cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
Busana Adat Tradisional Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan KOMANG WIDIASTARI .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16020

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) busana adat Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan khususnya menggunakan kain tenun gringsing dan (2) mengetahui makna dan fungsi dari busana adat Tradisional Usaba Kasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu deskriptif. Sumber informan dari penelitian ini yaitu Kepala Desa, Desa Tenganan Pegringsingaan. Instrumen pada penelitian ini berupa lembar wawancara dan lebar observasi. Adapun hasil dari penelitian ini (1) busana adat Usaba Kasa dimana terdiri dari: Perlengkapan busana yang meliputi stagen, tapih, kamen celagi manis, kain gegalaran, kain gringsing, kain lapis, kain tepi. Aksesoris yang digunakan. Tahapan menggunakan kain tapih, menggunakan kamen celagi manis, stagen, kain lapis, kain tepi, kain gegalaran, kain gringsing kecil, dan untuk petemu kaja dimulai dari: menggunakan tapih, menggunakan stagen, celagi manis, menggunakan kain gringsing. (2) Busana adat Usaba Kasa Desa Tenganan Pegringsingan memiliki makna dan fungsinya masing-masing. Dilihat dari penggunaan kain tenun gringsing yang dipercaya sebagai penolak bala. Pada penggunaan busana dan aksesoris untuk petemu kaja dan petemu kelod memiliki unsur warna merah, hitam, putih yang mempunyai makna dari dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.Kata Kunci : Busana Adat Tradisional, Tenganan Pegringsingan, Usaba Kasa The purpose of the research was to find out (1) Usaba Kasa traditional clothing in Tenganan Village, Pegringsingan specifically using gringsing woven cloth and (2) the meaning of meaning and function of Usaba Kasa customary customs. The type of research used is descriptive qualitative research. Research methods used and interviews. Data analysis techniques in this study are descriptive. The source of information from this study is the village head, Desa Tenganan Pegringsingaan. The instruments in this study were interview sheets and measurements. The results of this study (1) Usaba Kasa traditional clothing which consists of: fashion equipment which includes stagen, tapih, kamen celagi manis,. Accessories that are Tahapan uses tapih cloth, using kamen celagi manis, stagen, lapis cloth, edge cloth, gegalaran cloth, small gringsing cloth, and for petemu kaja Starting from: using tapih, using stagen, sweet celagi, using gringsing cloth. (2) Usaba Kasa traditional clothing in Tenganan Pegringsingan village has its own meaning and function. Read from the use of gringsing woven cloth that is valuable as a repellent for reinforcements. In the application of clothing and accessories for gatherers, kaja and petemu kelod have red, black, and white colors that have the meaning of Lord Brahma, Vishnu, and Shiva.keyword : Traditional Traditional Clothing, Tenganan Pegringsingan, Usaba Kasa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENGOLAHAN PENYAJIAN MAKANAN ( P2M) SISWA KELAS XI JASA BOGA DI SMK TRIATMA JAYA SINGARAJA Hanifa Firdaus .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Dra. Damiati, M.Kes .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Jasa boga di SMK Triatma Jaya Singaraja. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jasa boga berjumlah 104 orang orang yang terbagi menjadi tiga kelas yaitu XI JB 1, XI JB 2, XI JB 3. Sampel penelitian adalah teknik random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan metode angket untuk mengetahui respon siswa. Berdasarkan analisis dengan statistic deskriptif nilai rata-rata kognitif kelas eksperimen sebesar 80,75 kontrol sebesar 75,43. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 3,06 sedangkan ttabel 2,00 dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Tata Boga di Triatma Jaya Singaraja. Data hasil respon siswa yang diperoleh yaitu sebesar 87% maka respon siswa terhadap model Discovery Learning berbantuan LKS baik. Kata Kunci : Discovery learning, LKS, P2M, Hasil belajar. This study aims to determine the effect of learning assisted discovery P2M class learning models of students on learning outcomes of LKS SMK XI Triatma Jaya Singaraja catering service. This type of research was quasi-experimental with the Nonequivalent Posttest Design Only Control Design Group. The population of this study was all students of class XI catering service amounting to 104 people divided into three classes, namely XI JB 1, JB XI 2, XI JB 3. The research sample was a random technique sampling research data to determine experimental class and control class. Collection is done by methods to find out learning outcomes and methodologies to find out the response. Based on the analysis with descriptive statistics the cognitive average value of the experimental class was 80.75 control at 75.43. Based on the results of the t-test calculation, it is calculated that 3.06 while the 2.00 table with a significance of 5% is 2.00. This means, t count> t table, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that the influence of the learning learning model is guided by the worksheets on P2M learning outcomes of participants of class XI of the Education Council in Triatma Jaya Singaraja. The results of student response data obtained were 87% of responses to the Discovery Learning model assisted by LKS.keyword : Discovery learning, LKS, P2M, Learning Outcomes
STUDI EKSPERIMEN TEPUNG MOCAF(MODIFIED CASSAVA FLOUR) MENJADI BROWNIES KUKUS Pt Wahyu Manik Fransiska .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16918

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui, (1) kualitas cake tepung mocaf dengan menggunakan bahan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek tekstur, rasa dan aroma, (2) proses pengolahan tepung mocaf menjadi brownies kukus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrument berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari26 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas brownies kukus tepung mocaf dengan menggunakan 100% tepung mocaf dilihat dari aspek (1) tekstur dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur lembut dan beremah, (2) aspek rasa dengan skor rata-rata 2,95 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki rasa manis dan terasa coklat, (3) aspek aroma dengan skor rata-rata 2,85 berada pada kategori baik dengan tolak ukur dominan memiliki aroma coklat dan aroma khas tepung singkong. Kata Kunci : Brownies Kukus, Kualitas, Tepung Mocaf This experimental study aims to determine, (1) the quality of mocaf flour cake using 100% mocaf flour viewed from the aspect of texture, taste and aroma, (2) the processing of mocaf flour into steamed brownies. The data collection method used in this study is the observation method by using an instrument in the form of an organoleptic sheet test with 3 levels namely good, sufficient, and lacking. Panelists in this study were trained panelists consisting of 26 panelists. Data analysis techniques used are quantitative descriptive techniques. The results of this study show the quality of steamed mocaf flour using 100% mocaf flour seen from aspects (1) of the texture with an average score of 2.85 in the good category according to the soft and weak benchmark, (2) the taste aspect with the average score -ata 2.95 is in good category with a benchmark that has a sweet and brown taste, (3) the aroma aspect with an average score of 2.85 is in a good category with the dominant benchmark has a chocolate aroma and a distinctive aroma of cassava flourkeyword : Steamed Brownies, Quality,Mocaf Flour
PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI PERMEN JELLY KERING NI KOMANG NILAWATI .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16919

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas permen jelly kering kulit buah naga dilihat dari (1) aspek rasa,(2) tekstur (3) warna. Penelitian ini menggunakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis, Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunaka instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik,cukup,dan kurang. Data dianalissis dengan menggunakan tehnik deskritif kuantitatif. Hasil penelitia ini menunjukan kualitas permen jelly kulit buah naga dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik, dengan skor 2,44, ditinjau dari aspek tekstur berada pada kategori baik dengan skor 2,61, ditinjau dari aspek warna berada dalam kategori baik dengan skor 2,71. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah kulit buah naga dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan permen. Kata Kunci : kulit buah naga, kualitas permen jelly. This experimental study aims to find out the quality of dried jelly candy dragon fruit skin viewed from (1) aspect of taste (2) textures (3) colour. This study used trained panelists consisting of 25 panelists. The method of data collection used in this study was the observation method using instruments the from of organoleptic test sheets with 3 levels good, sufficient and less. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results of this study shows the quality of dragon fruit skin jelly candy seen from the aspect of taste in the good . category, with score of 2,44, in terms of the texture aspect in the good category with a score of 2,61, in terms of color aspects in the good category with a score of 2,71 based on the result of this study it can be concluded that dragon fruit skin waste can be used as processed candy products.keyword : Dragon fruit, quality, jelly candy.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X AP PADA MATA AJAR SANITASI, HYGIENE DAN KESELAMATAN KERJA DI SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA TAHUN AJARAN 2018/2019 YULI ANITIAS .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17021

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dari penggunaan model Problem Based Learning berbasis lingkungan terhadap hasil belajar siswa kelas X-AP mata ajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan kerja di SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja Tahun Ajaran 2018/2019. Desain penelitian yang digunakan adalah Non equivalent Only Control Group Design. Objek dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pemilihan sampel penelitian adalah dengan teknik random sampling. Proses pengumpulan data menggunakan instrumen tes untuk mengetahui hasil belajar siswa, kemudian melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan teknik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung 7,641 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 3,460. Hal ini berarti bahwa thitung> ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa X AP Di SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Problem Based Learning berbasis lingkungan lebih tinggi dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan kerja kelompok eksperimen adalah 81 lebih besar dari rata-rata hasil belajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan kerja kelompok kontrol yaitu 76 Kata Kunci : Kata kunci: Hasil belajar Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja, Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Lingkungan The study aimed at finding out the difference of implementation of problem based learning model with environmental basis towards the achievement of class XAP students on the subjects of sanitation, hygiene, and workplace safety at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja on the academic year 2018/2019. The research was designed with non equivalent only group control. The objects were two classes of samples, namely controlled and sample classes. Random sampling method was apllied to determine the sample of the research. The data were gathered by using test to find out the achievement of the students , then examining the hypothesis was done by implementing t-examiner technique. The results show that tvalue is 7,641 and ttable (at level of significance 5%) = 3,460. It means that tvalue> ttable. It can be interpreted that there is a significant effect towards the students’ahievement of class X AP at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. The group of students that were treated with Problem Based Learning with the environmental basis got the mean score 81 for sanitation, hygiene, and workplace safety, it is higher than those who were treated with conventional method (controlled group).keyword : Key words : achievement, sanitation, hygiene, and workplace safety Model Problem Based Learning (PBL) with environmental basis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (STAD) STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JASA BOGA PADA MATA AJAR KEAMANAN PANGAN DI SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA NI KM AYU NOVIANTI .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD (Student Team Achivement Divisions) berbantuan LKS terhadap hasil belajar keamanan pangan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen dalam penelitian ini adalah kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran (STAD) Student Team Achievement Divisions berbantuan LKS, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh thitung adalah 5,36. Sedangkan ttabel sebesar 1,67 dengan taraf signifikansi adalah 5%. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar keamanan pangan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions) berbantuan LKS dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas X Jasa Boga SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model Pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions), LKS. This research is aimed at knowing the effect of STAD (Student Team Achievement Divisions) model assisted by stuctured student’s worksheet on problem student’s learning result in food safety. This type of research is a quasi-experimental desaind whit Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. This study used two sample groups, namely the experimental group and the control group. Theexperimental group in this study is a group of in this STAD (Student Team Achievement Divisions) model assisted by stuctured student’s worksheet, while the control group is group of students who use conventional learning models. The determination of this study was carried out by random sampling technique. Based on the results of hypothesis testing whit the ttest, it was found to be 5,36. While the ttable (0,05) is 1,67 with a significance level of 5%. This show that there is a significant influence on the learn by using the STAD (Student Team Achievement Divisions) model assisted by stuctured student’s worksheet whit students who learn using conventional learning models in ten grade of culinary Department at Triatma Jaya Tourism Vocational School in Singarajakeyword : : science learning result, STAD (Student Team Achievement Divisions) model, stuctured student’s worksheet
Substitusi tepung kulit pisang kepok pada pembuatan cake pisang ditinjau dari sifat fisik dan tingkat kesukaan INTEN IHROMI MAY .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17034

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas cake kulit pisang kepok ditinjau dari sifat fisik adapun sifat yang dimaksud terdiri dari aroma, tekstur dan rasa. Panelis untuk uji kualitas ini menggunakan 7 panelis terlatih yang terdiri dari dosen PKK, (2) untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap cake kulit pisang kepok dalam uji kesukaan ini menggunakan panelis tidak terlatih berjumlah 30 orang yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi di lingkungan Fakultas Teknik dan Kejuruan. Metode pengumpulan data untuk uji kualitas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen 1 berupa lembar uji kualitas uji organoleptik dengan 5 skala atau tingkatan yaitu sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, dan sangat kurang baik, dan instrumen 2 uji kesukaan menggunakan uji organoleptik metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan menggunakan lembar uji organoleptik dengan 5 skala atau tingkatan yaitu sangat suka, suka, cukup suka, tidak suka dan sangat tidak suka.Kata Kunci : Cake pisang, Sifat fisik, Tingkat Kesukaan, Kulit pisang Kepok. This experimental research is aimed to know (1) the quality of kepok banana peel cake is seen from physical characters, while the characteristics are consists of aroma, texture and flavour. This quality testing uses 7 trained panelists, consisting of Family Educational Welfare (PKK) lecturers, (2) to find out the level of preference for kepok banana peel cake, in this case, the test is using 30 untrained panelists consisting of 30 students in the Faculty of Engineering and Vocational. The method of collecting data for the quality testing used in this research is observation method by using two instruments, which are: first is in the form of a good organoleptic test with 5 scales or standards namely very good, good, good enough, not good, and very poor. Second instrument is by using the organoleptic test method, the observation method is used with an organoleptic test sheet with 5 scales or levels, namely very like, quite like, like, dislike and really dislike.keyword : Banana cake, Physical character, standard of likes, kepok banana Peel.
Pemanfaatan Kulit Melon Menjadi Selai DESAK PUTU NITA APSARI .; Dra. Damiati, M.Kes .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17065

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas selai kulit melon yang dilihat dari aspek warna, rasa, dan konsistensi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 20 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek warna berada pada kategori baik dengan skor (2,85) yaitu memiliki warna hijau kekuningan, kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik dengan skor (2,8) yaitu memiliki rasa manis dan asam, dan kualitas selai kulit melon dilihat dari aspek konsistensi berada pada kategori baik dengan skor (2,85) yaitu memiliki konsistensi kental dan berserat.Kata Kunci : Selai, kualitas, kulit melon This experimental study aims at identifying the quality of melon skin jam form its color, taste, and consistency aspects. The data of the study were collected through observation method by using organoleptic expert judgment sheets with three different levels, namely: good, fair, and poor. The panelists of the study were trained panelists, which consisted of 20 panelists. The data were analyzed using descriptive quantitative technique. The results of the study show that the quality of melon skin jam in terms of its color is categorized into good with a score of 2.85, it has yellowish green color, from the taste aspect, the quality of the melon skin jam is categorized into good with a score of 2.8, it has sweet and sour taste, and the quality of the melon skin jam from the consistency aspect can be categorized into good with a score of 2.85, it has thick and fibrous texture.keyword : jam, quality, melon skin
Pemanfaatan Tepung Umbi Gadung (Dioscorea Hispida Dennst) Menjadi Kue Kering Kaastengels PUTU ADI PERIAWAN .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.17066

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kualitas kue kering kaastengels tepung gadung yang dilihat dari aspek rasa, warna, dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitolian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue kering kaastengels tepung gadung dilihat dari dari aspek (1) rasa dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur rasa gurih dan terasa keju, (2) aspek warna dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur warna kuning keemasan, (3) aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,72 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki tekstur rapuh dan tidak mudah patah.Kata Kunci : Kue kering kaastengels, kualitas, tepung gadung. This eksperimental study is aims at describing the (1) quality of kaastengels cookies of a gadung flour tha is seen in the sense of the taste, colour and textures. The method of collecting data used in this study is an abservation method using the instrument of a form of organicptic tissue test with 3 levels is good, enough and less. Panelists in this study were trained panelists consisting of 25 panelists. Data analysis techniques used quantitative descriptive techniques. The results showed that the quality of gadung flour kaastengels cookies was seen from aspects (1) of taste an average score of 2,84 in the good category, (2) colour aspects with an average score 2,84 in the good category avcording to the golden yellow benchmark, (3) textural aspects with an average score of 2,72 are in the good category with benchmark having a brittle texture and not esily broken.keyword : Kaastengels cookies, quality, gadung flour.
POTENSI OBJEK WISATA ALAM HUTAN RAYA, DESA SELAT KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG Luh Putu Budiartini .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata alam Hutan Raya, Desa Selat Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah Data Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, metode wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa objek wisata alam Hutan Raya, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng telah memenuhi 5 komponen potensi wisata alam yakni (1) Komponen Daya Tarik/atraksi meliputi adanya Bumi Perkemahan, Air Terjun Tukad Basak, wahana selfi, Tracking ke dalam hutan, Monument Mayor Metra, (2) Komponen aksesibilitas meliputi kondisi jalan menuju lokasi objek wisata (3) Komponen amenitas meliputi: tersedianya lahan parkir, warung makan, toilet, dan pos informasi (4) Komponen kelembagaan meliputi: Surat Keterangan Menteri Kehutanan dan Surat Keterangan Bupati Buleleng untuk ijin pengelolaan Hutan Raya, Desa Selat, (5) Komponen lingkungan meliputi sertifikat AMDAL atas keberadaan objek wisata Hutan Raya, Desa SelatKata Kunci : Potensi, wisata alam, Hutan Raya Desa Selat This study aims to determine the potential of the natural attractions of Hutan Raya, Selat Village, Sukasada District, Buleleng Regency. This research is a type of descriptive research. the type of data in this study is qualitative data. Data collection is done through observation methods, interview methods and documentation the data is analyzed through 4 stages, namely: (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation (4) conclusion. The results of this study indicate that natural forest attractions, strait villages, sukasada sub-districts, buleleng regencies have fulfilled 5 components of natural potential, namely (1) pull / pull component attractions include the campsite, Tukad Basak Waterfall, Wahana Selfi, Tracking into the forest, visiting the metra major monument, (2) Accessibility components include the condition of the road to the location of the tourist attraction, (3) The amenities component includes: the availability of parking lots, food stalls, toilets, and information posts, (4) Institutional Components include: Minister of Forestry Certificate and Buleleng Regent Certificate for Greater Forest Management permits, Selat Village, (5) Environmental components include an AMDAL certificate for the existence of a forest tourism object, Selat Villagekeyword : Potential, Nature Tourism, Forest, Selat Village