cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SFAE BERMEDIAKAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA ., Dian Rizki Fauzi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (2) mendeskripsikan hasil belajar PKn siswa yang mengikuti Pembelajaran Student Facilitator And Explaining berbantuan Media Mind Mapping dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti Metode Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) bermediakan Mind Mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Metode Pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 130 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Penerukan yang berjumlah 32 orang dan siswa kelas V SD No. 3 Penarukan yang berjumlah 37 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,62 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Metode Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 19,79 dan kelompok kontrol adalah 13,93. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Bermediakan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di Gugus II Kecamatan BulelengKata Kunci : hasil belajar, PKn, SFAE This study aims to (1) describe the results of studying Civics students who take the conventional learning (2) describe the results of studying Civics students who take the Learning Student Facilitator And Explaining bermediakan Mind Mapping and (3) determine differences in learning outcomes Civics between students who take the Method of Learning Student and Explaining Facilitator (SFAE) bermediakan Mind Mapping and students following the conventional learning with learning method in class V in Cluster II District Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The study population was all students in grade V in Cluster II District Buleleng 2015/2016 in the academic year totaling 130 people. Samples of this study are students of class V SD N 1 Penerukan which amounted to 32 and students of class V SD N 3 Penarukan totaling 37 people. PKn students' data result of learning collected by multiple choice test instruments. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thit = 6,62 and ttab (at significance level of 5%) = 2,00. This means that thit > ttab, so it can be interpreted that there are significant differences between the PKn learning outcomes of of students who take the learning method Student Learning Facilitator And Explaining (SFAE) and students following the study with conventional strategy. Of the average ( )is calculated, known to the experimental group was 19,79 and the control group was 13,93. This means that the experimental > control, so it can be concluded that the application of Method Student Learning And Explaining Facilitator (SFAE) aided Media Mind Mapping effect on learning outcomes of PKn class V students in Cluster II District Buleleng.keyword : learning results, PKn, SFAE
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS KEMAMPUAN GENERIK SAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SD KELAS V DI KELURAHAN BANYUASRI Md. Sumantri, I Md. Supardi Yasa,Ni Ngh. Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.714

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis kemampuan generik sains dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran STAD.  Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah siswa SD kelas V di Kelurahan Banyuasri tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri atas 5 kelas dengan jumlah populasi 172 orang siswa. Sampel diambil dengan cara group random sampling dan berjumlah 78 orang siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian adalah data pemahaman konsep IPA siswa, yang dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep IPA. Tes pemahaman konsep IPA berbentuk pilihan ganda diperluas, yang terdiri atas 25 butir tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial uji-t. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis kemampuan generik sains dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran STAD dalam pembelajaran IPA (t =7,3; p<0,05). Skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis kemampuan generik sains (M = 83,7) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran STAD (M = 75,00).   Kata-kata kunci: pembelajaran inkuiri terbimbing dan pemahaman konsep.  
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Berbantuan Teka-Teki Silang Terhadap Hasil Belajar IPA Tri Utami, Ida Ayu Putri; Wibawa, I Made Citra; Rati, Ni Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i3.21096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan teka-teki silang terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar yang berjumlah tujuh kelas yang terdiri dari 175 orang. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yang dipilih secara acak (random sampling) dari 7 kelas yaitu kelas V SD N 1 Bakbakan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 29 orang dan Kelas V SD N 3 Bitera sebagai kelas kontrol yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model belajar kooperatif tipe talking stick berbantuan teka-teki silang terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VIII KECAMATAN SAWAN ., Ni Made Eny Rismayanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5795

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian berjumlah 23 orang siswa kelas V SD Negeri 2 Sudaji dan 26 orang siswa kelas V SD Negeri 3 Sudaji. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,81 dan ttab = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata (X), diketahui (X) kelompok eksperimen sebesar 18,67 dan (X) kelompok kontrol sebesar 14,08. Hal ini berarti bahwa (X) eksperimen > (X) kontrol. Dengan demikian pendekatan saintifik berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus VIII Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, media lingkungan sekitar, hasil belajar This quasi experimental research was aimed to find out the difference of science achievement between students who learnt science by using scientific approach combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. This research was designed as post test only control group design. The population of this research was fifth grade students in cluster VIII Sawan sub-districtin academic year 2014/2015. The samples of this research were fifth grade students which consisted of 23 students of SD N 2 Sudaji and 26 students of SD N 3 Sudaji. The instrument that was used in this study was test. Data that were obtained were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (T-test). The result of the analysis was thit = 5,81 and ttab =2,021. It meant that thit > ttab. The analysis showed that there was significant difference of science achievement between students who learnt science by using scientific approach combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. The average (X) of students achievement showed that the average (X) of experiment group was 18,67 and the average (X) of control group was 14,08. Which meant that the average (X) of experiment group > the average (X) of control group. Thus, scientific approach combined with environmental media influenced the science achievement of fifth grade students in cluster VIII Sawan sub-district in academic year 2014/2015.keyword : scientific approach, environmental media, learning result
PENGARUH TEKNIK PEMETAAN PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II DI SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN I Nym. Jampel, Md. Ayu Arya Pratiwi, Ni Nym. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1479

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II pada kelompok eksperimen dengan menggunakan teknik pemetaan pikiran; (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II pada kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional; (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan teknik pemetaan pikiran dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus V Kecamatan Sawan. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV Gugus V kecamatan Sawan berjumlah 111 orang. Setelah uji kesetaraan dengan ANAVA, populasi dirandom dengan teknik random sampling dengan desain “Post Test Only with Non-Equivalent Control Group Design” untuk menentukan sampel kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 2 Sangsit berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Sangsit berjumlah 36 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen  tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 15,5; (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 10,44; (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa IPA siswa kelas IV Semester II di SD Gugus V Kecamatan Sawan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik pemetaan pikiran dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 6,667 dan ttabel = 2,000).   Kata-kata kunci: teknik pemetaan pikiran, hasil belajar IPA
PENGARUH PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN MEDIA TIGA DIMENSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Antari; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7499

Abstract

Masalah utama penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di SD gugus I Kecamatan Kubu yang dibuktikan oleh nilai rata-rata kelas dibawah KKM dan guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Kuantum berbantuan media tiga dimensi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus I Kecamatan Kubu. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Kubu dan kelas V SD N 3 Kubu, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 129 siswa dan jumlah sampel sebanyak 42 orang siswa. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,614 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Kuantum berbantuan media tiga dimensi lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional yaitu 23,46 > 16,1.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukan bahwa pembelajaran Kuantum berbantuan media tiga dimensi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran Kuantum, media tiga dimensi, hasil belajar The main problem of this research was student’s low result in science learning based on the class’s average value that under the KKM and teachers still used conventional learning model.The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Kuantum teaching assisted by three dimension media and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster I Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2015/2016 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster I Kubu district. The sample of this research were fifth grade students in SD N 1 Kubu and fifth grade students in SD N 3 Kubu, involved by random sampling technique. The population of this research was 129 students and the samples were 42 students. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The results showed thit = 5,614 and ttab (in signifance level of 5%) = 2,021. It means that thit > ttab.. Judging from the average score of a group of students that learned with Kuantum teaching assisted by three dimension media larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 23.46>16.1.Based on the result, can be concluded that Kuantum teaching assisted by three dimension media influence the science learning result in fifth grade cluster II Kubu distric, second semester, in 2015/2016 school year. keyword : Kuantum teaching, three dimension media, learning result
MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS MULTIKULTURAL BERNUANSA KEARIFAN LOKAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ni Kadek Aristikawati; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 564 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang menetapkan SD Negeri 2 Padang Sambian sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 8 Padang Sambian sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa, sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui teknik observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4.72 dan ttabel dengan dk = 79 pada taraf signifikansi 5% = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (4.72 > 2.00) maka H0 ditolak. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal lebih besar dari siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (82.37 > 77.50). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model group investigation berbasis multikultural bernuansa kearifan lokal berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat.Kata Kunci : group investigation, multikultural, kearifan lokal This research is aimed to figure out differences of the significant social sciences study result among students who have been taught through group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning to the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014. This research is quasi-experimental study by using non equivalent control group design as the research design. The population in this research is whole students of fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014 who are 564 students. Sample determination used random sampling technique; thus, it was obtained SD Negeri 2 Padang Sambian as the group experimental and SD Negeri 8 Padang Sambian as controlling group. Collected data was the social sciences study result which was incorporation of cognitive and affective students' scores. The obtained data was analyzed by using t-test. The result study showed that there were the significant differences of social sciences study result among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom with the students taught through conventional learning. Based on the result of t-test, it was obtained calculated-t = 4.72 and ttable with dk = 79 in 5% significant extent = 2.00. Based on testing criteria tcalculated > ttable (4.72 > 2.00); so that, H0 refused. The average of students' social sciences study result obtained among the students who taught through applying group investigation learning model based on multicultural of local wisdom was higher than the students who taught through conventional learning (82.37 > 77.50). Therefore, it can be conclude that group investigation learning model based on multicultural of local wisdom influences significantly to the social sciences study result of the fifth grade students of SD Gugus 7 Kompyang Sujana Denpasar Barat in academic year 2013/2014.keyword : group investigation, multicultural, local wisdom
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Putu Deni Ardiyanti; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika tema cita- citaku antara kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain the static group pretes posttes design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Pangeran Diponegoro yang berjumlah 431 siswa. Teknik random sampling dipergunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengundi kelas-kelas yang setara sehingga diperoleh sampel SDN 17 Pemecutan dengan jumlah 31 siswa sebagai kelas A dan SDN 7 Pemecutan dengan jumlah 32 siswa sebagai kelas B. Data hasil belajar pengetahuan Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa. Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di kelas A memiliki nilai rata-rata= 25,03 termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan hasil belajar siswa di kelas B memiliki nilai rata-rata= 20,28 termasuk dalam kategori sedang, dan berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 3,76 > ttabel = 1,980 dengan db =61 dan taraf signifikansi 5%. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan Matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan produktif dan kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan tidak produktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik ditinjau dari karakteristik pertanyaan produktif berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan Matematika tema cita-citaku siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan produktif, pertanyaan tidak produktif, hasil belajar pengetahuan, dan matematika This study aimed to determine significances differences between the result of mathematics knowledge ideals theme cita-citaku that learned through scientific approach using productive questions and the students that learned through scientific approach using not productive questions in class 4 SD Gugus Pangeran Diponegoro Academic Year 2014/2015. This type of research is pre-experimental design with the static group pretest posttes design. The population of this study are all fourth grade students in Gugus Pangeran Diponegoro, amounting to 431 students. Random sampling technique used in this research is to raffle equivalent classes in order to obtain a sample of SDN 17 Pemecutan in the number of 31 students as a class A and SDN 7 Pemecutan the number of 32 students as class B. Mathematics knowledge learning outcome data were collected using an objective test regular multiple choice. Furthermore, the data were analyzed by t-test. The results showed that the learning outcomes of students in the class A has an average value = 25.03 in the high category, while the learning outcomes of students in the class B has an average value = 20.28 included in the medium category, and based on the results of the self-t obtained t = 3.76> table = 1,980 with db = 61 and a significance level of 5%. This means that there are significant differences between the results of learning mathematics knowledge that is learned with the class using a scientific approach to the question of productive and classes that learned by using a scientific approach to the question is not productive. It can be concluded that the scientific approach in terms of the characteristics of productive question affects the learning outcomes of knowledge Mathematics theme Cita-citaku fourth grade students in Gugus Pangeran Diponegoro academic year 2014/2015.keyword : scientific approach, productive question, not productive question, learning outcomes, and mathematics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Saka Selasmena Sribawana; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VIII kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan desain penelitian nonequivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VIII kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2016/2017 yang banyaknya 105 orang. Sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Kayuputih Melaka sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SDN 3 Kayuputih Melaka sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda (objektif) yang berjumlah 30 butir tes yang divalidasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukan hasil thitung = 4,90 dan ttabel= 1,98 dengan db 61 pada taraf signitifian 5% adalah 2,000. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,90 > 1,98), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus VIII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : PBL, Media Gambar, Hasil belajar. This study aims to determine the difference in IPA learning outcomes between the students who were taught through Problem Based Learning (PBL) and the students who were taught through conventional learning in fourth grade students in Sukasada sub district VIII. This research of study use quasi experiment design, with nonequivalent control group design. The population of this research is fourth grade of students in Sukasada District VIII Cluster, in academic year 2016/2017 which is contain of 105 students. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this research is fourth grade of students in SDN 1 Kayuputih Melaka as experimental group and fourth grade of students in SDN 3 Kayuputih Melaka as control group. The result of the study were collected by using instrument called multiple choice test (objective) which amounted to 30 items of validated test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of analysis showed thitung = 4.90 and ttable = 1.98 with db 61 at significance level 5% is 2,000. It means that the value of tcount is higher than ttable (4.90> 1.98), so H0 is rejected and H1 is accepted so it can be concluded that the learning of Problem Based Learning (PBL) with image media has an effect on the result of science learning of fourth graders in Gugus VIII Sukasada sub-district for the academic year 2016/2017.keyword : : PBL, Media Image, Learning outcomes.
PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD DI GUGUS KRISNA KECAMATAN NEGARA Pt. Nanci Riastini, Ni Nym. Triadi Astuti, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1264

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn siswa  kelas  V  SD  Tahun  Pelajaran  2012/2013  di  Gugus  Krisna  Kecamatan  Negara Kabupaten  Jembrana.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kuasi  eksperimen  (quasi experiment).    Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V SDN yang ada di gugus Krisna, Kecamatan Negara, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN.  3 Tegalbadeng Barat  sebagai kelas eksperimen  dan  kelas V SDN.  1 Cupelsebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil  belajar  PKn  siswa  dikumpulkan  dengan  menggunakan  tes  essai.  Data  yang diperoleh  kemudian  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  dan  statistik infrensial (uji-t).  Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  metode  talking  stick  memiliki  skor  rata-rata  31,80,  sedangkan  kelompok  siswa yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  memiliki  skor rata-rata 27,53.  Berdasarkan hasil perhitungan uji-t,  diperoleh  thitung  = 9,70 > ttabel = 2,000.Dapat  disimpulkan  bahwa,  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok  siswa yang  dibelajarkan  menggunakan  metode  Talking  Stick  dengan  kelompok  siswa  yang dibelajarkan  menggunakan  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn  siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2012/2013 Di Gugus Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata-kata kunci: talking stick, hasil belajar

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue