cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
KAJIAN POTENSI WISATA DI DESA BANYUPOH KECAMATAN GEROKGAK ., Ni Kadek Aryan Tunjung Birawa; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Subjek dalam penelitian ini adalah potensi wisata di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi, wawancara, dan juga menggunakan teknik snowball sampling, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan panduan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang ada di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak dibagi menjadi 3 yaitu potensi alam, potensi kebudayaan dan potensi manusia, (1) potensi alam meliputi keadan geografis, panorama alam seperti bukit bebatuan dan pantai, flora seperti buah anggur dan fauna seperti kawanan kera (2) potensi kebudayaan meliputi adat istiadat seperti penerapan tri hita karana dalam kehidupan bermasyarakat, kerajinan seperti batu permata, kawasan pura suci seperti Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting dan Pura Kerta Kawat (3) potensi manusia meliputi pementasan tarian.Kata Kunci : Desa Banyupoh, Pura Pulaki, Potensi wisata. This study aims to determine the potential of existing tourism in the Village Banyupoh, District Gerokgak. Subject in this research is tourism potency in Banyupoh Village Gerokgak District. Data collection methods used in the research are observation method, interview, and also using snowball sampling technique, while the research instrument used is observation sheet and interview guide which then analyzed using descriptive technique. The results of this study indicate that the existing tourism potential in Banyupoh Village, Gerokgak Subdistrict is divided into 3, namely the potential of nature, the potential of culture and human potential, (1) the natural potency includes geographical, georamic and natural scenery such as rocky hills and beaches, flora such as grapes and fauna such as ape herd (2) cultural potency include customs such as applying tri hita karana in social life, handicraft like gemstone, holy temple area like Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting and Pura Kerta Kawat (3) human potential include dance performances .keyword : Banyupoh Village, Pulaki Temple, Tourism Potential.
UJI SELERA DODOL TERONG BELANDA (TAMARILLO) DILIHAT DARI RASA, TEKSTUR, DAN WARNA ., Komang Ratna Dewi; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selera masyarakat terhadap dodol terong belanda, dilihat dari aspek rasa, tekstur, dan warna. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Dodol terong belanda diuji selera oleh 50 orang panelis konsumen yang diambil dari masyarakat umum Desa Selat Pandan Banten yang dilihat dari aspek rasa, tekstur dan warna. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar uji selera. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) selera masyarakat terhadap dodol terong belanda ditinjau dari segi rasa dengan perolehan persentase 82% (41 orang) berada pada kategori suka dan 18% (9 orang) berada pada kategori tidak suka. Dilihat dari segi tekstur dengan perolehan persentase 78% (39 orang) berada pada kategori suka dan 22% (11 orang) berada pada kategori tidak suka, sedangkan dilihat dari segi warna 98% (49 orang) berada pada kategori suka dan 2% (1 orang) berada pada kategori tidak suka. Kata Kunci : Terong belanda, Dodol, Selera This study aims to determine the tastes of society to dodol tamarillo, seen from the aspect of flavor, texture, and color.This research is an experimental research and data collection techniques were used that method of observation. Dodo tamarillo taste tested by a consumer panel of 50 people drawn from the general public Desa Pandan Banten Strait as seen from the aspect of flavor, texture and color. Data collection instruments used are taste test sheet. Then analyzed using quantitative descriptive analysis . The results showed (1) the public taste toward dodol tamarillo in terms of flavor with the acquisition of the percentage of 82% ( 41 people ) are in the category of love and 18 % ( 9 people ) are in the category of dislike . In terms of texture with the acquisition of the percentage of 78 % ( 39 people ) are in the category of love and 22 % ( 11 people ) are in the category do not like , whereas in terms of color of 98 % ( 49 people ) are in the category of love and 2 % ( 1 people ) are in the category of dislike . keyword : tamarillo , Dodol , Tastes
PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI PERMEN JELLY KERING ., NI KOMANG NILAWATI; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16919

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas permen jelly kering kulit buah naga dilihat dari (1) aspek rasa,(2) tekstur (3) warna. Penelitian ini menggunakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis, Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunaka instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik,cukup,dan kurang. Data dianalissis dengan menggunakan tehnik deskritif kuantitatif. Hasil penelitia ini menunjukan kualitas permen jelly kulit buah naga dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik, dengan skor 2,44, ditinjau dari aspek tekstur berada pada kategori baik dengan skor 2,61, ditinjau dari aspek warna berada dalam kategori baik dengan skor 2,71. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah kulit buah naga dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan permen. Kata Kunci : kulit buah naga, kualitas permen jelly. This experimental study aims to find out the quality of dried jelly candy dragon fruit skin viewed from (1) aspect of taste (2) textures (3) colour. This study used trained panelists consisting of 25 panelists. The method of data collection used in this study was the observation method using instruments the from of organoleptic test sheets with 3 levels good, sufficient and less. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results of this study shows the quality of dragon fruit skin jelly candy seen from the aspect of taste in the good . category, with score of 2,44, in terms of the texture aspect in the good category with a score of 2,61, in terms of color aspects in the good category with a score of 2,71 based on the result of this study it can be concluded that dragon fruit skin waste can be used as processed candy products.keyword : Dragon fruit, quality, jelly candy.
Tata Rias Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ., Kadek Mirayanti; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v5i2.8376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tata rias wajah dan rambut Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (2) Busana dan aksesoris Tari Rejang di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Variabel penelitian Tata Rias Tari Rejang meliputi tata rias wajah, rambut, busana dan aksesoris. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dengan teknik analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tata Rias Wajah dan rambut Tari Rejang Dewa dan Rejang Adat menggunakan tata rias yang menunjang penampilan dengan menggunakan warna Eye Shadow biru, merah dan kuning, yang membedakan tata rias tari ini pada pemakaian Gecek dan Ganda. Sedangkan tari Rejang Renteng menggunakan tata rias untuk menunjang penampilan penari mendekati tata rias sehari-hari. Tata rias rambut Tari Rejang Dewa diikat rapi, tari Rejang Adat menggunakan sanggul pusung gonjer dan Tari Rejang Renteng menggunakan sanggul pusung tagel. (2) Busana yang digunakan tari Rejang Dewa menggunakan: tapih kuning, wastra putih, sabuk toros, selendang prada, selendang putih, sedangkan aksesoris yang digunakan gelungan. busana rejang adat : kamben putih, longtorso, kebaya dan selendang prada dengan aksesoris: subeng, puspo lembo, cempaka emas. Busana tari Rejang Renteng : Kamben putih, kebaya, longtorso dan selendang putih dengan aksesoris: bunga cempaka emas. Kata Kunci : Aksesoris, Busana, Rias Rambut, Rias wajah, Tari Rejang This study was aimed at determining (1) Makeup and hairdressing of Rejang dance in Madenan village, Tejakula sub district, Buleleng (2) Clothing and accessories which are used in Rejang dance of Madenan village, Tejakula sub district, Buleleng. This study used descriptive research design. The research variables were cosmetology of Rejang dance include makeup, hair, clothes and accessories. The data were collected by using observation and interviews method with qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that (1) Face makeup and hairdressing of Rejang Dewa and Rejang Adat dance wore makeup which support the performances by using blue, red and yellow eye shadow, which distinguishes this dance’s makeup on the use of Gecek and Ganda. Meanwhile, Rejang Renteng dance wore daily makeup to support the appearance of dancers. Hairdressing of Rejang Dewa dance was tied neatly, Rejang Adat dance used pusung gonjer bun and Rejang Renteng dance used pusung tagel bun. (2) Clothing which was used by Rejang Dewa was: yellow tapih, white wastra, toros belts, scarves prada, white shawl, while the accessory used was gelungan. clothing of rejang adat: white kamben, longtorso, kebaya and prada scarves with Accessories: subeng, puspo lembo, cempaka emas. clothing of rejang renteng dance: white kamben, kebaya, longtorso and white scarves with Accessories: cempaka emas flower. keyword : accessories, clothing, hairdressing, makeup, Rejang dance
UJI KUALITAS UMUR SIMPAN MANISAN TAMARILLO Yuliana, N.M.E.; Masdarini, L.; Marsit, C.I.R
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i3.22155

Abstract

Abstrak Manisan tamarillo merupakan salah satu produk awetan yang diolah dengan penambahan gula sebagai pemberi rasa manis. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kualitas umur simpan manisan tamarillo ditinjau dari rasa, tekstur, warna dan aroma. Objek dalam penelitian ini adalah uji kualitas umur simpan manisan tamarillo dinilai dari segi rasa, tekstur, warna dan aroma. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan instrument lembar uji kualitas umur simpan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Umur simpan tersebut dapat diketahui berdasarkan penurunan mutu kualitas manisan menggunakan metode ESS (Extended Storage Studies) dengan penyimpanan dalam kondisi normal sehari-hari. Hasil penelitian selama penyimpanan 56 hari menunjukkan dari aspek rasa memperoleh persentase 77,77% berada pada kategori baik, aspek tekstur dengan persentase 33,33% berada pada kategori kurang, aspek warna dengan persentase 55,55% berada pada kategori cukup, dan aspek aroma dengan persentase 55,55% berada pada kategori cukup. Umur simpan manisan tamarillo selama 56 hari dengan perubahan mutu yang signifikan yaitu kerusakan tekstur yang keras, warna manisan coklat dan diselimuti warna putih yang dominan dan aroma khas buah tamarillo berkurang dan tidak harum. Kata kunci : Manisan Tamarillo, Kualitas Manisan, Umur Simpan Abstract Candied tamarillo is a durable product that is processed with the addition of sugar as a sweet taste This study aimed at determining the quality of tamarillo candied shelf life in terms of taste, texture, color and flavor. The object of this research was the quality test of the tamarillo candied shelf life was assessed in terms of taste, texture, color and flavor. Method of data collection used in this study was observation method with a shelf life quality test instrument. The data analysis technique used was quantitative descriptive. Shelf life can be determined regarding to the reduced-quality of the sweets quality using the ESS (Extended Storage Studies) method with storage of daily normal conditions. The results of the research during 56 days storage showed that the aspect of taste obtained 77.77% and it was in the good category, the texture aspect with a percentage of 33.33% was in the lack category, the color aspect with a percentage of 55.55% was in the sufficient category, and the flavor aspect with a percentage of 55.55% was in the sufficient category. Shelf life of tamarillo candied for 56 days had significant changes in quality, namely hard texture damage, color turned brown and covered with a dominant white color and the distinctive flavor of tamarillo fruit was reduced and not fragrant. Keywords: Tamarillo Candied, Candied Quality, Shelf Life.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN JOB SHEET TERHADAP HASIL BELAJAR HOUSEKEEPING SISWA KELAS XI AKOMODASI PERHOTELAN (EKSPERIMEN DI SMKN 1 SUKASADA) ., Ni Made Sri Arsani; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan Job Sheet pada mata pelajaran Housekeeping di SMKN 1 Sukasada. Dalam upaya meningkatkan hasil belaja etrdapat tiga ranah yang akan dinilai yaitu ranah Kognitif, Afektf, dan Psikomotor. Populasi dalam penelitian ini yaitu Siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan SMKN 1 Sukasada, sementara sampel penelitian yang digunakan yaitu Siswa Kelas XI AP.2 SMKN 1 Suksada. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan menggunakan tes pilihan ganda, ranah afektif dengan menggunakan penilaian sikap, dan pada ranah psikomotor mengunakan penilaian praktek. Hasil penelitian yang diperoleh, pada semester ganjil presentase Ketuntasan Klasikal sejumlah 55,88 %sedangkan pada rekapitulasi hasil belajar siswa semester genap presentase Ketuntasan Klasikal yaitu sejumlah 82,35 %. Terjadi peningkatan sebanyak 26,47 %dari hasil presentase yang diperoleh. Hal ini menandai adanya pengaruh dengan diterapkannya Model Pembelajaran TTW (Think –Talk- Write) Berbantuan Job Sheet dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Akomodasi Perhotelan khususnya Kata Kunci : Model Pembelajaran TTW, Job Sheet, Housekeeping, Hasil Belajar (Kognitif, afektif, Psikomotor), Ketuntasan Klasikal. This study aims to improve student learning outcomes by applying the Think Talk Write (TTW) learning model assisted by Job Sheet on Housekeeping subjects at Vocational High School specially at SMKN 1 Sukasada. In an effort to improve learning outcomes there are three domains that will be assessed, namely the cognitive, affective, and psychomotor domains. The population in this study is Class XI Accommodation Hospitality Students at SMKN 1 Sukasada, while the research sample used is Class XI AP.2 Students of SMKN 1 Suksada. The method of data collection in this study is to measure student learning outcomes in the cognitive domain by using multiple choice tests, affective domains using attitude assessment, and in the psychomotor domain using practical assessment. The results of the study were obtained, in the odd semester the classical completeness percentage was 55.88% while the recapitulation of the even semester students' learning outcomes in the classical completeness percentage was 82.35%. An increase of 26.47% from the percentage results obtained. This marks the influence of the implementation of the TTW Learning Model (Think-Talk-Write) Assisted by Job Sheet in an effort to improve the learning outcomes of class XI Hospitality Accommodation in particularkeyword : TTW Learning Model, Job Sheet, Housekeeping, Learning Outcomes (Cognitive, Affective, Psychomotor), Classical completeness.
PENGEMBANGAN TATA RIAS FANTASI DENGAN SUMBER IDE MITOLOGI CHINA Yunitari, Made; Sudirtha, I Gede; Angendari, Made Diah
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i3.22144

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan tata rias fantasi; (2) menerangkan hasil akhir dari pengembangan tata rias fantasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE. Subyek dari penelitian ini yaitu 2 orang ahli isi instrumen dan 2 orang ahli produk yang akan menilai hasil produk tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China. Penelitian menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi (1) Proses pengembangan tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China dimulai dari tahap analisis, desain, pengembangan terdiri dari persiapan dan pelaksanaan, implementasi dan evaluasi berupa saran para ahli produk (2) Hasil akhir berupa tata rias fantasi meliputi tata rias wajah, penataan rambut dan body painting yang dikembangkan dari sumber ide mitologi China. Hasil penilaian yang didapatkan dari para ahli produk yakni tingkat pencapaian dari validitas produk adalah 94.99% dengan kualifikasi produk dapat dikatakan sangat baik.Kata kunci : Mitologi China, Pengembangan, Sumber Ide , Tata Rias Fantasi
PEMANFAATAN TEPUNG BONGGOL PISANG KEPOK (MUSA ACUMINATA BALBISIANA) MENJADI CHOCO COOKIES ., MADE WIRA LEGA SAPUTRA; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.21639

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) formula choco cookies tepung bonggol pisang kepok (2) kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dari rasa, aroma dan tekstur. Objek penelitian ini adalah proses pembuatan dan kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dari aspek rasa, aroma, dan tekstur. Panelis yang dipilih adalah panelis terlatih terdiri dari guru dan dosen tata boga berjumlah 19 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan metode observasi. Data kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dikumpulkan melalui uji organoleptik mutu hedonik dengan skala 3 tingkatan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) formula choco cookies tepung bonggol pisang kepok sebagai berikut tepung bonggol pisang kepok 150g, margarin 180g, choco chip 150g, gula halus 150g, cokelat bubuk 25g, kuning telur 20g dan vanilli 4g (2) kualitas choco cookies tepung bonggol pisang kepok dilihat dari aspek rasa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,94 artinya memiliki rasa manis dan gurih. Aspek aroma berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,89 artinya memiliki aroma khas bonggol pisang kepok. Aspek tekstur berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 2,78 artinya memiliki tekstur yaitu rapuh.Kata Kunci : choco cookies, kualitas, tepung bonggol pisang kepok This experimental research is aimed to know (1) the formula of kepok banana hump flour choco cookies (2) the quality of kepok banana hump flour seen from flavor, aroma and texture. The object of this study is process and quality of kepok banana hump flour choco cookies from the aspect of flavor, aroma and texture. The selected panelists were 19 trained panelists. The method used in this is the method of laboratory and method of observation. The data kepok banana hump flour was collected through organoleptic test of hedonic quality with scale 3 levels and then the data of this study was found some result will be analyzed by using qualitative and quantitative descriptive analysis method. Based on the results of data analysis, it was found (1) the formula of kepok banana hump flour choco cookies is a kepok banana hump flour 150g, margarine 180g, choco chip 150g, refined sugar 150g, cocoa powder 25g, egg yolk 20g, and vanillie 4g (2) the quality of kepok banana hump flour choco cookies seen from flavor aspect is good category with the average 2,94 has a desired flavor there are sweat and savory, from the aspect aroma is in the good category with the average 2,89 has a distinctive aroma of kepok banana hump flour, from the aspect of the texture is good category with the average 2,78 has a distinctive texture is fragile.keyword : choco cookies, quality, kepok banana hump flour, formula
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek Wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng ., Made Yogi Andwika Pangestu; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9907

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
PEMANFAATAN TEPUNG UMBI GADUNG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) MENJADI KUE KERING KAASTENGELS Periawan, Putu Adi; Marsiti, Cokorda Istri Raka; Suriani, Made
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v10i2.22131

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kualitas kue kering kaastengels tepung gadung yang dilihat dari aspek rasa, warna dan tekstur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue kering kaastengels tepung gadung dilihat dari aspek (1) rasa dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur rasa gurih dan terasa keju, (2) aspek warna dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur warna kuning keemasan, (3) aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,72 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki tekstur rapuh dan tidak mudah patah. Kata Kunci : Kue Kering Kaastengels, Kualitas, Tepung Gadung. Abstract This eksperimental study is aims at describing the (1) quality of kaastengels cookies of a gadung flour that is seen in the sense of the taste, colour and textures. The method of collecting data used in this study is an observation method using the instrument of a form of organicptic tissue test with 3 levels is good, enough and less. Panelists in this study were trained panelists consisting of 25 panelists. Data analysis techniques used quantitative descriptive techniques. The results showed that the quality of gadung flour kaastengels cookies was seen from aspects (1) of taste with an average score of 2,84 in the good category, (2) colour aspects with an average score 2,84 in the good category according to the golden yellow benchmark, (3) textural aspects with an average score of 2,72 are in the good category with benchmark having a brittle texture and not easily broken. Keywords: Kaastengels cookies, quality, gadung flour.

Page 6 of 61 | Total Record : 603