cover
Contact Name
Antin Rakhmawati
Contact Email
antinrakhmawati@gmail.com
Phone
+6282144411848
Journal Mail Official
antinrakhmawati@gmail.com
Editorial Address
Business Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, University of Yudharta Pasuruan, Jl. Yudharta (Pondok Ngalah) No. 7 Sengonagung Purwosari Pasuruan Postal code 67162, Main Contact: sketsabisnis@yudharta.ac.id Support Contact +6282144411848 email: antinrakhmawati@gmail.com If there is anything you want to ask, please contact us
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Sketsa Bisnis
ISSN : 23563672     EISSN : 24600989     DOI : https://doi.org/10.35891/jsb
Core Subject : Economy, Social,
Sketsa Bisnis is a six-month scientific publication published by the faculty of social and political sciences, Yudharta Pasuruan University. with No : No ISSN Online 2460-0989 , No ISSN PRINT No : 2356-3672 .Sketsa Bisnis as a scientific study and information on agriculture contains scientific papers, summaries of the results of research, the latest critical thinking. Editors accept writers, researchers, practitioners, and anyone interested in contributing writings and scientific works that have never been published in other print media. Sketsa Bisnis is a scientific journal that focuses on all areas of business, which includes; entrepreneurship, marketing and finance, operations, logistics, management and human resources Business Administration is defined as the process of managing a profit or non-profit company or organization in order to maintain organizational stability and growth. Thus the Sketsa Bisnis is the basic framework in developing all aspects of the scientific knowledge-based business economy. Sketsa Bisnis has been indexed by Google Scholar, LIPI, Garuda, SINTA, Dimension Portal, etc.
Articles 280 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG LISTING DI BEI PERIODE 2009 – 2013 Amalia, Novita Roikhatul
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v1i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal perusahaan food and beverage yang listing di BEI. Dimana profitabilitas di ukur dengan Return On Asset, ukuran perusahaan di ukur dengan nilai logaritma dari total asset, sedangkan struktur modal di ukur menggunakan debt Equity Ratio. Lokasi penelitian di Pojok Bursa Efek Indonesia di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Banyaknya sampel yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan kriteria sebanyak 7 perusahaan Food and Beverage. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang didahului oleh uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas dan autokorelasi. Pengujian hipotesa dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel profitabiltas dan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap struktur modal secara parsial.
ANALISIS PERAN KOPERASI SUSU TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI HIJAU DI KABUPATEN PASURUAN Sutikno, Bambang; Hakim, Abdul
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.577

Abstract

Peran koperasi sebagai kelembagaan untuk peternak sapi perah sangat besar dalam menyangga kebutuhan peternak sapi perah di kawasan sapi perah nasional. Koperasi bukan lembaga yang hanya berorientasi pada keuntungan, namun juga mementingkan kesejahteraan anggota. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara peran koperasi susu terhadap pembanguna ekonomi hijau di Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yaitu menguji hipotesis penelitian. Populasi penelitian adalah peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan. Sampel penelitian ini peternak sapi perah di tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Penarikan sampel dengan menggunakan stratifikasi random sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji t. Hasil penelitian menunjukkan variable peran koperasi susu memberikan pengaruh yang signifikan sebesar 2,727 terhadap variabel pembangunan ekonomi hijau di Kabupaten Pasuruan.
LAKSANAAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) BIDANG PENDIDIKAN DALAM RANGKA GOOD GOVERNANCE SELVIANTI, ISYE
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.578

Abstract

Dana alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2009, disamping untuk memperbaiki layanan publik di bidang pendidikan khususnya prasarana belajar di Sekolah Dasar, juga untuk mewujudkan pengelolaan pendidikan yang transparan, akuntabel dan memotivasi partisipasi masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pengelolaan dan pengawasan kegiatan pendidkan serta menjadi katalisator roda perekonomian masyarakat melalui aktivitas perbaikan infrastruktur pendidikan. Dalam pelaksanaannya DAK bidang pendidikan tahun 2009 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 3 Tahun 2009 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus(DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2009.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi serta menganalisis Pelaksanaan Peraturan Menteri tersebut khususnya disektor rehabilitasi infrastruktur dari perspektif akuntabiitas dalam rangka Good Governanance,serta.untuk mengungkapkan faktor-faktor pendukung maupun penghambat dalam realisasinya secara empirik dan dalam pelaksanaan akuntabilitasnya.Jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan fokus penelitian meliputi; Kesesuaian antara Petunjuk Teknis Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan tahun anggaran 2009 dengan realisasinya di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat dan akuntabilitas penggunaan DAK tersebut serta faktor-faktor pendukung maupun penghambat dalam realisasinya secara empirik dan dalam pelaksanaan akuntabilitasnya.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa; indikator minimum untuk mengukur akuntabilitas telah terpenuhi, yaitu : (a) Adanya kesesuaian antara pelaksanaan dengan standar prosedur pelaksanaan; (b) Adanya mekanisme pertanggungjawaban kegiatan. (c) Adanya output dan outcome yang terukur (indicator kinerja),Yang menjadi Implementation Gap baik dalam merealisasikan peraturan menteri tersebut maupun dalam pelaksanaan akuntabilitasnya adalah;(a) Ketidakmampuan sumber daya manusia di bidang teknis dan administratif (b) Kekurangan dalam bantuan teknis. (c) Kurangnya desentralisasi (d) Pengaturan waktu (timing). Sementara itu faktor-faktor yang menjadi pendukungnya adalah; (a) Sikap implementator yang setuju dengan arah kebijakan. (b) Adanya dukungan dari pimpinan (c) Tersedianya dana yang cukup untuk melaksanakan program tersebut.
ANALISIS KEBIJAKAN PERDA NO. 02 TAHUN 2013 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PASURUAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK Hambali, Hambali; Khumaidi, Khumaidi; Aminullah, Aminullah
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.579

Abstract

Pandangan yang muncul terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima menyebabkan Pemerintah daerah wajib mengambil kebijakan yang bersifat ganda (double standart), satu sisi harus mengandung nilai positif bagi keberlangsungan usaha Pedagang Kaki Lima, disisi yang lain Pemerintah juga harus menjaga kondisi keasrian keindahan dan kenyamanan suasana kota. Munculnya Pedagang Kaki Lima sebagai salah satu atribut informal disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya ketidakmampuan sektor formal untuk menampung keberadaan mereka, hal tersebut disebabkan kegagalan pembangunan perekonomian kota.Meningkatnya pertumbuhan sektor informal disebabkan karena tidak membutuhkan pendidikan tinggi, modal besar atau pengalaman kerja. Dari segi pendidikan misalnya, pada umumnya karena memiliki tingkat pendidikan menengah ke bawah. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada pekerja sektor informal yang memiliki tingkat pendidikan baik.
IbM TEKNOLOGI PEMBUATAN PULI LELE SEHAT UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA IBU PKK DI DESA WONOREJO PASURUAN Ernawati, Ernawati; Fuad, Idah Lumhatul
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.580

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu dharma atau tugas pokok perguruan tinggi di Indonesia, di samping dharma pendidikan dan dharma penelitian. Dengan dilaksanakannya dharma pengabdian kepada masyarakat, diharapkan selalu ada keterkaitan, bahkan kebersamaan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Salah satunya kegiatan pengabdian yang dilakukan di Desa Madurejo Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Madurejo merupakan salah satu dusun yang terdapat di Desa Wonorejo dimana sebagain besar masyarakatnya bertani sehingga pada periode tertentu tidak memiliki kegiatan atau pengangguran. Mengingat distribusi pekerjaan di bidang pertanian yang tidak merata sepanjang musim. Disela-sela waktu senggang, ada beberapa kaum ibu yang membuat kerupuk puli dari sisa nasi konsumsi keluarga. Kerupuk puli tersebut biasa disebut juga dengan kerupuk gendar. Kerupuk yang dihasilkan mempunyai rasa yang cukup enak. Sayangnya, kerupuk puli itu jika ditinjau dari segi kesehatan kurang baik karena dalam pengolahannya menggunakan bleng atau disebut juga boraks. Ketrampilan ibu-ibu di daerah tersebut dalam membuat kerupuk puli perlu diarahkan dengan penerapan teknologi pengolahan di bidang pangan dan perikanan yaitu membuat kerupuk puli yang bebas boraks dan disubstitusi dengan ikan lele. Sebagai pengganti boraks ditambahkan tepung tapioka, sehingga kerupuk tersebut sehat, murah dan aman untuk dikonsumsi. Adapun pelaksanaan program ini diharapkan Mampu melakukan Sebagai berikut : 1) Kemitraaan dalam meningkatkan produktifitasnya, 2) melakukan hasil Pelatihan oleh mitra dan masyarakat , 3) mampu memanfaatkan alat teknologi tepat guna, 4) meningkatkan pemahaman mitra mengenai manajemen sumberdaya manusia, manajemen keuangan dan pemasaran dan 5) mampu menerapkan secara bertahap dalam mengelola keuangan rumah tangga.
PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENTS EFFECTIVENESS (OEE) DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS MESIN/ALAT PABRIK SUSU Misbah, Achmad; Amin, Muhamad Khoirul
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.581

Abstract

PT. KLX adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu, khususnya untuk susu formula dan susu pertumbuhan. Kendala saat ini yang sedang dihadapi PT. KLX adalah tingginya downtime yang terjadi saat proses produksi sedang berjalan sehingga waktu produksi menjadi terganggu. Metode perawatan yang digunakan saat ini yaitu breakdown maintenance artinya perawatan dilakukan setelah mesin mengalami kerusakan dengan melakukan penggantian komponen yang rusak. Usulan dalam penerapan metode total perawatan preventive ini difokuskan untuk meminimalisir downtime yang terjadi pada mesin produksi. Data yang digunakan adalah data downtime pada bulan Mei 2016 sebelum dilakukan penerapan metode total preventive maintenance dan data bulan Juli 2016 setelah penerapan metode total preventive maintenance. Dari hasil penelitian diketahui nilai downtime yang terjadi pada bulan Mei 2016 sebelum diterapkannya total preventive maintenance sebesar 14,407% dengan hasil OEE 68,947 %. Sedangkan setelah diterapkannya metode total preventive maintenance nilai downtime pada bulan Juli 2016 menurun menjadi 11, 341% dan hasil OEE meningkat mencapai 72,677%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI SUSU KENTAL MANIS PT. IDK PASURUAN Rosyidi, Khafizh
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v3i2.582

Abstract

Salah satu produk olahan susu yang telah berkembang dan dianggap populer hingga saat ini adalah susu kental manis. Di negara-negara berkembang, konsumsi susu kental manis semakin meningkat, baik itu untuk konsumsi langsung ataupun sebagai bahan tambahan pangan olahan lainnya. Jenis kemasan untuk produk susu kental manis pun sudah berkembang sesuai kebutuhannya, tidak hanya dalam bentuk kemasan kaleng, tetapi juga dalam kemasan bulkalumunium foil, ataupun kemasan bulk tanki untuk industri, dan yang sedang berkembang saat ini adalah kemasan satu kali konsumsi (kemasan sachet). Terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk memproduksi susu kental manis antara lain: pengambilan bahan baku, proses penuangan bahan baku (tipping), proses (penimbangan bahan baku)weiging, pencampuran bahan baku (mixing), homogenisasi, pasteurisasi, pengentalan (flashcooler), filling packing, fisnish good. Pengawasan kualitas susu kental manis yang dilakukan oleh PT. IDK adalah terhadap sample pengujian kualitas dilakukan pada bahan baku, proses penuangan, dan pengawasan pada saat penyimpanan di dalam CT (crystalisatin tank). Kualitas merupakan hal yang terpenting didalam proses produksi susu kental manis yang dilakukan oleh PT. IDK, sehingga kualitas susu kental manis sangat diperhatikan untuk menghasilkan produk yang terjamin dan berkualitas. Produk yang dihasilkan harus sesuai dengan standar komposisi yang ditentukan yaitu 71.80 batas bawah dan 72,20 batas atas, jika hasil dari komposisi kurang dari standar akan dilakukan adjustment. Meskipun umumnya terdapat 9 (sembilan) faktor yang dapat mempengaruhi pengendalian kualitas suatu produksi, di PT. IDK terdapat 4 (empat) faktor utama yang mempengaruhi pengendalian kualitas proses produksinya, khususnya pada lini produksi susu kental manis, yaitu: a) Methode (manajemen), b) Man (manusia), c) Materials (bahan), dan d) Machines (mesin). Pengendalian pada kualitas susu kental manis dilakukan dalam frekuensi yang lebih sering agar tidak terjadi kelolosan pada komposisi standar yang di tetapkan sehingga produk yang dihasilakan terjamin kualitasnya. Penyeragaman komposisi bahan baku yang akan dipakai proses produksi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar komposisi yang ditetapkan, sehingga produk yang dihasilkan tidak kurang ataupun over komposisi. Perlu ditingkatkan lagi sosialisasi terhadap seluruh karyawan tentang cara pengendaian kualias secara benar menurut WI, SOP dan GMP.
UPAYA MEMINIMASI WASTE (PEMBOROSAN) DENGAN MENGGUNAKAN VALUE STREAM ANALISIS TOOLSS (VALSAT) DI PT. XXX misbah, Achmad
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v2i1.651

Abstract

Kualitas suatu perusahaan tidak hanya dilihat dari kualitas produk yang dihasilkannya, tetapi juga kualitas lain yang mendukung diantaranya adanya permintaan produk, perencanaan produksi, proses produksi, pengiriman produk. Selain itu perusahaan perlu mengadakan evaluasi proses produksi yang terjadi didalam perusahaan secara berkesinambungan agar senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja perusahaan. PT. XXX adalah perusahaan manufaktur dibidang air minum dalam kemasan (AMDK) dan berdiri sejak tahun 1987 di Pandaan.saat ini PT. XXX memproduksi sekitar 68% - 80% dari target produksi yang diinginkan, sedangkan target produksi yang harus dicapai yaitu 95% perbulan. Untuk mengevaluasi masalah ini, perlu dilakukan penelitian tentang upaya pencegahan masalah tersebut. Tujuan peneitian ini adalah untuk Mengetahui Aktifitas-aktifitas apa saja yang terjadi pada proses produksi Air minum Gallon dan bagaimana upaya yang dilakukan untuk meminimalkan Limbah (Waste) dengan menggunakan value stream analysis tools (VALSAT). berdasarkan identifikasi dan analisis dengan menggunakan menggunakan value stream analysis tools (VALSAT) diperoleh value adding actifity (VA) yaitu aktifitas operasi sebesar 2.425 detik atau sebanyak 12 akitfitas atau sebesar 57.35%, necessary but not value added actifity (NNVA) yaitu aktifitas transportasi dan inspeksi sebesar 1.020 detik atau sebanyak 7 aktifitas atau sebesar 2.41% dan non value adding actifity (NVA) yaitu aktifitas storage dan delay sebanyak 783 detik atau sebanyak 2 aktifitas atau sebesar 1.85% dari keseluruhan waktu. Berdasarkan supply chain respon matrix didapat lead time yang digunakan untuk memenuhi permintaan custonmer adalah selama 84,22 hari. Setelah dilakukan perbaikan dengan menggunakan value stream mapping (VALSAT) berdasarkan hasil rekomendasi yang telah dilakukan diperoleh waktu untuk operation selama 2.242 detik, transportation selama 200 detik, inspection selama 210 detik, storage selama 120 detik, serta delay 342 detik. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa terjadi penurunan waktu produksi dari 4.228 detik menjadi 3.114 detik. Terjadi penurunan
GAYA HIDUP HEDONIS DAN IMPULSE BUYING PADA KALANGAN REMAJA PUTRI Kelly, Estalita
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v2i1.666

Abstract

Era globalisasi yang membawa ritel modern menjadi berkembang pesat dan pada akhirnya menjadikansemakin ketatnya persaingan di Industri ritel modern di Indonesia.Munculnya pemain baru dalam industri ini semakin memperketat persaingan.Ada yang menarik dari perilaku konsumen di ritel modern salah satunya yakni Impulse Buying.Selain itu, berbagai macam produk diciptakan demi untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun dewasa ini, tidak hanya produk yang sifatnya sebagai pemenuhan kebutuhan melainkan pada pemuas kebutuhan.Target pemasaran dari produk tersebut tidak lepas dari perilaku konsumen.Kegiatan berbelanja seseorang di motivasi oleh motif yg bersifat rasional yang berkaitan dg manfaat yg diberikan produk tersebut. Namun ada nilai lain yang turut mempengaruhi yakni nilai yang bersifat emosional (hedonis).Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan hubungan gaya hidup hedonis dengan impulse buying pada kalangan remaja putri. Subyek penelitian berjumlah 100 siswi yang diambil dengan teknik (Random sampling).Hasil penelitian menunjukkan rxy sebesar 0,983 lebih besar dari r tabel 1% sebesar 0,256. Hal ini menunjukkan bahwa bila gaya hidup hedonis tinggi maka kecenderungan impulse buying juga akan tinggi, dan sebaliknya. Hal tersebut juga di dukung dengan hasil Freg sebesar 89,65 dengan db 1 lawan 98 diperoleh F tabel 1% sebesar 6,63, artinya gaya hidup hedonis (X) dapat memprediksikan impulse buying (Y) dengan kemampuan meramalkan (koefisien determinan) sebesar 96,63%.
ANALISA WAKTU BAKU PRODUKSI DOMPET DENGAN PENDEKATAN PETA TANGAN KIRI DAN TANGAN KANAN PADA CV. XYZ DI PASURUAN Bashori, Hasan; Umami, Roisyatul
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v2i1.667

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada CV. XYZ yang memproduksi dompet. Permasalahan yang terjadi adalah turunnya produktifitas perusahan yang disebabkan oleh pembuangan waktu yang sia-sia dalam melakukan pekerjaan. Oleh sebab itu dilakukan sebuah evaluasi metode kerja dengan pendekatan peta tangan kiri dan tangan kanan yang diharapkan dapat mengurangi pemborosan waktu dan menentukan waktu baku dalam melakukan aktifitas kerja proses produksi di perusahaan. Dari hasil analisa yang dilakukan, diketahui bahwa proses kerja diperusahaan saat ini untuk membuat 1 unit dompet membutuhkan waktu sebesar 69.35 menit. Sedangkan dengan proses kerja usulan dengan pendekatan peta tangan kiri dan tangan kanan untuk menghasilkan 1 unit dompet membutuhkan waktu sebesar 59.17 menit. Hasil perhitungan selisih waktu antara proses kerja diperusahaan saat ini dengan proses kerja usulan dengan pendekatan peta tangan kiri dan tangan kanan diperoleh penghematan waktu sebesar 10.18 menit, dengan prosentase penghematan waktu baku pada proses marking dan pemotongan sebesar 11.25%, proses pengeleman sebesar 20.69% dan proses jahit sebesar 7.39%, serta prosentase kenaikan output standart sebesar 21.43%.