cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Ida Bagus Widya Arta Pujana; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1954

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa SD kelas IV di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 6 kelas dengan jumlah populasi 185 orang siswa. Sampel diambil dengan cara group random sampling dan berjumlah 53 orang siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian adalah data keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia siswa, yang dikumpulkan dengan tes keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia. Tes keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia berbentuk uraian, yang terdiri atas 12 butir tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial uji-t. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran bahasa Indonesia (t =6,29; p < 0,05). Dengan demikian, metode pembelajaran SQ3R berpengaruh lebih baik terhadap keterampilan membaca pemahaman bahasa Indonesia dibandingkan dengan metode pembelajaran kovensional.Kata Kunci : metode SQ3R, keterampilan membaca pemahaman This study was aimed at analyzing the difference of reading comprehension of Indonesian language subject between the students who were taught by using SQ3R learning method and the students who were taught by using conventional learning method. This study was quasi experiment study which used equivalent post-test only control group design. The population of this study was the fourth grade students in Gugus VI Buleleng District in the academic year 2013/2014 which consisted of 6 classes of 185 total students. The data of this study was the data of students’ reading comprehension of Indonesian language subject which was obtained by using Indonesian language reading comprehension test. The reading comprehension test of Indonesian language subject was in the form of essay which consisted of 12 tests. The data was analyzed by using inferential statistics t- test. All of the hypothesis analysis was done in significant level 5%. Based on the result of data analysis, there was significant difference of students’ comprehension of Indonesian language subject between the students who were taught by using SQ3R learning method and the students who were taught by using conventional learning method (t= 6.29; p
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS PATIMURA ., Komang Yuli Andayani; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pendekatan Science Environment Technology and Society (SETS) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD gugus Patimura Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V SD gugus Patimura Kecamatan Denpasar Selatan sebanyak 340 orang siswa. Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 11 Sesetan yang berjumlah 33 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 18 Sesetan yang berjumlah 33 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA, jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pendekatan SETS dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 7,97 > ttabel(α=0,05,64) = 2,000 dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu X ̅ = 74,33 > X ̅ = 50,42. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pendekatan SETS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa di kelas V SD gugus Patimura Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan SETS, hasil belajar IPA The aims of this reaserch is to know differences between groups of science learning outcomes of students who learned with Science Environment Technology And Society (SETS) Approach and the learned with the Conventional Elementary School 5th grade students Gugus Patimura South Denpasar District of Academic Year 2013/2014 numbered 340 people. This study used quasi-experiment design that is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all 5th grade students of elementary school Patimura group. How to determine the sample with a random sampling technique. Samples were students in the class V Elementary School 11 Sesetan totaling 33 experiment groups and the Grade 18 Elementary School V Sesetan the control group numbered 33 people. Science learning outcomes data collection was conducted using an objective type test in the form of multiple-choice regular. Data were then analyzed using statistical methods that t-test. The results showed that there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who learned with the implementation SETS Approach and learned with conventional learning. This is evident from the differences in the results obtained by the analysis using the t-test tvalue = 7,97> t-table (α = 0.05.64) = 2.000. Supported by the average value of the results of the experiment group is learning science learning outcomes X ̅ = 74,33 > X ̅ = 50,42 the control group. So it can be concluded that the SETS approach effect on science learning outcomes of students in 5th grade in elementary school Gugus Patimura in South Denpasar district of academic year 2013/2014.keyword : SETS approach, science learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBANTUAN CD INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ngurah Redy Arta Wibawa; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Nyoman Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan Compact Disc (CD) Interaktif dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperimen) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2015/2016. Sebanyak 59 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esay. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajara menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe think pair share berbantuan CD interaktif dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol ( eksperimen = 15,90 > kontrol = 11,50) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 7,570 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, model Pembelajaran Kooperatif Tipe think pair share berbantuan CD interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Think pair share, Compact Disc (CD), hasil belajar IPA This research aimed at investigating the differences of students’ Science learning achievement by using Cooperative Learning model of Think Pair Share (TPS) aided with interactive CD (Compact Disc) with those who were taught by using conventional method in class IV of elementary schools region IV, Tejakula District, Buleleng, in the academic year 2015/2016. This study was a quasi experiment research with post-test only control group design. The population was students in class IV of elementary schools in region IV, Tejakula district in the academic year 2015/2016. There were 59 students chosen as samples by using random sampling technique. The data was obtained from students’ Science learning achievement from the cognitive domain through essay test. The data was analyzed statistically and descriptively, and also by using inferential testing (t-test). The result of this study showed that there was a significant difference on the results of students’ Science achievement by using Cooperative Learning model of Think Pair Share aided by interactive CD with conventional method. The mean of experimental group was higher than the mean of control group. ( experiment = 15.90 > control = 11.50). Meanwhile, the result of t-test shows that tobserved was higher than ttable (tobserved = 7.570 > ttable = 2.000). Therefore, Cooperative Learning model of Think Pair Share aided with interactive CD influences students’ Science achievement in class IV of elementary schools of region IV, Tejakula District, Buleleng, in the academic year 2015/2016. keyword : Think pair share, CD (Compact Disc), students’ Science achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD N 8 BANYUNING Kt Pudjawan, Ni Kt N. Aris Sandi D, Ni Ny Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.674

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang siginifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IV SD N 8 Banyuning Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini melibatkan semua siswa kelas IVA dan kelas IVB di SD N 8 Banyuning sebagai populasi.Jenis  penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes sedangkan instrumen yang digunakanberupa tes obyektif.Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil analisis uji-t membuktikan dimana, thitung lebih besar dari ttabel yaitu 4,48>2,006,dengan derajat kebebasan 57.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek pada kelompok eksperimen adalah 22,07 yang berada pada kategoritinggi.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensionalpada kelompok kontrol adalah 17,27 berada pada kategorisedang.   Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., I Putu Agus Darmawan Wisnawa; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran Quantum terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri di Gugus I Kecmatan Mengwi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus I Kecamatan Mengwi yang terdiri dari 161 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 61 siswa, 30 siswa kelas V SD Negeri 1 Cemagi sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 31 siswa kelas V SD Negeri 4 Cemagi sebagai kelompok kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling yang di rendom kelasnya. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh = 6,225 > = 2,000, pada taraf signifikansi 5%. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Rerata hasil belajar IPA pada kelompok eksperimen = 84,87 ˃ dan = 72,17 kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri di Gugus I Kecamatan Mengwi.Kata Kunci : Quantum, hasil belajar IPA. This study aimed to determine the significant effect of science learning outcomes between students who are taught by Quantum learning model and students who were taught by conventional learning of fifth graders in SD Negeri in SD Gugus I Kecamatan Mengwi. This research was a quasi-experimental research with non-equivalent control group design. The population of this research were all the students of Grade V of SD Negeri in Gugus I of Mengwi Subdistrict consisting of 161 students. The sample in this research were 61 students, 30 students of grade V SD Negeri 1 Cemagi as experiment group and 31 students of class V SD Negeri 4 Cemagi as control group. Determination of experimental group and control group using random sampling technique. The data collection of IPA learning result is done by test method and the instrument used is in the form of objective test. The data obtained were analyzed using t-test analysis. Based on the analysis result obtained = 6,225> = 2,000, at 5% significance level. So H0 rejected which means there is a significant influence of learning outcomes of science students who dibelajarkan with Quantum learning model with students who taught with conventional learning. The mean of science learning outcomes in the experimental group is 84.87 and the control group is 72.17. Thus, the conclusion of this research is the model of learning Quantum effect on science learning outcomes of students in grade V SD Negeri in the first cluster Mengwi District.keyword : Quantum learning model, science learning outcomes
PENGARUH MODEL SELF REGULATED LEARNING TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SDN GUGUS XII KECAMATAN BULELENG ., Ida Bagus Agung Putra Andreyana; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Self Regulated Learning terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus XIII Kecamatan Buleleng. Sebanyak 42 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan sikap sosiali siswa dikumpulkan dengan tes kuesioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manova. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial siswa antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thit 0,41>ttab 0,294), 2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thit 0,95>ttab 0,294), 3) terdapat perbedaan yang signifikan sikap sosial dan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model Self Regulated Learning dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional(F 10,993>Ftab 0,294). Jadi, model Self Regulated Learning berpengaruh terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD.Kata Kunci : self regulated learning, sikap sosial, hasil belajar IPS This study aims to determine the effect of learning models Self Regulated Learning to social attitudes and outcomes fourth grade social studies students. This research is a quasi exsperimen to draft a post-test only control group design. The study population was all students in fourth grade in group XIII Buleleng. A total of 42 students chosen as the sample is determined by random sampling technique. Data collected students' ability to socialize attitude with the test results of the questionnaire and the data collected by the IPS study multiple choice test. Analysis of the data used in this study is Manova. The results showed that, 1) there is a significant difference in students 'social attitude among the students who follow the model of Self-Regulated Learning with students who take the conventional learning model (thit 0.41> ttab 0.294), 2) there is a significant difference between students' learning outcomes IPS which follows the model of Self Regulated Learning with students who take the conventional learning model (thit 0.95> ttab .294), 3) there is a significant difference in social attitudes and social studies learning outcomes among students who follow the model of Self-Regulated Learning with students who take the conventional learning model (F 10.993> Ftab 0.294). Thus, the model of Self Regulated Learning effect on social attitudes and learning outcomes of fourth grade social studies students.keyword : self-regulated learning, social attitudes, learning outcomes IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS V SD Made Putra, Manik Ayu Candra Dewi, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1433

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional 2) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan berpikir divergen. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Pedungan. Kelompok eksperimen yaitu SD N 7 Pedungan yang berjumlah 46 orang dan kelompok kontrol yaitu SD N 5 Pedungan yang berjumlah 43 orang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain penelitian Non-Equivalen Control Grup Desain. Metode analisis data adalah metode statistik kuantitatif deskriptif dan inferensial menggunakan analisis kovariansi. Hasil analisis data adalah Pertama, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA untuk dk = n1 + n2 – 2 = 87 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) diperoleh ttabel sebesar 2,00 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan thitung sebesar 5,89 (thitung > ttabel yaitu 5,89 > 2,00).  Kedua, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA walaupun telah diadakan pengendalian terhadap kemampuan berpikir divergen pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) untuk dk pembilang 1 dan dk penyebut 86 diperoleh Ftabel sebesar 3,96 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan Fhitung sebesar 21,70  (Fhitung > Ftabel yaitu 21,70 > 3,96). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA baik dengan pengendalian kemampuan berpikir divergen maupun tanpa pengendalian kemampuan berpikir divergen.   Kata kunci: Model Pembelajaran, Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar IPA, Kemampuan Berpikir Divergen
PENERAPAN TEKNIK INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA KELAS IV ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA dengan penerapan teknik pembelajaran Inside Outside Circle pada siswa kelas IV semester II SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 19 orang. Objek penelitian ini adalah motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan tes. Data dianalisis untuk mendapatkan mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase motivasi belajar dan pemahaman konsep IPA pada siswa kelas IV semester II di SD N 1 Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 78,9% (katagori sedang) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA sebesar 78,4%, (katagori sedang). Pada siklus II, motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep IPA siswa mengalami peningkatan. Persentase rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 88,7% (katagori tinggi) dan persentase rata-rata pemahaman konsep IPA siswa sebesar 88,4% (katagori tinggi). Kata Kunci : Inside Outside Circle, Motivasi Belajar, Pemahaman Konsep This study is aims to improve learning motivation and comprehension of science concept with implementation of learning technique Inside Outside Circle to 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. The type of this study is classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of the study were 19 eighth grade students. The objects of this study is learning and comprehension concept of science subject. The data collection use heet questionnaire and testing.The data analyzed to get the mean and the mean percentage. The result of the study showed that there was an increase of percentage in students’ learning motivation and comprehension concept in science learning in 4th grade students in second semester of SD N 1 Serampingan, Selemadeg district, Tabanan regency in academic year of 2015/2016. In the first cycle, the average percentage of student motivation learning of 78.9% (medium category) and the average percentage of student comprehension concept of 78.4% (medium category). In the second cycle, motivation learning and comprehension concept of students experiencing an increase . The average percentage of student motivation learning of 88.7 % (high category) and the average percentage of student comprehension concept of 88.4 % (high category).keyword : Inside Outside Circle, Motivation Learning, Comprehension Concept
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SIMULASI BERBASIS BUDAYA LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Gede Suharianta; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial antara kelas yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran simulasi berbasis budaya lokal dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 4 Kampung Baru sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Kampung Baru sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar ilmu pengetahuan sosial dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar ilmu pengetahuan sosial yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran simulasi berbasis budaya lokal dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : metode pembelajaran simulasi berbasis budaya lokal, hasil belajar. The aim of the research is to know the difference of the learning result of social science between the class which was given by simulation learning method based on the local culture and the class which was given by conventional learning method of the fifth grade student of elementary schools of fourth school group in Buleleng regency. The kind of this research are the fifth grade students of SD No 4 Kampung Baru as experiment class and the fifth grade student of SD No 3 Kampung Baru as a control class. The data of the learning research is collected by test which analyzed through descriptive statistic and t-test. The result of this research shown that the score of social science learning in experiment class is 23,25 or 77,5% with high category. However the average of the control class that given the conventional learning is 18,50 or 61,7% with medium category. Based on the hypothesis test, it can be concluded that there is a significant difference of social science learning result between the class which given simulation learning method in local based and the class which given conventional learning method.keyword : simulation learning method with local culture based, results of learning.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkrit Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015 ., I Made Oka Susila; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 181 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas berjumlah 60 orang siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data tentang hasil belajar matematika dikumpulkan menggunakan tes obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis mengunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t didapat thit = 3,19 pada taraf signifikansi 5 % dan db=58 diperoleh ttabel = 2,000. Jadi thit=3,19 > ttabel = 2,000. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015. Dengan demikian dapat disimpulkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Konkret berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V Gugus VII Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci : kooperatif NHT,media konkret, hasil belajar. This research aims to determine the significant differences students’ math learning outcomes that learned by following the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media and student’s math learning outcomes that learned by following the conventional learning model to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015. This research was designed using Nonequivalent Control Group Design. The populations of this study were the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015 that consisted of 181 students. The samples were 2 classes consisted of 60 students that determined by random sampling. The data of math learning outcomes were collected using multiple-choice test. The data were analyzed by t-test. Based on the result of t-test, showed that thit = 3,19 and ttable = 2,000. So thit = 3,19 > ttable = 2,000. Showed that there were significant differences in math learning outcomes of students math who learned with using the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media and students who learned with using the conventional learning model to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015. It means that the cooperative learning model type Numbered Head Together by concrete media affect the result of learning math to the fifth grade students of Elementary School Gugus VII Gianyar sub district, Gianyar regency in academic year 2014/2015.keyword : cooperative NHT, conkret media, learning achievement

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue