cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBANTUAN TEKNIK COMPLETE SENTENCE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SEMARAPURA KANGIN ., Ni Kadek Ayu Noverayanti; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 Semarapura Kangin tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Semarapura Kangin tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 72 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling dan diperoleh kelas VA SD Negeri 1 Semarapura Kangin sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 1 Semarapura Kangin sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence dan kelas yang menggunakan model pembelajaran Konvensional (thitung = 11,89; ttabel = 1,994) rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman 49,57 kelas yang belajar dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 44,43 yang berada pada kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Metakognitif berbantuan teknik complete sentence lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.Kata Kunci : metakognitif, teknik complete setence membaca pemahaman. This research purpose to determine differences in reading comprehension and classroom learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence with conventional learning models fifth grade students of sd negeri 1 semarapura kangin academic year 2013/2014 . The study was quasi-experimental research design with non - equivalent post - test only control group design. The study population was all students in class v sd negeri 1 semarapura kangin academic year 2013/2014 the number of 72 people. The research sample was taken with a random sampling technique and derived class va sd negeri 1 semarapura kangin as the experimental group and class vb sd negeri 1 semarapura kangin as a control group. The data collected in this study is the ability to read with understanding that collected observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that there were differences in reading comprehension between classroom learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence and classes that use conventional learning model ( t = 11.89 ; ttable = 1.994 ) mean score 49.57 grade reading comprehension who learned the technique aided learning model metacognitive complete a sentence at the high category , while classroom learning with conventional learning models is 44.43 which is in the low category . Results of this study showed that reading comprehension is achieved by the following class learning with technology -assisted learning model metacognitive complete sentence higher than the classes that follow the model of learning with conventional learning.keyword : engineering Metacognitive sentence complete reading comprehension
PENERAPAN SAINTIFIK BERBASIS INKUIRI MENINGKATKAN SIKAP DAN PENGETAHUAN PKn KELAS IV SD NEGERI 1 KEROBOKAN ., Ayu Sintya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap dan kompetensi pengetahuan PKn tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVb SD Negeri 1 Kerobokan yang berjumlah 36 siswa. Data tentang sikap sosial dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan kompetensi pengetahuan PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sikap sosial siswa dari persentase rata-rata 77,33% pada siklus I meningkat menjadi 86,60% pada siklus II. Terjadinya peningkatan kompetensi pengetahuan PKn dari persentase rata-rata siswa sebesar 72,55% pada siklus I meningkat menjadi 84,27% pada siklus II dan ketuntasan belajar mencapai 69,44% pada siklus I meningkat menjadi 86,11% pada siklus II dengan ketuntasan belajar sudah mencapai kriteria yang diharapkan yaitu 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis inkuiri dapat meningkatkan sikap dan kompetensi pengetahuan PKn pada tema cita-citaku kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan Tahun Pelajaran 2015/2016Kata Kunci : Saintifik, Sikap, Kompetensi Pengetahuan PKn This study aims to improve the attitude and competence of a theme Civics knowledge my goal through the implementation of inquiry -based scientific approach to the fourth grade of SD Negeri 1 Kerobokan. This study was conducted in two cycles . This research subject is class IVb SD Negeri 1 Kerobokan totaling 36 students . Data on social attitudes were collected using a observation methods Civics students' knowledge and competence collected using test method. The collected data were then analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive . The results showed that an increase in students' social attitude of the average percentage of 77.33 % in the first cycle increased to 86.60 % in the second cycle. An increasing competence civics knowledge of the average percentage of students amounted to 72.55 % in the first cycle increased to 84.27 % in the second cycle and complete learn reached 69.44 % in the first cycle increased to 86.11 % in the second cycle with thoroughness learning has reached a desirable criterion of 80%. Based on these results it can be concluded that the implementation of inquiry- based scientific approaches can improve attitudes and competence Civics knowledge on the theme of my ideals class IV Kerobokan SD Negeri 1 Academic Year 2015/2016keyword : : Scientific , Attitude , Knowledge Competence Civics
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHEKS BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN HIDUP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN 5 PEDUNGAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Luh Gede Putri Ayu Widiadnyani; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1970

Abstract

Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Pair- Cheks berbatuan media lingkungan hidup dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SDN 5 Pedungan tahun ajaran 2013/ 2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), yang menggunakan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 128 siswa, sedangkan sampel penelitian ini adalah 85 siswa, siswa kelas eksperimen berjumlah 43 siswa dan siswa kelas kontrol berjumlah 42 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda biasa dan selanjutnya dianalisis dengan uji- t. Berdasarkan hasil analisis dengan uji- t pada taraf signifikan 5% dan dk= 83 (n1+n2 -2 = 43 + 42 – 2 = 83) diperoleh ttabel sebesar 1,99, sedangkan thitung sebesar 2,20, ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Pair- Cheks berbatuan media lingkungan hidup dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata- rata siswa kelompok eksperimen sebesar 83,56 lebih besar dari rata- rata kelas kelompok kontrol yaitu 78,91. Ini berarti bahwa model pembelajaran Pair- Cheks berbantuan media lingkungan hidup berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 5 Pedungan tahun ajaran 2013/ 2014. Kata Kunci : Pair- Cheks, Lingkungan Hidup, Konvensional dan Hasil Belajar. This study aimed to determine differences in science learning outcomes of students who learned with Pair-learning model Cheks media rocky environment with students who learned with conventional teaching fifth grade students of SDN 5 Pedungan academic year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study (quasi-experimental), which uses design "Nonequivalent Control Group Design". The population consists of 128 students, while the study sample was 85 students, totaling 43 experimental grade students and student control class numbered 42 students. Science learning outcomes data collected with regular multiple choice test instrument and then analyzed by t-test. Based on the analysis of research data, of the analysis by t-test at 5% significance level and df = 83 (n1 + n2 -2 = 43 + 42-2 = 83) obtained ttable of 1.99, while t count 2.20, this is there are significant differences on science learning outcomes between students who learned with Pair-learning model Cheks media rocky environment with students who learned with conventional learning. The average value of 83.56 for the experimental group of students is larger than the class average control group is 78. This means that the learning model Cheks Pair-assisted media environment affects the outcome of fifth grade students learn science SDN 5 Pedungan academic year 2013/2014.keyword : Pair-Cheks, Environment, Conventional and Learning Outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KUTA ., Ni Luh Adhe Yanti Lestari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD I Kuta dengan jumlah populasi 478 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling yang berjumlah 76 siswa terdiri dari dua sekolah yaitu siswa kelas VA SD 2 Kuta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD 5 Kuta sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA untuk kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Tes hasil belajar IPA diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk = 74 (thit = 6.433 > ttabel = 2,000) menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar melalui model kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun Pelajaran 2013/2014. Ini berarti, model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Kuta Badung Tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Hasil Belajar IPA This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students who learn through Jigsaw cooperative learning model to students who learn through conventional teaching fifth grade elementary school student groups I Kuta Badung Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experiment. The design of this study using the "Nonequivalent Control Group Design". The population of this study were all students of class V SD I Kuta with a population of 478 students. Samples were taken with a random sampling technique that amounts to 76 students consists of two schools, namely primary 2 VA graders Kuta as an experimental class and fifth grade elementary school students as a class 5 Kuta control. Data science learning outcomes for the experimental class and the control class were collected with instruments in the form of multiple choice tests. Science achievement test given at the post-test in writing. The data were then analyzed using t-test. Based on the significant level of 5% and df = 74 (thit = 6433>ttable = 2.000) showed a significant difference that learning science learning outcomes through a cooperative model of jigsaw with students who learn through conventional teaching fifth grade elementary school student groups I Kuta Badung Year lesson 2013/2014. This means, jigsaw cooperative learning model have a significant effect on learning outcomes of primary school science students of class V Cluster I Kuta Badung school year 2013/2014.keyword : Jigsaw Cooperative Type Learning Model , Learning Outcomes IPA
PENERAPAN PERMAINAN TEBAK KATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Putu Ryantika; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i3.8636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan sesudah diterapkan model tebak kata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017 yang total jumlahnya 25 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan mengunakan metode tes untuk mengetahui hasil belajar. Bentuk tes yang digunakan adalah obyektif sebanyak 20 soal. Data dianalisis untuk menentukan mean dan presentase mean. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 1 Depeha tahun pelajaran 2016/2017 pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran Tebak Kata. Setelah perlakuan, persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 75% berada pada kategori “Sedang”, kemudian meningkat menjadi 84,8% (kategori “Tinggi”) pada siklus II. Dengan demikian, persentase hasil belajar siswa dari siklus I hingga siklus II menjunjukkan peningkatan sebesar 9,8%.Kata Kunci : Tebak kata, Hasil belajar The purpose of this study was to determine the learning outcomes of class V students of SD Negeri 1 Depeha District of Kubutambahan after applied the model of charades. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fifth grade students at SDN 1 Depeha District of Kubutambahan the academic year 2016/2017 the total number of 25 people. The data in this study were collected by using the test method to determine learning outcomes. The test form used is an objective of 20 questions. Data were analyzed to determine the mean and the mean percentage. Based on the analysis, it can be concluded that an increase in student learning outcomes in class V SD Negeri 1 Depeha the academic year 2016/2017 in science subjects through the application of learning models Guess the word. After treatment, the average percentage of student learning outcomes in the first cycle is 75% in the category "Medium", and then increased to 84.8% (category "High") in the second cycle. Thus, the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle increased by 9.8%.keyword : Charades , learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V DI SD GUGUS VIII KECAMATAN MENGWI Ign. I Wyn. Suwatra, Ni Pt. Rima M, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.701

Abstract

Abstrak Hasil belajar matematika siswa di SD gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung belum tercapai secara maksimal. Hal ini disebabkan karena pembelajaran belum menggunakan model pembelajaran inovatif dan guru masih mendominasi kegiatan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. (2) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC. (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan  kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 243 orang. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung berada pada kategori sedang. (2) hasil belajar matematik  kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC berada pada kategori sangat tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.   Kata kunci: CIRC, soal cerita, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPS DI SD ., Gede Hendrawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping dan pembelajaran tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping pada siswa kelas V SD di gugus V Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Petandakan sebagai kelas ekperimen dan SDN 1 Sari Mekar sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen kuisiooner motivasi belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPS yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping dan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping (thitung=10311>ttabel=2018) artinya thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Perbandingan hasil penghitungan rata-rata nilai motivasi belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran SAVI Berbasis mind mapping 121,88 sedangkan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping 103,30. Ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran SAVI berbasis mind mapping berpengaruh terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas V SD di gugus V Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016//2017.Kata Kunci : SAVI, mind mapping, motivasi belajar This study aims to determine the difference in motivation of IPS learning between students who were taught using SAVI based learning model of mind mapping and learning without using SAVI based learning model mind mapping on students of class V SD in Gugus V Buleleng District, Buleleng Regency. The sample of this research is students of class V SDN 1 Petandakan as an experimental class and SDN 1 Sari Mekar as a control class. The data collection of this research using questionnaire instrument of learning motivation. The data collected were analyzed using descriptive statistical and statistical analyzes (t-test). The results of this study found a significant difference in learning motivation between IPS learning groups using SAVI learning model based on mind mapping and students who were taught without using SAVI learning model based on mind mapping (tCount=10311>ttable=2018) that is tcount bigger than ttable Which indicates a significant difference. Comparison of calculation result of mean value of learning motivation of IPS students following learning using SAVI based learning model mind mapping 121,88 while the students who were taught without using SAVI based learning model mind mapping 103.30. This means the use of SAVI-based learning model of mind mapping learning motivation of IPS students in grade V elementary school in gugus V Buleleng sub-district in the academic year 2016/2017.keyword : SAVI, mind mapping, learning motivation
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Waisnawati; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara antara siswa yang melalui pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dengan siswa dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus I, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2014/2015, yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah populasi 191 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dan berjumlah 46 orang siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data keterampilan berbicara siswa, yang dikumpulkan dengan tes keterampilan berbicara. Tes keterampilan berbicara berbentuk uraian sebanyak 3 butir tes. Data dianalisis secara deskriptif secara manual dan di uji kebenarannya menggunakan SPSS-PC 16 for Windows. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbasis video pembelajaran dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran bahasa Indonesia (F = 0,905; p
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TGT BERBANTUAN KARTU DOMINO UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV Md.Suarjana, Luh Pt Diva Wulan, I.Ketut. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1445

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  matematika setelah diterapkan model pembelajaran TGT(Teams Games Tournament) berbantuan media kartu domino pada siswa kelas IV semester I di SD No 4 Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah 20 orang siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No 4 Kayuputih Melaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGTberbantuan media kartu domino ternyata dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 9,7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 70,5% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,20% yang berada pada kategori tinggi. Kata kunci:TGT, media kartu domino, hasil belajar, matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Self Regulated Learning Berbantuan Media Audio Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa ., Ni Nyoman Astiti Rahayu; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Self Regulates Learning (SRL) berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2015/2016.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Blahbatuh tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 91 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 2 Buruan yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SDN 1 Buruan yang berjumlah 21 orang. Data motivasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan 30 pernyataan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Self Regulates Learning (SRL) berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Self Regulates Learning (SRL) berbantuan media audio berpengaruh positif terhadap motivasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : Self Regulates Learning (SRL), media audio, motivasi belajar Matematika. This study aims to determine differences in motivation to learn mathematics between groups of students that learned by using model Self Regulates Learning (SRL ) assisted audio media and groups of students that learned with Conventional Learning models in the fourth grade students in Cluster III Blahbatuh the school year 2015/2016. This research is a quasi-experimental. The population of this research is all fourth grade students in Cluster III Blahbatuh the school year 2015/2016 totaling is 91 people. Samples of this research that fourth grade students of SDN 2 Buruan totaling is 21 people and fourth grade students at SDN 1 Buruan totaling is 21 people. Data collected students' motivation to learn mathematics shaped with questionnaire with 30 statements. Data collected were analyzed using descriptive statistikal analysis and inferential statistiks (t-test). The results of this study shows that there are significant differences between the student’s motivation to learn Mathematics group that learned by using Self Regulates Learning (SRL) model assisted audio media and groups of students that learned using Conventional Learning model. Therefore the application of learning Self Regulates Learning (SRL) models aided audio media can affect the student’s motivation to learn mathematics.keyword : Self Regulates Learning (SRL), audio media, motivation to learn Math

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue