keraman pada era modernisasi dilihat dari segi : (1) alat dan jenis kosmetika (2) tata rias wajah dan rambut (3) penataan busana dan aksesoris. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedis Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil Penelitian ini adalah : (1) alat yang digunakan pada tata rias tari Rejang Keraman putra dan putri yaitu macam-macam spons, macam-macam kuas, macam-macam sisir, jepit, karet, harnet. Jenis kosmetik yang digunakan adalah fondation, bedak, eye shadow, blush on, pensil alis, eyeliner, lipstick, mascara, hair spray, untuk putranya tidak menggunakan bulu mata palsu. (2) tata rias wajah dan rambut tari Rejang Keraman yaitu merias wajah dan menata rambut menggunakan jenis kosmetika yang lengkap. (3) penataan busana dan aksesoris tari Rejang Keraman putri yaitu pemakaian kebaya, kamben, angkin prada, selendang, badong, gelang kana, kalung emas, subeng. Untuk putra menggunakan baju kaos polos putih berlengan panjang, celana panjang putih, stiwel, kancut, ampok-ampok, kamben songket, semayut, lamak, awir, angkep pala, badong, gelang kana, kris.Kata Kunci : aksesoris, busana, tata rias, tari Rejang Keraman. This study aims to describe the makeup of Rejang Keraman dance in the modernization era in terms of: (1) tools and types of cosmetics (2) makeup and hair (3) fashion and accessories. This research was conducted in Kedis Village, Busungbiu District, Buleleng Regency. The type of research used is descriptive research. Data collection methods used are observation and interview methods. The instruments of this research are observation sheets and interview sheets. Data analysis using descriptive analysis techniques. The results of this study are: (1) the tools used in the Rejang dance makeup of the sons and daughters of a variety of sponges, various brushes, various combs, flops, rubber, harnet. The types of cosmetics used are foundation, powder, eye shadow, blush, eyebrow pencil, eyeliner, lipstick, mascara, hair spray, for her son not to use false eyelashes. (2) Rejang Keraman dance face and hair make up, which are makeup and hair styling using a complete type of cosmetics. (3) the arrangement of clothing and accessories for Rejang Keraman dance Putri, namely the use of kebaya, kamben, angkin prada, scarves, badong, kana bracelets, gold necklaces, subeng. For men using plain white shirts with long sleeves, white trousers, stiwel, kancut, ampok-ampok, kamben songket, semayut, lamak, awir, angkep pala, badong, kana bracelets, kris.keyword : accessories, clothing, makeup, Rejang Keraman dance
Pengembangan Busana Fantasi Dengan Sumber Ide Kekaisaran Jepang Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari .; Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15991

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan proses pengembangan busana fantasi 2) mengetahui hasil pengembangan pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Kekaisaran Jepang. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) pada setiap tahapannya. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar kuisoner diberikan kepada Expert Judgment untuk menguji instrument sebelum diberikan ke ahli produk dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan 1) Proses penelitian pengembangan busana fantasi dengan sumber ide kekaisaran Jepang menggunakan model ADDIE terdiri dari beberapa langkah-langkahnya, a) analisis busana b) mendesain busana, c) pengembangan busana d) mengimplementasikan busana e) mengevaluasi busana. 2) Hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide Kekaisaran Jepang, dari hasil iuji oleh dua orang ahli produk, mendapatkan nilai 77,27% dengan hasil kualifikasi baik. Sehingga bisa dijadikan acuan dalam mengembangkan sebuah produk selanjutnya. Kata Kunci : Kata Kunci : ADDIE, Busana Fantasi, Kekaisaran Jepang, Pengembangan Abstract The objectives of this study were 1) to describe the process of developing fantasy fashion 2) to know the results of the development of making fantasy fashion with the source of the idea of the Imperial Japan. In this study using a development research model with ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) model at each stage. The instrument used in this study in the form of questionnaire was given to Expert Judgment to test the instrument before being given to the product expert and then analyzed using qualitative and quantitative analysis techniques. The results of the study show 1) The process of researching the development of fantasy fashion with sources of imperial Japanese ideas using the ADDIE model consists of several steps, a) fashion analysis with b) designing clothes, c) fashion development, d) implementing fashion, e) evaluating fashion . 2) The results of the development of fantasy fashion with the source of the idea of Imperial Japan, from the results of the tests by two product experts, scored 77.27% with good qualifications. So that it can be used as a reference in developing a further product.keyword : Keywords: ADDIE, Development, Fantasy Fashion, Imperial Japan
Uji Kualitas Tepung Pisang Mas (Musa Acuminata) BUDI UTOMO .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tepung pisang mas (2) zat gizi pada tepung pisang mas (3) kualitas tepung pisang mas dari aspek warna, aroma dan tekstur. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode ini yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi dan laboratorium. Tepung pisang mas dilihat dari aspek warna, aroma dan tekstur yang diuji oleh 5 panelis terbatas dengan menggunakan instrument berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, buruk. Kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan (1) proses pembuatan tepung pisang mas melalui tahap: penyotiran, pengupasan kulit, perendaman, pemotongan, pencucian, pengeringan, penggilingan dan pengayakan. (2) kandungan gizi pada tepung pisang mas, karbohidrat 80,39%, protein 5,44%, lemak 1,24%, abu 2,80%, air 10,39% (3) kualitas tepung pisang mas dari aspek warna berada dalam kategori baik dengan skor (2,80), aroma berada dalam katagori baik dengan skor (3,00), tekstur berada dalam katagori baik dengan skor (3,00). Kata Kunci : Kualitas, Tepung, Pisang Mas This research aims to determine (1) the process of making golden banana flour (2) nutrients of golden banana flour (3) quality of golden banana flour from aspects of color, smell and texture. This research is experimental research. This method used to obtain data is the observation and laboratory methods. Golden banana flour seen from the aspect of color, smell and texture which was tested by 5 limited panelists using an instrument such as organoleptic test sheets with 3 levels were good, enough, bad. Then analyzed through quantitative descriptive analysis. The results show (1) the process of making golden banana flour through steps : sorting, skin stripping, soaking, cutting, washing, drying, grinding and sieving (2) Nutritional content of golden banana flour is, carbohydrate 80.39%, protein 5.44%, fat 1.24%, ash 2.80%, water 10.39% (3) The quality of golden banana flour from the aspect of color is in good category with a score ( 2.80 ), the smell is in good category with a score ( 3.00 ), the texture is in good category with a score ( 3.00 ). keyword : Quality, Flour, Golden Banana
KAJIAN POTENSI WISATA DI DESA BANYUPOH KECAMATAN GEROKGAK Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Subjek dalam penelitian ini adalah potensi wisata di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi, wawancara, dan juga menggunakan teknik snowball sampling, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan panduan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak dibagi menjadi 3 yaitu potensi alam, potensi kebudayaan dan potensi manusia, (1) potensi alam meliputi keadan geografis, panorama alam seperti bukit bebatuan dan pantai, flora seperti buah anggur dan fauna seperti kawanan kera (2) potensi kebudayaan meliputi adat istiadat seperti penerapan tri hita karana dalam kehidupan bermasyarakat, kerajinan seperti batu permata, kawasan pura suci seperti Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting dan Pura Kerta Kawat (3) potensi manusia meliputi pementasan tarian.Kata Kunci : Desa Banyupoh, Pura Pulaki, Potensi wisata. This study aims to determine the potential of existing tourism in the Village Banyupoh, District Gerokgak. Subject in this research is tourism potency in Banyupoh Village Gerokgak District. Data collection methods used in the research are observation method, interview, and also using snowball sampling technique, while the research instrument used is observation sheet and interview guide which then analyzed using descriptive technique. The results of this study indicate that the existing tourism potential in Banyupoh Village, Gerokgak Subdistrict is divided into 3, namely the potential of nature, the potential of culture and human potential, (1) the natural potency includes geographical, georamic and natural scenery such as rocky hills and beaches, flora such as grapes and fauna such as ape herd (2) cultural potency include customs such as applying tri hita karana in social life, handicraft like gemstone, holy temple area like Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting and Pura Kerta Kawat (3) human potential include dance performances .keyword : Banyupoh Village, Pulaki Temple, Tourism Potential.
PENGEMBANGAN E-MODUL PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN DENGAN MODEL ADDIE BERBANTUAN FLIPBOOK MAKER DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2018/2019 KETUT SUYASA .; Dra. Damiati, M.Kes .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan media belajar berupa e-modul pada materi pembelajaran; (2) untuk mengetahui validitas e-modul flipbook maker ditinjau dari ahli isi, ahli desain dan ahli media; (3) untuk mengetahui kelayakan e-modul berdasarkan uji sasaran. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu kelas XI Boga 3, instrumen penelitian berupa lembar pencatatan dokumen dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rancangan pengembangan e-modul dengan model ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi, (2) Hasil uji kelayakan dinyatakan sangat layak dari review para ahli dengan: (a) hasil review ahli isi menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik dengan skor (nhit=1,0), (b) hasil review ahli media menunjukkan e-modul berpredikat sagat baik dengan skor 96,87%, (c) hasil review ahli desain menunjukkan e-modul berpredikat sangat baik dengan skor yakni 100%, (3) hasil analisis uji sasaran berupa respon siswa terhadap e-modul diperoleh skor 86% dengan predikat baik. Kata Kunci : ADDIE, e-modul, flipbook maker. This study aims to (1) develop learning media in the form of e-modules in learning material; (2) to find out the validity of the flipbook maker e-module in terms of content experts, design experts and media experts; (3) to determine the feasibility of e-modules based on the target test. This type of research is development using the ADDIE model. The subject of this research is class XI Boga 3, the research instrument in the form of sheets of recording documents and questionnaires. The results showed that (1) the development of e-module design with ADDIE model consisting of analysis, design, development, implementation and evaluation, (2) the results of the feasibility test were considered very feasible from the expert review with: (a) results of expert content review shows that e-module has a very good predicate with a score (nhit = 1.0), (b) the results of a media expert review show that e-module has a good sagat predicate with a score of 96.87%, (c) the design expert review shows an e-module predicate very good with a score of 100%, (3) the results of the analysis of the target test in the form of student responses to e-modules obtained a score of 86% with a good predicate.keyword : ADDIE, e-module, flipbook maker.