cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (ARIAS) ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA SD DI DESA SARI MEKAR Gd. Sedanayasa, Pt. Luna Garlina, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.919

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dengan model pembelajaran Konvensional terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 55 orang siswa terdiri dari 29 siswa dari kelas eksperimen dan 26 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (79 > 78,7 > 78,48), (2) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (48,35 < 51,5 < 52,62). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (78,48>53). Jadi, dengan kata lain model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar Tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci:   Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Konvensional, Keterampilan Berbicara.
PENGARUH MODEL CIRC BERBASIS SOAL CERITA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN GIANYAR ., I Wayan Suarjana; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain eksperimen semu yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD N 5 Gianyar sebagai kelas eksperimen dan Kelas V SD N 4 Gianyar sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes jenis essay. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji beda mean (uji-t). Analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan bahwa thitung = 4,20 > ttabe(∝=0,05,78) = 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar Matematika kelas eksperimen dengan X ̅ = 69,13 > X ̅ = 52,38 kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition berbasis soal cerita berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition berbasis soal cerita, hasil belajar matematika, dan matematika SD. This study aims to know significant differences of Mathematic learning result among group student who took Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on story test with students that followed conventional learning in the fifth grade clusser 1 Gianyar District at term year 2013/2014. Sort of this study is experimental research used a quasi experimental design Nonequivalent Control Group Design. The population in this research was the fifth grade of elementary school cluuser 1 Gianyar District. The samples were taken by Random Sampling technique. Samples in these researches were students in the fifth grade elementary school N 5 Gianyar as an experiment class and in the fifth grade elementary school N 4 Gianyar was also as a class control. Where of each school were amount 40 students. Technique of collecting data which used in the researches using essay test type. The statistical analysis that was used to examine this hypothesis research was to exam different mean (uji-t). the analysis showed that was found significant differences of Mathematic learning result between students who took Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on story test with student who took Convensional Learning. It was proved that t-count =4,20> ttabe(∝=0,05,78) = 2,000 with an average value achievement of Mathematic learning result of experimental class with X ̅ = 69,13 > X ̅ = 52,38 class control. Thus, it could be concluded that Cooperatif Integrated Reading And Composition learning based on model of story test influences of Mathematic learning result in the fifth grades elementary school clusser 1 in Gianyar District at term year 2013/2014.keyword : Cooperative Learning Model based Integrated Reading and Composition word problems , math learning outcomes , and elementary mathematics .
PENGARUH MODEL POGIL, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., I Kadek Dwi Sarjana; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep IPA. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis dengan uji Anakova 2 jalur 1 kovariabel dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 9,590, dengan Sig. = 0,003 < 0,05), (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 10,529, dengan Sig. = 0,002 < 0,05), (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif dalam pengaruhnya terhadap pemahaman konsep IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 0,517, dengan Sig. = 0,476 > 0,05), dan (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Negara Tahun Pelajaran 2015/2016 (Sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model POGIL, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA.Kata Kunci : model POGIL, gaya kognitif, pemahaman konsep IPA, motivasi berprestasi The study was aimed to analyze the effect of Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), cognitive styles, and achievement motivation toward science concept understanding. The research using non-equivalent post-test only control group design. The population of this research is all of the fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. The sample was taken out of two classes using random sampling technique. The collected data were analyzed by two-way Analysis of covarians with one covariable and product moment. The result of the research showed that (1) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who studied with POGIL models and the group of students who learned with conventional models after controlling achievement motivation (F = 9,590, with Sig. = 0,003 < 0,05), (2) there are significant differences of science concept understanding between the group of students who have impulsive cognitive style and the group of students who have reflective cognitive style after controlling achievement motivation (F = 10,529, with Sig. = 0,002 < 0,05), (3) there are not significant interaction between learning models and cognitive styles toward science concept understanding after controlling achievement motivation (F = 0,517, with Sig. = 0,476 > 0,05), and (4) there are significant correlation of student achievement motivation with science concept understanding on fifth grade student in elementary school belonging to the Group I of Negara district in academic years 2015/2016. (Sig. = 0,000 < 0,05). So that, POGIL models, cognitive styles, and achievement motivation have influence on science concept understanding.keyword : POGIL models, cognitive styles, science concept understanding, achievement motivation
PENGARUH TEKNIK BUZZ GROUP TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD ., Gede Suarjana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan aktivitas belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan siswa yang dibelajarkan teknik konvensional pada siswa kelas V; (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan kelompok siswa yang dibelajarkan teknik konvensional pada siswa kelas V; dan (3) untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-samaa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan kelompok siswa yang dibelajarkan teknik konvensional pada siswa kelas V. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian digunakan siswa kelas VB dan VA di SD Mutiara. Data aktivitas belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan denggan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan aktivitas belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan siswa yang dibelajarkan teknik konvensional (P < 0,05); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan kelompok siswa yang dibelajarkan teknik konvensional (P < 0,05); (3) terdapat perbedaan aktivitas belajar dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik Buzz Group dan kelompok siswa yang dibelajarkan teknik konvensional (P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik Buzz Group berpengaruh terhadap aktivitas belajar dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Teknik Buzz Group, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar IPS This study aims to: (1) know the difference between group learning activities of students who are learned with the technique Buzz Group and students that learned conventional techniques in Class V; (2) determine differences in outcomes between the groups social studies students who are learned with the technique Buzz Group and a group of students that learned conventional techniques in Class V; and (3) to determine differences in the activity of learning and learning outcomes of students collectively IPS between groups of students who are learned with the technique Buzz Group and a group of students that learned conventional techniques in class V. This type of research is a quasi-experiment. The population of this research is class V Cluster XIII Buleleng District elementary school year 2013/2014. The research sample used VB and VA grade students in Mutiara elementary school. Data were collected by questionnaires learning activities and student learning outcomes data collected denggan IPS test. The data analysis technique used is MANOVA. The results showed that: (1) there is a difference between students' learning activities that learned the technique Buzz Group and students that learned the conventional technique (P
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS V ., Ni Putu Suandewi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis enelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di SD Mutiara. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota populasi, yaitu kelas Va dan kelas Vb yang berjumlah 66 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan oleh perhitungan thitung = 4,68 > ttabel = 1,980. Rata-rataskor kelompok eksperimen adalah 22,63 lebih tinggi dari pada rata-rata kelompok kontrol 19,09. Dengan demikian, pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD tahun pelajaran 2015/2016 di SD Mutiara.Kata Kunci : Nature Of Science, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who are taught with taught with the theory kontruktivisme of learning NOS model by lesson study and group of students who are conventional model. This research is a quasi experiment, with post test only group desain. The population this research is studen of grade V elementary school in SD Mutiara. The sample of this researce is all members of the population, that is class Va and class Vb which is 66 students. The sample determined us sampling jenuh technique. The data collected using a double choise test. Data were analyzed using t-test. The result of research there were diffrences of science learning outocomes between the goups of students who were taught with the theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study and groups of students who were learned conventional model. This is indicated by the t-count = 4,68 > t-table= 1,980. The average score of experiment groups was 22,63 higer than in the control goups 19,09. Thus, theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study has effect on the learning outcome of IPA cass V SD sub district year 2016/2017 in SD Mutiara.keyword : Nature Of Science, learning outcomes of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI DI DESA PETIGA I Wyn. Sujana, Ni Wyn. Yunitha Sari, Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.972

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang di belajarkan menggunakan model pembelajaran tergunakan padu tipe connected dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas IV SDN  Petiga Tahun Pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri di Desa Petiga tahun pelajaran 2012/2013. Jenis  penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA.Tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan stasistik deskriptif dan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data diperlukan hasil, yakni thit =5,991 > ttab =1,960. Kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.Hal ini ditunjukan oleh nilai rata-rata ẋ=54,52>41,74. Dalam kaitannya dengan pembelajaran IPA, model pembelajaran terpadu tipe connected terbukti lebih unggul dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.     Kata kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS VI ABIANSEMAL ., Ni Luh Putu Noviari; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op dengan media video dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 174 siswa yang tersebar pada 8 kelas. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SD No. 1 Mambal sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 3 Mambal sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling purposive. Data penelitian berupa hasil belajar IPS dikumpulkan dengan metode tes, selanjutnya dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji-t menunjukkan thitung = 6,14 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 75 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (6,14 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op dengan media video dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana. Dengan demikian, dapat disimpulkan model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op dengan media video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : co-op co-op, video, hasil belajar This study aims to determine significant differences between the results of social learning outcomes of students that learned by cooperative learning model co-op co-op with video media and students that learned by conventional teaching. This research is a quasi experimental design with non-equivalent control group. The population of this research all fifth grade students of SD Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana academic year of 2013/2014 amouns 174 students spread into eight grade. The samples is selected students of fifth grade SD No. 1 Mambal as the experimental group and the students of fifth grade SD No. 3 Mambal as a control group. The sampling was done by purposive sampling. The data learning outcomes of research collected by the IPS test methods, then analyzed using t-test. T-test results showed thitung = 6.14 and ttable =2.00 for dk = 75 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, thitung> ttable (6.14> 2.00) then Ho is rejected and Ha accepted. This show there are significant differences the result of social learning outcomes of students that learned by cooperative learning model co-op co-op with video media and students that learned by conventional teaching of fifth grade students of Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana Academic Year of 2013/2014. Can be conculted of cooperative learning model co-op co-op with video media affected the results of social learning outcomes fifth grade students of Gugus VI Abiansemal Mambal-Mekar Bhuana academic year of 2013/2014.keyword : co-op co-op, video, studies results
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS DAN PENGETAHUAN METAKOGNITIF ., Ni Putu Anik Erawati; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan (2) meningkatkan pengetahuan metakognitif melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung, tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 17 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata pada tahap observasi awal untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 69,43% dan pengetahuan metakognitif sebesar 68,86% yang sama-sama berada pada predikat C. Pada siklus I persentase rata-rata kompetensi pengetahuan IPS sebesar 74,13% dan pengetahuan metakognitif sebesar 73,44% yang sama-sama berada pada predikat B dengan persentase rata-rata 80%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu untuk kompetensi pengetahuan IPS sebesar 8,26% dan pengetahuan metakognitif sebesar 6,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inquiry dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan IPS dan pengetahuan metakognitif pada tema sejarah peradaban Indonesia siswa kelas VB SDN 1 Ubung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, inquiry, kompetensi pengetahuan, metakognitif This study aimed at (1) improving the competence of social science knowledge and (2) improving students’ metacognitive knowledge through the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. The subjects of this study were 35 students (17 females and 18 males) of class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016. This study was a classroom-based action research which was conducted in two cycles. Each cycle consists of 4 steps namely planning, conducting, observing, and reflection. The data were collected by test and then were analyzed descriptively and by using the quantitative descriptive analysis method. The result shows that the average percentage of social science knowledge competence based on the earlier observation was 69,43% and the metacognitive knowledge was 68,86%, and both are at the predicate of C. At the first cycle, the percentage average percentage of social science knowledge competence raise to 74,13% and the metacognitive knowledge was 73,44%. Both are less than 80% and still at predicate B. There was an improvement of 4,7% on science knowledge competence and 4,58% on metacognitive knowledge. At the second cycle the average percentage of social science knowledge competence was 82,39% and the metacognitive knowledge was 80,33%. Both are at predicate B and each percentage is more than 80%. The was again an improvement from the first to the second cycle of 8,26% on science knowledge competence and 6,89% on metacognitive knowledge. It can be conclude that the implementation of inquiry-based scientific approach on the learning process of the history of Indonesia civilization at class VB SDN 1 Ubung, academic year 2015/2016, can improve both of students’ social science competence and metacognitive knowledge. keyword : scientific, inquiry, competence of knowledge, metacognitive
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Kadek Dian Pusparini; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournamen (TGT) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy exsperiment)dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design yang dilaksanakan dalam delapan kali perlakuan dan satu kali post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XKecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari SD N 1 Kaliuntu, SD N 2 Kaliuntu, SD N 3 Kaliuntu, SD Katolik Karya dengan jumlah siswa 115 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu cluster sampling dengan teknik undian. Sampel penelitian yaitu 28 orang siswa kelas V SD Negeri 1 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan 32 orang siswa kelas V SD Negeri 3 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes yaitu tes objektif pilihan ganda. Dari hasil analisis data, rata-rata kelompok eksperimen 22,5 dan kelompok kontrol 17,31.Hasil penelitian menunjukkan bahwahasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung5,23 > ttabel2,021) dengan taraf signifikan 5%, hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen (TGT) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar The research is to find out the significant difference of IPS learning result between groups of students who were taught by Teams GamesTournament (TGT) model learning and groups of students who were taught by conventional learning model in grade V elementary students in Buleleng District Buleleng Regency in academic year 2016 / 2017. The research is quasi experiment with non-equivalent posttest only control group design which conducted in eight treatments and one posttest. The research population is all students of class V SD in Gugus X Buleleng District Buleleng Regency in academic year 2016/2017, consist of SD N 1 Kaliuntu, SD N 2 Kaliuntu, SD N 3 Kaliuntu, and SD Katolik Karya with 115 students. The sampling is random sampling technique that is cluster sampling with lottery technique. The sample of research is 28 students of grade V of SD Negeri 1 Kaliuntu as experiment group and 32 students of class V SD Negeri 3 Kaliuntu as control group. The data collection in this research is done by test that is multiple choice objective test. The result of the data analysis, the average experimental group was 22.5 and the control group was 17.31. The result of the research shows that the result of t-test analysis ( analisis uji–t) is t-hitung bigger than ttabel (thitung5,23 > ttabel2,021) with 5% significant level, this means there is significant difference of IPS learning result between student which is taught by cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT ) with students who were taught by conventional learning model in grade V of elementary school in Gugus X Buleleng district Buleleng Regency in academic year 2016/2017.keyword : Teams Games Tournament, learning result
PENGARUH STRATEGI DIRECT READING THINKING ACTIVTY (DRTA) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA ., Ida Bagus Indra Kusuma; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA), (2) mendeskripsikan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan tentang keterampilan membaca pemahaman antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran Direct Reading Thinking Activity (DRTA) dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng.Sampel penelitian ini adalah VA SD Mutiara berjumlah 37 orang (kelompok eksperimen) dan VB SD Mutiara berjumlah 36 orang(kelompok kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu tes keterampilan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uj-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok eksperimen dengan X Ì… = 92,30 tergolong kualifikasi sangat baik dan kurva juling negatif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung tinggi (Mo>Me>M), (2) keterampilan membaca pemahaman siswa kelompok kontrol dengan X Ì… = 73,75 tergolong kualifikasi baik kurva juling positif yang artinya sebagian besar nilai siswa cenderung rendah (MoMe>M), (2) students' reading comprehension skills of the control group with X Ì…=73,75 relatively good qualifications positive squint curve, which means most of the student stend to be low value(Mo

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue