cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GRAFIS DALAM PERMAINAN BAHASA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN ., Ni L Pt Ayu Sutrisni; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Keterampilan Membaca Permulaan pada siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media grafis. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 17 laki-laki dan 18 perempuan. Jenis penelitian ini dirancang dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data keterampilan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode tes perbuatan, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuanitatif. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus I persentase rata-rata hasil keterampilan membaca permulaan sebesar 73,94% dengan kategori cukup baik; pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,2% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media grafis dalam permainan bahasa dapat meningkatakan hasil belajar keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN 12 Padang Sambian. Kata Kunci : Kata kunci: pendekatan saintifik, media grafis, keterampilan membaca permulaan This study aimed improving the result of the study knowledge early reading skills at the first students of SDN 12 padang Sambian through the application of scientific approach with graphic media. The subject of the first grade student of SDN 12 Padang Sambian which amounts to 35 students, consists of 17 men and 18 female. The kind of this research is class action research with two cycles.each cycle consisting of step plan, implementation, action, observation or evaluation and reflection. The data early reading skills collected using test method works, The data was analyzed by using method of descriptive analysis qualitative and quantitative. The results showed : in cycle I average percentage results early reading skills was 73,94% with the category pretty good; and the cycle II increased to 83,2% with the category good. Based on this research can be concluded that the application of scientific approach with graphic media can improve the result of the study of knowledge early reading skills of first grade student of SDN 12 Padang Sambian. keyword : the scientific approach, graphic media, early reading skills
PENGARUH PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Putu Eka Pratama Putra; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Nyoman Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Sekolah Dasar Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 118 orang. Sampel penelitian ini yaitu keseluruhan populasi yang terdiri dari kelas V SD N 2 Kalibukbuk dan kelas V SD N 4 Kalibukbuk yang berjumlah 67 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) hasil belajar PKn siswa kelompok eksperimen dengan M = 23,43 tergolong kriteria sangat tinggi, (2) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol dengan M = 18,67 tergolong tinggi, (3) thit = 15,45 dan ttab = 2,021 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thit > ttab, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD Negeri Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Value Clarification Technique, hasil belajar. The purpose of this research was to know the difference of the learning result among the group of students in learning PKn by using Value Clarification Technique (VCT) and the group of students in learning by using Conventional Method for the fifth grade students of the first semester of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng in the academic year of 2013/2014. The type of this research was quasi experiment. The population of this research was all of the fifth grade students of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng in the academic year of 2013/2014 which were 118 students in total. While the sample of this research was all the students of the fifth grade of elementary school 2 Kalibukbuk and elementary school 4 Kalibukbuk which were 67 students in total. The data of the result in learning PKn was collected with multiple choice test instruments. This data was analized by using descriptive and inferential statistics. The analization of inferential statistics used T-test. Based on the result of data analization, it was got 1) the result in learning PKn for the experiment group was scored M=23,43 was very high category, 2) the result in learning PKn for control group was scored M=18,67 was a high category and 3) thit = 15,45 and ttab = 2,021 in a significancy 5 %, it meant that thit > ttab. So, it can be concluded that there was the effect of Value Clarifiaction Technique (VCT) in learning PKn for the fifth grade students of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng.keyword : Value Clarification Technique, result of learning.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA CETAK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS V MENGWI ., Putu Ayu Satya Dewi; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model problem based learning berbantuan media cetak dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD di Gugus V Mengwi. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus V Mengwi yang banyaknya 112 orang siswa, kemudian untuk menentukan sampel penelitian digunakan tekhnik Simple Random Sampling. Sehingga didapatkan SD No. 3 Abianbase sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 2 Abianbase sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa yang diberikan setelah 6 kali perlakuan di kelompok eksperimen dan di kelompok kontrol. Data di analisis menggunakan t-test. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan db = 58 diperoleh thit = 5,675 dan ttabel = 2,000. Sehingga thit > ttabel, ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan media cetak dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata – rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen 80.77 dan rata–rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 72.13, maka rata–rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar kelompok kontrol. Ini berarti model problem based learning berbantuan media cetak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD di Gugus V Mengwi. Kata Kunci : Problem Based Learning, media cetak, hasil belajar IPS. The objective of this research is to determine the significant difference of students' learning outcomes on social science subject between those who learned through printed media assisted Problem Based Learning model compared to those who learned using conventional teaching model on the fifth grade elementary school students in Gugus V Mengwi. This research utilized a "Nonequivalent Control Group Design" approach. The population is all the fifth grade students in Gugus V of Mengwi, comprises 112 students. To determine research’s sample, random sampling techniques was utilized. To this end we determine the students of SD Number 3 Abianbase as an experimental group and students of SD Number 2 Abianbase as a control group. The data regarding social science subject’s learning outcomes was collected using a regular multiple choice test that given after 6 times treatment in the experimental group and in the control group. Data was analyzed using t-test. Based on the significant level of 5% and db = 58, the calculation of thit = 5,675 and ttable = 2,000, so in case thit > ttable, shows there is a significant difference of students' learning outcomes on social science subject between those who learned through printed media assisted problem based learning model compared to those who learned using conventional teaching model. The average learning outcomes on experimental group was 80.77 and on control group was 72.13 , so the average learning outcomes on experimental group is higher than on control group. This means that the printed media assisted problem based learning model has a significant impact on students' learning outcomes on social science subject on the fifth grade elementary school students in Gugus V Mengwi. keyword : Problem Based Learning, printed media, IPS learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KOMPYANG SUJANA DENPASAR UTARA ., Ni Putu Ririn Sintya Dewi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbantuan Mind mapping dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara yang berjumlah 372 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 4 Peguyangan berjumlah 43 siswa sebagai kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbantuan Mind Mapping dan siswa kelas V SDN 2 Peguyangan berjumlah 40 siswa sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa dengan empat jawaban. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 3,666 > ttabel = 2,000 untuk signifikansi 5% dan dk = 81. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H_0 ditolak. Adapun nilai rata-rata Gain Skor kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbantuan Mind mapping adalah 0,54, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 0,43. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbantuan Mind mapping terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasara Utara Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : think pair share, mind mapping, kompetensi pengetahuan IPA The purpose of this research is to know the significant difference of the natural Science competence of a group of students which is taught using cooperative learning type named as Think Pair Share assisted with Mind Mapping through conventional learning in fifth grade students at SD Kompyang Sujana in North Denpasar in 2016/2017 . This type of this researh is quasi experiment research with nonequivalent control group design. The population of this study is all students of fifth grade of SD Kompyang Sujana North Denpasar with total up to 372 students. The samples were taken randomly sampling technique. The sample in this research was the fifth grade students of SDN 4 Peguyangan with total up to 43 students as a group that was taught using cooperative learning type named as Think Pair Share assisted with Mind Mapping through conventional learning and the fifth grade students of SDN 2 Peguyangan with total up to 40 students as group control using conventional learning. The data were collected using a method in the form of standard multiple-choice objective test with four answers. The data that was obtained were analyzed using t-test analysis. The result of the analysis are tcount = 3,666 > ttable = 2,000 for 5% significance and dk = 81. Based on test criteria, there for H0 is rejected and Ha is accepted. The average score of natural Science competence in the group that was taught using cooperative learning type named as Think Pair Share assisted with Mind Mapping was 0,54, while in the conventional learning group was 0,43. Based on the result of this research, can be concluded that there is an influence of cooperative learning type named as Think Pair Share assisted with Mind Mapping to natural Science competence of fifth grade elementary school student of Kompyang Sujana District of North Denpasar academic year 2016/2017.keyword : think pair share, mind mapping, IPA knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) DENGAN SETTING BELAJAR KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD I Nym. Arcana, Ni Pt. Ari Kusumayanti, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.728

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kualitas hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model MEA dengan setting belajar kelompok. (2) mendeskripsikan kualitas hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. (3) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model MEA dengan setting belajar kelompok dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 145 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Nagasepaha yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Sari Mekar yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) kualitas hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model MEA dengan setting belajar kelompok tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 23,66. (2) kualitas hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 20,56. (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  model MEA dengan setting belajar kelompok dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 23,85 dan ttabel = 2,000).   Kata kunci: Model Pembelajaran MEA, setting belajar kelompok, hasil belajar matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Liana Karisma; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng semester II tahun pelajaran 2014/2014 dengan jumlah siswa 20 orang yaitu laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV yaitu 73,5% pada siklus I termasuk kategori sedang menjadi 85% pada siklus II sudah termasuk kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 65% menjadi 85% pada siklus II. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Kata Kunci : Model jigsaw, Hasil Belajar This research aims to improve science learning outcomes in grade IV State Primary School 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng. This is the kind of research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fourth grade students of SD Negeri 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng second semester of the school year 2014/2014 the number of students 20 people, namely 7 men and 13 women. Collecting data used in this research is to use the test method. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive technique. The average percentage results of fourth grade students learn science, namely 73.5% in the first cycle were categorized into 85% on the second cycle has included high category. Whereas classical completeness on the first cycle is 65% to 85% in the second cycle. Results of this study showed that the application of learning models jigsaw in science subjects to improve the learning outcomes of students of class IV.keyword : Model jigsaw, Learning Outcomes
PENERAPAN METODE KERJA KELOMPOK BERBANTUAN BENDA-BENDA DI LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD Ni Ngh. Madri Antari, I Gd. Puja Asrama, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1497

Abstract

Abstrak Penelitian  ini bertujuan  untuk mengetahui  peningkatan hasil   belajar   IPA   melalui   metode kerja kelompok berbantuan benda-benda di lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran.   Penelitian   ini  adalah   Penelitian   Tindakan   Kelas   (PTK)   dengan   subjek penelitian  siswa kelas IV SD No. 1  Sari Mekar tahun pelajaran 2010/2011 berjumlah 35 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap  pertemuannya  secara  berdaur  mulai  perencanaan,  pelaksanaan,  observasi  dan  refleksi.  Data keaktifan  belajar  siswa  dikumpulkan  dengan  menggunakan  lembar  observasi,  sedangkan  data  hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif  kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode pembelajaran kerja kelompok berbantuan benda-benda di lingkungan sekolah sebagai media dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD No. 1 Sari Mekar tahun pelajaran 2010/2011. Pada siklus 1, persentase tingkat hasil belajar siswa sebesar 63,29%. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus 2 ternyata persentase tingkat hasil belajar siswa mampu mencapai 76,00%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Kerja kelompok berbantuan benda-benda di lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas IV SD No.1 Sari Mekar semester II tahun pelajaran 2010/2011. Kata kunci : metode kerja kelompok , media, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS XIV KECAMATAN BULELENG TAHUN 2015/2016 ., Ni Luh Putu Tika Rusmayanthi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment dengan rancangan posttest-only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus XIV, sampel penelitian adalah SD N 2 TukadMungga dan SD N 3 TukadMungga. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan metode tes dan analisis menggunakan statistik deskriptif, dan MANOVA.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping dan model pembelajaran langsung. Hasil Penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran model TTW dengan pembelajaran langsung(Fhitung = 12,73 dengan sig=0,001).(2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model TTW dengan pembelajaran langsung (Fhitung = 7,961 dengan sig = 0,008). Jadi,model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan mind mapping berpengaruh terhadap aktivitas belajar hasil belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model TTW, aktivitas, hasil belajar The aim of this research to determine the difference the learning activities and learning result of Natural Sciencestudent that learning with model Think Talk Write (TTW) assisted the mind mapping and student that learning with direct learning model in fifth grade Elementary School students in Five Cluster Buleleng District, in academic year 2015/2016. This research including quasi- experimental design with posttest- only control group design. This research population is all of fifth grade Elementary School in fourteen Cluster, research sample is Elementary School 2 Tukad Mungga and Elementary School 3 Tukad Mungga. The research sample was chosen by random sampling technique. Method of data collection done with a test method and analyzed using descriptive statistics and Multivariate (MANOVA). The result of research showed there were significant differences in learning activities and Natural Science learning result between students those who tought with learning model Think Talk Write (TTW) assisted mind mapping and those who tought direct learning model. The result of this study showed (1) there were significant differences of learning activities between the groups of students who those who tought with learning model Think Talk Write (TTW) assisted mind mapping and those who tought direct learning model(Fcount = 12,73 with sig = 0,001).(2) there were significant differences of Natural Science learning between the groups of students who those who tought with learning model Think Talk Write (TTW) assisted mind mapping and those who tought direct learning model(Fcount = 7,961 with sig =0,001. So,Talk Write (TTW) learning model assisted mind mapping has an influence to the learning result of Natural Science subject in fifth grade Elementary School students in Cluster XIV Buleleng District,in academic year 2015/2016. keyword : TTW Model, activities, learning
MODEL ACCELERATED LEARNING BERBASIS EKSPERIMEN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS V TAMPAKSIRING ., Dewa Ayu Sri Handayani; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model Accelerated Learning berbasis eksperimen dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD gugus V Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Tampaksiring, sebanyak 192 siswa. Sampel diambil dengan teknil random sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 64 siswa yang terdiri dari seluruh siswa kelas VA SDN 1 Pejeng sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 3 Pejeng sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA dalam bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran model Accelerated Learning berbasis eksperimen lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t juga memperoleh hasil thitung = 7,923 dan t tabel = 2,00, karena thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan anatara hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model Accelerated Learning berbasis eksperimen dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Accelerated Learning berbasis eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus V Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model Accelerated Learning berbasis eksperimen, hasil belajar IPA This study aims to determine the differences in sciences learning outcomes of students who take lesson with models of Accelerated Learning based experiment that follow the conventional learning in the fifth grade elementary school students group V Tampaksiring of academic years 2013/2014. This research was a quasi experimental study with a research design that nonequivalent control group design. The population in this study wee all students of fifth gradein elementary school students group V Tampaksiring, as many as 192 students. Samples were taken with a random sampling technique, in order to obtains as many as 64 students throughtout the VA grade students at SDN 1 Pejeng as the experimental group and fifth grade students at SDN 3 Pejeng as the control group. The data collected by the test method. The test use is the science achievement test in the form of multiple choice objective type. Data were analyzed using t-test analysis. The results showed that, the average value learning outcomes students who take models of Accelerated Learning based experiments is higher than the average value students learning outcomes that follow the conventional learning. Hypothesis testing using t test also obtain the results of tcount = 7.923 and ttable = 2.00, because of tcount > ttable then Ho is rejected and Ha accepted. This proves that there are significant differences science learning outcomes of students who take models of Accelerated Learning based experiments between students who take conventional learning. It can be concluded that the application of the models of Accelerated Learning based experiments affect learning outcomes fifth grade students of elementary school science cluster V Tampaksiring of academic year 2013/2014.keyword : models of Accelerated Learning based experiment, science learning outcome
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS KONSEP DAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVA SD NEGERI 2 PEMECUTAN ., Ni Made Sukarti Ari Putri; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan menganalisis konsep matematika dan (2) meningkatkan hasil belajar keterampilan matematika tema cita-citaku melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian kinerja. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Negeri 2 Pemecutan tahun ajaran 2014/2015, sebanyak 39 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) tes dan (2) observasi. Metode tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan menganalisis konsep matematika. Tes yang digunakan adalah tes kemampuan menganalisis konsep berupa soal uraian. Metode observasi digunakan untuk memperoleh data hasil belajar keterampilan matematika dengan instrumennya berupa rubrik. Data yang didapatkan dari metode tes dan metode observasi dianalisis dengan metode analisis deskritif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menganalisis konsep matematika setelah penerapan pendekatan Saintifik dengan persentase rata-rata kemampuan menganalisis konsep matematika pada siklus I 65,38% berada pada kriteria sedang dengan ketuntasan klasikal 61,54% dan pada siklus II persentase rata-rata kemampuan menganalisis konsep matematika menjadi 81,54% berada pada kriteria tinggi dengan ketuntasan klasikal 82,05%. Untuk hasil belajar keterampilan matematika mengalami peningkatan dengan persentase rata-rata nilai hasil belajar keterampilan matematika pada siklus I 73,46% berada pada kriteria sedang, dan pada siklus II persentase rata-rata nilai hasil belajar keterampilan matematika menjadi 80,51% berada pada kriteria tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Penilaian Kinerja dapat Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Konsep dan Hasil Belajar Keterampilan Matematika Tema Cita-citaku Siswa Kelas IVA SD Negeri 2 Pemecutan.Kata Kunci : pendekatan Saintifik, kemampuan menganalisis, konsep matematika, hasil belajar, keterampilan matematika. This research aimed to (1) increase the ability of analyzing the mathematical concept theme cita-citaku through the application of scientific approach with the assessment of student performance class IVA of SD Negeri 2 Pemecutan, and (2) improve learning outcomes math skills theme cita-citaku through the application of scientific approach with the assessment of student performance class IVA of SD Negeri 2 Pemecutan. This research includes classroom action research implemented in two cycles. The subjects were students class IVA of SD Negeri 2 Pemecutan academic year 2014/2015, as much 39 students. Collecting data in this research carried out by the method (1) test and (2) observation. The test method used to obtain data on the ability to analyze mathematical concepts. The test used is a test of the ability to analyze concepts such as problem description. Observational methods used to obtain data on the results of learning math skills with the instrument in the form of a rubric. The data obtained from the test method and the method of observation was analyzed by quantitative descriptive analysis method. The results showed an increase in the ability to analyze the concept of mathematics after the application of Scientific approach to the average percentage of the ability to analyze the concept of mathematics in the first cycle of 65.38% in the medium criteria with classical completeness is 61.54% and in the second cycle the average percentage capability analyzing the mathematical concepts into 81.54% are at high criteria with classical completeness 82.05%. For learning outcomes of math skills increased with the average percentage of the value of the skills learned mathematics in the first cycle of 73.46% in the medium criteria, and the second cycle the average percentage of the value of learning outcomes math skills be 80.51% are at high criteria. From this research through that the application of scientific approach with performance asessment can increase analyzed mathematical concept and learning outcomes math skill theme cita-citaku class IVA of SD Negeri 2 Pemecutan.keyword : Scientific approach, the ability to analyze, the concept of mathematics, learning outcomes, mathematical skills.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue