cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TAPPS BERBANTUAN LKS BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Kadek Enny Naryestha; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif thinking aloud pair problem solving (TAPPS) berbantuan LKS dengan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 378 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SDN 4 Tonja dan siswa kelas V SDN 3 Tonja sebanyak 87 orang. Data yang dianalisis adalah hasil belajar matematika yang dikumpulkan melalui tes esai terdiri dari 15 butir soal dan hasil observasi (pengembangan karakter). Data dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol yaitu sebesar 71,95 > 59,73 dan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh hasil lebih dari yaitu 5,31 > 2,000. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif TAPPS berbantuan LKS dengan pembelajaran konvensional. Jadi, model pembelajaran kooperatif TAPPS berbantuan LKS berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : TAPPS, LKS, hasil belajar matematika This study aims to determine significant differences in learning outcomes that students that learned mathematics through cooperative learning model TAPPS assisted worksheets with students that learned through conventional teaching fifth grade elementary school students . The study was quasi-experimental research design with nonequivalent control group design . The population in this study were all students of class V SD Force Kompyang Sujana academic year 2013/2014 the number of 378 students . The study sample is grade 4 Tonja SDN VB and fifth grade students at SDN 3 Tonja totaling 87 students . The data analyzed was collected mathematical learning outcomes through an essay test consists of 15 items and observations ( character development ) . Data was analyzed using inferential statistical t-test to test the research hypothesis . The results showed the average value of the acquisition of learning outcomes experimental class over the class control is equal to 71.95 > 59.73 and the results of hypothesis testing using t-test results obtained over the 5.31 > 2.000 . Thus that there is a significant difference in students' mathematics learning outcomes that learned through cooperative learning model woorksheets TAPPS assisted with conventional learning . Thus TAPPS -assisted cooperative learning model woorksheets influence on students' mathematics learning outcomes fifth grade elementary school. keyword : TAPPS , worksheets , math learning outcomes
KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS PANGERAN DIPONOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Wardani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3199

Abstract

Jenis penelitian ini bersifat kerelasional dan merupakan bagian penelitian ex-post facto. Data - data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan metode angket/kuisioner. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA; Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas V SD gugus Pangeran Diponegoro tahun ajaran 2013/2014 yaitu 650 orang siswa yang terdiri dari 8 SD. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proporsional sampling berjumlah 87 siswa. Sebelum melakukan analisis statistika, peneliti melakukan persyaratan uji hipotesis yaitu uji normalitas, uji linearitas garis regresi, uji autokorelasi. Setelah uji prasyarat terpenuhi dilakukan analisis data dengan rumus regrasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,92. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA siswa kelas V Gugus Pangeran Diponegoro yaitu sebesar 84%. Kata Kunci : Motivasi, prestasi belajar IPA The type of research is correlational and part of ex-post facto research. Data which required in the research is collected by documentation method and questionnaire method. The objective of this research is to find out the correlation between learning motivation and natural science learning achievement. Populations in this research are all of grade V elementary school student cluster of Pangeran Diponegoro academic year of 2013/2014 that is 650 students consists of 8 elementary schools. The sample taken in this research is using proportional sampling technique with total of 87 students. Prior to conducting statistical analysis, the researcher was performing hypothesis test requisite namely normality test, regression line linearity test, auto-correlation test. After prerequisite test is fulfilled, data analysis is performed with regression formula. The result of data analysis shows that the value of rxy = 0.92. Then it can be concluded that there is a significant correlation between learning motivation and natural science learning achievement of grade V students cluster of Pangeran Diponegoro that is at 84%. keyword : Motivation, natural science learning achievement.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ., Tia Sasriya; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8601

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media teka-teki silang (Crossword Puzzle) pada siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016 Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 37 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi dan (2) tes. Data yang didapatkan dari metode observasi dan tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan. Pada siklus I, rata-rata persen keaktifan siswa sebesar 73,15% yang berada pada kategori cukup aktif dan rata-rata persen tingkat hasil belajar sebesar 72,84% yang berada pada kategori sedang. Pada siklus II, rata-rata persen keaktifan siswa sebesar 79% yang berada pada kategori cukup aktif dan rata-rata persen tingkat hasil belajar IPA siswa sebesar 82,56% yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media teka-teki silang (Crossword Puzzle) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 3 Penarukan Tahun Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : keaktifan, NHT, hasil belajar, media. This study aimed (1) to determine the increase tudents’ learning motivation and (2) to know the improvement of science learning outcomes after the use of cooperative learning Numbered Head Together (NHT) type aided crossword puzzle media on fifth grade students SD Negeri 3 Penarukan in academic year 2015/2016. This type of research is Classroom Based Action Research which is conducted in two cycles. The subjects of this study were fifth grade students in SD Number 3 Penarukan in academic year 2015/2016 Buleleng district and regency with 37 of total students. The object of this study was the improvement of students motivation and science learning outcomes by the students. The proces of collecting data in this study carried out by the particular method (1) observation, and (2) test. The data obtained from observation and further tests were analyzed by using quantitative descriptive. The results showed that the application of learning cooperative learning Numbered Heads Together (NHT) model aided crossword puzzle media may enhance learning motivation and the outcomes of fifth grade students in SD Number 3 Penarukan in academic year 2015/2016 Buleleng district and regency. In the first cycle, the percentage average of students' learning motivation was 73.15%, which is in enough category and the average rate was 72.84% of learning outcomes that are in the enough category too. In the second cycle, the percentage average of the students' learning motivation was 79% which is active category and the percentage average rate of students in learning science was 82.56%, which is in the high category. Based on the study the researcher can conclude that the use of cooperative learning Numbered Head Together (NHT) type aided crossword puzzle media could increase the students’ motivation and science learning outcomes on fifth grade students SD Negeri 3 Penarukan in academic year 2015/2016. keyword : motivation, NHT, motivation learning outcomes, media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN DI KELURAHAN KALIUNTU I Gd. Margunayasa, Ni Md. Sugiantari, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.696

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 107 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 26 siswa dan siswa kelas V SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 22 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual adalah 17,15 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebesar 5,40. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN IPS ., I Made Suarthika; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12431

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep IPS siswa diduga karena model pembelajaran yang diterapkan terlalu berpusat kepada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kegiatan pembelajaran menjadi pasif. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus IV Kecamatan Selemadeg Timur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Dalang yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Gadungan yang berjumlah 22 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes obyektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray adalah 20,76, yang berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 16,90 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan ttabel (thitung= 3,60 > ttabel= 2,021). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray berpengaruh terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS.Kata Kunci : model TSTS, pemahaman konsep. The low conceptual understanding of student social are thought to be due to the applied learning model is too centered on the teacher, so the students are less active and the learning activities become passive. From this problem, this study aimed to determine the difference of conceptual understanding on the subjects of social studies between students who were taught by the model of learning Two Stay Two Stray with students who were taught conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental study, with a post-test only control group design. The population of this study is fifth grade student academic year 2016/2017 at Elementary School in Gugus IV East Selemadeg. The sample of this research is fifth grade students SD Negeri 1 Dalang consisted of 25 students and fifth grade students SD Negeri 1 Gadungan consisted of 22 students. Methods in data collection were done by objective test method. The data had been obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic. The results of this study indicate that, (1) the average score of students using the Two Stay Two Stray learning model is 20,76 which is in the high category, (2) the average score of students using conventional learning model that is 16,90 which is in the medium category, (3) the result of t-test analysis obtained tobserved greater than tcritical (tobserved = 3,60 > tcritical = 2,021). Based on the results of this study, it can be concluded that learning model of Two Stay Two Stray have an effect on conceptual understanding on social science subject.keyword : TSTS model, conceptual understanding.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD NO. 1, 2, DAN 3 KALIUNTU GUGUS X KECAMATAN BULELENG ., Dewa Ayu Indri Wijayanti; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5740

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, mengetahui upaya-upaya guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis di 3 Sekolah Dasar gugus X Kecamatan Buleleng. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar dan guru kelas V (actors), pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (activity), dan Sekolah Dasar No. 1, 2, dan 3 Kaliuntu (place). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Rata-rata kemampuan berpikir kritis di Sekolah Dasar No. 1 Kaliuntu sebesar 17,95 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 2 Kaliuntu sebesar 17 tergolong rendah, Sekolah Dasar No. 3 Kaliuntu sebesar 9,46 tergolong sangat rendah. (2) Upaya yang dilakukan guru di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis, yakni penerapan berbagai metode dan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada siswa. Upaya yang dilakukan siswa di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian adalah berani bertanya dengan teman, guru, dan orang tua atau orang yang dianggap mampu jika ada materi atau informasi yang tidak dipahami selama pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. (3) Kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis di setiap Sekolah Dasar tempat penelitian, yakni minat dan motivasi siswa belajar Ilmu Pengetahuan Alam masih kurang dan tidak ada tindak lanjut dari orang tua siswa terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : penelitian kualitatif, kemampuan berpikir kritis Abstract Qualitative research aims to know the critical thinking ability of the students, knowing the efforts of teachers and students to develop critical thinking ability, and knowing the constraints faced by teachers and students for the development of critical thinking ability in 3 primary school cluster X Subdistrict of Buleleng. The object of this research is the grade V primary and master class V (actors), Natural Science Learning (activity), and the elementary school number 1, 2, and 3-Kaliuntu (place). Data collection techniques used are tests, observation, interviews, and documentation. Data were analyzed with descriptive statistics descriptive and percentage. The results of this study suggest that (1) the average ability of critical thinking in elementary school number 1 Kaliuntu of 17.95 belongs to low, elementary school number 2 Kaliuntu by 17 belongs to the low, elementary school number 3 Kaliuntu of 9,46 belongs to very low. (2) the efforts made the teacher in each primary school places of research for the development of critical thinking ability, i.e. the application of different methods and approaches to learning that focuses on students. Efforts are being made in every primary school student places research is dared to ask with your friends, teachers, and parents or people who are considered capable of if there is a material or information not understood during the learning of natural science. (3) the Obstacles facing teachers and students in the development of critical thinking ability in every primary school places research, i.e. the interest and motivation of students learning natural science is still lacking and no follow-up from parents of students towards the development of students ' critical thinking ability.keyword : qualitative research, critical thinking ability
PENGARUH MODEL PEBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERBASIS ANEKA SUMBER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 5 DALUNG I. B.Gd. Suryaabadi, I.G.A. Mas D. Anggarini, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1440

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian eksperimen ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung yang terdiri dari 2 kelas  yaitu kelas VA dan VB. Untuk penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan pengundian yang hasilnya kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 soal.Nilai akhirdiperoleh berdasarkan penggabungan antara nilai kognitif dan nilai afektif siswa pada mata pelajaran IPS.Berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diketahui bahwa ttabelyaitu 2,000 sedangkan thitungyang diperoleh berdasarkan hasil uji-t adalahsebesar5,75 , karena thiungt = 5,75  > ttabel= 2,000, maka h0 ditolak dan haditerima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model kooperatif Talking Stick berbasis aneka sumber dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran secara konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPS yang dicapai oleh kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (68,71) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPS yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (59,39). Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikanhasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Talking Stick berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung Tahun Ajaran 2012/2013   Kata-kata kunci: Talking Stick, Aneka Sumber dan Hasil belajar IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CRH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ni Luh Pande Widyastiti; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual pada siswa kelas IV SD di gugus XIII Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan yang digunakan adalah non-equivalen post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 96 siswa yang terdistribusi menjadi 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Baktiseraga yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Tegal yang berjumlah 27 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan menggunakan instrumen tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Berdasarkan hasil penghitungan analisis data, diperoleh thitung = 6,988 lebih besar daripada ttabel (dengan db = 61 pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Sehingga, hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media audio visual. Kata Kunci : Audio Visual, Course Review Horay, Hasil Belajar IPA This study aims to determine significant differences between groups of students that learned by using Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media and groups of students that learned not to use the Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media to scince learning outcomes of fourth grade students in the group XIII District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research with a design that used is non-equivalent post-test only control group design. The population in this study were all of fourth grade students in group XIII District of Buleleng, which amount of 96 students were distributed into four classes. The sample in this study is the fourth grade students of SD Negeri 1 Baktiseraga which amount of 36 people as an experimental class and fourth grade students of SD No. 1 Banjar Tegal which amount of 27 people as a control group. Science student learning outcomes data were collected through an objective test instruments in the form of multiple choice. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test polled variance). Based on the calculation results of data analysis, obtained thitung = 6,988 is greater than t table (with db = 61 at the significance level of 5%) = 2.00. Thus, the results show there are differences in science learning outcomes significantly between groups of students who take the learning by using Course Review Horay (CRH) learning model aided by audio-visual media and a group of students who take the learning of not to using learning model Course Review Horay (CRH) aided by audio-visual media.keyword : Audio Visual, Course Review Horay, Science Learning Outcomes
Meningkatan Hasil Belajar Pkn Menggunakan Metode Simulasi pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011 ., Candra Dwi Fathoni; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2628

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.Kata Kunci : metode simulasi, hasil belajar The purpose of this study is to know the improvement of learning outcomes in Civics subject after implementing Simulation method on grade five second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. The subjects are 12 five graders second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This Classroom Action Research (CAR) is carried out in two cycles. Data collection method which is used in this study is a test method which use learning outcome test as an instrument. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The result of the analysis shows that using Simulation method can effectively improve learning outcomes in teaching Civics in the fifth grade at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This research also proves that the student learning outcomes can be improved through Simulation method.keyword : Simulation method, learning outcome
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR ., Ni Made Dwi Widyasari; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar, (2) penyebab kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di 7 SD Piloting se-Kabupaten Gianyar yang berjumlah 476 siswa. Sampel dihitung dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 217 siswa yang diambil secara random. Data dikumpulkan dengan metode tes dan angket. Tes digunakan untuk menganalisis kesulitan-kesulitan belajar matematika ditinjau dari kesulitan pada pemahaman konsep, keterampilan dan pemecahan masalah. Angket digunakan untuk mengetahui penyebab kesulitan-kesulitan belajar matematika. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan-kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar meliputi kesulitan pemahaman konsep dengan kategori tinggi (47,54%), kesulitan pada penguasaan keterampilan matematika dengan kategori tinggi (61,29%), dan kesulitan pada pemecahan masalah dengan kategori tinggi (54,69%). (2) Faktor penyebab kesulitan belajar matematika meliputi faktor internal yaitu minat dengan kategori cukup berpengaruh (41,97%), motivasi dengan kategori cukup berpengaruh (46,98%), intelegensi dengan kategori berpengaruh (54,38%) dan faktor eksternal meliputi faktor guru dengan kategori cukup berpengaruh (42,11%) dan buku siswa dengan kategori cukup berpengaruh (33,96%).Kata Kunci : kesulitan belajar matematika, implementasi kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan belajar This study aimed to describe (1) learning difficulties of mathematic by the students in the fourth grade the implementation of curriculum 2013 in piloting of Elementary school Gianyar’s regency, (2) the cause of learning difficulties of mathematic by the students. The population in this research is the fourth grade students in 7 piloting of elementary school Gianyar regency, which amounted 476 students. The sample is calculated by the Slovin’s formula so that obtained a sample of 217 students were taken randomly. Data collected by the method of tests and questionnaires. The test is used to analyze the difficulties of learning mathematics in terms of difficulty in understanding the concepts, skills and problem solving. The questionnaire used to determine the cause of the difficulties in learning mathematics. The analytical method that used is descriptive analysis. The results showed that: (1) learning difficulties of mathematic by the students in the fourth grade the implementation of curriculum 2013 in piloting of Elementary school Gianyar’s regency include difficulty of understanding the concept in the high category (47.54%), difficulty in mastering math skills in the high category (61.29%), and difficulty of solving problems in the high category (54.69%). (2) The cause of mathematic learning difficulties such as internal factors those are interest in influential enough category (41.97%), motivation in influential enough category (46, 98%), intelligence in influential category (54.38%) and external factors such as the teacher factor in influential enough category (42.11%) and student’s books in influential enough category (33.96%).keyword : learning difficulties of mathematic, implementation of curriculum 2013, the factors that cause learning difficulties

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue