cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN Kd. Suartama, Wyn. Adi Wardana, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.818

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvesional, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLIS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian berjumlah 206 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 83 siswa. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA diperoleh melalui tes tertulis. Data yang diperoleh kemudian dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, sebagian besar skor hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cendrung rendah (M>Md>Mo atau 15,19 > 14,2 > 13,17). Kedua, sebagian besar skor hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) cendrung tinggi. Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit=5,38; ttab=2,000 sehingga thit > ttab).   Kata kunci: CLIS, hasil belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PREVIEW QUESTION READ REFLECT RECITE REVIEW (PQ4R) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Kadek Utari Mas Pratiwi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6949

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan tujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (2) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (3) perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar rendah antara yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, (4) pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa kelas V SDN 1 Baktiseraga. Data hasil belajar menggunakan test sedangkan data motivasi belajar menggunakan kuesioner dan data diperoleh dengan uji-t dan anava dua jalur. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R daripada yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, perbedaan hasil belajar IPS pada siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah yang mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R dengan yang tidak mendapatkan strategi pembelajaran PQ4R, pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V. Kata Kunci : Strategi pembelajaran PQ4R, Motivasi Belajar, Hasil Belajar IPS ABSTRACT This study is a quasi-experimental research. The objectives of this study were to know (1) the differences of social learning outcomes of students grade V who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, (2) the differences of social learning outcomes of students grade V who have high learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (3) the differences of social learning outcomes of students grade V who have low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategies with the students who do not get PQ4R learning strategies, (4) the interaction effect between PQ4R learning strategies and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. The samples of this study were 46 students of grade V in SDN 1 Baktiseraga. The data of learning outcomes was using a test while the data of learning motivation was using a questionnaire and the data was obtained using t-test and anava two lanes. The results showed that there were differences in social learning outcomes who get PQ4R learning strategy than not getting the PQ4R learning strategy, the differences of learning outcome in social knowledge in grade V who have high learning motivation and low learning motivation among the students who get PQ4R learning strategy with the students who do not get PQ4R learning strategy, the interaction effect between PQ4R learning strategy and learning motivation towards social learning outcomes in students grade V. keyword : PQ4R learning strategies, Motivation, Social Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN GIANYAR ., Dewa Ayu Tri Wahyuni; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique Berbantuan Media Cerita Bergambar Terhadap Hasil Belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar Tahun Peljaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar pembelajaran PKn berupa nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran value clarivication technique berbantuan media cerita bergambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 10,27> ttabel = 2,000) didapat rata-rata hasil belajar dalam pembelajaran PKn kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT berbantuan media cerita bergambar lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT berbantuan media cerita bergambar berpengaruh dan signifikan terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar. Kata-kata kunci : Model Pembelajaran VCT Berbantuan Media Cerita Bergambar, Hasil Belajar PKn.Kata Kunci : Model Pembelajaran VCT Berbantuan Media Cerita Bergambar, Hasil Belajar PKn. This study aims to know the effect of differences in Values Clarification Learning Model of Media-Assisted Technique illustrated stories on student learning result fifth grade elementary school year 2013/2014. This study was a quasi experimental study research was nonequivalent control group design. The population was all the fifth grade students of elementary school districts Gianyar group 1 the school year 2013/2014. Samples were taken with Simple Random sampling technique. The data collected was worth of PKn learning in the form of cognitive (post-test). Data were analyzed by t test. The results this study score of the result learning that there were significant differences in learning result between students who learned with model-assisted learning media value clarification technique illustrated stories with students who learned with using conventional learning model (tcount = 10,27> ttable = 2,000) obtained an average result lessons learned in PKn class V who learned with media-assisted learning model VCT illustrated stories higher than students who learned with conventional learning models. It can be concluded that the media-assisted learning model VCT illustrated stories and signifficant has effect PKn learning result of Elementary fifth grade students Force 1 Gianyar district. Key words : Media Assisted Learning Model VCT Illustrated Story, Results PKn Learning.keyword : Media Assisted Learning Model VCT Illustrated Story, Results PKn Learning.
MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBASIS AUDIO VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU ., Ida Bagus Krisna Udayana; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model Pembelajaran Kooperatif Reciprocal Teaching Berbasis Audio Visual Terhadap Hasil Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model Pembelajaran Kooperatif Reciprocal Teaching Berbasis Audio Visual dan siswa yang dibelajarkan dengan Pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Non Equivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan yang diacak adalah kelas, sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas V SD N 12 Peguyangan dengan 39 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD N 1 Peguyangan dengan 40 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, yaitu tes hasil belajar IPS dengan bentuk objektif dengan tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPS yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,29 > ttab (α= 0,05, 77) = 1,664, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif reciprocal teaching berbasis audio visual dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Hal ini juga didukung oleh perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (81,34>75,87). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Kooperatif Reciprocal Teaching Berbasis Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif reciprocal teaching, hasil belajar, pembelajaran konvensional, media audio visual This study aimed to determine the differences of social science learning outcomes between students who learned by reciprocal teaching cooperative learning model based audio visual media with students who learned and students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with Non-Equivalent Control Group Design.The population of this research were all students at fifth grade at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique with class random, and gotten 2 classes was fifth grade of SDN 12 Peguyangan with 39 students and fifth grade of SDN 1 Peguyangan with 40 students. The data collecting method in this research used test method was social science outcome test with regular multiple choices. The data which had been collected was analyzed by t-test. Based on the t-test results obtained tcount= 3.29 > t table (α= 0,05, 77) = 1.664, so H0 is rejected and Ha accepted. Could be interpreted that there was significant differences between students who learned by reciprocal teaching cooperative learning model based audio visual media with students who learned by the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District. It also supported by the experiment group average value of social studies outcomes was higher than the control group average value of social studies outcomes (81.34 > 75.87).It can be concluded that implementing reciprocal teaching cooperative learning model was influenced to social studies outcomes of fifth grade elementary school students at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District.keyword : Reciprocal teaching cooperative learning model, learning outcomes, conventional learning, audio visual media
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN OPERASI BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS V SD ., I Ketut Putra Astawa; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7697

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi bilangan bulat pada siswa kelas V di SD Negeri 2 Penarukan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Penarukan yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitan ini mengunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperoleh rata-rata hasil tes secara klasikal sebesar 56 dengan kategori rendah. Dari 20 jumlah siswa 5 orang siswa atau 25% memperoleh nilai di bawah rata-rata, 7 orang siswa atau 35% memperoleh nilai sama dengan rata-rata, dan 8 orang siswa atau 40% memperoleh nilai di atas rata-rata. Pada pembelajaran operasi bilangan bulat, menggunakan metode diskusi saat pembelajaran operasi perkalian dan operasi pembagian bilangan bulat. Kendala yang dihadapi siswa saat menyelesaikan operasi bilangan bulat yaitu siswa sering lupa dengan konsep operasi perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah (1) memahami konsep perkalian, pembagian dan cara penyelesaian operasi bilangan bulat (2) memperbanyak latihan soal, (3) saat proses pembelajaran perlunya pengunaan media konkret untuk mengajarkan materi operasi bilangan bulat.Kata Kunci : kemampuan siswa, operasi bilangan bulat. This descriptive research aimed to describe the student ability to complete the integer operations on grade V SD 2 Penarukan Buleleng District, Buleleng regency. Subjects in this study were all fifth grade student of SD 2 Penarukan of 20 people. Data collection methods used in this study is observation, test, interview, and documentation. Data analysis techniques in this research using descriptive analysis of quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study earned an average of classical test results for 56 with low category. Of the 20 student enrolled 5 students or 25% received grades below average, 7 student or 35% gain value is equal to the average, and 8 people or 40% of student scoring above average. On learning integer operations, using the method of discussion during the learning multiplication and integer division operation. The obstacles faced by student while completing integer operations that students often forget the concept of multiplication, division and settlement integer operations. The solution to overcome these problems are (1) understanding the concept of multiplication, division and settlement integer operations (2) reproduce exercises, (3) when the process study the need to use the media to teach the material concrete integer operations.keyword : the ability of students, integer operations.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN SAWAN A. A. Gede Agung, Ni Pt Oky Savitri, I Nym Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.690

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan startegi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar  dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Jenis penenlitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian  adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus VI Kecamatan Sawan yang berjumlah 202 siswa. Sampel penelitian yaitu siswa Kelas IV SDN 4 dan SDN 8 Sangsit yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis deskriptif, skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori rendah. Sedangkan skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan strategi PQ4R berbantuan media gambar berada pada kategori tinggi. Dengan adanya perbedaan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV.   Kata kunci : Strategi PQ4R, Hasil Belajar IPS
PENGARUH METODE HYPNOTEACHING BERBANTUAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV ., Dewa Ayu Diah Lestari Dewi; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kompetensi IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan metode Hypnoteaching berbantuan permainan tradisional dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 265 orang.Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random samplingdengan terlebih dahulu mengundi kelas kemudian hasil undian diberikan pretes untuk menentukan kesetaraan. Setelah setara berdasarkan uji t dilakukan pengundian kembali dan diperoleh Kelas IV SD Negeri 13 Dauh Puri sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IV SD Negeri 14 Dauh Puri sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengumpulkan data kompetensi pengetahuan IPS siswa. Data nilai post-tes kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok eksperimen yaitu 81,43 dan rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada kelompok kontrol yaitu 74,06. Diperoleh thitung yaitu 4,60, kemudian dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk 44+41-2= 83 diperoleh ttabel 1,99. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai thitung> ttabel yaitu 3,59>1,99 pada taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan metode Hypnoteaching berbantuan Permainan Tradisional terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Hypnoteaching, permainan tradisioal, kompetensi pengetahuan IPS. This study aims to determine the difference in mastery of IPS competence of students who were taught using traditional game-assisted Hypnoteaching method with students who were taught using conventional learning. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all fourth graders in SD Gugus II Teuku Umar Denpasar Barat Lesson Year 2016/2017 which amounted to 265 people. The sample in this research is done by random sampling technique by first drawing class then result of drawing given pretes to determine equality. After the equivalent on the basis of t-test carried out the draw back and obtained Class IV SD Negeri 13 Dauh Puri as experimental group and Class IV SD Negeri 14 Dauh Puri as a control group. Data collection in this research is done by test method to collect competency knowledge data of student's IPS. Data of post-test score of IPS knowledge competence were analyzed using t test. The results obtained showed that the average competence of IPS knowledge in the experimental group is 81.43 and the average mastery of IPS knowledge competence in the control group is 74.06. Obtained tcount is 4.60, then compared with ttable at 5% significance level and dk 44 + 41-2 = 83 obtained ttabel 1.99. Based on hypothesis test result with t test, tcount> ttable is 3.59> 1.99 at 5% significance level then H0 is rejected and Ha accepted. It can be concluded that there is a significant influence between students who were taught by Traditional Game-assisted Hypnoteaching method to the IPS knowledge competency of fourth grade students of SD Gugus II Teuku Umar West Denpasar in the academic year 2016/2017.keyword : Hypnoteaching, traditional game, knowledge competence social studies
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL GAYA BELAJAR ., Komang Trisna Mahartini; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, (2) perbedaan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, setelah variable gaya belajar dikendalikan, dan (3) kontribusi kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA pada siswa kelas IV A SD Negeri 4 Kampung Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A SD Negeri 4 Kampung Baru tahun ajaran 2014/2015 yang terdiri atas 28 siswa. Sampel penelitian ini yaitu selas IV A SD Negeri 4 Kampung Baru yang berjumlah 28 siswa yang dipilih dengan teknik sensus study. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar IPA dan tes Gaya Belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil análisis data, diperileh hasil sebagai berikut. Pertama terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio (Fhitung=62,642 > Ftabel=4,22), kedua, terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio setelah variable gaya belajar dikendalikan (Fhitung = 45,526 > Ftabel = 4,22), dan ketiga, Terdapat kontribusi yang signifikan kovariabel gaya belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa (Fhitung = 0,505 > Ftabel = 0,374) Kata Kunci : pendekatan saintifik berbantuan asesmen portofolio, prestasi belajar IPA, gaya belajar This study aims to determine (1) differences in students ' science learning achievement after learning by using a scientific approach aided the portfolio assessment, (2) differences in students' science learning achievement after learning by using a scientific approach aided assessment portfolio, after controling the learning variable styles, and (3) contribution of covariates learning style on science learning achievement in IV grade of SD Negeri 4 Kampung Baru. The type of this study is pre-experimental study with research design with one group pretest posttest design. The study population was all students in IV grade on A class of SD N 4 Banjar Tegal at 2014/2015 academic year and consisting of 28 students. This research sample is IV grade on A class of SD Negeri 4 Kampung Baru and the totaling 28 students selected to study census techniques. Data collection instruments used in this study is the science achievement test and test Learning Styles. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. Based on the results of the data analysis, the results are as follows. First there are significant differences of science student learning achievement after learning by using scientific approach assisted assessment portfolio (Fhitung = 62.642> Ftabel = 4.22), second, there is a significant difference on students' science learning achievement after learning by using a scientific approach aided the portfolio assessment after learning styles are controlled the variable (F count = 45.526> Ftabel = 4.22), and third, there are a significant contribution on covariates learning styles toward students' science learning achievement (Fhitung = 0.505> Ftabel = 0.374). keyword : a scientific approach aided the portfolio assessment, students' science learning achievement, learning style
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA KIT TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA I Kdk. Suartama, Irfan Maulana L, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1388

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan  pembelajaran pengajaran konvensional (ceramah), 2) deskripsi hasil belajar dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT, 3) perbedaan yang signifikan pada hasil belajar dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran konvensional (ceramah) pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD Inti Kecamatan Jembrana. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Inti Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Dangintukadaya sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sangkaragung sebagai kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran konvensional (ceramah) cenderung rendah, dengan mean 28,34, 2) skor hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT cenderung tinggi, dengan mean 41,63, 3) terdapat perbedaan yang signifikan  hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran konvensional (ceramah), dengan thitung > ttabel (thitung = 8,25 > ttabel = 1,997). Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT berpengaruh terhadap hasil belajar dalam pembelajaran IPA.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, media KIT, hasil belajar
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBACA PEMAHAMAN PADA WACANA NARASI KELAS V SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Kadek Gustini Mirasanthi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi kelas V SD Negeri 1 Penarukan, (2) menemukan hambatan yang dialami siswa dalam kemampuan membaca pemahaman pada wacana narasi, dan (3) menemukan upaya- upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) tes, (2) kuesioner, dan (3) wawancara. Data yang sudah terkumpul diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan. Sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan membaca pemahaman siswa pada wacana narasi memperoleh nilai 71 berkualifikasi baik, (2) hambatan siswa dalam membaca pemahaman pada wacana narasi yaitu siswa kurang mampu dalam menceritakan kembali wacana yang telah dibaca dan susahnya siswa membuat kesimpulan berdasarkan wacana yang telah dibaca, dan (3) Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca yaitu dengan cara membimbing siswa dan menjelaskan teknik-teknik di dalam membaca agar siswa mampu memahami isi wacana yang dibaca.Kata Kunci : kemampuan membaca pemahaman wacana narasi This study aims to (1) determine students abilities in reading comprehension in narrative discourse of class V SD Negeri 1 Penarukan, (2) finding the barriers experienced by students in reading comprehension in narrative discourse, and (3) find the efforts made by teachers to improve students reading comprehension in narrative discourse. This type of research is qualitative descriptive. Collecting data in this study conducted by the method of (1) test, (2) questionnaires, and (3) interview. Data already collected was processed inductively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Penarukan. While the object of this study is the students' skills in reading comprehension in narrative discourse. The results showed that (1) the ability of students' reading comprehension in narrative discourse scored 71 well-qualified, (2) barriers to students in reading comprehension in narrative discourse that disadvantaged students in the retelling of discourse that have been read and difficult students make conclusions based discourse that has been read, and (3) Efforts are being made to improve the ability of teachers reading that is by guiding students and explaining the techniques in reading so that students are able to understand the content of the discourse that is read.keyword : reading comprehension of narrative discourse

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue